Articles
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas IV Sekolah Dasar
Nurhayati, Dewi;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.9861
Pembelajaran berdiferensiasi ialah pembelajaran yang menerima serta mengakui dengan adanya kesiapan, minat, serta preferensi belajar sehingga terjadilah keberagaman belajar siswa. Pembelajaran yang dibedakan adalah pendekatan yang sadar bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan serta kebutuhan yang berbeda-beda. Tujuan Kurikulum Merdeka adalah menyediakan pembelajaran yang berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, juga dikenal sebagai pembelajaran berdiferensiasi. Oleh karena itu, pembelajaran bagi peserta didik sangat penting selama pelaksanaannya. Tujuan dilakukannya pendekatan berdiferensiasi agar siswa menerima pendekatan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa untuk memaksimalkan potensi serta memiliki motivasi dalam proses pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi adalah metode pembelajaran yang memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa di kelas. Dalam praktiknya, guru akan memberikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar masing-masing siswa. Ada tiga jenis pembelajaran berdiferensiasi di kelas: diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, siswa memiliki banyak pilihan berbeda untuk materi pembelajaran, metode pengajaran, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode studi kualitatif dengan studi kasus dan bersifat deskriptif yang memiliki tujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian tentang pembelajaran berdiferensiasi juga menjawab beragamnya kebutuhan serta gaya belajar siswa. Pembelajaran diferensiasi dapat diterapkan secara optimal di sekolah dan di kelas jika didukung oleh budaya yang mendukung
Analisis Proses Pembelajaran dalam Jaringan (DARING) Masa Pandemi Covid- 19 Pada Guru Sekolah Dasar
Putria, Hilna;
Maula, Luthfi Hamdani;
Uswatun, Din Azwar
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.460
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran dalam jaringan (daring), faktor-faktor pendukung serta faktor-faktor penghambat guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Baros Kencana CBM Kota Sukabumi yang terhitung pada bulan April hingga Juli. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar di SDN Baros Kencana CBM. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket terbuka, wawancara semi terstruktur, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah pandemi covid-19 membawa dampak yang sangat besar terhadap proses pembelajaran, pembelajaran yang biasanya dilaksanakan secara langsung kini dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran daring yang dilakukan untuk anak usia sekolah dasar dirasa kurang efektif. Ada beberapa faktor pendukung guru dalam proses pembelajaran daring yaitu ketersediannya handphone, kuota dan jaringan internet yang stabil. Selain adanya faktor yang mendukung dalam pembelajaran daring terdapat juga beberapa faktor penghambat guru dalam pembelajaran daring. Faktor penghambat tersebut diantaranya adalah belum semua peserta didik memiliki handphone dan masih banyak orang tua sibuk bekerja.Â
Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa SD melalui Media Pembelajaran Diorama Lingkungan
Syahid, Sarah Nur Layyinna;
Maula, Luthfi Hamdani;
Nurmeta, Irna Khaleda;
Sulastri, Ati;
Ruslani, Ruslani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa dengan menggunakan media pembelajaran diorama lingkungan di SDN 2 Sagaranten. Metode penelitian yang di gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa serta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran diorama lingkungan dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa di SDN 2 Sagaranten. Hal ini dapat dilihat dari hasil olah data yang diperoleh pada siklus 1, sebanyak 14 siswa dari 28 jumlah seluruh siswa kelas 3 memiliki kemampuan membaca nyaring, sedangkan 14 siswa lainnya belum memiliki kemampuan membaca nyaring, sehingga presentase kemampuan membaca nyaring mencapai 50% dengan nilai rata-rata 69,1. Pada siklus 2 hasil olah data yang diperoleh yaitu 28 siswa dari 28 jumlah keseluruhan siswa memiliki kemampuan membaca nyaring dengan presentase 100% dan nilai rata-rata nya adalah 73.6.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Media Big Book Sukuraga di Sekolah Dasar
Mardiyanti, Lesi;
Maula, Luthfi Hamdani;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Heryadi, Dede;
Ramdani, Iqbal
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3227
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penerapan pembelajaran menggunakan media big book sukuraga dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media big book sukuraga di kelas III SDN Cibaregbeg. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan pada siswa kelas III SDN Cibaregbeg Kabupaten Sukabumi yaitu 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan dengan total 35 siswa. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media big book sukuraga dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa, yang dibuktikan dengan soal tes pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia sebelum menerapkan media big book sukuraga persentasenya masih rendah, yaitu 20%. Sementara itu, SDN Cibaregbeg mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kelas III setelah diterapkannya media big book sukugara. Pada siklus I persentase siswa 51%, sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat lagi sebesar 83% Â siswa yang tuntas sebanyak 29 dari 35 siswa Kelas III SDN Cibaregbeg. Dengan demikian, pada siklus II pemahaman membaca siswa dianggap berhasil ketika mencapai KKM 70.
Pembelajaran Matematika Selama Masa Pandemi di Sekolah Dasar
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3642
Mata pelajaran matematika adalah pelajaran yang sukar untuk siswa sekolah dasar. dengan pembelajaran daring ini, mata pelajaran matematika menjadi fokus guru terkait hasil belajar mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran mata pelajaran matematika selama pandemic yang berlangsung lebih dari satu tahun ini. Pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara dengan dua guru kelas empat sekolah dasar di kota Jakarta dan kota Sukabumi menggunakan whatsapp voice dan google meet. Pembelajaran daring mata pelajaran matematika di awal pandemic berjalan dengan menggunakan whatsapp group dan pemberian video. Lambat laun seiring dengan fasilitas pendukung mulai terpenuhi tatap maya dilakukan secara rutin dua hari selama seminggu. Adapun jadwal tatap maya ini dilaksanakan sesuai kesepakatan antara guru dan siswa terkait fasilitas pendukung. Menurut guru pembelajaran daring secara tatap maya lebih efektif ketimbang pemberian video materi. Hasil penelitian ini mendukung beberapa penelitian sebelumnya terkait hubungan dan efektifitas tatap maya terhadap hasil belajar matematika secara signifikan meningkat.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian melalui Metode Jarimatika pada Siswa Kelas Rendah
Apriani, Rahmi;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5429
Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Gunung Jaya dan subjek  dalam penelitian ini sebanyak 29 siswa. Saat mengamati pembelajaran matematika materi perkalian di kelas II, selama proses belajar matematika Guru masih menggunakan konsep matematika yang kurang tepat dan pembelajaran pun menjadi membosankan. Selain itu, guru juga belum memakai metode berhitung yang memudahkan siswa dalam belajar perkalian. Siswa menjadi terbebani ingatannya dalam menghafal perkalian. Siswa terlihat terpaksa sehingga kemampuan berhitung perkalian siswa masih rendah dan pembelajaran dirasa membosankan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik menggunakan Jarimatika untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan proses belajar matematika menggunakan metode Jarimatika mampu menaikkan kemampuan dalam berhitung perkalian siswa kelas II di SD Negeri Gunung Jaya. Berdasarkan pengaruh belajar matematika pada kemampuan berhitung perkalian siswa melalui metode Jarimatika, pada siklus I yaitu mencapai 72,41%, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 82,75. Dengan peningkatan tersebut bisa ditarik kesimpulan, metode Jarimatika berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung perkalian siswa. Hal ini menunjukkan beberapa poin bahwa penggunaan Jarimatika dapat didorong sebagai metode alternatif guna menaikkan keterampilan siswa dalam menghadapi masalah perkalian berhitung serta membuat pembelajaran jadi lebih menarik memakai berbagai metode.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Masitoh, Imas;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak  9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.
PENERAPAN MEDIA ULAR TANGGA WAYANG SUKURAGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH DASAR
Anjali, Salma Isni;
Maula, Luthfi Hamdani;
Nurmeta, Irna Khaleda;
Lyesmaya, Dyah
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/else.v8i2.19236
The problem in this study is the lack of use of learning media to support learning, especially social studies subjects with the stigma of social studies subjects simply memorizing it so that what happens is only getting bored learn. This research is a PTK with 4 meetings, where the purpose of this research is to find out the activities of educators, students' critical thinking skills, and learning outcomes through the medium of wayang sukuraga snakes and ladders. The results of this study indicate that before the action was taken, only 60% of students completed their learning outcomes with an average score of 60. After the action was taken in cycle I there was an increase in student learning outcomes to 69% with an average score of 69 and in cycle II there was again increasing the proportion of student learning outcomes to 79& with an average value of 80. So it can be concluded that the application of the Wayang Sukuraga snake and ladder media can help students achieve optimal learning outcomes in social studies subjects and interesting wayang Sukuraga illustrations. Keywords: Learning Outcomes IPS, Snakes and Ladders, Wayang Sukuraga
MBKM Proyek Kemanusiaan Progaram Pembentukan Kampung Peduli Donor Darah di RW 16 Kelurahan Karang Tengah
Avionita, Neng Vini;
Pranata, Ariyani Yeri;
Nasrulsyah, Annajmi;
Nurhanifah, Nadia;
Destriana, Mutiara;
Khansaa, Syifau Shahwatul;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani;
Pebriana, Feri;
Januarianto, Dinar Mochamad;
Maulana, Atep
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Donor darah merupakan kegiatan memberikan atau menyumbangkan darah secara sukarela. Darah kerap dibutuhkan oleh orang yang mengalami luka berat atau menderita penyakit tertentu, seperti anemia, thalasemia, dan kanker darah. Keberadaan akan pasokan darah sangat dibutuhkan bagi pasien dan dokter dalam perawatan. Semua orang dapat menjadi pendonor darah jika memenuhi persyaratan yang berlaku. Proses pencarian pendonor darah sukarela yang sesuai dengan kriteria pasien seringkali sulit untuk dilakukan karena prosedur pemeriksaan darah, keterbatasan tempat serta keterbatasan waktu yang menyangkut keselamatan pasien. Sedangkan memperoleh darah dalam waktu yang singkat sangat diharapkan oleh setiap dokter dalam menangani pasien. Berdasarkan fenomena tersebut, maka pada kegiatan MBKM Proyek Kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi prodi PGSD bekerjasama dengan PMI Kota Sukabumi membentuk program “Kampung Peduli Donor Darah” sebagai sebuah sistem program yang dapat memberikan pengetahuan serta kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan darah, mewujudkan sikap peduli dan sukarela dalam membantu sesama, mempermudah pengurus RW dan Posyandu untuk membuat Bank data golongan darah di wilayahnya.
Analisis Dampak Pandemi COVID-19 Bagi Guru Dalam Menerapkan Moda Daring pada Pembelajaran IPS SD
Meliyanti, Anisa;
Maula, Luthfi Hamdani;
Nurrochmah, Andi
Proceeding Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 1 No. 1 (2020): Armoring the Youth to Contribute to the SDGs
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.859 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendapatkan informasi mengenai gambaran dampak pandemi covid-19 bagi guru dalam menerapkan moda daring khususnya pada pembelajaran IPS di kelas 4 sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif karena menganalisis suatu permasalahan yang terjadi. Pada penelitian kualitatif tidak bersifat menguji atau menolak suatu hipotesis, akan tetapi cenderung kepada menemukan permasalahan baru. Dalam penelitian ini responden sebanyak 3 orang guru di SDN Cipanengah CBM. Untuk tujuan kerahasiaan, responden diberi inisial ibu NK, ibu MA, dan ibu RN. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi berupa foto dan rekaman suara. Penelitian menggunakan wawancara semi terstruktur dengan daftar pertanyaan yang disusun berdasarkan pengembangan literatur terkait. Responden untuk penelitian ini adalah para guru kelas 4.1, 4.2, dan 4.3 di SDN Cipanengah CBM. Hasil dari penelitian ini terdapat dampak positif yang dirasakan oleh guru dalam menerapkan pembelajaran moda daring berupa fleksibilitas dan hemat tenaga. Sedangkan dampak negatif yang dialami guru dalam menerapkan pembelajaran moda daring yaitu boros kuota internet, pembelajaran tidak tersampaikan secara penuh, dan tidak dapat melihat secara langsung proses belajar siswa sehingga menyebabkan proses penilaian tidak efektif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu lebih banyak terdapat dampak negatif dari pada dampak positif yang dialami guru dalam menerapkan moda daring pada pembelajaran IPS di kelas 4 SDN Cipanengah CBM.