Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONSIDERASI DALAM MENINGKATKAN SIKAP SPRITUAL SISWA Penti Suryani; Ismail Sukardi; Abu Mansur; Septia Fahiroh
PAI RAFAH Vol 4 No 4 (2022): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v4i4.3886

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the consideration learning model in improving students' spiritual attitudes in Akidah Akhlak class VII at MTs YPNH Tanah Abang. This research uses quantitative research with the type of Two-group Post-Test-Only Design. This type of research uses data collection methods used are observation, questionnaires, and documentation. Data analysis techniques using the t-test. The results showed that the spiritual attitude of students in the experimental class using the consideration learning model was classified as a moderate category, namely with an average value of 71,.75, meaning moderate here in achieving indicators of spiritual attitude has not been achieved as expected. While the spiritual attitude of students in the control class using the concessional learning model is classified as low, namely with an average value of 62.25, the meaning is low here in achieving indicators of spiritual attitudes not maximally achieved as expected. Based on the results of hypothesis testing using the t-test formula, it can be seen that at the 5% level and at the 1% level t count> t table, namely t count 4.54 and t table 1.99 (5% level) and 2.65 (1% level). Thus it can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) is accepted which shows that there is a significant difference between the spiritual attitudes of experimental class students and the spiritual attitudes of students in the control class.
The Application of Ai-Based Audio-Visual Learning Media To Student Learning Interest In The Subject of Islamic Cultural History In Madrasah Ibtidaiyah Abu Mansur; Zuhdiyah Zuhdiyah; Nurlaeli Nurlaeli
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5510

Abstract

In the digital era the learning process is directed to computerization such as the application of Competency-Based National Assessment (ANBK) all schools have implemented computerization as well as MI Azizan Palembang has started the learning process and assessment using computer media, the purpose of this study was carried out to determine the Application of Interactive Video Learning Media at Madrasah Ibtidaiyah Azizan, the Effect of Application of Interactive Video on Student Learning Interest, the research method in this study used an experimental method with a pre-test post test design, data collection techniques in this study using questionnaires, interviews and documentation, data analysis techniques carried out with simple linear regression. The research uses validity, reliability, and hypothesis testing, the results of the study, the learning process at MI Azizan has been running properly, from the results of the calculation of the simple regression test shows the significance value of 0.000 <0.05. so it can be concluded that the media used has a significant effect in developing students' learning interest. meaning that Ha which reads "audio-visual media has an effect on developing students' learning interest" has been proven. And from the output the R Square value is 0.915. This means that the effect of audio-visual media in developing students' interest in learning at MI Azizan Palembang is 91.5% and 8.5% is influenced by other variables not examined in this study.
Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya dan Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Terhadap Akhlak Siswa Arivan Mahendra; Abu Mansur; Muhammad Win Afgani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2117

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk akhlak siswa, terutama melalui pengaruh teman sebaya dan penerapan tata tertib sekolah. Permasalahan yang ditemukan di SMA Negeri 1 Tiga Dihaji menunjukkan adanya indikasi perilaku kurang baik di kalangan siswa, seperti kurangnya kesopanan dan pelanggaran tata tertib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap akhlak siswa, menganalisis seberapa besar pengaruh pelaksanaan tata tertib sekolah terhadap akhlak siswa, serta menguji pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap akhlak siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian pendidikan karakter, serta menjadi referensi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembinaan akhlak siswa melalui pengelolaan lingkungan sosial dan disiplin sekolah yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari 142 siswa yang dipilih menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergaulan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap akhlak siswa dengan nilai signifikansi 0,048 < 0,05 dan kontribusi sebesar 29,9%. Pelaksanaan tata tertib sekolah juga berpengaruh signifikan terhadap akhlak siswa dengan nilai signifikansi 0,037 < 0,05 dan kontribusi sebesar 15,1%. Secara simultan, kedua variabel ini memiliki pengaruh terhadap akhlak siswa dengan nilai Fhitung 8,730 lebih besar dari Ftabel 3,06 dan tingkat signifikansi 0,011 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa pergaulan teman sebaya dan pelaksanaan tata tertib sekolah secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 37,4% terhadap akhlak siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pergaulan teman sebaya yang positif dan penerapan tata tertib sekolah yang konsisten dapat membantu membentuk akhlak siswa yang lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan strategi efektif dalam membangun lingkungan pergaulan yang baik dan menegakkan tata tertib sekolah secara optimal.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Untuk Membentuk Akhlak Siswa di SMP Tri Dharma Palembang Athira Nisrina; Nada Luthfiyah Eka Putri; Azim Rahman; Abu Mansur; Muhamad Yudistira Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAIBP) dalam membentuk akhlak siswa di SMP Tri Dharma Palembang. Guru PAIBP berperan penting tidak hanya dalam menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta menggunakan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAIBP menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan religius, pendekatan personal, dan bimbingan spiritual. Strategi tersebut mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun siswa. Implementasi dari hasil penelitian ini tampak dalam kegiatan rutin keagamaan di sekolah seperti salat berjamaah, doa bersama, serta interaksi sosial yang lebih santun antar siswa. Dengan demikian, strategi guru PAIBP berkontribusi nyata dalam membentuk akhlak mulia peserta didik melalui pembelajaran yang humanis, religius, dan kontekstual.
Implementasi Dan Tantangan Penggunaan Metode An-Nahdliyah Dalam Pembelajaran Al-Quran: Studi Kasus Di Rumah Baca Relawan Muda Peduli Nusantara Novita Sari; Tiara Afriani; Putri Nabila; Muhamad Yudistira Nugraha; Abu Mansur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode An-Nahdliyah dalam pembelajaran Al-Qur'an di Rumah Baca Relawan Muda Peduli Nusantara. Metode ini menekankan pada penggunaan irama dan ketukan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, khususnya dalam aspek makhraj, tajwid, dan kelancaran. Meskipun metode ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar anak-anak, tantangan seperti variasi kemampuan peserta didik dan kurangnya sumber daya tetap perlu diatasi. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalisasi penerapan metode An-Nahdliyah dalam konteks pendidikan nonformal.
Analisis Peran Ustadz Terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Di Rumah Tahfidz Hakan Al Kindi Siti Lailatun Ni’amah; M. Fathoni Ladako; Dhea Ferliza; Muhamad Yudistira Nugraha; Abu Mansur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4341

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan menghafal Al-Qur’an dan peran ustadz dalam mendukung keberhasilan murid. Menghafal Al-Qur’an melibatkan aspek kognitif, spiritual, dan emosional, yang memerlukan konsentrasi, latihan, dan niat yang tulus. Keberhasilan hafalan dipengaruhi oleh faktor internal seperti daya ingat, motivasi, dan kedisiplinan, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran, media, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Ustadz berperan sebagai pembimbing, motivator, teladan, dan evaluator dengan menerapkan metode talaqqi, tikrar, muraja’ah, dan sima’an, memberikan dorongan moral dan spiritual, mencontohkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi hafalan secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bimbingan ustadz yang profesional dengan kesiapan murid menjadikan proses menghafal Al-Qur’an lebih efektif, berkualitas, dan berkesinambungan, serta menumbuhkan kedekatan spiritual dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terhadap Penguatan Moderasi Beragama di Sman 22 Palembang di Era Digital Aisyah Junia Anindya Sari; Nabila Cahya; Muhammad Wahid; Muhamad Yudistira Nugraha; Abu Mansur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti terhadap penguatan moderasi beragama siswa di SMA Negeri 22 Palembang pada era digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya arus informasi dan interaksi di media sosial yang memunculkan potensi penyebaran paham ekstrem, intoleransi, dan ujaran kebencian di kalangan remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan pengumpulan data melalui angket daring terhadap 18 siswa yang aktif mengikuti pembelajaran PAI dan menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI dan Budi Pekerti berperan signifikan dalam membentuk karakter moderat siswa, khususnya melalui integrasi nilai-nilai kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab. Strategi yang efektif meliputi keteladanan guru, pembiasaan nilai-nilai moral, diskusi kontekstual, serta penguatan literasi digital berbasis ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan agama, keteladanan pendidik, dan pembinaan digital mampu memperkuat moderasi beragama siswa dalam menghadapi tantangan era media sosial.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Untuk Membentuk Akhlak Siswa di SMP Tri Dharma Palembang Athira Nisrina; Nada Luthfiyah Eka Putri; Azim Rahman; Abu Mansur; myudistira nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAIBP) dalam membentuk akhlak siswa di SMP Tri Dharma Palembang. Guru PAIBP berperan penting tidak hanya dalam menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta menggunakan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAIBP menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan keagamaan, pendekatan personal, dan bimbingan spiritual. Strategi tersebut mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun siswa. Implementasi dari hasil penelitian ini tampak dalam kegiatan rutin keagamaan di sekolah seperti salat berjamaah, doa bersama, serta interaksi sosial yang lebih santun antar siswa. Oleh karena itu, guru strategi PAIBP berkontribusi nyata dalam membentuk akhlak peserta didik yang mulia melalui pembelajaran yang humanis, religius, dan kontekstual.
Analisis Self-Efficacy Santri Tahfiz dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Ma'had Miftahul Jannah) Faiz Dzulkhairi; Elisa Zahra; Muhamad Yudistira Nugraha; Abu Mansur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi diri santri tahfiz dalam proses menghafal Al-Qur’an di Ma’had Miftahul Jannah, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi konsistensi mereka dalam menghafal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat efikasi diri di antara santri, yang terbentuk tidak hanya oleh motivasi individu, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti dukungan orang tua dan budaya kelembagaan ma’had. Dorongan dari orang tua cenderung memperkuat kepercayaan diri santri ketika dipersepsikan sebagai bentuk kepercayaan dan kasih sayang; namun, jika dipahami sebagai tekanan atau kewajiban, hal tersebut justru dapat melemahkan keyakinan terhadap kemampuan diri mereka sendiri. Selain itu, budaya dan peraturan ma’had berperan sebagai faktor mediasi yang membentuk kedisiplinan dan ketekunan santri dalam menghafal. Rutinitas yang terstruktur, sistem setoran harian, serta semangat kebersamaan yang dibangun di lingkungan ma’had turut mengembangkan konsistensi akademik sekaligus karakter religius santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dalam konteks pembelajaran tahfiz bukan sekadar konstruk psikologis, melainkan bagian integral dari pendidikan Islam yang bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual, kedisiplinan, dan integritas moral. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan tahfiz perlu menekankan tidak hanya pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan karakter.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Perilaku Bullying Siswa melalui Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Islami di MTs Miftahus Syafa’ah Indralaya Utara Indah Salwa; Ridho Alfarizi; Ikma Mustaqimah; Abu Mansur; Muhammad Yudistira Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4471

Abstract

Bullying is one of the most prevalent social problems in schools and has a negative impact on students’ development. This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in preventing bullying behavior through the inculcation of Islamic moral values at MTs Miftahus Syafa’ah. This research employed a qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that PAI teachers act as educators, mentors, and role models in instilling Islamic morals based on ḥablumminannās (respecting peers, politeness, mutual assistance, refraining from mocking, and avoiding harm). The strategies applied include Islamic education learning, habituation, religious activities, and teacher role modeling. The study also identified several obstacles, such as limited teaching strategies, weak supervision, and the influence of students’ social environment. This research emphasizes that the inculcation of Islamic moral values can serve as an effective preventive strategy against bullying, thereby fostering a religious, harmonious, and conducive school climate.