Claim Missing Document
Check
Articles

Konten Place to go pada Platform TikTok sebagai Pendorong Perilaku Konsumtif Mahasiswa di Kota Semarang Dina Puspa Ringga; Thriwaty Arsal
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 2 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya konten place to go yang sedang viral di TikTok. Konten place to go artinya pergi ke suatu tempat, konten ini mereview tempat-tempat menarik untuk dikunjungi, seperti coffee shop, restoran, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan lainnya, dikemas dengan visual menarik narasi yang persuasif, sehingga dapat mendorong audience untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui latar belakang konten place to go di TikTok sebagai pendorong perilaku konsumtif pada mahasiswa di Kota Semarang dan mengetahui bentuk perilaku konsumtif akibat konten place to go pada mahasiswa di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dianalisis menggunakan teori konsumsi Baudrillard yang membahas mengenai konsep simulacra dan hipperrealitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Latar belakang konten place to go sebagai pendorong perilaku konsumtif yaitu (a) Visual, (b) Fitur interaktif, dan (c) Algoritma konten. 2) Bentuk-bentuk perilaku konsumtif akibat konten place to go di TikTok yang dilakukan mahasiswa di Kota Semarang adalah (a) Perubahan frekuensi pengunjung, (b) FOMO (Fear of Missing Out), (c) Mengunjungi tempat bukan karena kebutuhan, dan (d) Perubahan pola pengeluaran. Hal-hal yang membuat mahasiswa dapat tertarik pada konten place to go menunjukan adanya hipperrealitas yang dihasilkan oleh simulacra. Dari adanya hal tersebut yang akhirnya membuat mahasiswa mengkonsumsi suatu tanda atau citra yang melekat tapi bukan karena kebutuhan atau kegunaannya.
Teachers' Challenges in Differentiated Social Studies Learning Implementation in Junior High Schools in Jepara Regency Safitri, Dia Nita Ayuk; Suharini, Erni; Arsal, Thriwaty
Journal of Educational Social Studies Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jess.v14i1.18258

Abstract

The central gap in implementing differentiated learning lies in the mismatch between curriculum demands and practices caused by limited understanding, resources, time, policy support, and adaptive evaluation. This research aimed to identify teacher preparation, analyze the obstacles, and identify teachers' efforts in implementing differentiated social studies learning in the Merdeka Curriculum at SMP Negeri 1 Bangsri and MTS Hasyim Asy'ari. Researchers use qualitative methods which produce qualitative descriptive data through in-depth interviews, observation and documentation. The key informant in the research is the social studies teacher. The findings showed that the teachers' efforts in implementing differentiated learning were by attending training provided by the school and the government and then making teaching modules according to the student's needs. The significant obstacles faced are time limitations, lack of understanding and facilities, and the use of technology that has yet to be optimal. The efforts made by teachers are using various learning strategies, utilizing media and methods in differentiated learning, and selecting effective assessments and evaluations such as summative and formative assessments. This research suggests that increasing teacher training, providing additional facilities at school, and optimizing school support are crucial to ensure the successful implementation of differentiated social studies learning.    
Eksistensi Kerajinan Keramik Terhadap Minat Generasi Muda Di Tengah Maraknya Pabrik Garmen Di Kecamatan Mayong Jepara Yusuf, Muhammad Syaifullah; Arsal, Thriwaty
Journal of Education on Social Science (JESS) Vol 9 No 2 (2025): Measuring Social issues in Today's Society
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jess.v9i2.620

Abstract

Mayong Lor has been known as a center of the ceramic industry for centuries and has been passed down from generation to generation. With the changing times, the condition of Mayong Lor ceramics is now facing serious challenges, namely a regeneration crisis. The younger generation is showing decreasing interest in the ceramic craft profession. Furthermore, the rapidly expanding number of factories in Jepara has led the younger generation to choose to work in factories. The purpose of this study is to determine the interest of the younger generation in the existence of ceramic crafts amidst the rise of garment factories.This study uses a qualitative research method with a descriptive analysis approach. Data collection uses a snowball sampling technique, data sources are obtained through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that ceramic crafts are increasingly declining, the majority of craftsmen are currently elderly and many have died. The main factor causing the change in interest of the younger generation towards ceramic crafts is the consideration of income obtained because the younger generation thinks that working in a factory is more certain and more quickly profitable. In addition, ceramic crafts are also considered old-fashioned and outdated, the process of making ceramics is difficult, heavy, and dirty because it is related to soil. This change in interest of the younger generation has caused the ceramic crafts in Mayong Lor Village to decline.
Praktik Pemberdayaan Berbasis Kemandirian Wilayah Melalui Peran Srikandi Program Kampung Sedekah Luqmanul Hakim, Muhammad Ahdi; Arsal, Thriwaty
Langgas: Jurnal Studi Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ljsp.v4i2.21052

Abstract

Persoalan di wilayah kemiskinan mampu berdampak pada mental miskin yang semakin banyak. Risiko yang ditakuti yaitu bank keliling yang meresahkan di masyarakat. Yayasan Kampung Sedekah melalui program Kampung Sedekah hadir untuk mencegah permasalahan sosial di masyarakat dengan mengoptimalkan potensi wilayah yang dimilliki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran srikandi program Kampung Sedekah dalam pemberdayaan berbasis kemandirian wilayah serta kendala yang dirasakan. Penelitian ini dianalisis menggunakan konsep peran dari Jim Ife dan Frank Tesoriero. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu pendiri program dan srikandi program Kampung Sedekah. Tehnik pengumpulan data secara purposive sampling yaitu peneliti mengambil sampel dengan pertimbangan tertentu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan konsep peran yang meliputi fasilitatif, mendidik, representasi dan teknis sudah berjalan dengan efektif dalam praktik pemberdayaan program Kampung Sedekah.
Parenting Patterns In Forming Children's Character in Rumah Bunda Karawang Daycare Ardelia, Khalda; Arsal, Thriwaty
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i2.94377

Abstract

This study analyzes the parenting patterns applied at Rumah Bunda Daycare and their contribution to children's character formation. In modern society, with increasing numbers of working parents, the reliance on childcare facilities like daycares has grown significantly, making their role in comprehensive child development a pressing concern. Employing a qualitative descriptive approach, this research focuses on children aged 2-5 years entrusted to the daycare. The findings indicate Rumah Bunda Daycare effectively creates an environment supporting children's physical, social, emotional, and cognitive development. Its parenting patterns are adapted to developmental stages, grounded in George Herbert Mead's socialization theory. The daycare also prioritizes children with special needs through an inclusive and personalized approach. Routine evaluations involving both parents and caregivers significantly improve parenting practices. Children in this program consistently show positive developments in independence, discipline, and and social skills. This study concludes that Rumah Bunda Daycare's parenting patterns play an important role in supporting children's overall growth and development.
Analisis Fenomena Kenaikan Harga Sewa Kos Mahasiswa di Universitas Negeri Semarang pada Akun Instagram On_Kost Perspektif Richard Emerson Khayati, Nur; Arsal, Thriwaty
Jurnal DinamikA Vol 5, No 1 (2024): Jurnal DinamikA
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/dinamika.v5i1.63-80

Abstract

Kos merupakan kebutuhan primer yang harus disewa bagi mahasiswa perantau. Tingginya harga sewa kos di UNNES menjadikan mahasiswa tereksploitasi. Tujuan penelitian ini menjelaskan fenomena kenaikan harga kos melalui penyedia jasa akun instagram On_Kost melalui perspektif Richard Emerson. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kenaikan harga kos di Universitas Negeri Semarang  menjadi fenomena yang disebabkan tingginya minat mahasiswa mencari kos, makelar curang yang meningkatkan harga kos, dan harga yang ditentukan dari pemilik kos dari segi peningkatan fasilitas dan mengikuti harga pasar kos di UNNES. Penelitian ini juga menemukan adanya keseimbangan pertukaran yang menguntungkan antara pemilik kos yang melakukan kerjasama dengan On_Kost dan mahasiswa yang menggunakan layanan pencarian kos untuk menemukan kos yang akan ditempati selama menempuh pendidikan di Universitas Negeri Semarang.
Pelestarian Kerajinan Gerabah Kasongan Pada Pengrajin Generasi Tua Di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta Agustien, Reesa Adib Tria; Arsal, Thriwaty
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 6 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/spg1pb58

Abstract

Kerajinan gerabah telah tersebar di berbagai daerah-daerah Indonesia yang di produksi dengan berbagai teknik dan gaya, namun gerabah mengalami perubahan fungsi menjadi elemen estetik di tengah tantangan kekurangan bahan baku, tenaga kerja dan keahlian pengrajin dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk 1.) Mendeskripsikan makna gerabah Kasongan menurut pengrajin generasi tua. 2.) Mendeskripsikan alasan pengrajin generasi tua masih mengolah kerajinan gerabah Kasongan. 3.) Mendeskripsikan strategi pengrajin generasi tua dalam pelestarian kerajinan gerabah Kasongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Sentra Industri Gerabah Kasongan Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis hasil penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme. Konsep teori fungsionalisme menyatakan bahwa pelestarian kerajinan gerabah dapat dilakukan melalui tradisi dan interaksi sehingga manusia dapat mengatur ulang lingkungan. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa: 1.) Pelestarian kerajinan gerabah Kasongan mayoritas dilakukan oleh pengrajin generasi tua karena generasi milenial tidak tertarik menjadi pengrajin gerabah. 2.) Pengrajin generasi tua memaknai gerabah Kasongan sebagai produk tradisi masa lalu yang kemudian berkembang menjadi benda hias. 3.) Alasan pengrajin masih mempertahankan gerabah Kasongan karena faktor keahlian, faktor mata pencaharian utama dan faktor potensi wilayah. 4.) Strategi pengrajin generasi tua dalam pelestarian kerajinan gerabah kepada generasi milenial berbasis pengalaman berbudaya dan pengetahuan berbudaya.
Strategi Pengasuhan Anak pada Ibu Buruh Pabrik Rokok PT X di Desa Simbangdesa Kecamatan Tulis Kabupaten Batang Yaliyani Arsyillah, Suci; Arsal, Thriwaty
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 6 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/1q489m14

Abstract

Keinginan untuk memperoleh kesejahteraan hidup mendorong ibu untuk terlibat dalam usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Fenomena ibu bekerja di pabrik rokok PT X tidak dapat mengubah peran wanita sebagai ibu dan peran suami sebagai pencari nafkah. Meskipun bekerja, ibu tetap bertanggung jawab untuk mengatur kebutuhan rumah dan mengasuh anak. Pertumbuhan anak tidak dapat berjalan lancar tanpa pengasuhan anak dan manajemen waktu yang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengasuhan anak yang diterapkan oleh ibu buruh pabrik rokok PT X di Desa Simbangdesa, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari 5 ibu buruh pabrik rokok PT X yang telah bekerja lebih dari 2 tahun. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu buruh pabrik rokok lebih dominan menggunakan pola asuh demokratis dan permisif. Pengasuhan anak sementara waktu diberikan kepada nenek, saudara dan tetangga ketika ibu bekerja. Peran sebagai istri dan ibu dapat berjalan dengan baik ketika mendapat dukungan dari suami dan keluarga. Waktu libur dapat dimanfaatkan oleh ibu bekerja untuk membangun hubungan sosial yang baik dengan anak, sehingga anak tidak merasa kesepian dan mendapat perhatian yang cukup dari orang tua.
Fanatisme Pada Anime Terhadap Pergeseran Perilaku Konservasi Budaya Lokal Di Kota Semarang Artha, Prima Audria; Arsal, Thriwaty
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 21 No. 1 (2024): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v21i1.72353

Abstract

Budaya lokal adalah warisan yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat Indonesia, akan tetapi di era globalisasi kemajuan teknologi memudahkan budaya asing masuk dan memengaruhi masyarakat, salah satunya Budaya Jepang. Budaya Jepang menjadi terkenal melalui tayangan anime. Anime digemari oleh berbagai kalangan, bahkan telah dibentuk komunitas pecinta anime salah satunya Hocer Cosplay Semarang. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan fanatisme pada anime menyebabkan perubahan perilaku konservasi budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif sehingga dapat dihasilkan penjelasan mendalam mengenai fanatisme anime yang memengaruhi perilaku konservasi budaya lokal. Hasil penelitian ini adalah pada tahap impuls, anggota Hocer Cosplay Semarang menganggap bahwa event cosplay adalah sarana untuk mewujudkan impian menjadi anime, di tahap persepsi mereka memaknai event cosplay dapat memberikan kepuasan karena hobi tersalurkan, di tahap manipulasi mereka memutuskan untuk ber-cosplay, dan tahap konsumasi mereka mulai ber-cosplay. Dalam kaitannya dengan budaya lokal, mereka cenderung menyukai budaya Jepang namun juga tidak melupakan budaya lokal.
Manajemen Konflik Menantu dan Mertua Perempuan yang Tinggal Satu Rumah di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen Rahayuningsih, Suni Fitri; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena konflik menantu dan mertua perempuan yang tinggal satu rumah di masyarakat dan menyebabkan hubungan menantu dan mertua menjadi renggang. Manajemen konflik diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara menantu dan mertua sehingga dapat terjalin hubungan yang harmonis. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui latar belakang konflik antara menantu dan mertua yang tinggal satu rumah; (2) Mengetahui bentuk konflik yang terjadi antara menantu dan mertua yang tinggal satu rumah; (3) Mengetahui manajemen konflik yang dilakukan dalam mengatasi konflik menantu dan mertua yang tinggal satu rumah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf dan konsep manajemen konflik Blake&Mouton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar belakang konflik menantu dan mertua disebabkan oleh perbedaan pola asuh anak, pendapat, umur, kebiasaan, mertua membandingkan menantu dengan orang lain, dan mertua ikut campur urusan rumah tangga menantu; (2) Bentuk konflik antara menantu dan mertua seperti saling diam, saling menghindar, berdebat, bahkan membanting barang; (3) Manajemen konflik yang dilakukan yaitu berkomunikasi dan saling terbuka, menghindar satu sama lain, tidak memasukkan perkataan buruk ke dalam hati, dan meminta bantuan pihak ketiga.
Co-Authors Adang Syamsudin Sulaha, Adang Syamsudin Afif, Muhammad Ainul Agriawan, Gilang Agustien, Reesa Adib Tria Ahmad, Sakaria Aida Vitayala S. Hubeis Amin Pujiati Aminuyati Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Anisatul Wardani, Anisatul Apik Budi Santoso Apik Budi Santoso Arafah, Siti Ardelia, Khalda Artha, Prima Audria Asma Luthfi Aulia Rahman Bambang Irawan Cahyo Budi Utomo Dewi Liesnoor Setyowati Dina Puspa Ringga Durrotun Nafisah Dwi Tika Sari, Dwi Tika Edy Trihatmoko Ekawati S. Wahyuni Eko Handoyo Elly Kismini Ely Rudyatmi, Ely Erni Suharini Erwinsya, Erwinsya Etty Soesilowati Fadly Husain Febrina Damayanti, Febrina Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hamdan Tri Atmaja Hamdan Tri Atmaja Hartati Sulistyo Rini Iswara, Astuti Eka Stya Karamina, Sharfina Khaironi, Khaironi Khoirun Nisa, Irfiani Maulida Lestari, Lilis Eka Luqmanul Hakim, Muhammad Ahdi Lutfiana, Hilma Lutfiana, Hilma Mahmud Yunus MARIA BINTANG Martitah Martitah Masrukhi Masrukhi Moh. Solehatul Mustofa Muhammad Amin Muhammad Basri Nindia, Sefira Rizki Ayu Nugroho, Apriyanto Dani Nur Khayati Nurdianto Nurdianto, Nurdianto Nurmala Katrina Pandjaitan Nurwijayanti Oktarina, Lisa Dwi Oktarina, Lisa Dwi Pramistika, Triana Aprellia Puji Hardati Puji Hardati Purwadi Suhandini Rahayu, Tyas Wilantari Rahayuningsih, Suni Fitri Rahman, Andri Retnawati, Retnwati Retnawati, Retnwati Rini, Setiana Eka Rita Suswati Rizqiana, Anita S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Dia Nita Ayuk Salam, Galih Abdu SATRIYAS ILYAS Sumartono Tono, Sumartono Surya, Alief Yusfian Adi Suyahmo Suyahmo Syaiful Amri Syuhada, Ardhi Noorkhan Tjaturahono Budi Sanjoto Totok Rochana Umar Hidayatullah, Umar Wasino Wasino Widyastiti, Ririh Wijaya, Revany Mahardika Yaliyani Arsyillah, Suci Yuliantoro Yuliantoro, Yuliantoro Yurizka Meivani, Yurizka Yusuf, Muhammad Syaifullah