Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

HUBUNGAN FAKTOR RIWAYAT DIABETES MELLITUS DAN KADAR GULA DARAH PUASA DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA PASIEN USIA 25-64 TAHUN DI PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.302 KB) | DOI: 10.17977/um044v4i1p56-62

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus (DM) is one of the systemic diseases that manifests in the oral cavity. One effort to prevent type 2 diabetes is through surveillance activities to determine the associated risk factors. The purpose of this study was to determine the relationship of risk factors for history of diabetes mellitus and fasting blood sugar levels with the incidence of type 2 diabetes mellitus at Puskesmas Kendal Kerep in Malang City. This study used a quantitative descriptive method with cross-sectional design and was conducted at the Puskesmas Kendal Kerep in Malang City, April 2017. The sampling method used was the quota sampling method with the measured variables:  the prevalence of diabetes mellitus, a history of diabetes mellitus and levels fasting blood sugar. Data collection techniques used were interview and measurement of fasting blood sugar levels. The research instrument used were Glucko Blood Meter devices and questionnaires. Data processing includes the process of editing, coding, scoring, data entry and cleaning. Data analysis used were univariate and bivariate. The conclusion of the study is that there is a significant relationship between history of Diabetes Mellitus and GDP levels with type 2 DM.Keywords: History of Diabetes Mellitus, Fasting Blood Sugar Levels, Type 2 Diabetes MellitusAbstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit sistemik yang bermanifestasi dalam rongga mulut. Salah satu upaya untuk mencegah DM tipe 2 adalah melalui kegiatan surveilans untuk mengetahui faktor resiko yang terkait. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor resiko riwayat diabetes mellitus dan kadar gula darah puasa dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan dilakukan di Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang, Bulan April 2017. Metode sampling yang digunakan merupakan metode quota sampling dengan variable yang diukur adalah kejaidan diabetes mellitus, riwayat diabetes mellitus dan kadar gula darah puasa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan pemeriksaan kadar gula darah puasa. Instrumen penelitian menggunkan kuesioner dan alat Glucko Blood Meter. Pengolahan data yang dilakukan meliputi proses editing, coding, scoring, entry data dan cleaning. Analisa data dilakukan dengan analisis statistic univariat dan bivariat. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat DM dan kadar GDP dengan DM tipe 2. Kata kunci: Riwayat Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah Puasa, Diabetes Mellitus Tipe 2
PENGEMBANGAN BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN TENTANG CACINGAN YANG DITULARKAN MELALUI TANAH PADA SISWA KELAS IV SDN 01 KROMENGAN KABUPATEN MALANG Andi Ahmad; Sapto Adi; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.988 KB) | DOI: 10.17977/um044v2i1p25-36

Abstract

Abstract: The prevalence of soil transmitted helminth at SDN 01 Kromengan reached 48 % and higher when it’s compared to other schools in Malang Regency. Soil transmitted helminth prevalence of fourth grade students reached 61.25% and became the highest of the other classes. According to Andini (2015), it is advisable to provide a posters as a health promotion media. Since it only has a little material coverage and can’t be taken anywhere, while the facilities and infrastructure is not sufficient for other media then it is necessary to develop the appropriate media that is a pocket book. The development model used is a procedural model with adopted steps according to Sugiyono (2016). The analysis technique used is quantitative analysis technique that is descriptive analysis and qualitative analysis technique. The result of this research and development is a pocket book titled "Aku Anak Sehat Bebas Cacingan". It contains the definition of helminthiasis, soil transmitted helminth, the kinds, the dangers, the trans-mission mode, the prevention and the treatment of it. Assessment by material expert and media expert shows the percentage of 75% - 100% and categorized as feasible and highly feasible on every aspect of their assessment. The first and second trial step result shows the precentage are above 90% then categorized as highly feasible. The final product result of the "Aku Anak Sehat Bebas Cacingan" pocket book is still unclear how much impact on the increase of students knowledge, therefore it is necessary to do further research related to it.Keywords: pocket book, health promotion media, helminthiasis, soil.Abstrak: Prevalensi cacingan yang ditularkan melalui tanah di SDN 01 Kromengan mencapai 48% dan lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah lain di Kabupaten Malang. Prevalensi pada kelas IV mencapai 61,25% dan menjadi yang tertinggi dari kelas lainnya. Menurut Andini (2015), disarankan memberikan media promosi kesehatan berupa poster. Karena poster hanya memiliki cakupan materi sedikit dan tidak dapat untuk dibawa kemana-mana, sedangkan sarana dan prasarana belum memadai untuk media lain maka perlu dikembangkan media lain yaitu buku saku. Model pengembangan yang digunakan adalah model prosedural dengan mengacu langkah-langkah pengembangan menurut Sugiyono (2016). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif yaitu analisis deskriptif dan teknik analisis kualitatif. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah buku saku dengan judul “Aku Anak Sehat Bebas cacingan”. Buku saku ini berisi materi tentang pengertian cacingan, cacingan yang ditularkan melalui tanah, macamnya, bahayanya, penularannya, pencegahan dan pengobatannya. Penilaian yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan angka 75%-100% yang dikategorikan layak dan sangat layak pada setiap aspek penilaiannya. Berdasarkan hasil uji coba 1 dan 2 presentase yang dihasilkan di atas angka 90% sehingga tergolong sangat layak. Hasil produk akhir buku saku “Aku Anak Sehat Bebas Cacingan” masih belum diketahui berapa besar pengaruhnya terhadap peningkatan pengetahuan siswa, maka perlu penelitian lanjutan terkait hal tersebut.Kata Kunci: buku saku, media promosi kesehatan, cacingan, tanah.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Dinar Septi Pratiwi; Moch. Yunus; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.188 KB) | DOI: 10.17977/um044v3i2p102-130

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku orang tua dengan kejadian pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional study, dengan sampel penderita pneumonia balita dan penderita bukan pneumonia/ISPA di wilayah Puskesmas Dinoyo Kota Malang yang memenuhi kriteria inklusi masing-masing sebanyak 30 sampel menggunakan perbandingan 1:1. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner kepada orang tua penderita. Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji chi square test for association dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data terdapat korelasi yang signifikan antara kebiasaan merokok orang tua, kebiasaan mencuci tangan setelah batuk/bersin, kebiasaan membuka jendela kamar tidur dan kebiasaan membuka jendela ruang tamu.Kata kunci: pneumonia, balita, faktor perilaku orang tua.ABSTRACT: This study aims to determine the relationship between behavioral factors of parents with the incidence of pneumonia toddlers in Puskesmas Dinoyo Kota Malang. This study used correlational method with cross sectional study design, with sample of pneumonia infants and non-pneumonia/ARI patients in Puskesmas Dinoyo Kota Malang which fulfilled the inclusion criteria of 30 samples using 1: 1 ratio. The sampling technique used non-probability sampling with accidental sampling approach. Data collection was done by interview using questioner to the patient's parents. While technique of data analysis used chi square test for association with significance level 0,05 or (p <0,05). Based on the results of data analysis there is a significant correlation between parents' smoking habits, hand washing habit after coughing/sneezing, the habit of opening the bedroom window and the habit of opening the living room window. Keywords: pneumonia, toddlers, behavioral factors of parents
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KO-INFEKSI TUBERCULOSIS PADA PASIEN HIV/AIDS DI KABUPATEN MALANG Nurin Marfidhotul Iftitah; Sapto Adi; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.383 KB) | DOI: 10.17977/um044v5i1p27-34

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan koinfeksi TB Paru pada pasien HIV/AIDS di Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan metode case control (restropektif). Metode sampling yang digunakan adalah non probability total sampling dengan 20 sampel dari kelompok kasus dan 20 sampel dari kelompok kontrol. Kelompok kasus merupakan pasien HIV dengan koinfeksi TB sedangkan kelompok kontrol merupakan pasien HIV yang tidak menderita koinfeksi TB. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Univariate (Analisis Deskriptif) dan Analisis Bivariate dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian ini menunjukkan bahwa kontak pasien  koinfeksi TB-HIV dengan pasien TB, stadium klinis pasien koinfeksi TB-HIV dan, tingkat pendidikan pasien koinfeksi TB-HIV, riwayat asma pasien koinfeksi TB-HIV, dan riwayat diabetes pasien koinfeksi TB-HIV. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor kontak pasien  koinfeksi TB-HIV dengan pasien TB, stadium klinis pasien koinfeksi TB-HIV, dan tingkat pendidikan pasien koinfeksi TB-HIV memiliki hubungan secara signifikan dan merupakan faktor risiko terhadap terjadinya koinfeksi TB pada pasien HIV di Kabupaten Malang. Faktor lain yaitu riwayat asma pasien koinfeksi TB-HIV dan riwayat diabetes pasien koinfeksi TB-HIV tidak memiliki hubungan secara signifikan dan merupakan faktor protektif terhadap terjadinya koinfeksi TB pada pasien HIV di Kabupaten Malang.
TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI KAUMAN 2 MALANG Rara Warih Gayatri; Desi Ariwinanti
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.18 KB) | DOI: 10.17977/um044v1i2p186-190

Abstract

Abstract : The problem of dental caries remains a problem globally. More than 90% of the world population have experienced dental caries. According to Gayatri (2015), the dental caries status among school-aged children in SDN Kauman 2 Malang shown the score of DMF-T index 5.75 and was considered high. The purpose of this study was to determine the level of dental health knowledge among school-aged children in SDN Kauman 2 Malang. This was a cross-sectional quantitative descriptive research. The sampling method used stratified random sampling and the measured variable was the level of dental health knowledge. Data collection technique used a questionnaire containing a set of questions to children aged 6-12 years. Data processing included editing, coding, scoring, data entry and cleaning. The data was analysed using univariate statistical method. The result of this study shown 82.9% (n = 63) 5-6 grade students of SDN Kauman 2 had a high level of dental health knowledge and 17.1% (n = 13) had a low level of dental health knowledge. In this regard, a good level of dental health knowledge is expected to support the establishment of good dental health behaviour. The recommendation from this study was the need for a further research on a relation between knowledge, attitude and behaviour of dental health in students of SDN Kauman 2 Malang.Kata kunci : Knowledge, dental health, school-aged childrenAbstrak : Karies gigi masih menjadi permasalahan dunia. Lebih dari 90% penduduk dunia mengalami karies gigi. Menurut Gayatri (2015) gambaran status karies gigi anak usia sekolah di SDN Kauman 2 Kota Malang menunjukkan nilai indeks DMF-T 5,75 yang berarti prevalensi karies gigi dianggap tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesehatan gigi pada anak SDN Kauman 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Metode sampling yang digunakan merupakan metode stratified random sampling dengan variabel yang diukur adalah tingkat pengetahuan kesehatan gigi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan memberikan seperangkat pertanyaan kepada anak usia 6-12 tahun. Pengolahan data yang dilakukan meliputi proses editing, coding, scoring, data entry dan cleaning. Analisa data dilakukan dengan analisis statistik univariat. Hasil dari penelitian ini adalah sebanyak 82,9 % (n=63) siswa kelas 5-6 SDN Kauman 2 memiliki tingkat pengetahuan kesehatan gigi tinggi dan sebanyak 17,1% (n=13) memilki tingkat pengetahuan kesehatan gigi rendah. Dalam hal ini, tingkat pengetahuan yang baik mengenai kesehatan gigi diharapkan dapat mendukung terbentuknya perilaku kesehatan gigi yang baik pula. Saran dari penelitian ini, perlu adanya penelitian lanjutan mengenai hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku tentang kesehatan gigi pada anak SDN Kauman 2 Malang.Kata kunci: pengetahuan, kesehatan gigi, anak sekolah dasar
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA PASIEN YANG BERKUNJUNG KE PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Dewi Anggia Hapsari; Moch. Yunus; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.273 KB) | DOI: 10.17977/um044v5i1p35-48

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberkulosis. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan sekitar 1,9 milyar atau sepertiga penduduk di dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. WHO mencatat pada tahun 2011 sebanyak 8,7 juta orang sakit karena tuberkulosis dan 1,4 juta diantaranya meninggal dunia karena tuberkulosis. Mengingat tuberkulosis merupakan penyakit infeksius, oleh karena itu lingkungan memiliki peran dalam penularan penyakit tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor yang berhubungan dengan kejadian tuberculosis pada pasien yang berkunjung ke Puskesmas Dinoyo Kota Malang meliputi tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan kondisi rumah; selama bulan Mei hingga Juni 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 44 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi, diperoleh dengan cara accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan melakukan observasi langsung ke rumah responden. Hasil dari penelitian diketahui bahwa dari 44 responden, 26 orang diantaranya (59,1 persen) terkena tuberkulosis, tingkat pendidikan tertinggi yaitu tamat SMA sebanyak 18 orang (40,9 persen), tingkat pendapatan mayoritas responden dibawah UMR sebanyak 27 orang (61,4 persen) dan kondisi rumah responden dalam kondisi sehat sebanyak 25 orang (56,8 persen). Hasil uji chi square  dengan alpha sama dengan 0,05 yaitu tingkat pendidikan tamat SD (p sama dengan 0,009) dan tingkat pendidikan tamat SMA (p sama dengan 0,001), tingkat pendapatan dibawah UMR (p sama dengan 0,000) dan kondisi rumah (p sama dengan 0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan kondisi rumah dengan kejadian tuberkulosis pada pasien yang berkunjung ke Puskesmas Dinoyo Kota Malang.
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI, FAKTOR PEMUNGKIN, DAN FAKTOR PENGUAT DENGAN PERILAKU MEROKOK PELAJAR SMKN 2 KOTA PROBOLINGGO TAHUN 2017 Bima Indragani Purnomo; Roesdiyanto Roesdiyanto; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.904 KB) | DOI: 10.17977/um044v3i1p66-84

Abstract

Abstract: According to the WHO, Indonesia is the country with the highest rates of adolescent smokers in the world. About 80% of teen smokers start the habit before the age of 19 years. Based on preliminary research, eight of the fifteen students of SMKN 2 Kota Probolinggo are smokers. According Simarmata (2012: 80), predisposing factors, enabling factors, and reinforcing factors have a relationship to adolescent smoking behavior. This study aims to determine the relationship of predisposing factors, enabling factors, and reinforcing factors with smoking behavior in SMKN 2 Probolinggo students in 2017. This research uses descriptive correlative and regression design, cross sectional approach, and sample of 291 students using proportional stratified random sampling in taking samples. Based on descriptive analysis it is known that there are 171 students who are non-smokers and 120 students as smokers. Based on correlative analysis it can be seen that gender variables, knowledge, attitudes, pocket money, and smoking status of family members have a significant relationship to smoking behavior of learners. In the regression analysis it can be seen that gender, attitude, allowance, and family members' smoking status are the most influential variables on smoking behavior of students. Based on the result of the research, it can be concluded that the behavior of SMKN 2 Kota Probolinggo student smoking is influenced by many factors: gender, knowledge about cigarette, attitude toward cigarette, amount of allowance, and member's smoking status.Keywords: smoking behavior, predisposing factors, enabling factors, reinforcing factorsAbstrak: Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan angka perokok remaja tertinggi di dunia. Sekitar 80% perokok remaja memulai kebiasaan tersebut sebelum berumur 19 tahun. Berdasarkan penelitian pendahuluan diketahui delapan dari lima belas pelajar di SMKN 2 Kota Probolinggo adalah perokok. Menurut Simarmata (2012:80), faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat memiliki hubungan terhadap perilaku merokok remaja. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat dengan perilaku merokok pelajar di SMKN 2 Kota Probolinggo tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dan regresi, pendekatan cross sectional, dan sampel sebanyak 291 pelajar dengan menggunakan proportional stratified random sampling dalam mengambil sampel. Berdasarkan analisis deskriptif diketahui bahwa terdapat sebanyak 171 pelajar yang berstatus bukan perokok dan 120 pelajar berstatus sebagai perokok. Berdasarkan analisi korelatif dapat diketahui bahwa variabel jenis kelamin, pengetahuan, sikap, uang saku, dan status merokok anggota keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku merokok pelajar. Pada analisis regresi dapat diketahui bahwa jenis kelamin, sikap, uang saku, dan status merokok anggota keluarga merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku merokok pelajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku merokok pelajar SMKN 2 Kota Probolinggo di pengaruhi oleh banyak faktor yaitu jenis kelamin, pengetahuan tentang rokok, sikap terhadap rokok, besaran uang saku, dan status merokok anggota keluaraga. Kata Kunci: perilaku merokok, faktor predisposisi, faktor pemungkin, faktor penguat
KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT PETERNAK SAPI PERAH Redhita Fatrisia; Endang Sri Redjeki; Rara Warih Gayatri
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.594 KB) | DOI: 10.17977/um044v2i1p10-17

Abstract

ABSTRACT : Diarrhea is still a global public health problem especially in developing countries like Indonesia. Diarrhea is closely related to environmental health. The purpose of this study was to determine the relationship between diarrhea occurrence with the density of flies and the management of livestock waste in dairy farmers community in Krajan Hamlet, Kemiri Village, Jabung District, Malang Regency. The type of this research is descriptive analytic with cross sectional study design. The data were collected using questionnaires, observation sheets, and measurement using fly grill and hand counter. The sample in this research is 177 dairy farmer families with sampling method using cluster random sampling. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis using chi square test. The results showed a significant correlation between diarrhea occurrence with flies density (p = 0.00) and there was significant correlation between diarrhea occurrence and livestock waste management (p = 0.00). It is suggested to the dairy farmers community to apply clean and healthy behavior, and to conduct the management and utilization of livestock waste.Keyword : the incidence of diarrhea, fly density, the management of livestock wasteABSTRAK : Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dunia, terlebih di negara berkembang seperti Indonesia. Diare erat kaitannya dengan kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian diare dengan kepadatan lalat dan pengelolaan limbah ternak pada masyarakat peternak sapi perah di Dusun Krajan, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner, lembar observasi, dan pengukuran menggunakan fly grill dan hand counter. Sampel pada penelitian ini adalah 177 keluarga peternak dengan metode pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian diare dengan kepadatan lalat (p= 0,00) dan terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian diare dengan pengelolaan limbah ternak (p= 0,00). Disarankan kepada masyarakat peternak sapi perah untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan melakukan usaha pengelolaan dan pemanfaatan limbah ternak.Kata Kunci : kejadian diare, kepadatan lalat, pengelolaan limbah ternak
Nutrition in lifecycle education on the COVID-19 pandemic era Farah Paramita; Rara Warih Gayatri; Septa Katmawanti; Dian Mawarni; Maurizka Sabrina; Alinda Rahmani; Dhana Alvia Noor; Firda Alya Ramadhiana
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 7, No 2 (2022): May 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v7i2.6681

Abstract

Providing balanced nutrition in the life cycle is important to improve the immune system for disease prevention, especially in the Covid-19 Era. The study showed that balanced nutrition has not been fully applied due to a lack of knowledge. As a promotive and preventive agent for preventing the transmission of Covid-19. Students majoring in public health and alumni of public health play an important role and should be supported with update information based on the recent health situation. This community service aims to increase the knowledge of students and alumni about fulfilling balanced nutrition in every life cycle in the Covid-19 era. This community service activity was carried out in the form of a Nutrition in Lifecycle Series webinar which was held three times with various theme including nutrition for pregnancy, breastfeeding, children and adolescents in the Covid-19 era. Evaluation of this activity was carried out through pre-test and post-test and participants' satisfaction. It showed that there is an increase in the pre-test and post-test scores in this webinar series and all participants are satisfied with this webinar series. It is hoped that this activity can continue with various other interesting themes as a means of upgrading knowledge for students and alumni of the public health department.
Predisposing Factors in Dental and Oral Health Care During COVID-19 Gayatri, Rara Warih; Deniati, Ema Novita; Ekawati, Rany
Journal of Health Education Vol 7 No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v7i2.61253

Abstract

Background: Until this study was designed, there have been no studies related to internal risk factors from the patient's side in carrying out oral health care during the COVID-19 period, especially in Malang City. The purpose of this study was to determine the relationship between internal determinants of visitors to the Malang City Health Center in carrying out dental health care during the covid 19 period.Methods: The research design in this study was quantitative observational with a cross sectional approach. In this study cluster, random sampling was conducted in 4 sub-districts in Malang. The number of samples is 343 respondents. The instrument used was a questionnaire with the variables measured were attitudes, motivations, knowledge, perceptions and actions to take care of. The analysis used was univariate using percentages, bivariate using chi-square test and multivariate using logistic regression.Result: The results of the analysis obtained that the influence on the act of performing treatment can be explained by 23.5 percent by perceptions, motivations, knowledge, and attitudes, while the rest of the other influences are explained by other factors.Conclusion: The motivation and attitude variables of the respondents showed a significant influence. Meanwhile, the respondent's perception and knowledge variable did not show any significant effect.