Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah NOSI

Pengembangan Media Interaktif Pembelajaran Teks Eksplanasi Kompleks Siswa Kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati Tulungagung Ahmad Khoirul Mutaqin; Nur Fajar Arief; Abdul Rani
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengembangan pendidikan interaktif memberikan dua keuntungan yakni sebagai pendorong atas komunitas pendidikan  untuk lebih apresiatif, kreatif dan produktif dalam memaksimalkan proses dan hasil pendidikan. Selain itu pengembangan pendidikan juga memeberikan kesempatan kepada siswa dalam memanfaatkan segala hal yang ada baik segi materi, sarana atau pra sarana, yang dapat diperoleh dari bahan yang tidak terbatas. (Dharmawan 2015:5).Berdasarkan observasi di lapangan penerapan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran siswa kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati sangat berdampak positif. Hal ini ditunjukan dengan adanya antusiasme siswa yang terlihat di dalam proses pembelajaran ketika seorang guru meyampaikan proses pembelajaranya dengan menggunakan sebuah media pembelajaran yang interaktif.            Proses penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan, Ketepatan serta kelayakan media pembelajran interaktif menulis teks eksplanasi untuk siswa kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati Tulungagung.            Model pengembangan yang digunakan mengadapatasi model yang digagas oleh Borg & Gall. Model tersebut merupakan model prosedural sehingga harus dilakukan secara berurutan. Jenis data yang dipaparkan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif atau data verbal berupa catatan atau saran yang bersifat tertulis yang ditujukan terhadap media yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif atau  data numerik dapat diperoleh dari lembar angket kuisioner yang diberikan kepada subjek uji coba. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan ini melibatkan ahli media pembelajaran, dan juga guru sebagai aplikator atau pengguna sekaligus pelaksana lapangan atas proses pembelajaran yang dilakukan, serta siswa kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati sebagai pengguna media pembelajaran.            Pengembangan media pembelajaran interaktif teks eksplanasi kelas XI SMA telah melalui beberapa proses uji kelayakan produk mulai validasi hingga efektifitas penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan proses yang telah dilakukan maka dapat diperoleh hasil dari beberapa aspek (1) Aspek penyajian produk, produk ini disajikan dalam bentuk media pembelajaran interaktif dengan menggunakan aplikasi penayangan media pembelajaran macro media flash (2) Uji coba produk, dalam proses uji coba produk yang digunakan untuk mengetahui tingkat kebutuhan siswa diperoleh hasil lebih dari 80%. Hal ini menunjukan bahwa pengggunaan media pembelajaran yang efektif sangat diinginkan oleh siswa (3) Revisi produk, tahapan revisi produk pembelajaran dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya dari validator ahli media dan validator praktisi. Dari dua validator tersebut didapatkan bahwa media pembelajaran tersebut layak dan sangat layak untuk digunakan. (4) Efektifitas produk, tingkat efektifitas produk ditentukan berdasarkan angket yang diisi langsung oleh siswa. Dari tahapan tersebut didapatkan hasil penilaian siswa dari beberapa aspek penilaian sebesar lebih dari 90%. Berdasarkan jumlah tersebut makadapat disimpulkan bahwa media tersebut sangal layah untuk digunakan.Dari pernyataan di atas maka dapat ditemukan hasil pengkajian bahwa tingkat kebutuhan media pembelajaran interaktif teks eksplanasi kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati Tulungagung sangat singnifikan dengan kisaran prosentase sebesar 80%. Sehingga, dengan adanya pengembangan media pembelajaran ini dapat menjawab kebutuhan tersebut. Tingkat ketepatan media yang didukung dengan adanya validasi ahli dan validasi praktisi yang menempati kisaran angka diatas 75% dimana validator ahli pertama memberi skor penilaian sebesar 87% dan validator ahli memberikan penilaian sebesr 76% menyatakan bahwa media tersebut sangat layak dan layak untuk digunakan. Pemaparan tersebut juga didukung dari pemaparan validator praktisi yang yang memberikan penilaian sebesar 88% dan 93% menyatakan bahwa media pembelajaran interaktif teks eksplanasi tersebut sangat layak untuh digunakan sehingga dapat dinyatakan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif teks eksplanasi tepat untuk digunakan oleh siswa kelas XI SMA Islam Sunan Gunung Jati Tulungagung. produk pengembangan media pembelajaran interaktif ini juga sangat layak digunakan untuk pembelajaran teks eksplanasi kelas XI di SMA Islam Sunan Gunung Jati. Hal ini dinyatakan dengan adanya hasil penilian siswa atas penggunaan media pembelajaran tersebut menapati kisaran angka lebih dari 90% sehingga dapat dinyatakan bahwa media tersebut ssangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, teks eksplanasi.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMAN 1 KARANGREJO TULUNGAGUNG Chandra Herlambang; Nur Fajar Arief; Abdul Rani
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Era globalalisasi ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembagunan pendidikan yang berbasis teknologi informasi dapat memberikan keuntungan. Keuntungan terebut adalah 1) sebagai pendorong dalam lingkungan pendidikan  untuk lebih apresiatif dan produktif dalam memaksimalkan potensi pendidikan, dan 2) memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta didik dalam memanfaatkan potensi yang ada, yang dapat diperoleh dari sumber-sumber yang tidak terbatas.Hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Karangrejo, menunjukkan bahwa peserta didik sering merasa kesulitan dalam menentukan kritik ataua sindiran dalam menyusun teks anekdot. Kesulitan yang dialami peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sikap malas, kurangnya kepedulian atau perhatian peserta didik terhadap kegiatan menulis, dan kurangnya latihan. Berdasarkan hal tersebut di atas, peneliti tertarik untuk mengembangkan sebuah produk pendidikan berbentuk media pembelajaran interaktif tentang menulis teks anekdot. Pemilihan media interaktif berbasis teknologi informasi dalam materi memproduksi teks anekdot dipilih karena saat ini perkembangan teknologi sudah semakin maju, di mana handpone  pun sudah semakin canggih, sehingga peserta didik nantinya mampu mengaksesnya lewat handpone. Selain itu pada umumnya media interaktif berbasis teknologi informasi ini lebih menyenangkan dan dapat lebih diminati oleh peserta didik. Harapannya, setelah menggunakan media pembelajran interaktif berbasis teknologi informasi ini peserta didik mampu memproduksi teks anekdot sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan.Adapun tujuan pengembangan media pembelajaran ini adalah untuk mendeskripsikan kebutuhan media, mendeskripsikan pengembangan media, dan mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran menulis teks anekdot untuk peserta didik kelas X SMA N 1 Karangrejo Tulungagung.Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah model pengembangan, yaitu pola atau prosedur pengembangan yang dipaparkan secara sistematis dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam penelitian dan pengembangan (research and development). Dengan menggunakan sebuah model pengembangan maka akan memberikan kemudahan bagi peneliti dalam menyusun kerangka berpikir untuk pengembangan teori dan penelitian. Berdasarkan uraian di atas maka penelitian yang diteliti dan dikembangkan oleh peneliti adalah media pembelajaran berbasis TIK pada materi menulis teks anekdot.Proses pengembangan media pembelajaran interaktif teks anekdot pada kelas X SMAN 1 Karangrejo Tulungagung telah melalui uji kelayakan produk mulai dari validasi hingga efektifitas penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan proses yang telah dilakukan maka dapat diperoleh hasil dari beberapa aspek (1) Aspek penyajian produk, produk ini disajikan dalam bentuk media pembelajaran interaktif dengan menggunakan aplikasi penayangan media pembelajaran iSpring Sute 9,  (2) Uji coba produk, dalam proses uji coba produk yang digunakan untuk mengetahui tingkat kebutuhan peserta didik diperoleh hasil lebih dari 80%. Hal ini menunjukan bahwa pengggunaan media pembelajaran yang efektif sangat diinginkan oleh peserta didik (3) Revisi produk, tahapan revisi produk pembelajaran dilaksanakan melalui beberapa tahapan di antaranya dari validator ahli media dan validator praktisi. Dari dua validator tersebut didapatkan bahwa media pembelajaran tersebut layak untuk digunakan. (4) Efektifitas produk, tingkat efektifitas produk ditentukan berdasarkan angket yang diisi langsung oleh peserta didik. Dari tahapan tersebut didapatkan hasil penilaian peserta didik dari beberapa aspek penilaian sebesar lebih dari 85%. Berdasarkan jumlah tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media tersebut layak untuk digunakan.Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kebutuhan media pembelajaran interaktif teks anekdot pada kelas X SMAN 1 Karangrejo Tulungagung sangat singnifikan dengan kisaran prosentase sebesar 85%. Sehingga adanya pengembangan media pembelajaran interaktif ini dapat menjawab kebutuhan tersebut. Tingkat ketepatan media yang didukung dengan adanya validasi ahli dan validasi praktisi yang menempati kisaran angka di atas 75% di mana validator ahli pertama memberi skor penilaian sebesar 84,72% dan validator ahli memberikan penilaian sebesar 76,39% menyatakan bahwa media tersebut layak untuk digunakan.Kata kunci: Pengembangan, Media Interaktif Pembelajaran, Teks Anekdot
ANALISIS SOSIOLOGIS PERSEPSI PADA BAIT LAGU #2019 GANTI PRESIDEN” KARYA JOHNY ALANG ( Kajian Resepsi Sastra ) Edi Kusnariyanto; Nur Fajar Arief; Sri Wahyuni
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Analisis sosiologis dapat digunakan untuk melihat seberapa besar respon terhadap suatu sastra. Menurut Umar Janus dalam Resepsi Sastra teori resepsi sastra berkaitan dengan pendekatan pragmatik dimana peranan pembaca mendapatkan peranan utama dalam proses membaca. Dimana pembaca menjadi sentral dalam utama suatu karya sastra.Tujuan umum penelitian ini adalah analisis sosiologis persepsi pada Bait Lagu #2019 Ganti Presiden” Karya Johny Alang ( Kajian Resepsi Sastra ).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungan konteks keberadaannya. Landasan berpikir metode kualitatif adalah paradigma potivisme Max Weber, Imanuel Kant, dan Sugiyono (2009:15) menyatakan metode kualitatif di gunakan untuk meneliti objek yang alamiah. Di mana peneliti merupakan instrumen utama, sumber data di ambil dengan cara purposive dan snowball, menggunakan teknik trianggulasi (gabungan), dalam menganalisis data lebih menekannkan data yang bersifat deduktif atau induktif daripada yang bersifat generallis. Jenis penelitian ini adalah analisis teks, analisa hasil dari persepsi yang di timbulkan puisi #2019 Ganti Presiden. karena objek yang diteliti terdapat dalam jawaban dan tanggapan yang di berikan dan persepsi yang ada pada masyarakat.Resepsi sastra memberikan maksud bahwa “pembaca” merupakan komponen utama dalam karya sastra di mana pembaca bersifat katif dalam menilai atau memberikan respon terhadap karya sastra yang telah di bacanya. Ada beberapa hal yang di harapkan dari hasil membaca tersebut yaitu berupa tanggapan yang bersifat aktif dan tanggapan yang bersifat pasif, adapun tanggapan yang bersifat pasif yaitu harapan dimana pembaca dapat melihat karya sastra itu dengan pemahaman dan dapat melihat hakekat estetik yang terdapat di dalamnya. Sedangkan secara actif , yaitu sebebagimana pembaca dapat “Merealisasikannya” makadari hal tersebut dapat di berikan makna bahwa resepsi sastra memiliki jangkauan yang luas dan segalah kemungkinan-kemungkinan bagi penggunanya.Sebagai syarat terjadinya persepsi, pembaca harus mendapatkan slimulus/rangsangan melalui penginderaannya. Dalam prosesnya pembaca rangsangan penginderaan berlangsung kapan sajaPersepsi merupakan suartu proses dimana setiap manusia mendapatkan rangsangan/stimulus dari luar individu tersebut melalui pengindraan. Pengindraan tersebut dapat terjadi setiap saat sesuai dengan seberapa intens proses itu terjadi. Persepsi dapat di katakana sebgai pengorganisasian dari peristiwa dan cara menginteprestasikan stimulus yang terdapat di indra manusia karena hal tersebut merupakan respon dan tersambung dari semua sisi dalam individu (walgito,2004 :88) (1)Perhatian dan selektif (attention and selection ), (2) Organisasi (organization), (3) Interpretasi (interpretation),(4) Pencarian Kembali (Retrieval)Dalam penelitian terdapat beberapa hal yang di peroleh seperti, (1)terdapat pendapat yang mengindikasikan persepsi sejalan antara puisi #2019 Ganti Presiden dengan pendapat yang di sampaikan oleh pembaca. (2) Terdapat hubungan dua arah (dialektik) antara sastra dengan masyarakat. Hubungan dialektik harus terjadi dengan masyarakat dimana isi dalam puisi  dalam puisi ini #2019 Ganti Presiden mencoba untuk masuk kerana masyarakat. (3) Dalam penelitian juga terdapat pendapat yang mengindikasikan persepsi yang tidak sejalan, penilaian individu terjadi setelah adanya pengertian yang di dasari oleh pemahaman. Setiap individu memiliki norma dan kreteria sendiri sebelum membandingkan pengertian yang di dapatnya dan perbandingan tersebut di lakukan secara subjektif (4) Puisi #2019 Ganti Presiden merupakan puisi baru yang menggunkan genre Satire. Dan penempatan momentum yang tepat pada penciptaannya dimana puisi satire tersebut di buat dalam tahun pesta demokrasi Kata kunci: Sosiologis, Persepsi, Bait lagu, #2019 Ganti Presiden, Kajian Resepsi Sastra. 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS PERSUASI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Irfani Husnawiyah; Hasan Busri; Nur Fajar Arief
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk menghasulkan produk berupa bahan ajar menulis teks persuasi dengan model problem based instruction untuk siswa kelas VIII SMP. Bahan ajar ini telah diuji kelayakannya baik dari aspek, isi/materi, penyajian, bahasa, dan aspek kergarfikaannya. Model penelitian yang digunakan pada pengembangan ini ialah model pengembangan Reseacrh and Development (R&D) Borg & Gall. Model penelitian tersebut kemudian dimodifikasi menjadi: (1) studi pendahuluan, (1) pengumpulan data dan informasi awal, (2) pengembangan produk, dan (3) uji coba validasi produk. Berdasarkan hasil analisis uji coba produk, diperoleh skor 79% yang berarti bahan ajar tersebut berarti layak untuk diimplementasikan. Hasil validasi produk oleh ahli materi memberikan skor 80%, yang artinya produk ini layak untuk diimpelementasikan. Validasi produk oleh ahli praktisi dengan skor 79%, yang artinya produk menulis teks persuasi dengan model prolem based instruction ini layak untuk diimplementasikan. Terakhir hasil uji kelayakan kepada siswa memperoleh skor 87%, yang berarti produk ini sangat layak untuk diimplementasikan. Dari hasil uji coba tersebut dapat dinyatakan bahwa bahan ajar menulis teks persuasi dengan model problem based instruction untuk siswa kelas VIII SMP ini layak untuk diimplementasikan.Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Teks Persuasi, Problem Based Instruction.
PENGEMBANGAN EBOOK INTERAKTIF MENULIS TEKS EKSPLANASI BERBASIS GLS UNTUK SISWA KELAS XI SMAN 1 TENGGARANG BONDOWOSO Uzlifatul Jannah; Sri Wahyuni; Nur Fajar Arief
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: E-book interaktif  menulis teks eksplanasi berbasis GLS untuk siswa kelas XI SMAN 1 Tenggarang Bondowoso telah diuji kelayakannya, bertujuan membantu siswa untuk dapat menulis teks eksplanasi sesuai struktur dan kaidah kebahasaan. Pengembangan ebook interaktif ini merupakan jenis penelitian Reseacrh and Development (R&D) model pengembangan oleh Borg & Gall. Model Borg & Gall namun kemudian disederhanakan menjadi tiga tahapan pengembangan, yakni: (1) pengumpulan data dan informasi awal, (2) pengembangan media, dan (3) ujicoba validasi media.  Hasil uji coba produk dapat disimpulakan sebagai berikut. Pertama, ahli isi dan bahasa memberikan penilaian pada produk e-book interaktif dengan total persentase pada keseluruhan tiap aspek sebesar 77%, yang artinya produk e-book interaktif tergolong “layak dan dapat diimplementasikan”. Kedua, ahli media memberikan penilaian pada produk e-book interaktif dengan total persentase pada keseluruhan tiap aspek sebesar 80%, yang artinya produk e-book interaktif ini tergolong “layak dan dapat diimplementasikan”. Ketiga, ahli perencanaan dan media pembelajaran memberikan penilaian pada produk e-book interaktif dengan total persentase pada keseluruhan tiap aspek sebesar 88%, yang artinya produk e- book interaktif  juga tergolong “sangat layak dan dapat diimplementasikan”. Keempat, guru mata pelajaran bahasa Indonesia sebagai praktisi, memberikan penilaian pada produk e-book interaktif dengan total persentase pada keseluruhan tiap aspek sebesar 90%, yang artinya produk e-book interaktif tergolong “sangat layak dan dapat digunakan. Selanjutnya, analisis data hasil uji coba kelas kecil yang berjumlah 18 siswa pada kelas XI memberikan penilaian produk e-book interaktif dengan total persentase secara keseluruhan sebesar 88%, yang artinya ebook interaktif pembelajaran ini  layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Kata kunci: pengembangan, ebook, interaktif, teks eksplanasi, GLS.
Pengaruh Desain Pembelajaran Problem Terbuka dan Aktivitas Belajar Terhadap Kemampuan Membaca Cerita Fantasi Siswa Kelas VII MTsN 3 Mojokerto Anis Chusniyah Allim; Nur Fajar Arief; Abdul Rani
NOSI Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Hasil belajar Bahasa Indonesia  belum menunjukkan adanya peningkatan atau belum memenuhi KKM Bahasa Indonesia  75 yang telah ditetapkan, sehingga hal ini menjadikan suatu dorongan bagi para guru untuk lebih giat lagi mengembangkan metode dan teknik pembelajaran Bahasa Indonesia  yang sesuai dengan perkembangan pendidikan saat ini. Upaya yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran ini guna mengangkat peringkat kemampuan membaca siswa, guru perlu mengembangkan desain pembelajaran yang dapat mendorong aktivitas belajar siswa karena dengan mendorong aktivitas belajar maka siswa akan giat belajar untuk meraih apa yang telah dicita-citakan dan juga dapat meraih prestasi belajar/kemampuan membaca yang gemilang di masa depan. Solusi  yang terbaik untuk meningkatkan kemampuan membaca dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah dengan cara menerapkan desain pembelajaran yang efektif, yang mengandung arti menghendaki adanya  pembelajaran yang mengajak siswanya untuk mencapai kemampuan yang diharapkan dengan menggunakan desain pembelajaran yang menarik. Peserta didik menjadi pusat pembelajaran, kreativitas siswa berkembang dengan baik, nilai peserta didik meningkat dan menyediakan pengalaman yang beragam, dalam hal ini desain pembelajaran problem terbuka.Melalui desain problem   terbuka, guru dapat mendorong keterlibatan siswa secara langsung  yang merupakan langkah pertama dalam kegiatan belajar di kelas. Dengan demikian kualitas pelaksanaan pembelajaranan akan lebih meningkat, Selanjutnya desain pembelajaran ini dapat menggali ide-ide baru, kreatif, pengetahuan tinggi, sharing, dan sosialisasi. serta siswa diajak untuk mengembangkan improvisasi, dengan pendekatan yang bervariasi sehingga mendapat jawaban dari siswa yang beragam. sehingga melalui penerapan desain problem terbuka akan meningkatkan aktivitas belajar yang akan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa.Kata kunci : Desain Pembelajaran Problem Terbuka, Aktivitas Belajar dan Kemampuan Membaca Cerita Fantasi
PENGARUH TEKNIK CATATAN TERSTRUKTUR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SRENGAT TAHUN AJARAN 2019/2020 Didin Milam Jamsari; Hasan Busri; Nur Fajar Arief
NOSI Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Catatan terstruktur adalah suatu teknik yang digunakan dalam pembelajaran yakni memandu siswa membuat catatan atau bagan yang lebih efektif. Teknik ini menggunakan penyusunan bagan, alat untuk menyampaikan ide dan informasi. Penyusunan bagan memberikan siswa landasan visual untuk mencatat mengenai hal apa saja yang penting menurut mereka dan memberi struktur pada catatan siswa. Hal tersebut menjadi manfaat untuk acuan mengembangkan suatu paragraf. Catatan terstruktur merupakan teknik yang bagus digunakan dalam pembelajaran terutama pada keterampilan menulis. Penggunaan teknik atau strategi sangatlah penting dalam pembelajaran termasuk efektifnya menggunakan teknik catatan terstruktur atau pun teknik yang lain. Dengan banyaknya inovasi guru pada saat pembelajaran perlu adanya praktik dalam menyelenggarakan teknik maupun strategi belajar dalam pembelajaran di kelas.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design karena populasi yang diteliti memiliki kemampuan yang berbeda, tetapi rentangnya masih sama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Srengat.Hasil analisis data pretest dan posttest kelas eksperimen dan kontrol menggunakan SPSS 16.0 dapat dilihat hasil perhitungan thitung (th) sebesar –4,058 dengan df 54. Berdasarkan taraf signifikasi 5% dan df 54 diperoleh ttabel (ttb) sebesar 2,000. Berdasarkan perhitungan tersebut thitung (th) < ttabel (ttb) atau -4,058 < 2,000. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis nihil (H0)  yang menyatakan teknik  catatan  terstruktur tidak berpengaruh terhadap  keterampilan  menulis  teks  berita pada  siswa  kelas  VIII SMP Negeri 3 Srengat ditolak. Sementara itu, hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan teknik  catatan  terstruktur  berpengaruh terhadap  keterampilan  menulis  teks  berita  pada  siswa  kelas  VIII SMP Negeri 3 Srengat diterima.Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah seluruh siswa  kelas  VIII  SMP  Negeri  3  Srengat  Blitar tahun  ajaran 2019/2020. Jumlah  siswa  kelas VIII 227 siswa.  Sedangkan  sampel  dalam  penelitian  ini  diambil  dengan  teknik Probability Sampling menggunakan Random  Sampling. Pada penelitian  ini  kelas  VIII E digunakan sebagai  kelas  eksperimen, sedangkan kelas  VIII  B  digunakan sebagai  kelas  kontrol. Adapun kelas uji coba adalah kelas VIII A.Teknik  analisis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah menggunakan uji-t  untuk melihat  perbedaan  mean  dari  kedua  kelompok. Sebelum  melakukan  uji-t,  dilakukan  uji  normalitas  dan  uji  homogenitas. Kata kunci: Pengaruh,  Teknik  catatan  terstruktur,  Keterampilan  menulis,  Teks  berita
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS STRATEGI BELAJAR AFEKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS FABEL SISWA KELAS VIII SMP PGRI 01 WAGIR MALANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Istika Novitasari; Hasan Busri; Nur Fajar Arief
NOSI Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Seorang guru di tuntut memahami dan memiliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan di dalam kelas. Strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru di dalam kelas dapat membantu memudahkan peserta didik dalam menerima dan memahami sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah disepakati bersama untuk dapat melaksanakan tugasnya.               Beragam teks yang di disajikan pada pernbelajaran kelas VIII SMP/MTS diharapkan rnampu menggugah siswa untuk berfikir kritis dan kreatif, akan tetapi teks bacaan yang disediakan pada bahan ajar Kemendikbud maupun buku pendamping lain masih bersifat universal untuk semua jenjang sekolah rnenengah pertama. Bacaan yang disediakan yang disediakan pada buku teks siswa belum mencerminkan, rnasih sulit ditangkap maknanya oleh karena itu diperlukan bahan ajar yang sekiranya memiliki kesamaan dengan permasalahan yang disesuaikan dengan konteks keseharian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif tentang bagaimana pengaruh penggunaan bahan ajar menulis teks fabel berbasis strategi belajar afektif untuk siswa kelas VIII SMP.               Strategi afektif adalah tindakan yang mengacu pada perasaan, sikap motivasi, dan nilai. Strategi-strategi afektif meliputi tiga rangkain strategi, yaitu: mengendalikan emosi, mengurangi ketegangan, dan mendorong diri.Penelitian ini dilaksanakan pada seluruh siswa kelas VIIIC berjumlah 31 siswa SMP PGRI 01 Wagir Malang. Hasil data dalam penelitian ini adalah hasil pretes dan postes. Hasil data penelitian sebelum menggunakan bahan ajar berbasis strategi belajar afektif, nilai peserta didik di bawah rata-rata yaitu 62,58 termasuk dalam kategori yang kurang. Sedangkan dari hasil postes setelah diterapkan strategi belajar afektif nilai peserta didik dapat dilihat dari rata-rata 83,55 termasuk dalam kategori yang baik. Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum menggunakan strategi belajar afektif (pretes) dan sesudah menggunakan strategi belajar afektif (postes). Karena harga t-statistik=8.381> t-tabel 2,042, maka terdapat perbedaan yang signifikan anatara pretes dan postes.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi belajar afektif dalam pembelajaran menulis teks fabel pada peserta didik kelas VIIIC SMP PGRI 1 Wagir Malang Tahun ajaran 2018/2019 dapat dikatakan efektif.Kata kunci: Strategi belajar, afektif, Menulis, teks fabel.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK TEKS EKSPOSISI DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF PRODUKTIF UNTUK SISWA KELAS X SMK BIDANG KEAHLIAN PERHOTELAN Emy Zuroidah; Nur Fajar Arief; Mochtar Data
NOSI Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mendefinisikan kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan pada bahan ajar teks eksposisi yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, (2) merancang bahan ajar teks eksposisi sesuai kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, (3) menghasilkan bahan ajar teks eksposisi sesuai kebutuhan siswa SMK bidang keahlian perhotelan yang layak dari aspek isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan, dan (4) mengetahui efektivitas bahan ajar elektronik teks eksposisi kelas X SMK bidang keahlian perhotelan.            Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 4-Model. Model ini terdiri dari tiga tahap yaitu (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan. Uji validasi dilakukan dengan meminta penilaian dari ahli materi bahasa Indonesia, ahli pengembangan bahan ajar, dan praktisi. Sementara itu, uji coba dilakukan pada 26 siswa kelas X SMK Sahid Surakarta bidang keahlian perhotelan            Hasil uji coba menunjukkan peningkatan hasil belajar pada empat kompetensi dasar yang diujicobakan. Selisih rata-rata nilai pretes dan postes pada kompetensi dasar 3.3 yaitu 7,962. Nilai rata-rata pretes dan postes pada kompetensi dasar 3.4 memiliki selisih 7,077. Pada kompetensi dasar 4.3, selisih rata-rata nilai pretes dan postes sebesar 5,615. Sementara itu, pada kompetensi 4.4 terjadi peningkatan antara rata-rata nilai pretes dengan rata-rata nilai postes sebesar 11,50 pada 22 siswa dan empat sisanya memiliki nilai yang sama antara pretes dan postes. Kesemua hasil di atas menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar elektronik teks ekposisi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK bidang keahlian perhotelan.            Berdasarkan hasil pengembangan peneliti mengajukan beberapa saran pemanfaatan. Pertama, guru harus mempertimbangkan ketersediaan perangkat penunjang seperti gawai dan sambungan internet untuk dapat menggunakan bahan ajar elektronik ini. Ketiadaan perangkat penunjang ini akan membuat pengalaman belajar menjadi berkurang. Kedua, strategi kreatif-produktif  sangat mungkin untuk diterapkan pada teks-teks lainnya terutama kompetensi dasar yang memiliki tujuan akhir agar siswa mampu menghasilkan produk. Kompetensi dasar yang sifatnya hanya memberikan pemahaman membutuhkan adaptasi tersendiri. Ketiga, bahan ajar ini disusun berdasarkan analisis kebutuhan pada satu sekolah sehingga penerapan pada sekolah lain membutuhkan penyesuaian lebih lanjut. Kata kunci: bahan ajar, teks eksposisi, strategi kreatif-produktif, SMK, perhotelan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS VII MTs HASYIM ASY’ARI BATU Andriadin Andriadin; Nur Fajar Arief; Hasan Busri
NOSI Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Banyak petuah mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia, buku adalah jalan pembuka untuk ilmu pengetahuan karena dengan buku kita mampu mengetahui hal yang belum kita ketahui menjadi kita ketahui. Buku merupakan sekumpulan kertas yang berisi informasi, sekumpulan informasi itu apabila memuat sesuatu ilmu tertentu dinamakan materi, tak terkecuali di dunia pendidikan. Buku merupakan komponen penting dalam proses belajar mengajar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar teks deskripsi dengan menggunakan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII. Produk yang akan dihasilkan dalam penelitian ini adalah materi bahan ajar berbentuk buku. Setelah adanya peengembangan bahan ajar, siswa diharaapkan mampu menduukung progrram pembelajaran pada teks deskripsi.Model pengembangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan model 4D. Model pengembangan 4-D terdiri dari empat tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4-P (model 4-P), yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan, yaitu pada pedoman wawancara, lembar validasi, dan angket respon siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskripsi kualitatif dan kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan saintifik bahan ajar teks deskripsi dapat menambah pemahaman, pengetahuan, dan wawasan yang lebih luas tentang materi teks deskripsi dengan aktivitas belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Dari hasil validasi ahli materi menunjukan nilai 85% hal ini berarti bahan ajar layak diimplementasikan dengan sedikit revisi. Angket yang digunakan dalam menilai kegrafikan bahan ajar 22 butir pernyataan yang harus diisi oleh ahli rancangan dan model pembelajaran setelaah membaca buku ajar yang  sudah diberikan oleh pengajar. Bahan ajar yang dikembangkan dapat disiimpulkan persentase 87% menunjukkan bahwa bahan ajar cukup valid dan perlu adanya revisi. Setelah bahan ajar ini dinyatakan valid oleh validasi ahli dan praktisi, selanjutnya buku ajar Mari Belajar Kreatif Dengan Teks Deskripsi diujicobakan kepada siswa dan divalidasi dengan menggunakan angket respon siswa terhadap pembelajaran bahasa Indonesia pada materi teks deskripsi. Dari hasil analisis angket respon siswa 87% siswa sangat setuju bahasa yang digunakan dalam buku mari belajar kreatif dengan teks deskripsi. Dalam penelitian ini dikembangkan bahan ajar teks deskripsi dengan menggunakan pendekatan saintifik yang valid dan efektif. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan pengembangan 4-P, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Dari hasil analisis angket respon guru diperoleh nilai 85,1% hal ini menunjukan bahwa bahan ajar layak diimplementasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia khususnya teks deskripsi.