Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penyuluhan Generasi Muda Cerdas Menggunakan Obat “Ayo Gunakan Antibiotik dengan Bijak untuk Cegah Resistensi” Depi Yuliana; Dita Retno Pratiwi; Faizul Bayani; Lalu Jupriadi; Supiani Rahayu; Lelie Amalia Tusshaleha
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk pencegahan dan pengobatan infeksi. Infeksi yang timbul akibat dari adanya bakteri. Penyakit infeksi merupakan penyakit yang diakibatkan oleh mikroorganisme sebagai respon tubuh akibat stimulasi dari sistem pertahanan tubuh. Penyebab umum terjadinya infeksi di sebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotika yang tidak rasional dapat mengakibatkan peningkatan resistensi antibiotic secara significant, oleh karena itu penggunaan antibiotik harus bijak dan rasional agar mengurangi beban penyakit, khususnya penyakit infeksi. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini diberikan kepada masyarakat Desa Bagu yang diwakili oleh Mahasiswa semester akhir Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu dengan tujuan agar generasi muda mampu memberikan edukasi kepada masyarakat disekitarnya. Penyuluhan diawali dengan kegiatan pretest untuk mengetahui Tingkat pengetahuan awal peserta tentang cara menggunakan Antibiotik Dengan Bijak untuk mencegah Resistensi. Setelah kegiatan pretest selesai, dilanjutkan dengan kegiatan pemaparan materi tentang cara menggunakan Antibiotik Dengan Bijak untuk mencegah Resistensi oleh narasumber, kemudian dilakukan evaluasi melalui sesi tanya jawab serta pengisian lembar kuesioner posttest di akhir kegiatan. Telah dilakukan penyuluhan sehingga terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara penggunaan antibiotik secara rasional. Peserta memahami cara menggunakan antibiotic dengan bijak dan mencegah resistensi.
Analisis Kelengkapan Administratif Resep di Apotek Bhumi Bunda Ketejer Praya, Lombok Tengah pratiwi, dian; Izzatul M, Neneng Rachmalia; Pratiwi, Dita Retno
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v6i1.2018.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan administratif resep dengan mengetahui persentase resep yang memiliki kelengkapan administratif dan ketidaklengkapan administratif resep di apotek Bhumi Bhunda Ketejer Praya Lombok Tengah. Teknik sampling yang digunakan adalah propability sampling, khususnya random sampling. 1617 lembar resep rawat jalan yang masuk di apotek Bhumi Bunda dan ditemukan sampel sebanyak 95 lembar resep periode Januari-Maret 2017 kemudian diolah dan dievaluasi kelengkapan administratifnya. Hasil dari penelitian ini adalah resep yang memiliki kelengkapan administrasif sejumlah 23 lembar resep (24,21%) dan resep yang tidak memiliki kelengkapan administratif sejumlah 72 lembar resep (75,79%). Dalam penelitian ini diketahui juga kelengkapan administratif yang dituliskan oleh dokter yakni Nama Dokter (100%), Alamat Dokter dan No. telpon (100%), Surat Izin Praktek (77,90%), tanggal penulisan resep (93,69%), Paraf Dokter (100%), Nama Pasien (100%), Alamat Pasien (70,53%), Umur Pasien (84,21%), Jenis Kelamin (84,42%) dan Berat Badan (35,78%). Resep yang memiliki kelengkapan administratif di Apotek Bhumi Bunda Ketejer Praya Lombok Tengah sejumlah 23 lembar resep (24,21%) dan resep yang tidak memiliki kelengkapan administratif atau yang tidak memenuhi kriteria skrining dalam kelengkapan administrasif resep yang ditetapkan menurut PERMENKES RI. NO. 35 tahun 2014 sejumlah 72 lembar resep (75,79%) ini berpotensi terjadinya medication error.
Hubungan Keteraturan Antenalcare Dengan Persalinan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Mangkung Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018 Ermawati, Baiq Lina; Pratiwi, Dita Retno; Maryam, Siti
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v6i1.2018.13

Abstract

Antenatal Care (ANC) sebagai salah satu upaya pencegahan awal dari faktor resiko kehamilan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Antenatal care untuk mendeteksi dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingginya angka kamatian ibu adalah sikap dan perilaku ibu itu sendiri selama hamil dan didukung oleh pengetahuan ibu terhadap kehamilannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keteraturan ANC dengan persalinan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Mangkung Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan observasional analitik, dan dari segi waktu desain penelitian ini adalah retrosfektif. Populasinya adalah seluruh ibu yang pernah melahirkan yang berada di Pukesmas Mangkung Kabupaten Lombok Tengah pada Bulan Juli – Desember tahun 2017 sebanyak 60 ibu. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan paling banyak Ibu yang bersalin di Non Nakes yaitu sebanyak 45 responden (75,0%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square pada tingkat kesalahan 5% (? = 0,05) didapatkan nilai signifikan (p) yaitu 0,009. Dapat ditarik kesimpulan bahwa p < ?, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan yang antara keteraturan kunjungan ANC dengan persalinan tenaga kesehatan.
Effectiveness of Giving Loss of Rosella Tea on Decreasing Blood Pressure in Elderly Patients of Hypertension in Working Areas Puskesmas Sengkol Village Sengkol 2 District Pujut Regency of Central Lombok Pratama, Edy Surya; Pratiwi, Dita Retno; Jupriadi, Lalu
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v7i2.2019.105

Abstract

Hypertension is a circulatory system disorder that causes a rise in blood pressure above the normal value, which exceeds 140/80 mmHg. The data explained from the number of elderly visits Hypertension sufferers at the Sengkol Health Center each year experienced an increase. And from the results of interviews, the highest incidence of hypertension is compared to the health Central Lombok District. So the author is interested in doing research. This study aims to determine the effectiveness of the administration of rosella tea to reduce blood pressure in elderly people with hypertension. This type of research is pre-experiment. The population in this study were 45 people with a total sample of 14 respondents, this study used bivariate analysis using paired t-test. The average elderly blood pressure before being given rosella tea is 152.86 / 93.57 mmHg, while after being given rosella tea to 147.14 / 87.86 mmHg. In this study there was a significant effect on the decrease in cystole blood pressure with p-value 0,000 < (0,05), and for diastolic blood pressure with p-value 0,000 < (0,05). Suggestions in this study as input for health central in improving services and care for patients who have hypertension.
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause Di Desa Giri Sasak Kuripan Selatan Kabupaten Lombok Barat Maryam, Siti; Pratiwi, Dita Retno
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v8i2.2020.165

Abstract

Pre menopause is a problem for women which can be caused by a lack of knowledge about menopause, which causes mothers to feel anxious about menopause. Objective: to determine the relationship between maternal characteristics and the level of knowledge about menopause in Giri Sasak Kuripan Selatan Village, West Lombok Regency. This study used a descriptive correlational analytic design with a cross sectional approach. Population of women aged 35-59 years in Giri Sasak Kuripan Selatan Village, West Lombok Regency. The sampling technique uses total sampling with a sample of 69 people. Data collection using a questionnaire. The study was conducted on 2019. Data analysis using Kendall Tau. the characteristics of respondents most respondents aged an average of 35-45 years (69.6%), worked (62.3%), had a high school / vocational high school education (58.0%), a moderate level of knowledge (52.2%). Kendall Tau correlation test results age with the level of knowledge about menopause obtained a CC value of 0.257 (low) with a p value of 0.026, education with a level of knowledge about menopause obtained a CC value of 0.589 (moderate) with a p value of 0.000 and work with the level of knowledge about menopause obtained a CC value of 0.493 (moderate) with a p value of 0.000. There is a relationship between age, education, mother's occupation with the level of knowledge about menopause in Giri Sasak Kuripan Selatan Village, West Lombok Regency.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Frekuensi ANC pada Ibu Hamil Primigravida Trimester Tiga di Polindes Desa Giri Sasak Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Maryam, Siti; Pratiwi, Dita Retno; Natalia, Omiati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.461

Abstract

Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil mengalami kemajuan dengan pesat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan United Nations Children's Fund (UNICEF) membantu perkembangan ibu dan anak di seluruh dunia, dengan uang, obat-obatan, tenaga terampil, dan peralatan terutama untuk negara-negara yang sedang berkembang. Badan Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) merupakan pusat pengawasan ibu dan anak dengan usaha ini ternyata angka mordibitas dan mortalitas ibu dan bayi  menurun (Depkes RI,2007). Di mana pendidikan kesehatan ditunjukan untuk menggungah kesadaran, meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemeliharaan dan peningkatan kesehatan baik bagi dirinya maupun janinnya sehingga pemeriksaan ANC (Antenatal Care) merupakan hal penting bagi ibu hamil agar kendala-kendala kehamilan dapat diobati dan dicegah sehingga persalinan nanti berjalan dengan mudah dan normal.Tujuan  penelitian mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan frekuensi ANC pada ibu hamil primigravida Trimester Tiga Di Polindes Desa Giri Sasak. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik sampling total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Kendall Tau . Hasil penelitian menunjukkan hasil uji korelasi Kendall Tau tingkat pendidikan dengan frekuensi ANC,diperoleh nilai r hitung sebesar -0,573 dan signifikansi sebesar 0,001 bahwa Ada hubungan tingkat pendidikan dengan frekuensi ANC pada ibu hamil primigravida Trimester Tiga Di Polindes Desa Giri Sasak.
Dukungan Suami Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Ibu Primigravida di Polindes Labulia Natalia, Omiati; Maryam, Siti; Pratiwi, Dita Retno
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i6.1052

Abstract

Kesiapan persalinan merupakan proses perencanaan kelahiran dan antisipasi tindakan yang diperlukan dalam keadaan darurat. Selain persiapan fisik, persiapan persalinan yang dibutuhkan adalah persiapan secara psikologis yang didapatkan dari dukungan orang sekitar yaitu keluarga terutama suami sebagai pendamping persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu primigravida di Polindes Labulia. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisa data dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan dukungan suami dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu primigravida di Polindes Labulia, wilayah kerja Puskesmas Ubung. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai uji Chi Square sebesar 0,014 kurang dari α 0,05. Saran agar para suami dapat melakukan pendekatan psikologis dengan memberikan dukungan pada istri mereka yang selama kehamilan dan menjelang persalinan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan dukungan suami dengan memberikan penyuluhan dan pendidikan kesehatan mengenai persiapan menghadapi proses persalinan.
Obesitas dan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II Pada Perempuan Retno Pratiwi, Dita; Maryam, Siti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13449

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan epidemi global, sebanyak 6% penduduk dunia saat ini menderita penyakit diabetes, diperkirakan penderita diabetes melitus akan terus meningkat. Berbagai penelitian epidemiologi menunjukkan meningkatnya kejadian dan prevalensi diabetes. Diabetes tipe II erat kaitannya dengan obesitas. Obesitas diartikan sebagai berat badan yang melebihi batas normal. Obesitas merupakan ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dengan kebutuhan energi lain yang disimpan dalam bentuk lemak. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh obesitas terhadap kejadian diabetes melitus tipe II pada wanita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional, yaitu penelitian yang melakukan pengukuran sekaligus terhadap variabel bebas dan variabel terikat untuk mengetahui hubungan antar variabel. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dengan kejadian diabetes melitus tipe II pada wanita. Berdasarkan data penelitian, mayoritas responden yang mengalami penyakit diabetes melitus tipe II adalah responden yang mengalami obesitas. Saran: Masyarakat sebaiknya mengubah perilaku khususnya aktivitas fisik dan pola makan agar terhindar dari obesitas dan diabetes melitus tipe II.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN DI DESA BUJAK KECAMATAN BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Fuji Khairani; Ismiati; Dita Retno Pratiwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2324

Abstract

Children are every family's dream. Exclusive breastfeeding is the best investment for children's health and intelligence. Exclusive breastfeeding is influenced by health behavior factors, one of which is the driving factor including the support of husband and family which is very necessary so that mothers can breastfeed exclusively. Support or support from other people or those closest to you plays a big role in the success or failure of providing exclusive breastfeeding. Objective: The aim of the research is to determine the relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies aged 6-12 months in Bujak Village, Batukliang District, Lombok Regency. Middle. Research Method: analytical research with a Cross Sectional Study approach, using Simple Random Sampling techniques with a total of 83 toddlers. Research Results: The results of hypothesis testing using the Chi Square test at a confidence level of 95% (α=0.05%), show that there is a relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies where the p value=0.000 is smaller than 0.05%. Conclusion: There is a relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies aged 6-12 months. It was found that most respondents received good family support for exclusive breastfeeding, so there is a significant relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies.
Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan Pangan Olahan Hewani Terhadap Balita Stunting di Desa Bengkaung Bayani, Faizul; Pratiwi, Dita Retno; Ely Mawaddah; Siti Maryam
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i01.85

Abstract

Tahun 2013, tingkat stunting di Lombok Barat mencapai 46,89%, dengan jumlah balita yang mengalami stunting mencapai 28.533. Namun, Lombok Barat secara bertahap berhasil meningkatkan peringkat stunting-nya dan secara konsisten berhasil menurunkan tingkat stunting di wilayahnya. Pemerintah Lombok Barat berhasil mengurangi tingkat stunting dari 46,89% pada tahun 2013 menjadi 30,8% pada tahun 2018, dan kemudian menjadi 20,7% pada tahun 2022. Angka stunting berdasarkan data Puskesmas Meninting pada bulan Februari 2024 sebanyak 475 balita dengan sasaran 4.155 balita. Kasus stunting pada balita dan kasus penyakit tidak menular menjadi salah satu masalah di wilayah kerja puskesmas Meninting terutama di Desa Bengkaung. Tujuan: Pemberian Makanan Tambahan kepada balita stunting di Desa Bengkaung. Metode Pelaksanaan: Pelaksanaan pengabdian pemberian makanan tambahan pangan olahan hewani kepada balita stunting sebanyak 36 balita, dilakukan selama 8 hari yaitu tanggal 10 sampai 17 Maret 2024 yaitu dengan memberikan makanan tambahan pangan olahan hewani yang terbagi menjadi 5 siklus makanan utama dan 3 siklus menu makanan selingan yang berbahan dasar protein hewani bagi balita di sore hari. Hasil Kegiatan: Setelah pemberian Makanan Tambahan dilaksanankan terdapat 27 balita (75%) mengalami penigkatan berat badan, 3 balita (8%) yang berat badannya tetap, dan sebanyak 6 balita (17%) mengalami penurunan berat badan. Kesimpulan: Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan berupa pangan olahan hewani memberikan hasil yang signifikan dalam menaikkan berat badan balita stunting, terdapat 27 balita stunting yang mengalami keaikan berat badan. Saran: Sebaiknya kegiatan pemberian Makanan Tambahan ini dilanjutkan agar dapat dilakukan pencegahan an penganggulangan stunting di Desa Bengkaung.