Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Geosaintek

IDENTIFIKASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUAN KARBONAT CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA MENGGUNAKAN ANALISIS ELEKTROFASIES DATA LOG GAMMA-RAY Wibowo, Rahmat Catur; Yandi, Varenza Novita; Dewanto, Ordas; Rasimeng, Syamsurijal
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengembangkan lapangan produksi minyak dan gas, perlu dilakukan studi lingkungan pengendapan untuk dapat meningkatkan kualitas hasil produksi. Cekungan Jawa Timur Utara sebagian besar merupakan cekungan lepas pantai yang menghasilkan minyak dan gas dengan shale Formasi Ngimbang sebagai batuan induk yang menggenerasikan hidrokarbon ke reservoir berupa batuan karbonat (Formasi Kujung). Identifikasi lingkungan pengendapan yang dilakukan dengan menganalisa pola kurva log Gamma-Ray (GR) disebut sebagai analisis elektrofasies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa lingkungan pengendapan batuan reservoir karbonat berdasarkan pola yang terbentuk pada log GR. Pola log GR memiliki karakter khusus yang berhubungan dengan pola pengendapan batuan karbonat dan kemudian dihubungkan dengan data biostratigrafi sebagai justifikasi. Dengan menggunakan 3 sumur, didapati adanya pola elektrofasies berupa cylindrical dan funnel yang mengindikasikan tubuh karbonat yang terbentuk berupa keep-up carbonate dan catch-up carbonate yang terendapkan pada lingkungan laut dangkal. Adanya indikator organisme lingkungan laut dangkal seperti microgastropods, byrozoa, dan fragmen cangkang pada data biostratigrafi, mendukung interpretasi elektrofasies berupa lingkungan pengendapan karbonat daerah penelitian terendapkan di lingkungan laut dangkal.
IDENTIFIKASI STRUKTUR PATAHAN DAN LOKASI RESERVOAR PANASBUMI DAERAH GUNUNG CIREMAI BERDASARKAN ANALISIS DATA GRAVITY Lumbantoruan, Irma Nurliza; Sarkowi, Muhammad; Mulyatno, Bagus Sapto; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada Lapangan Panasbumi Gunung Ciremai, Provinsi Jawa Barat, bertujuan untuk memperoleh peta anomali Bouguer berdasarkan analisis data gravity GGMPlus. Kemudian pemisahan anomali regional dan residual dengan menggunakan filter moving average. Selanjutnya dilakukan analisis Second Vertical Derivative (SVD) untuk menganalisis patahan, dan pemodelan 3D untuk menggambarkan secara jelas penampang bawah permukaan dan melihat sebaran densitas bawah permukaan. Dari hasil pengolahan diperoleh densitas anomali Bouguer sebesar 22-50 mGal dengan densitas rata-rata 2,314 g/cc. Dari hasil analisis spektrum diperoleh kedalaman rata-rata anomali regional 4250 meter dan untuk kedalaman rata-rata residual 350 meter. Nilai nol pada analisis SVD menunjukkan batas karakteristik geologi yaitu adanya sesar dan perbedaan fisis dari densitas tinggi ke rendah pada densitas batuan. Struktur sesar yang teridentifikasi merupakan sesar mendatar yang berarah hampir NW-SE yang membedah Ciremai Muda produk vulkanik. Terdapat juga sesar berarah barat-timur sebagai kelurusan lama kaldera Ciremai yang menghasilkan prospek panasbumi Sangkanhurip dan Pejambon di bagian timur Gunung Ciremai. Berdasarkan peta geologi dapat dilihat bahwa struktur geologi Gunung Ciremai merupakan sesar aktif Cilacap-Kuningan yang berperan sebagai jalur manifestasi panasbumi Ciniru. Dari hasil pemodelan 3D ditemukan zona reservoir pada kedalaman 3-4 km dengan nilai densitas 2,2-2,3 g/cc dan zona heat source pada kedalaman 4-5 km dengan nilai densitas 2,6-2,7 g/cc dan untuk zona caprock pada kedalaman 1,5-3 km dengan nilai densitas 2,7-2,8 g/cc.
TEKNIK PEMISAHAN ANOMALI MAGNETIK RESIDUAL-REGIONAL BERBASIS MATLAB: STUDI KASUS GUNUNG UNGARAN Resimeng, Syamsurijal; Wijayanti, Dewi; Rahmawati, Luthfi; Istikomah, Annur; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Geosaintek Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan data pengukuran magnetic di daerah Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini membandingkan teknik inversi dengan persamaan polynomial orde 1, orde 2 dan orde 3 dalam pemisahan anomali residual dengan anomali regional. Pada penelitian ini dilakukan kajian komputasi dengan membuat program komputer menggunakan software MatLab 2017. Data pengukuran magnetic yang digunakan merupakan data yang telah dilakukan koreksi sehingga telah didapatkan nilai anomali totalnya. Pemisahan anomali residual-regional ini selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi geologi sekitar daerah penelitian. Sebelumnya, telah dilakukan pemodelan kedepan (forward modeling) untuk memunculkan model sintetik pada perhitungan orde 1, orde 2 dan orde 3. Hasil forward modeling ini akan disesuaikan dengan model anomali regional yang muncul setelah diinversi. Setelah dilakukan pemisahan anomali residual-regional, selanjutnya adalah menyesuaikan antara kontur dan nilai anomali regional dengan keadaan geologi sekitar daerah penelitian. Gunung Ungaran merupakan bagian dari Pengunungan Serayu Utara yang berada pada bagian tengah Pola Jawa yang mana pada pola ini terdapat sesar naik dari arah Barat ke Timur. Dari hasil penyesuaian antara anomali regional orde 1, orde 2 dan orde 3 dengan kondisi geologi daerah sekitar didapatkan bahwa pada penelitian ini perhitungan inversi dengan orde 2 menunjukkan hasil pemisahan anomali yang paling sesuai.
IDENTIFIKASI STRUKTUR GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN ANALISIS DERIVATIF SERTA PEMODELAN INVERSI DATA GAYABERAT DI DAERAH PROSPEK PANAS BUMI MATANGNGA SULAWESI BARAT Rosa, Winda Aprilia; Alimuddin, Alimuddin; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Geosaintek Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v11i2.2426

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang struktur geologi bawah permukaan di daerah prospek panas bumi Matangnga Sulawesi Barat. Pada daerah penelitian ini terdapat beberapa manifestasi panas bumi berupa hot spring yang bersuhu 60,9°C dan alterasi batuan yang mengindikasikan adanya sistem panas bumi di bawahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan anomali Bouguer daerah penelitian, mengestimasi kedalaman anomali regional dan residual daerah penelitian, kemudian mengidentifikasi zona patahan berdasarkan hasil analisis derivatif dan mendapatkan model distribusi densitas bawah permukaan untuk menentukan model sistem panas bumi daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode gayaberat yang dikenal mampu mengidentifikasi patahan berdasarkan variasi nilai gayaberat yang disebabkan oleh variasi nilai densitas batuan di bawah permukaan. Hasil dari penelitian ini didapatkan persebaran nilai anomali Bouguer lengkap pada rentang 10 mGal sampai 79 mGal. Kedalaman anomali regional rata-rata didapatkan 5038 meter dan anomali residual rata-rata didapatkan 214 meter serta lebar jendela sebesar 31. Dari analisis derivatif yang dilakukan terdapat 6 struktur patahan yang berkorelasi dengan patahan geologi, kemudian berdasarkan perhitungan menggunakan diagram roset diketahui bahwa arah dari patahan di daerah penelitian menunjukan kesamaan arah dominan Barat Daya-Timur Laut. Serta didapatkan distribusi densitas dengan rentang nilai 1,5-2,9 g/cm3. Anomali dengan densitas 2,00-2,9 g/cm3 diperkirakan merupakan batuan penudung (caprock) yang memiliki kedalaman 0 - 2900 m. Anomali dengan densitas rendah yaitu 1,5-1,9 g/cm3 diperkirakan sebagai reservoir yang memiliki kedalaman 600 - 5000 m.
Co-Authors Adelyra, Sabrina Adhani, Alika Tabriza Adhi Wibowo Ahmad Zaelani Ahmad Zaenudin Ahmad Zaenudin Aldika Rizkiano Aldika Rizkiano Alghifarry, Muhammad Budzar Alia Puja Pertiwi Alimuddin Muchtar Andika Widyasari ANDRI KURNIAWAN Anggraini, Serly Annur Istikomah Arianto, Khalila Wardah Aryka Claudia Eka Putri Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyatno Bambang Irawan Bambang Irawan Basuki, Kelik Hendro Bulan, Novita Putri Damayanti, Elok Dani, Ilham Destawan, Ridho Dewi Wijayanti Dewi Wijayanti Dewi, Soraya Tiana Diah Ega Safitri Dianti, Amelia Dikpride Despa Ditha Arlinsky Ar Egi Ramdhani Ependy, Julpan Erfani, Sandi Erfani, Sandri Fachri Aldi Pramudya Fatuha, Akmal Alfian Febrina Bunga Tarigan Gaghana, Geo Alfriza Haerudin Halim, Muhammad Rizqi Hanif, Irfan Hayu Nurfaidah Hesti Hesti Hidayatika, Akroma Ignatius Sonny Winardhie Imam Fahrur Rozi Indra Arifianto Indragiri, N Muhammad Irma Nurliza Lumbantoruan Isti Nur Kumalasari Istifani Ferucha Istikomah, Annur Iwasaki, Kireina Putri Jochanan Benaya Lumban Tobing Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Khamada, Aufar Farrell Khansa, M. Roid Billy Khotimah, Ayu Khousnul Kumalasari, Isti Nur Kurniasih, Aulia Lola Anjelika Lubis, Yazid Pangaloan Lumbantoruan, Irma Nurliza Luthfi Rahmawati Maulia, Ikram Mazzaluna, Haidar Prida Meilinda, Alda Millenia, Tasya Muh Sarkowi Muhammad Budisatya Wiranatanagara Muhammad Sarkowi Mulyatno, Bagus S Nanda Hanyfa Maulida Nandi Haerudin Nasik, Ahmad Nurfaidah, Hayu Nurlaili, Jesica Nurrochman, Arsy Octavia Melani Ordas Dewanto Paulus Leonardo Manurung Pradityo Riyadi Pratama, Tectona Putra Epriyan Pujami, Albertus Novridel Rahma Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafi Rilo Pambudi Rahmawati, Luthfi Rahmi Mulyasari RahmiMulyasari, Rahmi Regina Febryzha Sawitri Restu Ningsih Rosa, Winda Aprilia Rustadi ., Rustadi Rustadi Rustadi Sabarila, Marisa Salsabilla, Kharisma Saragih, Yosafat Sari, Okta Mulya Sarkowi, Muhammad Sawitri, Regina Febryzha Siska Erna Sephiana Situmorang, Taruli Suci Ariska Suci Ariska Suci Kurniati Suharno Suharno Suharno Suharno Suhayat Minardi Syamsurijal Rasimeng Syuhada, Muhammad Farrel Trias Annisa Fara Triyan, Aldi Muhammad Varenza Novita Yandi Voanda, Dinda Fitri Yandi, Varenza Novita Yogi, Ida Bagus Suananda Zulkarnain, DA