p-Index From 2021 - 2026
6.928
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DENGAN MODEL UNDERWOOD PADA RUAS JALAN DIPONEGORO KOTA SURABAYA Muhammad Hafidz Sarimun Putra; Hendrata Wibisana
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6546

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kota besar di Indonesia yaitu kepadatan lalu lintas. Pertumbuhan ekonomi dan kepemilikan kendaraan menjadi salah satu penyebab permasalahan tersebut terjadi. Salah satu ruas jalan yang sering terjadi kepadatan yaitu pada ruas jalan Diponegoro. Melihat kondisi lalu lintas pada ruas jalan Diponegoro, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui informasi mengenai karakteristik arus lalu lintas. Karakteristik lalu lintas merupakan hubungan hubungan antara tiga parameter utama lalu lintas yaitu volume, kecepatan, dan kepadatan. Salah satu pendekatan model matematis dan grafis yang digunakan untuk mengetahui karakteristik arus lalu lintas tersebut yaitu model underwood. Dari hasil penelitian dan analisis menggunakan model Underwood pada ruas Jalan Diponegoro didapatkan nilai r2 terbesarnya yaitu pada Segmen 1 Jalur 1 (Arah Kebun Binatang Surabaya) pada hari Senin sebesar 0.8925. Nilai masing-masing variabel pada segmen ini yaitu, Qmaks sebesar 2509.18 smp/jam, Dm sebesar 145.54 smp/km, Vf sebesar 46.86 km/jam, dan Vm sebesar 17.24 km/jam. Dikarenakan nilai r2 terbesar mendekati nilai +1 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai variabel yang dihasilkan dari model Underwood mendekati kondisi lapangan sebenarnya. Maka, pemilihan model Underwood untuk ruas Jalan Diponegoro adalah tepat. Indeks tingkat pelayanan jalan pada ruas Jalan Diponegoro termasuk dalam kategori pada tingkat pelayanan C (Arus Stabil).
Analisis Karakteristik Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Raya Kletek dengan Metode Greenberg Berbasis Sistem Informasi Geografis Kamal - Fikkri; Hendrata Wibisana
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6553

Abstract

Abstrak: Jalan Raya Kletek merupakan jalan arteri yang terletak di Kecamatan Taman, KabupatenSidoarjo. Dikarenakan volume yang tinggi dan terus bertambah, perlu dilakukan analisis karakteristiklalu lintas. Analisis karakteristik lalu lintas dilakukan dengan metode Greenberg untuk mencarihubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan. Dilakukan juga identifikasi terhadap tingkatpelayanan jalan ditinjau dari kapasitas ruas jalan tersebut. Dalam melakukan analisis, MKJI dijadikansebagai acuan metode karena telah disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di Indonesia. Data primeryang dibutuhkan berupa jumlah kendaraan, geometri jalan, dan kecepatan kendaraan yang diperolehdari pengamatan langsung di lapangan. Data sekunder yang dibutuhkan yaitu peta RBI KabupatenSidoarjo. Didapatkan hasil analisis karakteristik lalu lintas berupa volume maksimum (Qmaks) =3322.999 smp/jam, kecepatan saat volume maksimum (Vm) = 11,18 km/jam, kepadatan maksimum(Dm) = 297.218 smp/km, kepadatan jenuh (Dj) = 807.923 smp/km, dan kecepatan bebas (Vf) = 64.962km/jam. Indeks Tingkat Pelayanan Jalan (ITP) termasuk ke dalam kelas F (Arus Terhambat). PenerapanSistem Informasi Geografis dilakukan dengan menggunakan hasil penelitian tersebut sebagai dataatribut dalam peta tematik karakteristik lalu lintas. Koefisien determinasi (R2) rata-rata dari seluruhsegmen adalah 0,298, sehingga metode greenberg kurang cocok digunakan pada ruas Jalan Raya KletekSidoarjo.Kata kunci: Karakteristik Lalu Lintas, Metode Greenberg, Sistem Informasi Geografis.Abstract: Kletek Highway segment is an arterial road located in Taman District, Sidoarjo Regency. Dueto the high and growing volume, it is necessary to analyze the traffic characteristics. Trafficcharacteristics analysis was conducted using the Greenberg method to find the relationship betweenvolume, speed, and density. An identification of the level of service of the road in terms of the capacityof the road section was also carried out. In conducting the analysis, MKJI is used as a reference methodbecause it has been adapted to traffic conditions in Indonesia. The primary data required are thenumber of vehicles, road geometry, and vehicle speed obtained from direct observation in the field. Thesecondary data needed is the Sidoarjo Regency RBI map. The results of the analysis of trafficcharacteristics in the form of maximum volume (Qmax) = 3322,999 smp / hour, the speed at maximumvolume (Vm) = 11.18 km / hour, maximum density (Dm) = 297,218 smp / km, saturation density (Dj) =807,923 smp / km, and free speed (Vf) = 64,962 km/hour. The Road Service Level Index (ITP) is includedin class F (Obstructed Flow). The Geographic Information System was applied by using the researchresults as attribute data in the thematic map of traffic characteristics. The average coefficient ofdetermination (R2) of all segments is 0.298, so the greenberg method is less suitable for use on theKletek Sidoarjo Highway segment.Keywords: Traffic Characteristics, Greenberg Method. Geographic Information System.
Analisis Kebisingan di Jalan Raya Pantura Kecamatan Pucuk - kecamatan sukodadi (perbandingan metode regresi linear dan newton forward) Ahna Mayhella Putri; Hendrata Wibisana
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6572

Abstract

Transportasi adalah suatu pergerakan baik manusia ataupun barang dari suatu tempat ke suatu tujuan. Pada proses pergerakan tersebut tentu dibutuhkan sebuah sarana pengangkut untuk mempermudah berupa kendaraan yang mana dalam pengoperasiannya dapat menimbulkan suara-suara seperti suara mesin yang kelur melalui knalpot maupun klakson. Kebisingan sendiri berasal dari kata bising yang artinya semua bunyi yang mengalihkan perhatian, mengganggu, atau berbahaya bagi kegiatan sehari-hari, bising umumnya didefinisikan sebagai bunyi yang tidak diinginkan dan juga dapat menyebabkan polusi lingkungan. (David Cornwell 1998).Maka dari itu perlu dipandang untuk dilakukan penelitian perhitungan tingkat kebisingan yang terjadi masih dapat tertolerir atau sudah melampaui ambang batas sehingga perlu dilakukan suatu kegiatan yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negative dari kebisingan tersebut. Analisa kebisingan tersebut dilakukan di jam sibuk baik pagi hari ataupun sore hari yang memungkinkan terjadinya kenaikan intensitas polusi suara kebisingan di jalan raya yang berasal dari sepeda motor (MC) kendaraan ringan (LV). analisa ini dilakukan dengan menggunakan 2 metode yakni metode Regresi linear dengan
Analisis Kinerja Resin Immobilized Photocatalyst dalam Meningkatkan Kualitas Efluen Limbah Cair M. Khadik Asrori; Euis Nurul Hidayah; Hendrata Wibisana
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.31

Abstract

Limbah cair merupakan sisa hasil buangan sisa produksi atau aktivitas domestik yang berupa cairan. Limbah cair dapat berupa air beserta bahan­bahan buangan lainnya yang tercampur (tersuspensi) maupun larut didalam air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang perbandingan efektivitas resin immobilized foto katalis TiO2 dan ZnO dalam proses degradasi fotokatalitik senyawa toksik yang terdegradasi (%). Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten dikenal sebagai kota delta, karena diapit oleh dua sungai yaitu sungai Surabaya dan sungai porong. Penelitian ini dilakukan di pabrik tahu Muncul, Surabaya dan industri batik rumahan di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode refluks untuk parameter uji COD, metode spektrofotometer UV­Vis untuk parameter uji UV254 dan metode Atomic Absorption Spectroscopy untuk uji parameter Crom (Cr). Hasil penelitian pengaruh variasi RIPZnO adalah 1; 2; 3. Berdasarkan hasil penelitian limbah batik dan limbah tahu memiliki variasi yang lebih tinggi yaitu mencapai 75,56% untuk dosis 15 gram pada 15 jam, sedangkan limbah batik dan limbah tahu pada dosis 15 gram ke 15 jam dengan hasil 77,89%. Sedangkan pengaruh variasi terhadap penurunan konsentrasi UV254 untuk limbah batik memiliki variasi control 7,65% pada dosis 15 gram ke jam 15 dan limbah tahu dengan hasil 73,06% pada dosis 15 gram ke 15 jam. Pada penurunan konsentrasi krom (Cr), variasi control menghasilkan penurunan 73,06% pada dosis 15 gram ke jam 15 untuk limbah batik. Penyisihan tinggi COD dan UV254 didapatkan pada limbah batik dan limbah tahu memiliki nilai terendah.
Analysis of the Comparison Between Noise Levels and Vehicle Volume on the Section of Jalan Pahlawan Sidoarjo to Jalan Raya Legundi Krian Rifqi Hanan; Wibisana Hendrata
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i10.656

Abstract

Analysis of the comparison of noise levels with vehicle volume levels on Jl. Pahlawan Sidoarjo to Jl. Raya Legundi Krian. Kali Porong is used as a mud sewer for Lapindo to prevent damage to the mud retaining embankment. Lapindo's continuous mud disposal causes sedimentation in Porong River. The mud does not settle much along the river, but settles in the estuary of Kali Porong in the Madura Strait due to the flow of Lapindo mud and sediment transport from Kali Porong to the estuary and along the coast. This study suggests using Landsat 8 satellite images with the H. Wibisana (2021) algorithm to calculate Total Suspended Solid (TSS) levels. The results showed that the algorithm had a better correlation coefficient in 2018 (49.72%) and 2019 (69.065%). In 2020 and 2022, the Guzman-Santella (2009) algorithm gave the best results with correlation coefficients of 84.297% and 64.18%, respectively. In 2023, Ety Parvati's (2014) algorithm has a correlation coefficient of 79.18%. This research can be a reference for future research and help map the distribution of TSS and monitor changes in TSS. This will provide appropriate solutions in decision-making related to environmental impacts and development around the area.
Analysis of Noise on Pantura Road Tripe – Shoot Comparation of Linear and Lagrange Methods Mohammad Hendrik Saputra Romadhon; Hendrata Wibisana
Journal of Management, Economic, and Financial Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Management, Economic and Financial
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation of noise level with traffic volume on the pantura route, especially in the Babat-Pucuk sub-district section using the mathematical method of linear regression and the polynomial lagrangge method. The results of this study, it can be known the correlation between noise and traffic volume on the Pantura route, especially the Babat - Pucuk District section, it was found that the highest traffic volume results in the 2-way segment of Babat - Gresik with a value of 3348.9 emp / hour, for the highest noise was in the 4-way segment of Babat - Gresik with a noise value of 87.8 dBA. The results of the study were processed using linear regression methods and lagrange polynomials, followed by a comparison of the results in the linear regression method = t stat value = 0.007474 < critical t = 2.262157 then H0 was accepted which means there is no significant difference between the insitu noise value (Y) and the results of linear regression calculations. p value = 0.9 > ? = 0.05 then H0 is accepted which means that there is no significant difference between the insitu noise value (Y) and the results of linear regression calculations. In the lagrange polynomial method = stat t value = 2.303102485 > critical t = 2.262157163 then Ha is accepted which means that there is a significant difference between the insitu noise value (Y) and the results of the lagrange polynomial calculation. p value = 0.046 < ? = 0.05 then Ha is accepted which means there is no significant difference between the insitu noise value (Y) and the results of the lagrange polynomial calculation. So it can be concluded that the linear regression method is more feasible to use because there is no significant difference between the noise value and the calculation results.
STUDI PERBANDINGAN KONSENTRASI KLOROFIL-A DI SEMENANJUNG BLAMBANGAN KABUPATEN BANYUWANGI MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT AQUA MODIS Siti Zainab; Hendrata Wibisana; Cintantya Budi Casita
Geomatika Vol. 25 No. 2 (2019)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemetaan kandungan klorofil-a di pesisir pantai banyak dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tingkat kesuburan dari lingkungan perairan yang dimaksud. Tingkat kesuburan yang diharapkan dapat memberikan gambaran populasi dari perikanan tangkap yang dibutuhkan oleh masyarakat pesisir dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Penginderaan jauh sebagai salah satu teknologi yang baru telah memberikan banyak manfaat untuk pendeteksian dan pemetaan konsentrasi klorofil-a skala global. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan gambaran kandungan klorofil-a pada dua area yang berbeda yaitu di daerah Semenanjung Blambangan dan daerah Teluk Blambangan. Metode yang dikembangkan dari penelitian ini adalah penggunaan algoritma penginderaan jauh dan teknik regresi guna mendapatkan model matematis yang optimal untuk digunakan dalam peramalan kandungan klorofil-a di masa yang akan datang. Dari penelitian ini diperoleh model matematis yang paling sesuai untuk kondisi Teluk Blambangan yaitu pada panjang gelombang sinar hijau dengan nilai 531 nanometer (nm), di mana korelasi yang terbesar adalah Chlor-a = 21228*(Rrs_531)-42,371 dengan nilai R2 sebesar 0,7951 yang didapatkan dari panjang gelombang sinar hijau yaitu Rrs_531 dari citra satelit Aqua Modis Level-2. Fenomena ini dapat disimpulkan bahwa kandungan klorofil-a di semenanjung Blambangan pada bulan Agustus 2017 cukup signifikan di mana diperoleh rata-rata konsentrasi dari klorofil-a sebesar 18,45 ppt(mg/ m³) sehingga dapat diprediksikan bahwa populasi ikan yang ada di perairan tersebut juga meningkat pada bulan tersebut. Hasil akhir yang didapatkan berupa peta tematis kandungan klorofil-a untuk algoritma model linier, di samping itu persamaan matematis yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan oleh para peneliti lainnya untuk mendapatkan model yang lebih akurat yang dapat menggambarkan kondisi riil di lapangan. ABSTRACT The mapping of the chlorophyll-a content in the coast is mostly done with the aim to get a picture of the fertility level of the intended aquatic environment. Fertility levels are expected to provide a population picture of capture fisheries needed by coastal communities to improve their welfare. Remote sensing as one of the new technologies has provided many benefits for the detection and mapping of global-scale concentration of chlorophyll-a. The objective of this research was to capture chlorophyll-a content at two different areas: Blambangan Peninsula. The method developed from this research was remote sensing algorithms and regression techniques in order to obtain the optimal mathematical model for use in forecasting the content of the chlorophyll-a in the future. From this research, the mathematical model that showed the best fits and has the biggest correlation was Chlor-a = 21228*(Rrs_531) – 42,371 with R2 value 0,7951 which was obtained from the green light wavelength that is Rrs_531 from Aqua Modis Level-2 satellite imagery. This phenomenon can be concluded that the chlorophyll-a content on the coast of Blambangan Peninsula in August 2017 was quite significant with the average concentration of chlorophyll-a of 18.45 ppt (mg/m³) so that it could be predicted that the fish population in these waters also increased in that month. The final result was a thematic map of chlorophyll-a content for a linear model algorithm, and the resulting mathematical equation was hoped to be used by other researchers to get a more accurate model which described real add condition.
Temporal analysis of total suspended solids (TSS) at Ujung Pangkah Beach, Gresik, from 2016 - 2020 using aqua MODIS image data Wibisana, Hendrata
Applied Engineering and Technology Vol 1, No 3 (2022): December 2022
Publisher : ASCEE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.377 KB) | DOI: 10.31763/aet.v1i3.682

Abstract

Total suspended solids (TSS) is a parameter widely used to detect pollution on the coast, especially in areas that have a sloping coastal structure where currents and waves parallel to the coast will accumulate these solids to form sedimentation gradually. This study aims to map the distribution of TSS on the coast of Ujung Pangkah Gresik where at the end of this coast there is a flow from the Bengawan Solo river. The method in this study implements remote sensing technology to collect Aqua MODIS satellite image data of from 2016 to 2020. Based on calculation results, the wavelength band 1 (660 nanometers) of the Aqua MODIS image is the best wavelength by looking at the R correlation value generated of 0.573, so it can be concluded that the Aqua MODIS satellite imagery with a resolution of 250 - 500 meters can still be used to create a mathematical model for mapping the TSS distribution on the coast. In terms of forecasting for 5 years, the reflectance value generated from the image does not give significant results, because this satellite image is very influenced by the weather, so it is very difficult to get a cloud-free image in the same month every year to extract the reflectance value.
Pemetaan Kecepatan dan Kerapatan Lalu Lintas di Ruas Jalan Arteri Kota Surabaya Hendrata Wibisana; Nugroho Utono
Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v12i2.1420

Abstract

Kecepatan kendaraan dan kerapatan lalu lintas yang ada pada berbagai jalan arteri di kota besarseperti Surabaya memiliki karakteristik yang dapat dipelajari dari sifat pergerakan kendaraan yangada dengan menggunakan alat bantu model matematis yang menyatakan hubungan kecepatan, aruslalu lintas dan kepadatan. Nilai dari model matematis yang diperoleh dari pengamatan datalapangan dapat dijadikan bahan masukan untuk perencanaan pergerakan dan pemasangan rambulalu lintas lebih lanjut. Kota Surabaya yang banyak memiliki ruas jalan arteri baik tingkat 1 atau 2akan lebih efektif dan efisien dalam pengelolaannya apabila dalam satu kesatuan waktu nilaikepadatan jalan dapat diinfokan secara simultan, untuk itu dalam penelitian ini digunakan sisteminformasi geografis berbasis data koordinat lapangan. Hasil dari penelitian ini diperoleh jalanDiponegoro memiliki kecepatan arus bebas yang terbesar 58,4 km/jam sedangkan jalan Banyu uripmemiliki tingkat kepadatan saat arus jenuh yang terbesar 620 smp/km, sedangkan dari hasil ujiAnova untuk rata-rata dan varians dari kecepatan kendaraan dan volume lalu lintas, ada perbedaanyang cukup signifikan dari volume dan kecepatan rata-rata tiap ruas jalan arteri yang ditelitidengan tingkat keyakinan 95% atau alpha 5%. Pemetaan berbasis koordinat geografis dapatdilakukan dengan memberikan nilai informasi yang cukup efisien dari model karakteristikbeberapa ruas jalan arteri yang tersebar di kota Surabaya.
Deteksi Temperatur Permukaan Tanah di Ruas Jalan Artery dengan Citra Landsat 8 dan Korelasinya dengan Arus dan Kepadatan Lalu Lintas Hendrata Wibisana; Siti Zainab; Fithrie Estikhamah
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v13i2.1440

Abstract

Jalan raya merupakan prasarana yang dibangun sebagai tempat bagi manusia dan barang untukmelakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain. Jalan arteri merupakan jalan denganjumlah volume lalu lintas yang tinggi, sehingga dengan jumlah volume yang tinggi makakepadatan per satuan kilometer menjadi besar dan rawan untuk terjadinya polusi gas buangkendaraan yang tersebar sepanjang ruas jalan tersebut. Terjadinya polusi gas buang disamping daripanas mesin kendaraan bermotor akan membuat udara disekitar menjadi tidak stabil. Adakecenderungan suhu permukaan tanah meningkat akibat peningkatan jumlah kendaraan. Denganbantuan teknologi penginderaan jauh, hendak dicari hubungan antara nilai temperatur permukaantanah yang diperoleh dari ekstrak nilai radians citra satelit dengan volume lalu lintas sertakepadatan kendaraan yang terjadi. Dan dari hasil perhitungan dengan mengambil nilai volumekendaraan dan kepadatan kendaraan sebagai variabel independent dan nilai temperatur permukaantanah sebagai variabel dependent maka diperoleh algoritma hubungan antara karakteristik suaturuas jalan dengan temperatur dari citra satelit.
Co-Authors Afifah Ajeng Agil, Raditya Ahna Mayhella Putri Alfiandi Setya Dwinanda Ali Zainal Abidin Isa Alhabsyi Anna Rumintang Apriliana, Diyah Ayu Ardianto, Eric Arga Erditya Herdirinanda Ary Candra Wibawa Aryaseta, Bagas Aryaseta, Bagas Arzalia Novia Putri Aulia Azizah Bagas Aryaseta Bangun Muljo Soekotjo Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Baskoro, Winardi Tjahyo Dam, Leontius Barbarigo Decynthia Wibowo Dian Purnamawati Solin Dicky Firmansyah Dicky Firmansyah Difha Trisadi Dimas Bagus Prasetyo Dwi Cahya, Maulana Zidan Dyah Ayu Kusumaningtyas Eka Putri, Karina Meilawati Euis Nurul Hidayah Farida Hardaningrum Farihatul Islamiyah Fatikasari, Aulia Dewi Femmy Kindanti Fithri Estikhamah Fithrie E Fitrah Alfi Syah Alam Handajani, Novie Hasanah, Fifi Nurlaili Hendrasarie, Novirina Ifthar Ramadhana W Ilham Akbar Kamal - Fikkri Karaman , Novel Karina Meilawati Eka Putri Kartika, Sucahyaning Wahyu Trihasti Kartini Kustarto, Hendro Kustarto, Hendro Kusumaningtyas, Dyah Ayu Lamento Umbro Leontius Barbarigo Dam M. Khadik Asrori Masbut, Muhammad Fadlullohil Masliyah Masliyah Masliyah M Maulana Yusuf Mohammad Hendrik Saputra Romadhon Muhammad Fahmi Izzatur Rahman Muhammad Hafidz Sarimun Putra Muhammad Rusdi Ni Nyoman, Ratini Nugroho Utomo Nugroho Utomo Nugroho Utono Pare, Jeremy Rumbaya Kondo Prakoso, Shaktiawan Lawyerrisa Putri, Ahna Mayhella Putri, Arzalia Novia Putri, Karina Meilawati Eka Raditya Agil Raharjo, Rizaldy Aditya Ramadhani, Nadya Mutiara Rifqi Hanan Riokka, Rifqi Hanan Romadhon, Mohammad Hendrik Saputra Sarimun Putra, Muhammad Hafidz Sarra Amanda Sinaga Septiono, Wisnu Panji Sholichin, Ibnu Siti Zainab Siti Zainab Siti Zainab Siti Zainab, Siti Sukotjo B. M Sukotjo, Bangun Muljo Syahputra, Aldy Umboro Lasminto Vicky Agustin Yuliano, Hendrikus Yuliara, I Made Zetta R. Kamandang Zetta R. Kamandang Zetta Rasullia Kamandang Zetta Rasullia Kamandang