Claim Missing Document
Check
Articles

Exploration Of Computational Thinking Skills Of Junior High School Student In Term Of FI And FD Cognitive Style Hasanah, Merrina Uswatun; Masduki, Masduki
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 4 (2024): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i4.695

Abstract

The purpose of this study is to investigate the computational thinking skills of junior high school students in terms of FI and FD cognitive styles on materials with numerical patterns. The type of research used is qualitative descriptive. The subjects of the study were 57 students from class VIII at one of the public junior high schools in Jepara. The data collection instruments used are computational thinking test questions, GEFT tests, and interviews. Researchers adopted three questions from the Pusmendik Kemdikbud class VIII to test students' computational thinking skills. All questions were validated by three mathematics education experts and tested on 5 grade VIII students before being used. In this study, four components of computational thinking: abstraction, pattern recognition, algorithmic thinking, and generalization were used to analyze students' computational thinking skills. This study focused on exploratory examination of pupils’ computational thinking with high categories, researchers selected 3 students on FI cognitive style and 2 students on FD cognitive style. The results showed that students with a FI cognitive style were able to meet all indicators of computational thinking namely abstraction, pattern recognition, algorithmic thinking, and decomposition. In contrast, students with FD cognitive styles are able to meet three indicators of computational thinking: abstraction, pattern recognition and generalization. Thus, it may be said that the ability to think computationally is related to the cognitive style of students.
Exploring Elementary School Student's Computational Thinking In Terms Of Cognitive Style Suwarno, Bambang Adi; Masduki, Masduki
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 4 (2024): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i4.705

Abstract

Mathematics learning in the independent curriculum emphasizes the pedagogical dimension which aims to create active students so that they are able to develop their thinking patterns and get them used to finding solutions to their own problems. This study uses qualitative methods to investigate elementary school students' abilities through computational thinking, focusing on the cognitive styles of Field Independence (FI) and Field Dependence (FD). The subjects in this study amounted to 14 fifth grade students of public elementary schools in Klaten Regency, Central Java Province. Researchers used data collection instruments in the form of test, learning style questionnaires and interviews. The number of test compiled consisted of 5 items. Before use, the test were validated by 3 mathematics education experts and tested on 5 fifth grade students. After validation and testing, the test that can be used consist of 3 test.  Based on the results of tests and learning style questionnaires, research took one of the students' test results with a Field Independent learning style and 1 student with a Field Dependent learning style. The results of this study indicate that there are differences in the computational thinking process of the two subjects in solving problems. At the abstraction stage, FI students are able to answer important factors that need to be considered in making conclusions, FI students are also able to explain alternative solutions to the problems given appropriately. Meanwhile, FD students tend to work directly so they tend to experience errors at the pattern recognition, algorithm thinking and generalization stages. Thus, it can be concluded that students with a field independent cognitive style are more active in using computational thinking processes than students with a field dependent cognitive style.
Exploration Into The Ability of Fifth-Grade Students to Solve Decimal Problems Using Proportional Reasoning Ambarwati, Dwi; Masduki, Masduki
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 38 No. 2 (2024): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.382.7

Abstract

Proportional Reasoning is a complex mathematical way of thinking about interconnected ideas such as multiplication and division of whole numbers, fractions, ratios, powers, measurements, and percent. This research aims to identify students' thinking processes in solving decimal problems that require proportional reasoning. This research was conducted on 5th grade elementary school students in Klaten, Central Java, Indonesia, using test instruments, interviews and documentation studies. The test given consists of five types of questions, namely tests on questions that require students to use additive, multiplicative thinking skills, use reasonable or appropriate ratios, build unit structures (groupings), and understand invariants. The research results found that the proportional reasoning indicator that was more dominantly used by students was the ability to think multiplicatively, while the sub-indicators were writing and completing calculations but the final results were not correct. Apart from that, other findings explain that the low ability is due to the prerequisite material not being mastered, students not understanding the questions, and students not understanding the concept of the topic. Thus, these results confirm that proportional reasoning abilities in grade 5 elementary school are still quite low.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematika dalam Menyelesaiakan Soal Cerita Aljabar Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Tahun Pelajaran 2019/2020 Arifina, Dewi Surya; Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2020: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.38 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita aljabar ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Indikator yang digunakan yakni (1) Koneksi antar topik dalam matematika. (2) Koneksi antar topik matematika dengan disiplin ilmu lain. (3) Koneksi antar topik matematika dengan kehidupan sehari-hari. Subjek dari penelitian ini ialah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 10 Surakarta yang kemudian dipilih 2 siswa sebagai subjek FI dan FD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan metode tringulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika siswa kategori FI sudah mampu memahami permasalahan dan mengaitkan permasalahan dengan ketiga indikator koneksi matematis dengan baik. Sedangkan siswa kategori FD kurang mampu dalam memahami permasalahan yang ada, serta belum mampu mengaitkan permasalahan pada soal dengan ketiga indikator dari koneksi matematis. Siswa dengan kategori FD belum mampu menemukan solusi dari permasalahan pada soal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan jika kemampuan koneksi matematis siswa dengan kategori field independent sudah baik, sedangkan kemampuan koneksi matematis siswa dengan kategori Field dependent masih kurang baik.
Implementasi Pembelajaran Peta Konsep pada Materi Sistem Bilangan Riil Khotimah, Rita Pramujiyanti; Masduki, M; Sari, Christina Kartika
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1734.935 KB)

Abstract

Analisis merupakan salah satu cabang penting di dalam ilmu matematika. Materi-materi yang dipelajari di dalam analisis banyak yang saling berhubungan satu sama lain. Peta konsep adalah salah satu strategi di dalam pembelajaran matematika yang dapat memperlihatkan hubungan antar konsep pada suatu topik materi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran peta konsep pada materi perkuliahan Sistem Bilangan Riil. Jenis penelitian kualitatif, dengan subyek penelitian adalah mahasiswa semester IVB yang menempuh mata kuliah Pengantar Analisis Riil di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun 2017/2018. Teknik pengumpulan data melalui observasi, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi metode dan penyidik. Data dianalisis menggunakan metode alur yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran peta konsep pada perkuliahan Sistem Bilangan Riil terdiri dari langkah-langkah: penelusuran materi, penentuan ide-ide utama dan tambahan, penyusunan peta konsep materi dan verifikasi. Melalui pembelajaran yang berbasis peta konsep, mahasiswa lebih mudah di dalam melakukan pembuktian-pembuktian teorema pada materi Sistem Bilangan Riil.
Kreatifitas Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual pada Materi Aljabar Nazhifah, Husna; Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.145 KB)

Abstract

Kreatifitas sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Pembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran yang menekankan kreatifitas seseorang yang digunakan untuk menafsirkan dan menyelesaikan permasalahan matematika. Kreatifitas dalam pemecahan masalah matematika dapat ditinjau dari komponen-komponen yang meliputi: kelancaran, fleksibilitas dan kebaruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreatifitas mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan modul pembelajaran berbasis pemecahan masalah pada materi aljabar. Subjek penelitian meliputi mahasiswa Pendidikan Matematika semester I kelas B Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 5 mahasiswa yang mewakili untuk menjadi subjek wawancara. Subjek wawancara yang dipilih yaitu 3 mahasiswa dengan nilai post-test tinggi dan 2 mahasiswa dengan nilai post-test rendah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: kreatifitas mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual materi aljabar sebelum dan sesudah diberikan modul pembelajaran berbasis pemecahan masalah tidak berbeda. Level kreatifitas mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan berada pada level kreatif, kurang kreatif dan tidak kreatif.
Penggunaan Peta Konsep dalam Penilaian Pemahaman Konsep Lingkaran Nikmah, Nur Solekhatun; Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konseptual siswa dalam konsep lingkaran dengan menggunakan peta konsep. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada 3 siswa kelas XI IPA 1 SMA N 1 Ampel semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan (1) siswa berpemahaman konseptual tinggi membuat peta konsep rinci dan tersetruktur dilengkapi gambar, penemuan rumus, dan contoh soal, dapat menjelaskan konsep, keterkaitan antar konsep, mengedepankan aplikasi konsep, dan yakin terhadap konsepnya, (2) siswa berpemahaman konseptual sedang membuat peta konsep tersetruktur, dilengkapi gambar dan penemuan rumus, dapat menjabarkan konsep, menjelaskan konsep, keterkaitan antar konsep, belum dapat melihat keterkaitan antar soal, dan kurang yakin terhadap konsepnya (3) siswa berpemahaman konseptual rendah membuat peta konsep sederhana, dilengkapi gambar dan penemuan rumus, belum dapat menjabarkan konsep, menjelaskan konsep dan keterkaitannya, mengedepankan hafalan rumus dan tidak yakin terhadap konsepnya.
Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Fungsi Narulita, Della; Masduki, M
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesulitan dan faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal aljabar fungsi pada pokok bahasan menentukan bentuk fungsi dan grafik fungsi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif diskriptif. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan metode tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kesulitan siswa dalam menghitung meliputi kesulitan siswa dalam menyelesaikan operasi perhitungan dengan jawaban yang kurang tepat; (2) kesulitan siswa menafsirkan simbol meliputi kesulitan siswa dalam memahami simbol dan siswa kurang mencermati apa yang ditanyakan dalam soal; (3) kesulitan siswa memahami materi meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap materi fungsi khususnya pokok bahasan grafik fungsi. Faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan meliputi kurang teliti, terburu – buru, dan kesulitan siswa dalam memahami daerah hasil.
Eksplorasi Kemampuan Berpikir Aljabar Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Manipulasi Numerik Annisa Nur Fauziyah; Masduki
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2023): March - August 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v8i1.3626

Abstract

This study aims to explore the algebraic thinking skills of elementary school students in solving math problems. The method used is descriptive qualitative. The subjects of the study were 129 fifth grade elementary school students from two private schools in Surakarta, Central Java, Indonesia. In this paper, the researcher limits the analysis of the algebraic thinking skills of students who have low abilities. The data collection technique used an instrument in the form of 15 algebraic thinking test questions which included components of numerical manipulation, modeling, and functions. This paper presents an analysis of the four numerical manipulation component problems. The results showed that students with low algebraic thinking skills used stacked addition, subtraction and multiplication strategies in solving numerical manipulation component problems even though the steps used were not precise. In addition, students also experience errors in solving problems. In other words, the ability of students is one of the factors that affect the ability to think algebra.
Efektivitas Simulasi PhET Pada Pembelajaran IPA SMP Materi Konsep Listrik Murwanto Setyo Nugroho; Budi Murtiyasa; Masduki
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) e- ISSN 2721-9666 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v6i1.4297

Abstract

This study evaluates the effectiveness of using PhET (Physics Education Technology) simulations in enhancing critical thinking skills and learning outcomes of students on the topic of electricity at the junior high school level. Employing a quantitative approach and experimental design, the study involved 60 ninth-grade students from SMP Asy-Syifa Sukoharjo Boarding School, divided into control and experimental groups. Data were collected using validated and reliable questionnaires to measure critical thinking skills and students' learning outcomes. The data analysis revealed that the use of PhET simulations significantly improved critical thinking skills (p=0.008) and learning outcomes (p<0.001). Students in the experimental group demonstrated a higher average improvement in learning outcomes compared to the control group, with consistently enhanced conceptual understanding of electricity. These findings suggest that PhET simulations are an effective interactive learning tool for fostering conceptual comprehension and developing critical thinking skills. Integrating PhET as a digital learning medium can serve as an innovation to improve the quality of science education in the technological era.
Co-Authors Ambawani, Cettra Shandilia Latunusa Annisa Nur Fauziyah Arifina, Dewi Surya Arwin Happy Nur Fauzi Astuti, Ayunda Mustikaning Atikah Mufidah Bambang Sumardjoko Budi Murtiyasa Christina Kartika Sari Dwi Ambarwati, Dwi Dwi Maryani Fatmi Rohmah Nur Hidayati Febrianti T. Lestari Gumgum Gumilar Hapsari, Yofa Nanda Maulidiyah Harsono Harsono Hasanah, Merrina Uswatun Heri Kusuma Heri Kusuma, Heri Heri Susanto Hidayati, Isnaini Nurul Husna, Ahmad Miftahul Indah Dwi Utami Irawan, Ghina Bunga Khusna Alfi Muyassaroh Kurniawan Budi Santoso, Kurniawan Budi Kurniawati, Salsabila Kusuma, Thitha Meista Mulya Lughina A'yun Zahrotu Najma Maharani, Windy Anggita Mega Teguh Budiarto Muhammad Kholid Muhammad Noor Kholid Muhammad Toyib, Muhammad Murwanto Setyo Nugroho Namira, Azza Shafaa Narulita, Della Naufal Ishartono Nazhifah, Husna Nikmah, Nur Solekhatun Ninda Ayu Nur Kusuma Nisita, Indriastri Nur Cholidah, Nur Nur Hanifatur Rahmah Pratama, Deni Radha Sita Prabandari Retno, Andriani Chondro Rita P Khotimah, Rita P Rita Pramujiyanti Khotimah Rosida, Aisya Safitri, Rahma Santosa, Yoga Tegar Sapto Widodo Savitri, Dhea Setyo Nugroho Sigit Haryanto Sinta Devi Kusuma Ardi Sri Sutarni St. Suwarsono Sukasno Sukasno Sukirman Sukirman Sukowati, Berliani Ardelia Sulistiyowati, Dewi Suryanti, Lilis Sutama Suwarno, Bambang Adi Suwarsono Suwarsono Suyatmi Suyatmi Umi Fadlilah, Umi Umi Makhromah, Isnaeni Wawan Suranto Wulandari, Herlina Tri Yunianto, Aan Yustri Mindaryani Zahiroh, Lutfiyya Fajar Zikrul Alwi