Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Rumbai (Baccaurea dulkis Muell.Arg) Terhadap Bakteri (Staphylococcus aureus) Azzahra, Nia; Hardiyanti, Trirahmi; Purnama, Purnama; Zulfiawan, Zulfiawan
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v9i2.541

Abstract

Daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) salah satu bagian tumbuhan yang berkhasiat untuk mengobati infeksi kulit. Berdasarkan hasil penelitian uji daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) mengandung senyawa kimia yaitu Flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa tersebut diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental.Daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) diekstraksi dengan etanol 96%. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur daerah hambat pada berbagai konsentrasi ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Variasi konsentrasi ekstrak etanol daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) yang digunakan yaitu 25% b/v, 50% b/v, 75% b/v, 100% b/v. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji one way Annova.Hasil uji one way Annova menunjukkan ekstrak etanol dauan daun rambai (Baccaurea dulkis Muell.Arg.) memiliki perbedaan rata-rata daerah hambat yang signifikan pada berbagai konsentrasi ditandai dengan nilai F hitung 48.667>3,48 Konsentrasi yang paling efektif sebagai antibakteri pada konsentrasi 100% dengan rata-rata daerah hambat 19.0 mm termasuk dalam kategori antibakteri kuat. Kata kunci : Antibakteri, Baccaurea dulkis Muell.Arg ,Staphylococcus aureus
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pasien Rawat Jalan RSUD Siti Fatimah Menggunakan Metode MMAS-8 Muliana, Hilda; Livia, Sinta; Azzahra, Nia; Sutanto, Ronny
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1857

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi serius apabila pasien tidak patuh terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD Siti Fatimah. Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 139 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >40 tahun (94,2%), perempuan (51,8%), dan berpendidikan tinggi (44,6%). Tingkat kepatuhan pasien didominasi kategori sedang (69,8%), sedangkan 30,2% termasuk kategori rendah, tanpa ada yang mencapai kepatuhan tinggi. Analisis per item MMAS-8 memperlihatkan sebagian besar pasien sering lupa minum obat (75%), menghentikan obat tanpa konsultasi (82,7%), serta merasa terganggu dengan konsumsi obat harian (76,3%). Temuan ini menegaskan bahwa kepatuhan pasien masih suboptimal dan berpotensi menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko komplikasi. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya strategi intervensi berbasis edukasi rutin, dukungan keluarga, serta reminder teknologi sederhana untuk meningkatkan kepatuhan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan data dasar kepatuhan pasien hipertensi di RSUD Siti Fatimah sebagai acuan perancangan program peningkatan kualitas layanan dan efektivitas terapi antihipertensi.
Analysis of Community Knowledge, Practices, and Perceptions Regarding the Management of Leftover, Damaged, and Expired Medicines in Tegal Sari Village Azzahra, Nia; Wati, Indhika Tyas; Pranata, Yovi; Muliana, Hilda; Sabda Wahab
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2023

Abstract

Medicines play an important role in maintaining and restoring public health. However, limited knowledge and improper management can cause various problems, such as the accumulation of leftover medicines, the use of expired medicines, and the disposal of medicines that does not comply with regulations. This study aims to evaluate the level of knowledge, actions, and perceptions of the community regarding the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village, Belitang II District, East Ogan Komering Ulu Regency in 2025. This study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. A total of 86 respondents were selected using purposive sampling. The research instrument was a structured questionnaire that assessed the level of knowledge, actions, and perceptions of the community. Data analysis was performed descriptively and analytically using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to test the relationship between variables. The study showed a significant relationship between the variables of knowledge, actions, and perceptions of the community regarding the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village in 2025 with a p-value <0.05. Conclusion there is a significant relationship between knowledge, actions, and public perception and the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village. Although the respondents' knowledge and actions were in the good category, medicine management practices were still not fully in accordance with standards. Educational interventions and the provision of medicine disposal facilities are needed to improve safe medicine management behavior.
Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI Ronny Sutanto; Hilda Muliana; Sabda Wahab; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.101

Abstract

Penggunaan pengobatan tradisional dan alternatif non-medis masih dominan di masyarakat pedesaan, termasuk Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI, dipengaruhi oleh faktor budaya, kepercayaan, dan keterbatasan akses layanan kesehatan formal. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan literasi hukum menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko kesehatan serta implikasi hukum akibat praktik pengobatan yang tidak aman dan tidak berizin. Oleh karena itu, edukasi terpadu berbasis kesehatan masyarakat dan hukum kesehatan menjadi strategi preventif yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis community empowerment. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan desa. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta penggunaan media visual dan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, disertai pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 42%, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko kesehatan dan aspek hukum pengobatan tradisional dan alternatif non-medis. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya keamanan, legalitas praktik, dan perlindungan hak pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis Health Belief Model dan hukum kesehatan preventif efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran hukum masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan perlindungan kesehatan berbasis komunitas.
Edukasi Pengelolaan Obat Rumah Tangga Mencegah Obat Rusak dan Kedaluwarsa Desa Celikah Nia Azzahra; Devita Devita; Elsa Indriyani; Evi Susanti; Fetrilia Fetrilia; Dia Ayu Lestari; Dina Marlina; Hidayah Dwi Nabila; Intan Nuraini; Intan Permata Sari; Liza Lestari; M Joy Farid Irawan; M Nabil Rahmatullah; Rachel Anastasia
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i2.1262

Abstract

Improper drug storage and disposal practices at the household level remain a public health problem. In Celikah Village, drugs are still found to be stored without regard for temperature, humidity, and expiration dates. This condition has the potential to pose health risks and environmental pollution due to the use of damaged or expired drugs. This community service activity aims to increase community knowledge and awareness regarding the correct management of household drugs based on the principle of Obtain, Use, Store, and Dispose of Drugs Properly (DAGUSIBU). The activity was carried out by students of the Community Service Program (KKN) of Kader Bangsa University, targeting 30 housewives and village health cadres. The implementation method included preparation, coordination with the village government and health workers, preparation of educational materials, and implementation of counseling through lectures, interactive discussions, and distribution of leaflets. Evaluation of the activity was carried out through observation and a question and answer session to assess participants' understanding of the material provided. The activity began with participation in a toddler posyandu (integrated health post) and continued with the delivery of material on how to obtain, use, store, and dispose of drugs safely and rationally. The results of the activity showed that before the education, there were still drug storage habits that did not meet standards. After the activity, participants were able to recognize the signs of damaged and expired medications and understand the importance of proper medication storage. This activity contributed to increasing public awareness as a preventative measure to prevent the use of inappropriate medications.
Penyuluhan Dan Pembagian Suplemen Zat Besi Kepada Santriwati Kelas 7 Mts Nurul Falah Hilda Muliana; Helena Oktapiani; Niken Diastami; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman kesehatan terhadap remaja putri sebagai calon ibu di Indonesia sebagian belum memahami dengan baik. Fakta ini seringkali mengarah pada diagnosis anemia pada remaja putri atau kekurangan zat besi. Dalam beberapa situasi, remaja putri sering mengalami kurangnya energi dan kelelahan, konsentrasi dan kinerja belajar menurun. Oleh karena itu pentingnya dilakukan sosialisasi bagi santriwati untuk mencegah terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi anemia dan efektivitas suplementasi pada santriwati kelas 7 Mts Nurul Falah. Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan meliputi penyampaian informasi melalui penyuluhan dan dilanjutkan sesi tanya jawab. Setelah penyuluhan, dilakukan pembagian suplemen zat besi kepada santriwati yang membutuhkan. Di antara 118 santriwati yang telah dilakukan pengukuran kadar Hb, diantaranya terdapat 43 santriwati yang mengalami anemia sedang dan 14 santriwati lainya yang mengalami anemia ringan. Anemia lebih banyak terjadi pada kelompok usia 14-15 tahun. Prevalensi anemia sedang pada santriwati kelas 7 di Mts Nurul Falah sebesar 36,4%. Maka, dilakukan pemberian tablet tambah darah agar kasus anemia mengalami penurunan.
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Usaha Penjualan Puding Ubi Ungu Nia Azzahra; Anggy Utama Putri; Yovi Pratama; Rara Verna Anatasya; Ananda Adelia Putri; Utari Ramadhani; Despan Dinata; Mia Enjelina; Sariyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan aspek krusial dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di kalangan mahasiswa, yang berperan sebagai generasi penerus bangsa. Dalam konteks ini, artikel ini membahas inisiatif penjualan puding ubi ungu sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memberikan alternatif camilan sehat bagi masyarakat. Puding ubi ungu, yang kaya akan nutrisi dan antioksidan, tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan makanan sehat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat. Melalui proses produksi dan pemasaran yang terencana, mahasiswa dapat menerapkan teori kewirausahaan yang telah dipelajari, serta berinovasi dalam menciptakan produk yang menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga, meningkatkan kreativitas, dan berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Selain itu, artikel ini juga mengupas manfaat kesehatan dari puding ubi ungu, cara pengolahannya, dan strategi pemasaran yang diterapkan. Dengan demikian, usaha ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.
Penyuluhan dan pelayanan Pemeriksaan Gratis  Penyakit Tidak Menular Di Desa Talang Bulang Nia Azzahra; Amanda; Fina Aulia; Amanda Mirna Putri; Evin Niarsi Hilendra; Dhea Octavia; Diah Ayu Setiani; Dwi Putri Prawita Sari; Arifah Risanti; Nur Hidayati; Jaka Aldi; Ambrina Rosyadah; Helfy Alfiana; Ari Handayani; Bella Puspa Viraningrum; Dela Marsela; Desna Sulistiyawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i1.92

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kader Bangsa melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Talang Bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PTM, mendorong perilaku hidup sehat, serta memberikan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah desa, survei kebutuhan masyarakat, penyusunan materi edukasi, dan penyediaan alat kesehatan. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi pola hidup sehat, serta pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan konsultasi medis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dengan partisipasi sebanyak 65 orang, mayoritas perempuan. Penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terkait risiko dan pencegahan PTM, sedangkan hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya kasus tekanan darah tinggi (18%), kadar gula darah tinggi (4%), dan overweight/obesitas (35%). Temuan ini mengindikasikan perlunya program lanjutan dalam pembinaan pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan bagi mahasiswa sebagai bentuk implementasi keilmuan. Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat di Desa Talang Bulan melalui kolaborasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan.
Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Dengan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Militus Di Puskesmas Pendopo Hilda Muliana; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.97

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, sehingga diperlukan edukasi efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap pengelolaan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelayanan informasi obat menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien DM di Puskesmas Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung berbasis leaflet dengan pendekatan pre-test dan post-test kepada pasien DM yang aktif berobat, mampu membaca Bahasa Indonesia, dan dalam kondisi stabil. Edukasi diberikan secara tatap muka selama 10–15 menit dengan sesi tanya jawab, lalu tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan pasien setelah intervensi; rata-rata skor pengetahuan tentang obat oral meningkat dari 6,73 menjadi 9,00, tentang insulin dari 2,74 menjadi 4,64, dan kombinasi keduanya dari 8,86 menjadi 14,07, dengan p-value 0,000 pada semua kategori. Sebelum intervensi, tingkat pemahaman pasien terhadap aspek seperti interaksi obat dan penyimpanan insulin masih rendah, namun setelah diberikan leaflet, lebih dari 90% peserta dapat menjawab dengan benar pada hampir semua indikator. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelayanan informasi obat dengan media leaflet secara efektif meningkatkan pemahaman pasien tentang manajemen pengobatan DM. Kesimpulannya, edukasi berbasis leaflet merupakan strategi sederhana, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan pengetahuan pasien DM di layanan kesehatan primer.
Edukasi Masyarakat Tentang Penyimpanan Dan Penggunaan Obat Yang Aman Di Desa Talang Bulang, PALI Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.98

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan obat yang tidak tepat masih menjadi masalah serius di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Tingginya praktik swamedikasi serta kurangnya edukasi tentang manajemen obat menyebabkan risiko terhadap kesehatan individu dan pencemaran lingkungan.  Penyimpanan dan penggunaan obat harus memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan batas penggunaan setelah dibuka (Beyond Use Date/BUD), di Desa Talang Bulang pemahaman tentang BUD masih rendah. Penting menjaga kualitas obat dengan penyimpanan dan penggunaan yang tepat serta membuang obat yang melewati Expired Date atau Beyond Use Date secara benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penggunaan dan penyimpanan obat yang aman melalui pendekatan edukatif berbasis program Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat dengan Benar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, simulasi praktik penyimpanan dan pembuangan obat, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 21 Februari 2025 di Balai Desa Talang Bulang dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami jenis obat, batas waktu penggunaan, serta cara penyimpanan dan pembuangan yang benar. Edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat, bahkan pada kelompok dengan latar belakang pendidikan dasar. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan kolaborasi antara tenaga kefarmasian, pemerintah desa, dan institusi pendidikan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam pengelolaan obat.