Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Perencanaan Fasilitas Kesehatan Berbasis Wisata Untuk Wisatawan Mancanegara Lanjut Usia di Madura Rehulina Apriyanti; Remigius Hari S; Diana Susilowati; Rina Widayanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.665 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7566

Abstract

Wisata untuk para manusia lanjut usia tentunya menjadi satu peluang bagi pariwisata khususnya di Indonesia, dimana negara kita memiliki kekayaan alam dan budaya yang dapat dinikmati oleh para wisataman mancanegara lanjut usia ini. Selain menikmati wisata alam dan budaya, terdapat iklim yang sesuai dengan kebutuhan para wisatawan mancanegara khususnya dari negara-negara belahan bumi eropa. Perencanaan fasilitas kesehatan berbasis wisata untuk para wisatawan mancanegara bertujuan agar para wisatawan mancanegara lanjut usia ini mendapatkan fasilitas yang memberikan keamanan untuk mereka dapat berwisata di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan pengambilan data primer melalui survey lapangan, pengambilan foto udara dengan drone dan pengamatan langsung di lokasi perencanaan, juga didukung oleh adanya data sekunder yang diperoleh dari riview literatur dan dari narasumber. Dari perencanaan ini diperoleh sebuah master plan desain kawasan fasilitas kesehatan berbasis wisata untuk para manusia lanjut usia yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama mereka berwisata di lokasi perencanaan.
Konsep Perancangan Berbasis Kearifan Lokal Pada Sentra Kelautan Dan Perikanan Terpadu (SKPT) Saumlaki, Maluku Agus Nugroho; Rehulina Apriyanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.523 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.9057

Abstract

Perencanaan sebuah kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) direncanakan untuk dapat menunjang kebutuhan terhadap pelayanan yang dibutuhkan oleh lokasi studi yaitu Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dimana saat ini Kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk itu diperlukan pemanfaatan dan pengelolaan laut yang mengarah pada pengembangan potensi kelautan dan perikanan dengan memanfaatkan ruang laut dan memperhatikan kelestarian, kesinambungan, interaktif, adaptif, dan partisipatif untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis dilakukan melalui tipologi bangunan tradisional yang ada di lokasi studi. Dari hasil identifikasi dan tipologi bangunan tradisional, maka bentuk atap dan ornamentnya pada rumah tanimbar yang akan digunakan untuk menjelaskan konsep Modern, Minimalis dan Local Wisdom (Kearifan Lokal)”. Hasil yang didapat pada bangunan di kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) dengan penerapan kearifan local terhadap desain memberikan citra tersendiri untuk kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT)
Pusat UMKM Situ Gitung dengan Penerapan Pendekatan Arsitektur Tropis Slameto, Purwanto Joko; Apriyanti, Rehulina; Nugroho, Agus; Haryadi, Bima; Saputra, Azas Pradana; Putri, Nurul Maezita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.16503

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini telah berkembang dengan baik, dimana sumber daya alam yang ada di Indonesia dan pengembangan sector pariwisata menyebabkan UMKM mengalami peningkatan. Dalam pengembangan UMKM yang ada di Situ Gintung sebagai Kawasan yang memiliki potensi wisata berupa situ, akan dibuat perencanaan bangunan untuk pusat UMKM yang menerapkan pendekatan arsitektur tropis pada desainnya. Arsitektur tropis adalah arsitektur yang menyesuaikan dengan kondisi iklim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melakukan pendataan dan pengamatan terhadap kebutuhan para pelaku UMKM disertai dengan melakukan observasi terhadap kondisi tapak di Situ Gintung. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah desain pusat UMKM yang disesuaikan dengan kondisi tapak dan iklim dan disesuaikan dengan aktivitas yang dibutuhkan oleh para pelaku UMKM. Penggunaan material yang tepat yang diterapkan pada desain seperti adanya secondary skin, peletakkan posisi bangunan yang disesuaikan dengan kondisi iklim pada tapak. Dari hasil perencanaan yang telah dilakukan maka menghasilkan desain yang dapat digunakan sebagai Pusat UMKM Situ Gintung.
Pendekatan Arsitektur Hi-Tech Pada Perencanaan Creative Hub di Tangerang Selatan Susanto, Remigius Hari; Apriyanti, Rehulina; Dewanda, Zahaura Feberina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.16504

Abstract

Penerapan arsitektur hi-tech dalam desain dan perencanaan pusat kreatif di Indonesia telah muncul sebagai tren yang signifikan, yang mencerminkan kemajuan teknologi yang pesat di negara ini dan semakin pentingnya mendorong inovasi dan kolaborasi. Dengan penerapan arsitektur hi-tech maka dapat menarik bakat unggul, mendorong inovasi teknologi, dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan efisien di mana para profesional kreatif dapat berkembang dan unggul. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perencanaan Creative Hub dengan penerapan pendekatan arsitektur hi-tech dalam desain dan perencanaan dan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan pendekatan ini. Dalam melaksanakan penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Penelitian kualitatif, yang berbasis pada filsafat postpositivisme, mempelajari kondisi obyek secara alamiah. Metode ini menganalisis data secara induktif atau kualitatif, dan hasilnya menekankan pentingnya generalisasi. Perencanaan Creative Hub telah menghasilkan desain yang menerapkan konsep arsitektur hi-tech sehingga pengguna pada Creative Hub ini dapat terlayani kegiatan kreatifitas yang akan dilakukan oleh pengguna. Di Creative Hub Indonesia, arsitektur hi-tech menekankan pentingnya inovasi dan modernisasi dalam industri kreatif. Hal ini dapat dilihat dari penekanan arsitektur hi-tech pada ruang inovatif dan integrasi teknologi modern dengan elemen budaya. Kata kunci:,,, ,,