Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN DI DESA BUJAK KECAMATAN BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Fuji Khairani; Ismiati; Dita Retno Pratiwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2324

Abstract

Children are every family's dream. Exclusive breastfeeding is the best investment for children's health and intelligence. Exclusive breastfeeding is influenced by health behavior factors, one of which is the driving factor including the support of husband and family which is very necessary so that mothers can breastfeed exclusively. Support or support from other people or those closest to you plays a big role in the success or failure of providing exclusive breastfeeding. Objective: The aim of the research is to determine the relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies aged 6-12 months in Bujak Village, Batukliang District, Lombok Regency. Middle. Research Method: analytical research with a Cross Sectional Study approach, using Simple Random Sampling techniques with a total of 83 toddlers. Research Results: The results of hypothesis testing using the Chi Square test at a confidence level of 95% (α=0.05%), show that there is a relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies where the p value=0.000 is smaller than 0.05%. Conclusion: There is a relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies aged 6-12 months. It was found that most respondents received good family support for exclusive breastfeeding, so there is a significant relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies.
Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan Pangan Olahan Hewani Terhadap Balita Stunting di Desa Bengkaung Bayani, Faizul; Pratiwi, Dita Retno; Ely Mawaddah; Siti Maryam
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i01.85

Abstract

Tahun 2013, tingkat stunting di Lombok Barat mencapai 46,89%, dengan jumlah balita yang mengalami stunting mencapai 28.533. Namun, Lombok Barat secara bertahap berhasil meningkatkan peringkat stunting-nya dan secara konsisten berhasil menurunkan tingkat stunting di wilayahnya. Pemerintah Lombok Barat berhasil mengurangi tingkat stunting dari 46,89% pada tahun 2013 menjadi 30,8% pada tahun 2018, dan kemudian menjadi 20,7% pada tahun 2022. Angka stunting berdasarkan data Puskesmas Meninting pada bulan Februari 2024 sebanyak 475 balita dengan sasaran 4.155 balita. Kasus stunting pada balita dan kasus penyakit tidak menular menjadi salah satu masalah di wilayah kerja puskesmas Meninting terutama di Desa Bengkaung. Tujuan: Pemberian Makanan Tambahan kepada balita stunting di Desa Bengkaung. Metode Pelaksanaan: Pelaksanaan pengabdian pemberian makanan tambahan pangan olahan hewani kepada balita stunting sebanyak 36 balita, dilakukan selama 8 hari yaitu tanggal 10 sampai 17 Maret 2024 yaitu dengan memberikan makanan tambahan pangan olahan hewani yang terbagi menjadi 5 siklus makanan utama dan 3 siklus menu makanan selingan yang berbahan dasar protein hewani bagi balita di sore hari. Hasil Kegiatan: Setelah pemberian Makanan Tambahan dilaksanankan terdapat 27 balita (75%) mengalami penigkatan berat badan, 3 balita (8%) yang berat badannya tetap, dan sebanyak 6 balita (17%) mengalami penurunan berat badan. Kesimpulan: Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan berupa pangan olahan hewani memberikan hasil yang signifikan dalam menaikkan berat badan balita stunting, terdapat 27 balita stunting yang mengalami keaikan berat badan. Saran: Sebaiknya kegiatan pemberian Makanan Tambahan ini dilanjutkan agar dapat dilakukan pencegahan an penganggulangan stunting di Desa Bengkaung.
METODE PROTOTYPING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN PENDERITA TBC PARU BERBASIS ANDROID Rosika, Herliana; Idham, Idham; Saimi, Saimi; Pratiwi, Dita Retno
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 5, No 1 (2024): JUTECH JUNI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v5i1.3643

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobakterium tuberculosis. Aplikasi sistem monotoring tuberkulosis paru berbasis android ini sangat membantu dalam monitoring minum obat bagi pasien melalui alarm dan notifikasi yang diterima pendamping minum obat sehingga jadwal minum obat menjadi efektif dan tingkat kesembuhan pasien menjadi meningkat. Penelitian ini dilakukasn secara deskriptif dengan pendekatan kuanlitatif. Jumlah responden yang penelitian adalah 57 responden dari petugas kesehatan dan pendamping minum obat (PMO).  Dalam penelitian ini, menggunakan rapid prototyping dengan melalui 4 tahap yaitu analisa kebutuhan sistem, perancangan sistem,  dan implementasi. Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh 57 responden, diperoleh hasil aplikasi monitoring pendamping minum obat tuberkulosis berhasil dilakukan. Sedangkan  hasil pengujian user, dari 57 responden diperoleh hasil bahwa 91% pengguna menilai desain atau tampilan aplikasi sangat sesuai, 9% pengguna menilai sesuai, 93% pengguna menilai kemudahan penggunaan aplikasi sangat sesuai, 7% pengguna menilai sesuai, 84% pengguna menilai ditur alarm dan notifikasi jadwal minum obat sangat sesuai, 16% pengguna menilai sesuai, serta 82% pengguna menilai manfaat aplikasi sangat sesuai, dan 18% pengguna menilai sesuai. Metode rapid prototyping yang sangat efektif diterapkan dalam aplikasi monitoring tuberkulosis paru karena dilengkapi dengan fitur alarm dan notifikasi sehingga petugas dapat dengan mudah memonitoring pasien dalam jadwal minum obat.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN ZINGIBERACEAE UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DI MASYARAKAT Yulandasari, Vera; Pratiwi, Dita Retno; Maryam, Siti; Azhari, Anjar Pranggawan; Jufri, Afifah Farida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41149

Abstract

Sistem kekebalan tubuh memainkan peranan vital dalam melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Berbagai faktor, seperti asupan nutrisi, pola hidup, serta kondisi lingkungan, berkontribusi terhadap kekuatan imunitas tubuh. Tanaman herbal, khususnya dari keluarga Zingiberaceae, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mendukung peningkatan sistem kekebalan tubuh. Meskipun demikian, tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat tanaman herbal ini masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Janapria, Lombok Tengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan edukasi warga tentang pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lengkuas sebagai upaya untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan mengaplikasikan metode promosi kesehatan, sosialisasi, serta penanaman tanaman herbal di pekarangan masjid sebagai apotik hidup, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal untuk kesehatan. Sebagai hasilnya, banyak warga yang sebelumnya tidak menanam tanaman herbal di rumah kini berencana untuk melakukannya, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada obat kimia dan mendukung terciptanya keluarga sehat yang mandiri.