Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Teori Konservasi Levine Pada Pasien Dengan Acute Coronary Syndrome; Studi Kasus Arief Shofyan Baidhowy; Elly Nurachmah; Tuti Herawati; Prima Trisna Aji
Ners Muda Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v6i3.20378

Abstract

Acute Coronary Syndrome (ACS) ) menjadi permasalahan global dan penyumbang kematian terbesar di dunia. Risiko kematian akibat ACS meningkat secara signifikan terjadi dengan adanya penuaan dan keterlambatan penatalaksanaan. Komplikasi dari ACS yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian adalah  Ventrikel Septum Rupture (VSR). Salah satu pendekatan keperawatan adalah pendekatan konservasi energi Myra E Levine yang  bertujuan untuk meningkatkan konservasi energi yang dimiliki pasien. Tujuan studi kasus ini adalah menganalisis menggunakan  teori  konservasi  Levine  pada  Ny. MM  dengan diagnosis medis ST Elevasi Miocard Infact (STEMI) di ruang intensif komprehensif.  Metode penulisan studi kasus menggunakakan metode single case design. Hasil penerapan studi kasus dengan pendekatan konservasi energi ini di dapatkan tripocognsosis dari integritas konservasi diantaranya penurunan curah jantung, gangguan pertukaran gas, resiko infeksi, gangguan keseimbangan elektrolit, ketidakstabilan kadar glukosa darah dan gangguan ventilasi spontan, sedangkan untuk integritas konservasi energi adalah nyeri dan penurunan toleransi aktifitas. Intervensi berfokus pada perawatan jantung akut dan pemantauan respirasi. Hasil dari studi kasus ini dianalisis diagnosis keperawatan yang didapat dari pasien. Penerapan asuhan keperawatan dengan pendekatan konservasi Levine dalam dapat dilakukan dalam berbagai setiing keperawatan baik pada fase kritis dan terminal
Penerapan pursed lip breathing terhadap perubahan tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi Eka Lisa Rachmawati; Chanif Chanif; Arief Shofyan Baidhowy
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.15681

Abstract

Hipertensi urgensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari 180/110 mmHg tanpa adanya bukti kerusakan organ target. Penyebab dari hipertensi urgensi adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Intervensi non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi yaitu terapi pursed lip breathing. Tujuan studi kasus adalah untuk menerapkan terapi pursed lip breathing terhadap tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berupa studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan melalui penerapkan terapi pursed lip breathing. Subjek studi kasus adalah 3 pasien hipertensi urgensi yang dirawat di ruang IGD, berusia 55-65 tahun, dan sudah mendapatkan terapi farmakologis antihipertensi. Terapi pursed lip breathing ini dilakukan sebanyak satu kali selama 15 menit pada waktu 1 jam setelah pemberian obat farmakologis. Tekanan darah dan frekuensi nadi diukur menggunakan alat sphygmomanometer digital sebelum dan sesudah pemberian terapi pursed lip breathing. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ketiga subyek studi mengalami penurunan tekanan darah dan frekuensi nadi setelah diberikan terapi pursed lip breathing. Subjek 1 didapatkan tekanan darah 195/120 mmHg menjadi 170/100 mmHg dan frekuensi nadi 96 x/menit menjadi 90 x/menit, Subjek 2 didapatkan tekanan darah 210/110 mmHg menjadi 175/100 mmHg dan frekuensi nadi 98 x/menit menjadi 92 x/menit, Subjek 3 didaptakan tekanan darah 185/110 mmHg menjadi 150/97 mmHg dan frekuensi nadi 90 x/menit menjadi 88 x/menit. Terapi pursed lip breathing efektif dalam menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi.
Effects of Foot Reflexology Therapy on Blood Pressure and Sleep Quality in Patients with Hypertension: A Quasi-Experimental Study Arief Shofyan Baidhowy; Dwi Nur Rahmantika Puji Safitri; Muhammad Muhibbi; Nittiya Noysipoom; Richta Puspita Haryanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension still remains a major global burden. Sleep disturbances are associated with elevated blood pressure will affect sleep quality. Foot reflexology improves circulation and may reduce blood pressure; however, evidence on its combined effects on blood pressure and sleep quality remains limited. This study examined the effect of foot reflexology on sleep quality and blood pressure. A quasi-experimental time-series pre–post design with a control group was used. A total of 44 respondents in Central Java, Indonesia, were included. For three times aweek,t he intervention group gave foot reflexology therapy by applying pressure to the Taichong (LR3), Yongchung, and Taixi (KI3) points for 30 to 45 minutes and the control group received conventional therapy on their individual practices. The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) was completed after the intervention to measure the sleep quality. The systolic and Diastolic Blood pressure of all the samples was measured by the researcher. Data Analysis was done using Friedman test.  The Friedman test showed significant improvement in sleep quality in the intervention group (p < 0.001), with no difference in the control group (p = 0.55). The intervention group had lower blood pressure than the control group after the third session (p < 0.001). Foot reflexology improved sleep quality and reduced blood pressure in patients with hypertension, supporting its use as a complementary intervention in holistic nursing care.