Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI Ronny Sutanto; Hilda Muliana; Sabda Wahab; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.101

Abstract

Penggunaan pengobatan tradisional dan alternatif non-medis masih dominan di masyarakat pedesaan, termasuk Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI, dipengaruhi oleh faktor budaya, kepercayaan, dan keterbatasan akses layanan kesehatan formal. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan literasi hukum menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko kesehatan serta implikasi hukum akibat praktik pengobatan yang tidak aman dan tidak berizin. Oleh karena itu, edukasi terpadu berbasis kesehatan masyarakat dan hukum kesehatan menjadi strategi preventif yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis community empowerment. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan desa. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta penggunaan media visual dan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, disertai pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 42%, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko kesehatan dan aspek hukum pengobatan tradisional dan alternatif non-medis. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya keamanan, legalitas praktik, dan perlindungan hak pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis Health Belief Model dan hukum kesehatan preventif efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran hukum masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan perlindungan kesehatan berbasis komunitas.
Analisis Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Resep di Puskesmas Lubuk Bintialo Tahun 2025 Hilda Muliana; Gita Sopianti; Sabda Wahab; Yovi Pranata; Nia Azzahra
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2558

Abstract

Pelayanan resep merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang berperan dalam menjamin keselamatan pasien dan mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien serta pengaruh dimensi kualitas pelayanan resep berdasarkan model SERVQUAL terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Lubuk Bintialo Kecamatan Batang Hari Leko Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang menerima pelayanan resep sebanyak 2.542 pasien, dengan sampel 94 responden yang ditentukan menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi tangible, assurance, reliability, empathy, dan responsiveness, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan pasien. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SMART PLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangible (0.002), reliability (0.004), dan responsiveness (0.004) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan assurance (0.843) dan empathy (0.245) berpengaruh positif namun tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kepuasan pasien pelayanan resep di Puskesmas Lubuk Bintialo terutama dipengaruhi oleh bukti fisik pelayanan, keandalan, dan daya tanggap petugas, sehingga peningkatan aspek tersebut perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kefarmasian.
Edukasi DAGUSIBU sebagai Strategi Peningkatan Literasi Pengelolaan Obat Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Tanjung Lubuk Hilda Muliana; Ronny Sutanto; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.106

Abstract

Pengelolaan obat rumah tangga yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat, kegagalan terapi, keracunan, resistensi antibiotik, serta pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga melalui edukasi DAGUSIBU di Desa Tanjung Lubuk. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta dan dilaksanakan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet edukasi. Materi yang disampaikan meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan desain pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 ± 11,2 sebelum edukasi menjadi 83,7 ± 8,6 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 25,3 poin atau 43,3%. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 21,7% menjadi 78,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 26,1% menjadi 2,1%. Penurunan simpangan baku dari 11,2 menjadi 8,6 juga menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi menjadi lebih merata. Secara deskriptif, hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU melalui pendekatan interaktif dan media leaflet menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan ini dapat dikembangkan sebagai strategi promotif dan preventif berbasis masyarakat untuk mendukung terbentuknya keluarga yang mampu menggunakan dan mengelola obat secara rasional, aman, dan bertanggung jawab.
Penyuluhan Dan Pembagian Suplemen Zat Besi Kepada Santriwati Kelas 7 Mts Nurul Falah Hilda Muliana; Helena Oktapiani; Niken Diastami; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman kesehatan terhadap remaja putri sebagai calon ibu di Indonesia sebagian belum memahami dengan baik. Fakta ini seringkali mengarah pada diagnosis anemia pada remaja putri atau kekurangan zat besi. Dalam beberapa situasi, remaja putri sering mengalami kurangnya energi dan kelelahan, konsentrasi dan kinerja belajar menurun. Oleh karena itu pentingnya dilakukan sosialisasi bagi santriwati untuk mencegah terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi anemia dan efektivitas suplementasi pada santriwati kelas 7 Mts Nurul Falah. Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan meliputi penyampaian informasi melalui penyuluhan dan dilanjutkan sesi tanya jawab. Setelah penyuluhan, dilakukan pembagian suplemen zat besi kepada santriwati yang membutuhkan. Di antara 118 santriwati yang telah dilakukan pengukuran kadar Hb, diantaranya terdapat 43 santriwati yang mengalami anemia sedang dan 14 santriwati lainya yang mengalami anemia ringan. Anemia lebih banyak terjadi pada kelompok usia 14-15 tahun. Prevalensi anemia sedang pada santriwati kelas 7 di Mts Nurul Falah sebesar 36,4%. Maka, dilakukan pemberian tablet tambah darah agar kasus anemia mengalami penurunan.
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Usaha Penjualan Puding Ubi Ungu Nia Azzahra; Anggy Utama Putri; Yovi Pratama; Rara Verna Anatasya; Ananda Adelia Putri; Utari Ramadhani; Despan Dinata; Mia Enjelina; Sariyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di kalangan mahasiswa, yang berperan sebagai generasi penerus bangsa. Dalam konteks ini, artikel ini membahas inisiatif penjualan puding ubi ungu sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memberikan alternatif camilan sehat bagi masyarakat. Puding ubi ungu, yang kaya akan nutrisi dan antioksidan, tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat. Melalui proses produksi dan pemasaran yang terencana, mahasiswa dapat menerapkan teori kewirausahaan yang telah dipelajari, serta berinovasi dalam menciptakan produk yang menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga, meningkatkan kreativitas, dan berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Selain itu, artikel ini juga mengupas manfaat kesehatan dari puding ubi ungu, cara pengolahannya, dan strategi pemasaran yang diterapkan. Dengan demikian, usaha ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.
Penyuluhan dan pelayanan Pemeriksaan Gratis  Penyakit Tidak Menular Di Desa Talang Bulang Nia Azzahra; Amanda; Fina Aulia; Amanda Mirna Putri; Evin Niarsi Hilendra; Dhea Octavia; Diah Ayu Setiani; Dwi Putri Prawita Sari; Arifah Risanti; Nur Hidayati; Jaka Aldi; Ambrina Rosyadah; Helfy Alfiana; Ari Handayani; Bella Puspa Viraningrum; Dela Marsela; Desna Sulistiyawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i1.92

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kader Bangsa melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Talang Bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PTM, mendorong perilaku hidup sehat, serta memberikan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah desa, survei kebutuhan masyarakat, penyusunan materi edukasi, dan penyediaan alat kesehatan. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi pola hidup sehat, serta pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan konsultasi medis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dengan partisipasi sebanyak 65 orang, mayoritas perempuan. Penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terkait risiko dan pencegahan PTM, sedangkan hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya kasus tekanan darah tinggi (18%), kadar gula darah tinggi (4%), dan overweight/obesitas (35%). Temuan ini mengindikasikan perlunya program lanjutan dalam pembinaan pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan bagi mahasiswa sebagai bentuk implementasi keilmuan. Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat di Desa Talang Bulan melalui kolaborasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan.
Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Dengan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Militus Di Puskesmas Pendopo Hilda Muliana; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.97

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, sehingga diperlukan edukasi efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap pengelolaan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelayanan informasi obat menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien DM di Puskesmas Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung berbasis leaflet dengan pendekatan pre-test dan post-test kepada pasien DM yang aktif berobat, mampu membaca Bahasa Indonesia, dan dalam kondisi stabil. Edukasi diberikan secara tatap muka selama 10–15 menit dengan sesi tanya jawab, lalu tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan pasien setelah intervensi; rata-rata skor pengetahuan tentang obat oral meningkat dari 6,73 menjadi 9,00, tentang insulin dari 2,74 menjadi 4,64, dan kombinasi keduanya dari 8,86 menjadi 14,07, dengan p-value 0,000 pada semua kategori. Sebelum intervensi, tingkat pemahaman pasien terhadap aspek seperti interaksi obat dan penyimpanan insulin masih rendah, namun setelah diberikan leaflet, lebih dari 90% peserta dapat menjawab dengan benar pada hampir semua indikator. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelayanan informasi obat dengan media leaflet secara efektif meningkatkan pemahaman pasien tentang manajemen pengobatan DM. Kesimpulannya, edukasi berbasis leaflet merupakan strategi sederhana, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan pengetahuan pasien DM di layanan kesehatan primer.
Edukasi Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Aman Di Desa Talang Bulang, PALI Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.98

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan obat yang tidak tepat masih menjadi masalah serius di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Tingginya praktik swamedikasi serta kurangnya edukasi tentang manajemen obat menyebabkan risiko terhadap kesehatan individu dan pencemaran lingkungan.  Penyimpanan dan penggunaan obat harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan batas penggunaan setelah dibuka (Beyond Use Date/BUD), di Desa Talang Bulang pemahaman tentang BUD masih rendah. Penting menjaga kualitas obat dengan penyimpanan dan penggunaan yang tepat serta membuang obat yang melewati Expired Date atau Beyond Use Date secara benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan dan penyimpanan obat yang aman melalui pendekatan edukatif berbasis program Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat dengan Benar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, simulasi praktik penyimpanan dan pembuangan obat, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 21 Februari 2025 di Balai Desa Talang Bulang dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami jenis obat, batas waktu penggunaan, serta cara penyimpanan dan pembuangan yang benar. Edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat, bahkan pada kelompok dengan latar belakang pendidikan dasar. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan kolaborasi antara tenaga kefarmasian, pemerintah desa, dan institusi pendidikan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam pengelolaan obat.
Edukasi DAGUSIBU sebagai Strategi Peningkatan Literasi Pengelolaan Obat Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Tanjung Lubuk Hilda Muliana; Ronny Sutanto; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.106

Abstract

Pengelolaan obat rumah tangga yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat, kegagalan terapi, keracunan, resistensi antibiotik, serta pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga melalui edukasi DAGUSIBU di Desa Tanjung Lubuk. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta dan dilaksanakan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian leaflet edukasi. Materi yang disampaikan meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan desain pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 ± 11,2 sebelum edukasi menjadi 83,7 ± 8,6 setelah edukasi, dengan peningkatan sebesar 25,3 poin atau 43,3%. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 21,7% menjadi 78,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 26,1% menjadi 2,1%. Penurunan simpangan baku dari 11,2 menjadi 8,6 juga menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi menjadi lebih merata. Secara deskriptif, hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU melalui pendekatan interaktif dan media leaflet menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan obat rumah tangga. Kegiatan ini dapat dikembangkan sebagai strategi promotif dan preventif berbasis masyarakat untuk mendukung terbentuknya keluarga yang mampu menggunakan dan mengelola obat secara rasional, aman, dan bertanggung jawab.
Pola Pengobatan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Antihipertensi pada Pasien Lanjut Usia Hilda Muliana; Nia Azzahra; Fisat Dewa Adil
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai dimasyarakat dan terus menerus mengalami peningkatan kasus hipertensi akibat pola hidup yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis pola pengobatan dan tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi pada pasien lanjut usia. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, dilaksanakan di Puskesmas Sekarjaya, Kabupaten OKU, pada periode Mei sampai Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antihipertensi masih tergolong rendah, dengan 41 responden (82%) menunjukkan kepatuhan rendah, sementara 9 responden (18%) menunjukkan kepatuhan sedang. Pada klasifikasi hipertensi responden, ditemukan bahwa sebanyak 27 responden (54%) mengalami hipertensi tingkat 1,14 responden (28%) berada pada kategori pra-hipertensi, dan 9 responden (18%) mengalami hipertensi tingkat 2. Hasil analisis menunjukkan p-value sebesar 0,361, yang mengindikasikan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat kepatuhan dalam konsumsi obat antihipertensi dengan tekanan darah responden di Puskesmas Sekarjaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ditemukan adanya faktor yang mempengaruhi secara signifikan tingkat kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antihipertensi terhadap tekanan darah pada pasien di Puskesmas Sekarjaya.