p-Index From 2021 - 2026
10.949
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Mimbar Ilmu Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Jurnal PGSD Instructional Development Journal Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Educatio FKIP UNMA Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Inquiry Learning Berbasis Literasi Digital Untuk Mingkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar Noor Mim Fachmi; Luthfi Hamdani Maula; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5558

Abstract

Teknologi dapat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi. Namun penggunaannya yang tidak terbatas dapat menyebabkan ketergantungan, sehingga penting Literasi digital dikuasai siswa. Pendidikan harus mengintegrasikan literasi disgital ke dalam kurikulum. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model inkuiri, yang mempromosikan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, terutama dalam ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental Design. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model inquiry learning berbasis literasi digital, sementara kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data minat belajar siswa diukur dengan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inquiry learning berbasis literasi digital memiliki minat belajar yang lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat secara signifikan dari pretest (64,66) menjadi posttest (78,16), sementara kelas kontrol hanya mengalami peningkatan yang lebih kecil dari pretest (64) menjadi posttest (71,5).Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Inquiry Learning Berbasis Literasi Digital adalah pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Model ini juga memiliki dampak positif terhadap keterlibatan siswa, penggunaan teknologi, kemampuan pemecahan masalah, motivasi intrinsik, dan keterampilan literasi digital. Model ini efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dan dapat menjadi alternatif yang baik untuk diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, pendidikan dapat lebih efektif dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.  
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Wandi Lesmana; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maulana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5671

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terungkap pada hasil observasi di kelas IV SDN Cibitung kecamatan Sagaranten. Untuk mendorong siswa aktif belajar, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini dilaksaakan di SDN Cibitung dengan subjek sebanyak 30 siswa. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan adalah lembar observasi, angkaet, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data penelitian diketahui keaktifan siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran menggunakan Model Kooperatif  Tipe Team Assisted Individual dari mulai siklus I hingga siklus II. Peningkatan aktivitas belajar siswa ini berdampak pada peningkatan hasil belajar yang mereka peroleh. Dengan hasil tersebut, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif  tipe team assisted individual untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar kelas IV mata pelajaran matematika.
Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Pemahaman Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Baden Baden; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maulana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5733

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai pemahaman peserta didik kelas VI  sekolah dasar pada mata pelejaran IPA. Dari hasil observasi diketahui ketuntasan belajar yang dicapai siswa di hanya 40%, artinya terdapat 60% peserta didik yang belum tuntas dalam belajarnya. Hal ini disebabkan karena pembelajaran hanya sebatas mengingat materi saja, peserts didik tidak difasilitasi pembelajaran yang dapat mereka temukan sendiri. Model pembelajaran Inkuiri diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Mata pelajaran IPA kelas VI. Penelitian ini dilakukan kepada peserta didik kelas VI SD Negeri Ratumandala Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskrifsikan pelaksanaan penerapan model pembelajaran Inkuiri untuk meningkatkan pemahaman pada mata pelajaran IPA bagi peserta didik kelas VI SD. Penelitian mengunakan metode penelitian Kemmis dan Mc. Tagart dengan 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian berdasarkan instrumen test pemahaman menujukan pada prasiklus ketuntasan belajar peserta didik mencapai 40%, siklus I ketuntasan belajar peserta didik mencapai 70%, dan pada siklus II mencapai 90%. nilai rata-rata kelas pada prasiklus 65, siklus I mencapai 73. sedangkan pada siklus II hasil belajar peserta didik nilai rata-rata 83. kesimpulan dari penelitian ini yaitu menerapan model pembelajaran Inkuiri terhadap pemahaman peserta didik meningkat.
Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Siswa melalui Model Project Based Learning (PjBL) pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN Simpenan Laila Agustin; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Vol. 5 No. 2 (2023): el Bidayah, September 2023
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jiee.v5i2.3887

Abstract

This study was motivated by the low learning creativity of students in science subjects in class IV SDN Simpenan so that it requires improvement to increase learning creativity. The purpose of this study is to describe the planning and implementation of science learning using the project-based learning (PjBL) model to improve student learning creativity and describe the increase in student learning creativity after using the PjBL model in science subjects. The subjects of this study were fourth grade students of SDN Simpenan, totaling 22 students. The type of research used is Kemmis and Mc Taggart design classroom action research which consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected using observation and documentation techniques and then processed using descriptive statistical techniques. The results of this study will be described regarding the planning and implementation of science learning using the PjBL model to increase student learning creativity and increase student learning creativity after using the PjBL model in science subjects [Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Simpenan sehingga memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kreativitas belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA meng-gunakan model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa serta mendeskripsikan peningkatan kreativitas belajar siswa setelah digunakan model PjBL dalam mata pelajaran IPA. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Simpenan yang berjumlah 22 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi kemudian diolah menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 2,28 sehingga kreativitas belajar siswa pada pra siklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 3,08 dan masuk dalam kriteria baik. Untuk siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 3,53 dan masuk dalam kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PjBL dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas IV SDN Simpenan pada mata pelajaran IPA]
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN HURUF Gunawan Agustian; Arsyi Rizqia Amalia; Dyah Lyesmaya; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Binagogik Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v11i1.627

Abstract

The aims of this study were: (1) to explain how early reading learning was carried out by using letter boards, and (2) to describe how students' initial reading skills were improved by using letter boards. Classroom action research (CAR) is the research approach used. The research process requires four steps to be completed in each cycle: (1) planning; (2) action; (3) observation; and (4) reflection. Class 1C SDS Darul 'Amal Jampangkulon participated in two cycles of this research. The pre-cycle student learning outcomes were still low, only 25% or 5 students were fluent at beginning reading. In cycle I, students' ability in beginning reading skills increased by 50%, with 10 scoring fluent and 10 scoring non-fluent. and 15% is still not current.
Kuya Ngagandong Imahna: Analisis Keterampilan Membaca Dongeng Bahasa Sunda pada Siswa Sekolah Dasar Siti Rizki Nuranissa; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 3 (2023): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i3.2947

Abstract

The research aimed at knowing, analyzing, and explicitly describing the reading skills of elementary school students, especially in reading Sundanese text entitled Kuya Ngagandong Imahna. Data collection through oral reading test and observation. Referring to the acquisition of oral reading test scores, the reading skills of the students can be said to be quite fluent in reading Sundanese fairy tales entitled Kuya Ngagandong Imahna. The end result is that students are able to identify letters correctly, pronounce words fairly accurately, read fluently and answer questions about the content of the reading correctly.
Peningkatan Pemahaman Konsep Pengukuran Satuan Waktu Melalui Model Pembelajaran Tipe STAD Insan Susilawati; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 3 (2023): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i3.2965

Abstract

The STAD learning model is a learning model to encourage students to encourage and help each other, to master the skills taught by the teacher. The purpose of this research is to enhance comprehension of mathematical concepts in the domain of time unit measurement achieved through the implementation of a cooperative learning model known as the STAD method. The research’s type is CAR (Classroom Action Research) that has two cycles. Each cycle has four stages; planning, implementing, observing and reflecting. The subjects of this study were 2nd graders from SDN CISARUA for the 2022/2023 academic year. In total, there were 34 students, 14 male and 20 female. The data collection was observation, test and documentation. The results showed an increase in student learning completeness from Cycle I to Cycle II. The average score of all students in Cycle I was 67.94%, which increased to 78.53% in Cycle II. In Cycle I, 58.82% of students achieved the minimum passing grade (KKM), which increased to 82.35% in Cycle II. The percentage of students who achieved the KKM increased by 23.53% from Cycle I to Cycle II. Hence, the criteria for achieving classical student learning completeness have been fulfilled.
Penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman budaya pada siswa sekolah dasar negeri Cikarang kelas III Irpan; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pemahaman budaya siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Materi ajar berbasis kearifan lokal diterapkan dalam dua siklus pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual untuk memperkaya pengalaman pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap budaya lokal, dengan persentase ketuntasan meningkat dari 20% pada pra-siklus menjadi 90% pada siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa dan melestarikan warisan budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan pembelajaran yang relevan dan kontekstual dalam pengembangan kurikulum pendidikan dasar.
Penggunaan media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I sekolah dasar Anggun Setia Putri; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22548

Abstract

Latar belakang penetilian siswa kelas I SD Negeri Buniwangi berdasarkan hasil observasi ternyata kemampuan membaca dan menulis siswa masih tergolong rendah, Kriteria ketuntasan minimal 65 yang sudah ditetapkan menjadi tolak ukur dalam keberhasilan belajar anak, dari 8 peserta didik hanya 3 Peserta didik yang sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal atau sekitar 37,5% pada setiap akhir pembelajaran. Penelitian yang dilakukan ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Hopkins pelaksanaan penelitian tindakan dilakukan membentuk Spiral dimulai dari menyusun perencanaan lalu melaksanakan tindakan, Tujuan dari penelitian ini yaitu Mendeskripsikan perencanaan penggunaan media gambar dalam pembelajaran di kelas, Mendeskripsikan pelaksanaan penggunaan media gambar dalam pembelajaran di kelas, Memaparkan hasil penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui media gambar, Hasil siklus I yaitu jumlah siswa yang telah mencapi KKM sebanyak 5 siswa atau 62,5 % dan sebanyak 3 siswa atau 37,5%, Perbaikan yang dilakukan pada siklus II menunjukan Jumlah siswa yang telah mencapi KKM sebanyak 7 siswa atau 87,5 % dan sebanyak 1 siswa atau 12,5%. Sedangkan target peneliti adalah 85% dari siswa seluruhnya kemampuan membacanya meningkat. Kemampuan membaca siswa setelah dilakukannya Observasi pada tiap siklus serta hasil evaluasi akhir pembelajaran mengalami peningkatan yang sangat baik pada setiap indikator kegiatan, oleh karena itu penelitian dengan memanfaatkan media kartu gambar dinyatakan sangat baik sesuai dengan harapan peneliti.
Penerapan managemen kelas untuk meningkatkan karakter disiplin siswa di sekolah dasar Kurniawati; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22561

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kurangnya partisipasi siswa dalam belajar serta tingkat kedisiplinan yang masih kurang yang berimbas pada hasil belajar PPKn siswa, dan hal tersebut berdampak pada tujuan capaian belajar yang belum tercapai maksimal. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Terdapat 25 siswa yang menjadi subjek penelitian di kelas I SD Negeri Mekarjaya. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, mencakup fase perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Selama proses pembelajaran, pengumpulan data dan pelaksanaan penelitian dilakukan bersama. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi manajemen kelas mampu meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKKN) serta kedisiplinan siswa kelas I SD Negeri Mekarjaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya, hanya 9 dari 25 siswa yang memenuhi kriteria kelulusan, sedangkan sisanya tidak. Namun, setelah dilakukan Siklus I, jumlah siswa yang memenuhi kriteria meningkat menjadi 18, dengan hanya 7 siswa yang tidak memenuhi kriteria. Dan pada Siklus II, 23 siswa berhasil mencapai kriteria kelulusan yang ditetapkan dan hanya 2 orang siswa yang masih di bawah KKM. Adapun persentase kelulusan pada pra-siklus hanya mencapai 32%, kemudian meningkat menjadi 72% pada Siklus I, dan mencapai 92% pada Siklus II, melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 80%. Selain itu pada aspek kedisiplinan hasil observasi pada kegiatan tahap siklus 1 memiliki peningkatan menuju siklus II. Pada siklus II terlihat bahwa peningkatan setiap indicator kedisiplinannya sangat meningkat secara signifikan, sehingga dalam indicator ketaatan waktu belajar mendapatkan presentase sebesar 81%, indicator ketaatan mengerjakan tugas sebesar 82%, indicator ketaatan waktu datang dan pulang sebesar 93% dan indicator terkait pelaksanaan kegiatan diperoleh presentase sebesar 93%. Sehingga pada siklus II termasuk ke dalam kategori “sangat baik” Dengan demikian, penerapan penggunaan penggunaan manajemen kelas guna meningkatkatkan karakter disiplin dan hasil belajar siswa di SDN Mekarjaya terbukti berhasil.
Co-Authors Aditia Eska Wardana Aditia Eska Wardana Ailah Ainurrafa, Shafira Anak Agung Gede Sugianthara Andayani, Feni Andi Nurrochmah Anggun Setia Putri Anjali, Salma Isni Annisa Nurmaulia Annisa Suci Rahayu Annisa, Diana Apriani, Rahmi Arifin Maksum Arita Marini Ariyani Pranata Arsyi Rizqia Amalia Astri Sutisnawati Asty Nesya Rahmi Ati Sulastri Avionita, Neng Vini Baden Baden Chusnul Hayati Dede Heryadi Dedi Tsabit Dera Sulastri Destriana, Mutiara Dewi Nurhayati Dhea Nada Oktavia Din Azwar Uswatun Eka Sakti Ismulya Eva Nurhasanah Fahri Tio Ramadhan Fauziah Husni Firly Cahyani Hermawantie Ghesya Athira Hasna’ul Fauzyah Gunawan Agustian Haifa Nurul Sabilla Haifa Handayani, Gita Widia Heryadi, Dede Hilna Putria Iis Nurasiah Iis Nurasih Imas Masitoh Insan Susilawati Iqbal Ramdani Irna Khaleda Irna Khaleda Irna Khaleda Irna Khaleda Nurmeta Irna Khaleda Nurmetta Irpan Januarianto, Dinar Mochamad julfatujahra Julia Puspita Dewi Khaleda, Irna Khansaa, Syifau Shahwatul Kurniawati Kusmayadi, Chichi Laila Agustin Lala Nurhayati Lemi Susanti Lesi Mardiyanti Lia Sri Budiani Lyesmaya, Dyah Mardiyanti, Lesi Marisha Amelia Ramadhan Masitoh, Imas Maulana Irsyad Maulana, Atep Maulana, Hikmat Meliyanti, Anisa Muhamad Fajar Sidiq Muhammad Arief N. Liany Ariesta Pratiwi Nadyah Rihhadatul Aisy Najila Indah Nurani Nanda, Silvia Oktavia Nandang Nasrulsyah, Annajmi Nasywaa Nurjihaan Aziizah Nazila Salsabila Nida Winarti Ninda Sumarlin Ninda Sumarlin Noor Mim Fachmi Novi Andri Nurcahyono Novianti Novianti Nurahman, Rizki Nurhanifah, Nadia Nurhayati, Lala Nurmaulia, Annisa Nurmeta, Irna Khaleda Nurrochmah, Andi Nuzalfa, Siti Najla Pebriana, Feri Pranata, Ariyani Yeri Prilly Yasinta Yasinta Purwoko, Agus Putria, Hilna Qonita, Ghisanahara Balqis Rages Wari Rahma Rahayu Rahman Eri Pridana Rahmania, Siti Rahmawati, Mira Rahmi Apriani Rahmi Gunarwati Ramdani, Iqbal Riska Herlinawati Rosiana Agustina Ruslani Ruslani Ruslani, Ruslani Sakinah, Nisrina Sofiliandini Sarah Nur Layyinna Syahid Sindi Sindi Siti Rizki Nuranissa Siti Rohmah Siti Salisa Salwiyah Sri Mulyani Sri Nopianti Sri Wahyuni Saefudin Sulastri, Ati Syahid, Sarah Nur Layyinna Syifa Tiara Naziah Syifaurrahmat, Muhammad Rizky Synta Agustri Tamara Putri Rafendi Ubad Subandi Ulfah Fauziah Wandi Lesmana Wardana, Aditia Eska Wina Winarti Winarti, Wiwin Windi Saputri Marta Yuyun Sri Wahyuni