Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBINAAN PROGRAM LITERASI TERHADAP ORANG TUA UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Nandia Kiranti; Didin Syahruddin; Syifa Nailul Muna Aljamaliah

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v9i2.2811

Abstract

Gerakan literasi peserta didik wajib memiliki keterampilan membaca dan menulis dalam menunjang suatu proses pembelajaran. Keterampilan membaca dapat dilatih dan ditingkatkan dengan beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran yang dianggap unik atau mampu meningkatkan keterampilan siswa. Media pembelajaran merupakan salah satu penunjang yang sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis. Gerakan Literasi Membaca (GLM) dianggap sangat efektif salam meningktkan keterampilan membaca siswa karena dengan program tersebut siswa diangap mampu dan mengerti dengan pembelajaran tersebut serta meningkatkan minat belajar dan meningkatkan keterampilan membaca siswa.
Pengembangan Nilai-Nilai Religius Siswa melalui Kegiatan Pesantren Kilat di Sekolah Dasar Anti Muthmainnah; Syifa Nailul Muna Aljamaliah
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i1.17595

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan pengembangan nilai-nilai religius siswa melalui kegiatan pesantren kilat. Fokus kajian ini melingkupi pengembangan nilai-nilai religius siswa mengungkapkan faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai-nilai religius siswa di SDN 1 Cililin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemorosotan moral yang terjadi kalangan siswa sekolah dasar. Data yang diambil dalam artikel ini berasal dari kajian pustaka, wawancara, observasi di SDN 1 Cililin. Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah, guru, serta siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai kegiatan sholat dhuha, tadarus, ceramah, penampilan video atau film kisah nabi, dan kuis dapat mengembangkan nilai-nilai religius siswa. Penelitian ini juga menunjukka adanya faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pengembangan nilai-nilai religius siswa.
Implementasi Literasi Sains untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan Menggunakan Model PjBL di SD Dewi Kartini; Syifa Nailul Muna Aljamaliah
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i1.17583

Abstract

Dewasa ini kepedulian lingkungan masyarakat dirasa masih kurang karena masih banyak aktivitas masyarakat yang membuang sampah sembaragan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi literasi sains untuk menembuhkan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar dengan model pembelajaran yang tepat salah satunya adalah project based learning. Dengan meningkatkan kemampuan literasi sains pada peserta didik akan menumbuhkan karakter peduli lingkungan siswa, yaitu menumbuhkan rasa peduli untuk melestarikan alam sekitarnya. Dalam proses literasi sains ini guru berperan penting untuk perencanaan pembelajaran seperti strategi, model dan metode pembelajaran yang digunakan dan selain itu adalah sarana dan prasarana sebagau upaya meningkatkan literasi sains siswa. Hal ini sebagai bentuk upaya untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada siswa secara maksimal. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dan studi Pustaka. Hasil penelitian ini adalah bahwa implementasi literasi sains dengan model pembelajaran project based learning ini mampu untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada siswa Sekolah Dasar.
Peran Orang Tua Dalam Berbahasa di Era Revolusi Industri 4.0 Sekolah Dasar Rachmania, Setyaningsih; Kusnadi, Uus; Aljamaliah, S. Nailul Muna
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v7i2.3373

Abstract

Studi ini meneliti keadaan bahasa daerah yaitu bahasa Sunda yang sedikit demi sedikit tergerus sementara peminatan untuk mempelajari bahasa asing dalam hal ini bahasa Inggris, sangat diminati karena terkait dengan era revolusi industri 4.0. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangkitkan para orang tua agar bisa mendukung untuk mempertahankan bahasa Sunda sebagai bahasa daerah namun juga memberikan pengertian arti pembelajaran bahasa Inggris agar bisa menyesuaikan dengan jaman. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada orang tua siswa sekolah dasar melalui wali kelas secara online untuk data yang akurat. Bahan yang diperoleh dari kuesioner kemudian dianalisa. Metode yang dilakukan adalah menggunakan deskriptif kualitatif dimana data dianalisis berdasarkan proses reduksi data dan pengkodean. Tempat penelitian adalah sekolah dasar yang berada di Kabupaten Bandung dan Sukabumi. Output yang telah dicapai menunjukkan bahwa. Studi tentang topik ini sangat berguna untuk menyelaraskan keberadaan bahasa Sunda dan bahasa Inggris pada era yang sama.
VARIETY OF LANGUAGES FOR SOCIAL MEDIA FOR THE DEVELOPMENT OF ANIMATION VEDIO BASED ON DIGITAL DICTIONARY Aljamaliah, S. Nailul Muna; Kesha, Cut Nabilla; Darmadi, Deden Much
Indonesian EFL Journal Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v10i1.9310

Abstract

The ease of communicating has an impact on the language used in social media, usually in influencer content on social media that can affect the practice of using Indonesian. Unknowingly, language content on social media affects language rules and new words are increasingly appearing. The formulation of the problem in this study is how is the variety of languages in social media for the preparation of animated video-based digital dictionaries? And what about the meaning of language in social media for compiling animated video-based digital dictionaries? This study aims to determine the variety of social media languages and find out the meaning of language in social media for the preparation of animated video-based digital dictionaries. This is to make it easier for readers to distinguish meaning and distinguish standard language varieties on social media. The research method used is descriptive. The data collection technique is collecting various languages through social media such as Facebook, Twitter, YouTube, and Tiktok. Data analysis techniques include data collection, making animated videos, presenting data, and drawing conclusions. The research steps include planning, implementing, and collecting reports. The results of this study are for the preparation of various languages of social media based on video animation. Based on these results will be explained in the form of qualitative descriptive.Keywords: variety of languages; social media; digital dictionary; animation video
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMODALITAS PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA KELAS V SEKOLAH DASAR Maghfiroh, Sindy; Irianto, Dede Margo; Aljamaliah, S. Nailul Muna
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.49914

Abstract

Abstract: The rapid development of technology in the era of revolution 4.0 requires the field of education to create innovations, especially in the use of learning media that utilize digital technology. The development of multimodality-based interactive learning media can be used as a variation of the use of innovative digital learning media that can actively involve students in learning to create meaningful learning, one of which is in science learning on the material of changing the form of objects in grade V elementary schools. This research uses the Design and Development (D&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) procedure. Data collection techniques are carried out through interviews, judgment experts, and questionnaires involving material expert validators, media experts, and linguists to assess the feasibility of interactive learning media as well as teachers and grade V students as users of interactive media. Due diligence results obtained from material experts 94% (Very Feasible), media experts 90.5% (Very Feasible), and linguists 78.85% (Eligible). In the trial phase, the percentage of teacher response was 79.54% (Feasible) and student response was 92.05% (Very Feasible). Based on the results of the assessment by expert validators and user responses, it can be concluded that interactive learning media based on multimodality is suitable for use in the learning process. Keyword: Design and Development Research, Learning Media, Interactive Media, ObjectTransformation. Abstrak: Perkembangan teknologi yang terjadi sangat pesat pada era revolusi 4.0 menuntut bidang pendidikan untuk menciptakan inovasi terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital. Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis multimodalitas dapat dijadikan salah satu variasi penggunaan media pembelajaran digital yang inovatif yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna, salah satunya dalam pembelajaran IPA pada materi perubahan wujud benda kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development (D&D) dengan prosedur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, judgement expert, dan angket yang melibatkan validator ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan media pembelajaran interaktif serta guru dan siswa kelas V sebagai pengguna media interaktif. Hasil uji kelayakan yang diperoleh dari ahli materi 94% (Sangat Layak), ahli media 90,5% (Sangat Layak), dan ahli bahasa 78,85% (Layak). Pada tahap uji coba diperoleh persentase respon guru 79,54% (Layak) dan respon siswa 92,05% (Sangat Layak). Berdasarkan hasil penilaian oleh validator ahli dan respon pengguna, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis multimodalitas layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Penelitian Desain dan Pengembangan, Media Pembelajaran, Media Interaktif, Perubahan Wujud Benda.
PEMANFAATAN ALGINAT PADA BATIK MALAM DINGIN MELALUI PROSES LITERASI VISUAL PENCIPTAAN MOTIF DAN CIRI KHAS KABUPATEN PANGANDARAN BAGI SISWA SD (PROGRAM SEKOLAH PROYEK KEWIRAUSAHAAN) Aljamaliah, S. Nailul Muna; Hidayah, Nurul; furnamasari, yayang furi; Kurniawati, Kurniawati; Sudarmansyah, Ranu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian kebudayaan yang bersumber pada ciri khas kedaerahan seharusnya menjadi potensi yang besar yang bisa dikembangkan di wilayah Kabupaten Pangandaran. Daerah wisata yang tidak pernah sepi pengunjung merupakan nilai tambah pemanfaatan ciri khas daerah yang dibuat sebagai media pelestarian kebudayaan yang menjadi awal terbentuknya nilai perekonomian baru di Kabupaten Pangandaran. Salah satu contoh potensi yang belum ada di Kabupaten pangandaran adalah batik khas Pangandaran. Potensi ciri khas Kabupaten Pangandaran bisa menjadi sumber penciptaan motif batik Kabupaten Pangandaran. Perkembangan motif batik dengan karakter suatu daerah merupakan salah satu potensi pengembangan motif batik yang baru (kontemporer) melalui pengembangan motif kedaerahan. Selain itu, tujuan pembuatan karya batik ini dapat menjadi sebuah ajang pengenalan ciri khas wisata dari Pangandaran sebagai salah satu alternatif buah tangan di Kabupaten Pangandaran, sekaligus juga dapat melestarikan budaya batik dalam kancah dunia industri dan pariwisata. Upaya penciptaan batik terapan dan pengembangan desain batik merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat identitas dan keunggulan industri kreatif Indonesia sekaligus upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya khususnya bagi siswa SD. Batik yang dibuat adalah batik yang ramah anak, bukan batik dengan mempergunakan malam canting yang bersifat panas yang memerlukan pengawasan orang dewasa melainkan batik dengan pemanfaatan alginat (rumput laut) yang banyak ditemui di Kabupaten Pangandaran sebagai alternatif malam dingin pembuatan batik dengan motif ciri khas Kabupaten Pangandaran. Batik alginat dengan motif ciri khas Kabupaten Pangandaran bukan hanya untuk kebutuhan dalam proses pembelajaran saja, melainkan langkah awal menuju sekolah proyek kewirausahaan sehingga bisa untuk dikembangkan menjadi sekolah percontohan usaha kreatif untuk memajukan perekonomian khususnya di Kabupaten Pangandaran bagi siswa SD.
Pengaruh Literasi Emosi terhadap Keterampilan Menulis Cerita Anak Pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar S. Nailul Muna Aljamaliah; Sumiyadi Sumiyadi; Yulianeta Yulianeta; Halimah Halimah
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4907.340-351

Abstract

This study aims to analyse the difficulties students face in developing quality children's story writing skills, particularly in relation to emotional literacy and content suitability for children's psychological development. Writing children's stories requires writers to not only master narrative techniques but also the ability to manage and reflect emotions effectively so that their writing can touch and be relevant to children. The main objective of this study is to identify the difficulties experienced by students majoring in Primary School Teacher Education (PGSD) in writing children's stories in this context and to analyse the role of emotional literacy in improving the quality of their writing. This study uses a qualitative approach involving three classes of fourth-year students as samples. Data collection was conducted through surveys, interviews, and observations of the writing process. The results of the study show that students face challenges in two main aspects: first, difficulty in choosing ideas and themes that are appropriate for children's cognitive and emotional development stages; second, challenges in integrating story elements (characters, plot, theme) into a cohesive whole. These findings consistently underline the importance of emotional literacy as a determining variable that helps students choose themes and compose stories with the appropriate emotional depth. Therefore, this study recommends the need for a holistic curriculum integration, including comprehensive training in emotional literacy and an in-depth understanding of child development psychology to improve the quality of their writing. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan menulis cerita anak yang berkualitas, khususnya terkait dengan literasi emosi dan kesesuaian konten terhadap perkembangan psikologis anak-anak. Menulis cerita anak menuntut penulis untuk tidak hanya menguasai teknik narasi, tetapi juga kemampuan untuk mengelola dan merefleksikan emosi secara efektif agar tulisan dapat menyentuh dan relevan bagi anak-anak. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan menulis cerita anak yang dialami mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam konteks tersebut dan menganalisis peran literasi emosi dalam meningkatkan kualitas penulisan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan tiga kelas mahasiswa tingkat empat sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara, dan observasi terhadap proses penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi tantangan dalam dua aspek utama: pertama, kesulitan dalam memilih ide dan tema yang sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif dan emosional anak; kedua, tantangan dalam mengintegrasikan elemen cerita (karakter, alur, tema) menjadi satu kesatuan yang kohesif. Temuan ini secara konsisten menggarisbawahi pentingnya literasi emosi sebagai variabel penentu yang membantu mahasiswa memilih tema dan menyusun cerita dengan kedalaman emosional yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi kurikulum yang holistik, mencakup pelatihan komprehensif literasi emosi dan pemahaman mendalam mengenai psikologi perkembangan anak untuk meningkatkan kualitas tulisannya.
Multiliteracy literature models: solutions for reading learning models in the covid-19 pandemic era Abidin, Yunus; Kartika Eka Putri , Rianita; Muna Aljamaliah , S. Nailul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 7 No 2 (2022): Jurnal pendidkan dasar nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v7i2.16685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model multiliterasi literatur terhadap kemampuan siswa memahami cerita dongeng bergambar pada siswa sekolah dasar. Metode kuasieksperimen digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Kota Bandung yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian produk menceritakan kembali cerita dongeng berupa zig-zag book. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model multiliterasi literatur efektif meningkatkan kemampuan siswa memahami cerita dongeng bergambar pada siswa sekolah dasar. Berdasarkan hal ini, model multiliterasi literatur dapat dijadikan model alternatif dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Model Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Berbasis Folklore dalam Membina Civic Culture Calon Guru Sekolah Dasar S. Nailul Muna Aljamaliah; Agil Nanggala; Tita Mulyati; Dinie Anggraeni Dewi; Ayu Rahmawati; Alya Rahmadiyani; Yona Wahyuningsih
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v16i2.6

Abstract

Riset ini berupaya merampungkan model PKn di perguruan tinggi berbasis folklore untuk membina civic culture calon guru sekolah dasar. Riset ini dirampungkan berbasis tradisi kualitatif dengan metode literature review dengan peneliti selaku instrumen kunci atau hidup untuk menelaah literatur yang berkaitan dengan substansi dan konsep penelitian, analisis data yaitu reduksi, display dan juga verifikasi. Hasil penelitian yaitu, pertama, model PKn di perguruan tinggi berbasis folklore untuk membina civic culture calon guru sekolah dasar, selaras dengan teori atau tradisi kewarganegaraan komunitarian, pendekatan kewarganegaraan Pancasila, lalu kapabel direalisasikan selaku civic education yang sifatnya formal, kurikuler dan teoretis juga selaku citizenship education yang sifatnya non-formal, sosio-kultural dan praktis untuk penguatan civic competence, kedua, model PKn di perguruan tinggi berbasis folklore untuk membina civic culture calon guru sekolah dasar, relevan dengan kurikulum PKn yang harus adaptif juga mengakomodir local wisdom, dan berprinsip student centered learning, maka bersifat modern, demokratis juga objektif, termasuk memuat community service dalam kerangka citizenship education selaku wahana peningkatan civic engagement mahasiswa pada pelestarian folklore, local wisdom dan kebudayaan nusantara secara sukarela dan berkualitas. Kesimpulan penelitian yaitu model PKn di perguruan tinggi berbasis folklore untuk membina civic culture bersifat integratif dan holistik, selaku titik temu atas adaptasi PKn pada modernisasi juga tanggung jawab PKn pada pelestarian kebudayaan nusantara dan habituasi civic culture pada calon guru sekolah dasar.