Claim Missing Document
Check
Articles

PKM PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN AKUNTANSI DAN MANAJEMEN KERAJINAN (KRISHNA) TOPENG DI DESA BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR I Gede Nyoman Carlos W. Mada; Putu Yudha Asteria Putri; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1878

Abstract

Bentuk pertunjukkan topeng di Bali sangat kaya dan beragam, ada tarian, teater, hingga performance atau gabungan dari ketiganya. Keberadaan topeng di Bali diperkiraan sudah ada sejak masa prasejarah. Topeng menjadi perangkat utama dalam tari topeng, kesenian dramatari tradisional khas Bali. Dalam tari topeng, setiap pementas atau penari tampil dengan busana khusus serta mengenakan topeng. Topeng yang dikenakan oleh seorang penari menunjukkan tokoh yang diperakannya dalam sebuah pertunjukan. Cerita yang dibawakan dalam tari topeng biasanya berasal dari riwayat sejarah (babad) atau kisah-kisah legenda. Saat ini, topeng Bali dibuat bukan sekadar sebagai perangkat penting dalam pementasan tari topeng. Topeng Bali sudah banyak dijual bebas kepada para wisawatan yang berkunjung untuk dijadikan cendera mata. Seni pentas tradisional memiliki peran yang khusus dan unik dalam kebudayaan Bali. Kesenian seperti tari dan teater tidak sekadar berfungsi sebagai hiburan. Sebagian di antaranya menjadi komponen pelengkap dari ritual keagamaan atau bahkan diposisikan sebagai ritual itu sendirI. Saat ini, topeng Bali dibuat bukan sekadar sebagai perangkat penting dalam pementasan tari topeng. Topeng Bali sudah banyak dijual bebas kepada para wisawatan yang berkunjung untuk dijadikan cendera mata. Oleh karena begitu banyaknya peran kesenian topeng di Bali karena selain untuk sarana upacara, dapat juga menjadi sumber pendapatan masyarakat setempatKhalayak sasaran dari program pengabdian masyarakan ini adalah kerajinan topeng yang terletak di Banjar Dinas Kerthiyasa, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh Kab. Gianyar Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaran melalui website, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan asset perusahaan.
PKM PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DAN PEMASARAN ONLINE USAHA KERAJINAN KULIT DI BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Yudha Asteria Putri; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 10: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit adalah hasil samping dari pemotongan ternak yang merupakan lapisan terluar dari tubuh hewan yang diperoleh setelah hewan tersebut mati dan dikuliti. Kulit dari ternak besar dan kecil baik sapi, kerbau dan domba serta kambing memiliki struktur jaringan yang kuat dan berisi sehingga dalam penggunaannya dapat dipakai untuk keperluan pangan dan non pangan (Sudarminto, 2000). Keberadaan industri di Bali sudah berkembang sangat pesat, berbagai macam perindustrian sudah berdiri di Bali. Salah satunya adalah industri rumah tangga kerajinan kulit. Industri kerajinan kulit adalah industri kerajinan yang melakukan proses produksi dengan menggunakan peralatan tertentu dengan mengolah bahan baku kulit yang sudah dimasak, kulit mentah atau suatu kegiatan mengolah kulit menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi (Sarmini, 2003). Kulit diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai seni. Dari bahan baku kulit akan menjadi kerajinan berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah jika diolah. Apalagi jenis kerajinan ini memiliki potensi ekspor yang bagus. Jika sudah memiliki pelanggan dari luar negeri, harga yang ditawarkan bisa lebih tinggi lagi. Pengrajin di Kabupaten Badung, Bali dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan seperti tas dan dompet dari bahan baku kulit. Program pengabdian masyarakat dilakukan pada usaha dagang dan produksi kerajinan kulit “BLW Collection” yang terletak di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. BLW Collection merupakan mitra yang dimiliki oleh Ida Ayu Nym Suastini sekaligus sebagai pembuat/ pengrajin kerajinan kulit. Ibu Ida Ayu Nym Suastini mulai merintis karyanya pada tahun 2015. Beliau mendapatkan keahlian ini secara turun temurun diantara keluarga besarnya. Kontribusi dasar dari program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, peningkatan pemasaran melalui online, peningkatan kualitas SDM, peningkatan omset dan asset perusahaan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra meliputi: 1) Belum memiliki pembukuan untuk menghitung laba rugi usaha. 2) Belum memiliki pembukuan dalam menghitung harga pokok produksi. 3) Belum memiliki katalog produk sehingga susah didalam melakukan promosi. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalah tersebut meliputi: 1) Pembentukan dan perancangan system pembukuan laba rugi, 2) Pembentukan dan perancangan system pembukuan harga pokok produksi, dan 3) Pembuatan katalog produk-produk yang dimiliki. Luaran yang ditargetkan adalah artikel dapat diterima dan dipublikasi pada jurnal ber ISSN yaitu Jurnal Abdi Masyarakat dengan link jurnal https://bajangjournal.com/index.php/JPM . Artikel ini juga ditargetkan untuk dimuat dalam prosiding Seminar Nasional. Kemudian publikasi pada media cetak yaitu Bali Weak News dan perolehan HaKI. Selain itu akan dibuatkan video kegiatan yang dimuat pada youtube.
Makna Fee Audit dan Kualitas Audit dari Perspektif Akuntan Publik: Sebuah Studi Fenomenologi Kristiantari, I Dewa Ayu; Putri, Putu Yudha Asteria; Suindari, Ni Made; Korompis, Claudia Wanda Melati
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.7983

Abstract

Akuntan publik memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengungkap makna fee audit bagi akuntan publik yang dapat berdampak pada kualitas audit. Peneliti menggunakan paradigma kualitatif-interpretif dengan pendekatan fenomenologi sebagai studi atau ilmu yang menggali pemahaman bagaimana manusia menkonstruksi makna dan konsep-konsep penting dalam kerangka intersubjektivitas. Informan dalam peneliian ini adalah 5 akuntan publik yang dipilih berdasarkan metode snowball. Pengumpulan data menggunakan in depth interview, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan 1) bracketing/epoche; 2) intuiting; 3) analyzing; 4) describing. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa fee audit dimaknai sebagai nafas kehidupan bagi Kantor Akuntan Publik sekaligus sebagai godaan yang dapat menurunkan independensi akuntan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa rendahnya fee audit berdampak pada rendahnya kualitas audit.
How Do Accounting Students Respond to Integrated Learning In Sustainability Accounting? Kurniawan Saputra, Komang Adi; Putri, Putu Yudha Asteria; Laksmi, Putu Ayu Sita
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.8979

Abstract

The aim of this research is to analyze the content of the curriculum and the messages conveyed by students in order to adapt the integrated curriculum for sustainability accounting courses. The research method used is content analysis which uses information from key informants as research data. In addition, a survey was conducted on sixty students taking social and environmental accounting courses. The sampling technique was carried out using simple random sampling. The results of the research are that sustainability accounting is considered important to be implemented in the accounting education curriculum at bachelor's and master's levels.  Students are interested in sustainability accounting because it is a new paradigm in the field of accounting which focuses on social and environmental transactions. The main contribution of the research is aimed at improving the accounting study program curriculum to adopt sustainability accounting as a separate course following the development of the accounting profession.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BANGLI Vidyantari, Putu Kemala; Putra, I Wayan Gde Yogiswara Darma; Putri, Putu Yudha Asteria; Diana, Ketut
Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/rev.v5i1.468

Abstract

This study aims to examine the influence of the implementation of government accounting standards, regional financial accounting systems, and human resource competencies on the quality of financial reports at the Bangli District General Hospital. The study population consists of 181 employees from various departments, with a sample size of 45 people selected using Slovin's formula at a 25% margin of error. The research method used is quantitative, with primary data as the data source. Data analysis employs multiple linear regression analysis using SPSS. The results of this study provide empirical evidence that, partially, the variables of the implementation of government accounting standards, regional financial accounting systems, and human resource competencies have a positive effect on the quality of financial reports at the Bangli District General Hospital. Simultaneously, these variables significantly influence the quality of financial reports at the Bangli District General Hospital
Makna Fee Audit dan Kualitas Audit dari Perspektif Akuntan Publik: Sebuah Studi Fenomenologi I Dewa Ayu Kristiantari; Putu Yudha Asteria Putri; Ni Made Suindari; Claudia Wanda Melati Korompis
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.7983

Abstract

Akuntan publik memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengungkap makna fee audit bagi akuntan publik yang dapat berdampak pada kualitas audit. Peneliti menggunakan paradigma kualitatif-interpretif dengan pendekatan fenomenologi sebagai studi atau ilmu yang menggali pemahaman bagaimana manusia menkonstruksi makna dan konsep-konsep penting dalam kerangka intersubjektivitas. Informan dalam peneliian ini adalah 5 akuntan publik yang dipilih berdasarkan metode snowball. Pengumpulan data menggunakan in depth interview, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan 1) bracketing/epoche; 2) intuiting; 3) analyzing; 4) describing. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa fee audit dimaknai sebagai nafas kehidupan bagi Kantor Akuntan Publik sekaligus sebagai godaan yang dapat menurunkan independensi akuntan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa rendahnya fee audit berdampak pada rendahnya kualitas audit.
How Do Accounting Students Respond to Integrated Learning In Sustainability Accounting? Komang Adi Kurniawan Saputra; Putu Yudha Asteria Putri; Putu Ayu Sita Laksmi
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 1. April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.8979

Abstract

The aim of this research is to analyze the content of the curriculum and the messages conveyed by students in order to adapt the integrated curriculum for sustainability accounting courses. The research method used is content analysis which uses information from key informants as research data. In addition, a survey was conducted on sixty students taking social and environmental accounting courses. The sampling technique was carried out using simple random sampling. The results of the research are that sustainability accounting is considered important to be implemented in the accounting education curriculum at bachelor's and master's levels.  Students are interested in sustainability accounting because it is a new paradigm in the field of accounting which focuses on social and environmental transactions. The main contribution of the research is aimed at improving the accounting study program curriculum to adopt sustainability accounting as a separate course following the development of the accounting profession.
Analisis Sustainability Reporting Sebelum dan Sesudah Penerapan Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 I Dewa Ayu Eka Pertiwi; Putu Yudha Asteria Putri; I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6185

Abstract

This research aims to analyze the extent to which changes in the Global Reporting Initiative (GRI) standards can enhance the information disclosed in sustainability reporting. The sampling method employed was purposive sampling, and the data were analyzed using content analysis, with a score assigned to each item. Initially, the study focused on analyzing sustainability reporting from companies in the Oil, Natural Gas, and Coal sectors. However, data collection revealed that in 2021, many companies in these sectors were still adapting to the changes in standards, with only PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), operating in the Coal sector, meeting the research criteria. The results demonstrated an increase in the number of items disclosed in ITMG's Sustainability Reporting prior to and following the implementation of the 2021 GRI Standards. This increase can be attributed to several changes in the requirements for "items that must be disclosed without exception" in the General Disclosure Standard (GRI 2) and the existence of Sector Standards (GRI Standard 12: Coal Sector 2022) as part of the 2021 GRI Standards. These changes also resulted in an increase in information on material topics disclosed by ITMG in sustainability reporting.
The Effect of Profitability, Leverage, and Audit Quality on Earnings Management of Energy Sector Companies on the Indonesia Stock Exchange 2019-2023 DEWI, Ni Kadek Sintiya Purnama; PRILIANDANI, Ni Made Intan; PUTRI, Putu Yudha Asteria; MANDALA, I Gusti Ngurah Agung Kepakisan
Journal of Tourism Economics and Policy Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Tourism Economics and Policy (April - June 2025)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jtep.v5i3.1385

Abstract

This study aims to observe and explore every aspect listed on the IDX since 2019 - 2023. This problem arises because of the characteristics of profit manager actions and the inconsistency of the results of the initial study. The approach used is quantitative by applying panel data regression, including classical assumption tests, descriptive analysis, f tests, t tests, and testing the coefficient of determination. The total sample is 21 companies determined from a purposive sampling of 64 companies. The information is obtained from secondary sources, and panel data regression analysis is carried out using the Eviews tool. The study results if each independent variable contributes to earnings management. It shows that each aspect determined and selected in this study does not contribute to earnings management actions. This study shows that profitability, leverage, and audit quality have no significant effect on earnings management in energy sector companies on the IDX. Profitability and leverage do not determine earnings management practices, while audit quality is more utilized to increase investor confidence than to limit manipulation of financial statements.
PKM Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu dan Ampas Kopi: Implementasi Dukungan Penerapan SDG’s (12) Putri, Putu Yudha Asteria; I Gede Nyoman Carlos W. Mada; Putu Ayu Sriasih Wesna
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v2i2.647

Abstract

ABSTRACTThis Community Partnership Program (PKM) was implemented in Padangsambian Village, Bali, as an effort to support the 12th Sustainable Development Goal (SDG) on responsible consumption and production. The program focused on utilizing sugarcane and coffee pulp waste into value-added products, such as recycled paper, through appropriate technology, education, and community empowerment. The implementation methods included technical training, demonstrations of simple tools, support for digital marketing, and institutional strengthening through basic accounting guidance and assistance with Intellectual Property Rights (IPR) registration. The results showed a significant increase in the community's capacity to manage waste independently and productively, the emergence of new economic opportunities, and increased environmental awareness. This program successfully created social and economic innovation at the community level, reinforcing the circular economy and supporting the reduction of organic waste at the local level. Future recommendations include strengthening local business institutions, expanding market access, providing legal assistance for product certification and IPR, and replicating the model in other villages with similar waste potential. This PKM serves as a concrete example of synergy between appropriate technology, community empowerment, and sustainable development goals. Keywords: waste management, SDG 12, sugarcane pulp, coffee pulp, community empowerment, circular economy.   ABSTRAK Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Padangsambian, Bali, sebagai upaya mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan limbah ampas tebu dan kopi menjadi produk bernilai tambah, seperti kertas daur ulang, melalui pendekatan teknologi tepat guna, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan melibatkan pelatihan teknis, demonstrasi alat sederhana, pendampingan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan melalui bimbingan akuntansi sederhana dan pengurusan HAKI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat untuk mengelola limbah secara mandiri dan produktif, munculnya peluang ekonomi baru, serta peningkatan kesadaran lingkungan. Program ini berhasil menciptakan inovasi sosial dan ekonomi berbasis komunitas, yang memperkuat ekonomi sirkular dan mendukung pengurangan limbah organik di tingkat lokal. Rekomendasi ke depan mencakup penguatan kelembagaan, pengembangan akses pasar, pendampingan legalitas usaha, dan replikasi model ke desa lain dengan potensi serupa. PKM ini menjadi contoh nyata sinergi antara teknologi sederhana, pemberdayaan masyarakat, dan tujuan pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: pengelolaan limbah, SDGs 12, ampas tebu, ampas kopi, pemberdayaan masyarakat, ekonomi sirkular.
Co-Authors A.A. Gede Krisna Murti Agung Kepakisan Mandala, I Gusti Ngurah Anak Agung Istri Pradnyarani Dewi Cahyono, Irfan Claudia W.M Korompis Cok Istri Ratna Sari Dewi Dewi, Anak Agung Istri Pradnyarani Dewi, I Gusti Ayu Ratih Permta DEWI, Ni Kadek Sintiya Purnama Diana, Ketut Emilika Budi Lestari, Ni Putu I Dewa Ayu Eka Pertiwi I Dewa Ayu Kristiantari I Dewa Kristiantari I Gde Agung Wira Pertama I Gede Nyoman Carlos W Mada I Gede Nyoman Carlos W. Mada I Gede Nyoman Carlos W. Mada I Gede Nyoman Carlos Wiswanatha Mada I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi I Putu Rana Mahendra Putra Ida Ayu Agung Idawati Ida Bagus Putra Astika Komang Adi Kurniawan Saputra Luh Putu Lusi Setyandarini Surya Luh Suariani Luh Suariani, Luh Mada, I Gede Nyoman Carlos W. Made Gede Wirakusuma Made Yenni Latrini Ngurah Gede Dwi Mahadipta Ni Made Emmi Nutrisia Dewi, Ni Made Ni Made Intan Priliandani, Ni Made Intan Ni Made Suindari Ni Putu Emilika Budi Lestari Nugraha, Putu Gede Wahyu Satya PARAMITA, Ni Kadek Ayu Pradnya Pradnya Paramita, Ni Kadek Ayu Pranajaya, I Kadek Prasiani, Ni Komang Putra, I Wayan Gde Yogiswara Darma Putu Ayu Sita Laksmi Putu Ayu Sriasih Wesna Putu Diah Putri Idawati Putu Diah Putri Idawati Putu Dian Pradnyanitasari Putu Dian Pradnyanitasari Putu Gede Wahyu Satya Nugraha Putu Gede Wahyu Satya Nugraha Putu Gede Wahyu Satya Nugraha Santini, Ni Made Sintia Dewi, Ni Kadek Tarisa Suindari, Ni Made Vidyantari, Putu Kemala WIBAWA, Ida Bagus Surya WICAKSANA, Gede Dharma Arya Wika Artawan, I Kadek WIRATAMA, Dhanendra Yogantari, Made Vairagya