Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Kinerja

PERAN TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI STRATEGI MANUFAKTUR PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA: STUDI DENGAN PENDEKATAN KONTINGENSI Anatan, Lina
KINERJA Vol 10, No 1 (2006): Kinerja
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v10i1.916

Abstract

Expanding global competition, rapidly changing market and technology, increasingcomplexity and uncertainty are creating a new competitive environment. To be successful in this globally competitive and rapidly changing environment, organization must formulate strategic plan that is consistent with their investment and technology. This research was conducted to investigate the relationship among manufacturing strategy, technology adoption, and firm performance. Data were collected through mailed questionnaires (525 questionnaires) and direct survey in 25 firms. The questionnaires were sent to 550 CEOs of manufacturing firm in Indonesia. A hundred and six responses returned and made a response rate of 19.27%. The study finds different results for hard and soft technology. Hard technology moderates the relationship between manufacturing strategy and operational performance, as a quasi moderator variable. On the other hand, soft technology has an impact on the manufacturing strategy-performance relationship as an independent predictor variable, but it does not moderate the relationship between manufacturing strategy and operational performance.Keywords: manufacturing strategy, technology adoption, operational performance, technology
EXAMINING THE EFFECT OF BUSINESS ENVIRONMENT ON COMPETITIVE PRIORITY CHOICE: A STUdY OF MANUFACTURING FIRMS IN INdONESIA Anatan, Lina
KINERJA Vol 11, No 1 (2007): Kinerja
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v11i1.1379

Abstract

Peningkatan kompetisi global, perubahan pasar dan teknologi yang cepat, peningkatan kompleksitas dan ketidakpastian menciptakan lingkungan persaingan baru. Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan perusahaan manufaktur secara hati-hati melakukan perubahan dari sistem industri yang berbasis efisiensi menjadi sistem industri baru yang keberhasi lannya tergantung pada tanggapan yang cepat terhadap permintaan konsumen akan produk yang berkual itas dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk menanggapi kondisi tersebut dan untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam situasi persaingan bisnis saat ini, perusahaan manufaktur harus mengadopsi dan mengimplementasikan strategi manufaktur jika ingin tetap kompetitif. Dalam proses menyusun strategi manufaktur, pertimbangan l ingkungan berperan signifikan dalam menentukan strategi manufaktur. Penel itian ini di lakukan untuk menginvestigasi dampak dari l ingkungan bisnis pada pemilihan strategi manufaktur. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Biro Pusat Statistik (BPS) digunakan sebagai kerangka penentuan sampel dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui i kuesioner yang dikirim melalui pos (ada 525 kuesioner) dan survei secara langsung ke 25 perusahaan. Total kuesioner dikirim ke 550 pimpinan (CEO) perusahaan manufaktur di Indonesia. Sebanyak 106 kuesioner dikirim kembal i dan memberikan tingkat respon sebesar 19,27%. Studi menghasi lkan temuan ada hubungan antara faktor lingkungan seperti biaya bisnis, ketersediaan tenaga kerja, persaingan tidak sehat, dan dinamisasi pasar dengan pemi l ihan strategi manufaktur yang mempertimbangan prioritas kompetisi. Strategi yang pal ing banyak diadopsi oleh perusahaan manufaktur Indonesia berdasarkan urutan dari yang tertinggi ke terendah adalah strategi biaya, strategi kual itas, strategi fleksibel, dan strategi pengiriman. Hubungan yang signifikan antara lingkungan bisnis dan strategi manufaktur mengimplementasikan fakta bahwa lingkungan bisnis dipertimbangan sebagai variabel dasar (precursor) yang berhubungan sebab akibat dengan pemilihan strategi manufaktur yang mempertimbangkan prioritas kompetisi.
THE USE OF CONJOINT ANALYSIS IN STRATEGIC DECISION MAKING: AN INITIAL STUDY Anatan, Lina
KINERJA Vol 22, No 1 (2018): KINERJA
Publisher : Faculty of Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v22i1.1399

Abstract

In an environment where change often comes through crises, disruptions and discontinuities, strategic decision making cannot be based on simple extrapolations of current situation. A firm can respond to crisis in variety of ways through strategy implementation, such as turnaround strategy, liquidation strategy, and end-games strategy which have different attributes. This initial study, focusing on Magister Management students as respondents, seeks to examine what strategy attributes and combination of strategy attributes are important to consider strategy implementation in crisis. To produce the combination of strategy attributes that effect respondent’s decision making to choose a strategy in crisis, conjoint analysis is used in this study. The result shows the combination of strategy attributes such as risk, benefit, and policy are importants in affecting respondent’s decision to implement strategy in crisis. Based on the statistical analysis, turnaround strategy which is reprenseted as reorganizational policy is the most preffered strategy to respon organizational crisis. 
PERAN TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI STRATEGI MANUFAKTUR PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA: STUDI DENGAN PENDEKATAN KONTINGENSI Lina Anatan
KINERJA Vol. 10 No. 1 (2006): Kinerja
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v10i1.916

Abstract

Expanding global competition, rapidly changing market and technology, increasingcomplexity and uncertainty are creating a new competitive environment. To be successful in this globally competitive and rapidly changing environment, organization must formulate strategic plan that is consistent with their investment and technology. This research was conducted to investigate the relationship among manufacturing strategy, technology adoption, and firm performance. Data were collected through mailed questionnaires (525 questionnaires) and direct survey in 25 firms. The questionnaires were sent to 550 CEOs of manufacturing firm in Indonesia. A hundred and six responses returned and made a response rate of 19.27%. The study finds different results for hard and soft technology. Hard technology moderates the relationship between manufacturing strategy and operational performance, as a quasi moderator variable. On the other hand, soft technology has an impact on the manufacturing strategy-performance relationship as an independent predictor variable, but it does not moderate the relationship between manufacturing strategy and operational performance.Keywords: manufacturing strategy, technology adoption, operational performance, technology
EXAMINING THE EFFECT OF BUSINESS ENVIRONMENT ON COMPETITIVE PRIORITY CHOICE: A STUdY OF MANUFACTURING FIRMS IN INdONESIA Lina Anatan
KINERJA Vol. 11 No. 1 (2007): Kinerja
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v11i1.1379

Abstract

Peningkatan kompetisi global, perubahan pasar dan teknologi yang cepat, peningkatan kompleksitas dan ketidakpastian menciptakan lingkungan persaingan baru. Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan perusahaan manufaktur secara hati-hati melakukan perubahan dari sistem industri yang berbasis efisiensi menjadi sistem industri baru yang keberhasi lannya tergantung pada tanggapan yang cepat terhadap permintaan konsumen akan produk yang berkual itas dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk menanggapi kondisi tersebut dan untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam situasi persaingan bisnis saat ini, perusahaan manufaktur harus mengadopsi dan mengimplementasikan strategi manufaktur jika ingin tetap kompetitif. Dalam proses menyusun strategi manufaktur, pertimbangan l ingkungan berperan signifikan dalam menentukan strategi manufaktur. Penel itian ini di lakukan untuk menginvestigasi dampak dari l ingkungan bisnis pada pemilihan strategi manufaktur. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Biro Pusat Statistik (BPS) digunakan sebagai kerangka penentuan sampel dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui i kuesioner yang dikirim melalui pos (ada 525 kuesioner) dan survei secara langsung ke 25 perusahaan. Total kuesioner dikirim ke 550 pimpinan (CEO) perusahaan manufaktur di Indonesia. Sebanyak 106 kuesioner dikirim kembal i dan memberikan tingkat respon sebesar 19,27%. Studi menghasi lkan temuan ada hubungan antara faktor lingkungan seperti biaya bisnis, ketersediaan tenaga kerja, persaingan tidak sehat, dan dinamisasi pasar dengan pemi l ihan strategi manufaktur yang mempertimbangan prioritas kompetisi. Strategi yang pal ing banyak diadopsi oleh perusahaan manufaktur Indonesia berdasarkan urutan dari yang tertinggi ke terendah adalah strategi biaya, strategi kual itas, strategi fleksibel, dan strategi pengiriman. Hubungan yang signifikan antara lingkungan bisnis dan strategi manufaktur mengimplementasikan fakta bahwa lingkungan bisnis dipertimbangan sebagai variabel dasar (precursor) yang berhubungan sebab akibat dengan pemilihan strategi manufaktur yang mempertimbangkan prioritas kompetisi.
THE USE OF CONJOINT ANALYSIS IN STRATEGIC DECISION MAKING: AN INITIAL STUDY Lina Anatan
KINERJA Vol. 22 No. 1 (2018): KINERJA
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v22i1.1399

Abstract

In an environment where change often comes through crises, disruptions and discontinuities, strategic decision making cannot be based on simple extrapolations of current situation. A firm can respond to crisis in variety of ways through strategy implementation, such as turnaround strategy, liquidation strategy, and end-games strategy which have different attributes. This initial study, focusing on Magister Management students as respondents, seeks to examine what strategy attributes and combination of strategy attributes are important to consider strategy implementation in crisis. To produce the combination of strategy attributes that effect respondent’s decision making to choose a strategy in crisis, conjoint analysis is used in this study. The result shows the combination of strategy attributes such as risk, benefit, and policy are importants in affecting respondent’s decision to implement strategy in crisis. Based on the statistical analysis, turnaround strategy which is reprenseted as reorganizational policy is the most preffered strategy to respon organizational crisis.