Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementasi Metode Usability Testing Untuk Mengukur Penggunaan Website Studi Kasus : Website Stmik Widya Pratama Pekalongan Jumiati, Eny; Agung B, Hari; Amanah, Amanah
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 15 No 1 (2020): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XV No. 1 April 2020
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v15i1.92

Abstract

STMIK Widya Pratama yang merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berada di Kota Pekalongan yang memanfaatkan website sebagai media untuk menyebarkan informasi baik yang berhubungan dengan kegiatan kemahasiswaan ataupun yang berhubungan informasi tentang profil perguruan tinggi itu sendiri. Penggunaan website harapanya adalah untuk memperluas jaringan informasi sehingga keberadaan STMIK Widya Pratama dapat diketahui secara lebih luas dan diketahui oleh khalayak umum. Untuk mengetahui apakah website STMIK Widya Pratama itu memiliki atribut kemudahan untuk diingat, efisiensi ataupun kemudahan untuk dipelajari, maka dilakukan pengukuran kualitas web dari sisi penggunanya dengan metode Usability testing yang terdiri dari 5 atribut 19 pertanyaan. Hasil rerata yang didapatkan dari pengukuran website https://stmik-wp.ac.id/ dengan jumlah responden 79 adalah atribut Learnability 3.21, Efficiency 3.58, Memorabiliy 3.70, Errors 2,74 dan Satifaction 3.24. Dari 5 atribut yang digunakan rata-rata menghasilkan skala penilaian 3 artinya bahwa website STMIK Widya paratama cukup memperhatikan faktor usabilitinya atau usable. Untuk memaksimumkan usablitinya perlu adanya penambahan atribut comfortably(kenyamanan) fitur yang ada terutama dalam tampilan. Kata Kunci : Pengukuran, Usability Testing, Website
Pengetahuan dan sikap kader kesehatan mengenai teknologi wolbachia aedes sebagai strategi pencegahan deman berdarah dengue Pratiwi, Suci Rahmah; Pratiwi, Witri; Amanah, Amanah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/szj6qt23

Abstract

Latar Belakang: Teknologi Wolbachia-Aedes merupakan inovasi  pengendalian dengue yang membutuhkan kesiapan kader kesehatan. Sebagai wilayah endemis, Kota Cirebon memerlukan kader yang siap mendukung penerapan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes di Kota Cirebon.Metode: Penelitian cross sectional dilakukan di 5 Puskesmas Kota Cirebon menggunakan cluster random sampling. Sebanyak 100 kader kesehatan aktif mengisi kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Sebagian besar kader kesehatan di Kota Cirebon memiliki tingkat pengetahuan cukup mengenai teknologi Wolbachia-Aedes (88%) dan 44% menunjukkan sikap positif dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes (p=0.278; r=0.11).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader kesehatan terhadap kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap kader kesehatan terhadap teknologi Wolbachia-Aedes.
Pelatihan bahan ajar bagi guru Bahasa Indonesia MTS se-Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Setiawan, Teguh; Amanah, Amanah; Anjarsari, Nurvita; Kartikasari, Erlin
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.30636

Abstract

Peran guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan merancang bahan ajar yang ideal, progresif, dan sesuai dengan tuntutan kurikulum. Namun, hasil observasi memperlihatkan bahwa banyak guru Bahasa Indonesia di MTs se-Kabupaten Kebumen masih mengalami hambatan dalam menulis bahan ajar yang ideal. Sebagai upaya menjawab permasalah tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun dalam bentuk pelatihan penulisan bahan ajar berbasis teks bagi guru MGMP Bahasa Indonesia Kebumen. Pelatihan ini menerapkan pendekatan andragogi dengan model workshop partisipatif yang mencakup tiga tahapan, yaitu pemberian materi konseptual, praktik penulisan bahan ajar secara terbimbing, serta pendampingan dan refleksi melalui diskusi daring. Materi pelatihan meliputi prinsip dan tujuan pengembangan bahan ajar, karakteristik bahan ajar cetak dan digital, serta komponen kelayakan bahan ajar. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta dan angket kepuasan terhadap kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 26% peserta mengatakan setuju dan 73% peserta sangat setuju bahwa pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis bahan ajar. Peserta juga menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis teks yang selaras dengan capaian pembelajaran di kelas masing-masing. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam penulisan bahan ajar serta menumbuhkan semangat profesionalisme pendidik.