Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Klaster Tingkat Pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur Menggunakan Algoritma K-Means Harits, Dimaz; Puji, Ari Andriyas; Andivas, Marulan; Dermawan , Dedi; Thoriq, Eaden Ahmed
JURNAL SURYA TEKNIKA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4430

Abstract

Kalimantan Timur merupakan Provinsi dengan Pendapatan Domestik Bruto Regional tertinggi kedua di Indonesia setelah Jakarta. Besarnya PDRB Kalimantan Timur ternyata tidak sesuai dengan Tingkat Pengangguran Terbukanya. Hal ini tentu mengundang pertanyaan, mengapa Provinsi dengan PDRB tertinggi ke-2 justru Tingkat Partisipasi Angkatan Kerjanya terburuk ke-7. Penelitian ini mencobamenjawab dari tataran analisis klaster. Proses pengelompokanya dapat memberi sudut pandang awal tentang karakteristik Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukan terdapat dua klaster Tingkat pengangguran dengan karakteristik cukup berbeda. Klaster 1 memiliki tingkat pengangguran terbuka yang cukup tinggi, dengan partisipasi kerja dibawah klaster 2. Menariknya, walaupun TPT dan TPAK klaster 1 kalah dengan klaster 2, nilai PDRB, IPM dan PMDN mereka jauh melampui klaster 2. Temuan ini cukup menarik, sebab tinggi rendahnya PDRB tidak sejalan dengan Tingkat Pengangguran, bertolak belakang dengan Teori Okun.
Implementasi Pengendalian Kualitas pada Proses Pengeringan Teh Hitam (Orthodox) Menggunakan Metode Six Sigma (DMAIC) (Studi Kasus : PT. XY) Nadia Illiyastia; Prakoso, Indro; Ari Andriyas Puji
JURNAL SURYA TEKNIKA Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i1.4469

Abstract

Proses pengeringan merupakan salah satu Critical Control Point (CCP) yang terdapat dalam rangkaian proses produksi teh hitam (Orthodox). Kurang maksimalnya proses pengeringan teh hitam dapat menyebabkan kualitas bubuk kering yang tidak sesuai dengan standar. Permasalahan yang ditemukan pada proses pengeringan PT. XY adalah ditemukannya bubuk teh yang mengalami penyimpangan yang harus di rework karena kadar air yang terkandung tidak memenuhi standar perusahaan (3 - 4%). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai sigma yang terdapat pada proses pengeringan dan faktor penyebab terjadinya penyimpangan pada bubuk teh hasil pengeringan serta menentukan alternatif solusi yang diprioritaskan untuk mengatasi penyebab penyimpangan tersebut. Metode yang digunakan untuk mengukur kinerja pada proses pengeringan dilakukan dengan menggunakan metode Six Sigma (DMAIC), sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis prioritas perbaikan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengeringan teh hitam memiliki level sigma sebesar 4,29 sigma dengan kemungkinan kerusakan sebanyak 2.608 sampel dalam satu juta produksi. Penyebab terjadinya penyimpangan pada proses pengeringan terletak pada faktor manusia, material dan mesin. Prioritas rekomendasi perbaikan dilakukan secara berurutan dimulai dari failure mode dengan nilai RPN tertinggi (336) hingga failure mode dengan nilai RPN terendah (80) sehingga kinerja pada proses pengeringan dapat meningkat.
Perencanaan Produksi AMDK 240 ML dengan Metode Trend Liniear Wiyono, Aprili; Andriyas Puji, Ari
JURNAL SURYA TEKNIKA Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i2.5049

Abstract

PT. Amanah Insanillahia is a company engaged in the field of bottled drinking water (AMDK). PT Amanah Insanillahia produces bottled drinking water under the AMIA brand. In its development, PT Amanah Insanillahia experienced obstacles in certain sectors, for example companies that produce goods without considering market demand, resulting in increased storage costs and also old goods stored will expire. Therefore, to reduce excess storage at PT Amanah Insanillahia, through the discussion in this practical work report, it is necessary to analyse production forecasting using the linear trend method. To meet market needs, the company must know how much sales forecasting will come so that the company can produce goods in accordance with predicted sales. Sales forecasting can help companies minimise costs in producing goods produced, because by knowing some sales in the next period, companies can produce goods in moderation.With the linear trend method.
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Apotek Berbasis Web (Study Kasus : Apotek Aya Farma) Muhammad Khulaimi; Mufti Syawaludin; Nukman; Andriyas Puji, Ari
JURNAL SURYA TEKNIKA Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i2.6337

Abstract

Apotek merupakan suatu tempat pelayanan produk maupun jasa kefarmasian (obat-obatan) kepadamasyarakat. Pengelolaan apotek dilakukan oleh seorang Apoteker yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, serta penilaian terhadap kinerja apotek tersebut. Dalam pelaksanaanya di apotek tersebut terdapat beberapa kegiatan diantaranya mengelola data obat-obatan yang ada termasuk stok obat, pembelian obat dari distributor, penjualan obat kepada konsumen, menentukan kebijakan harga jual obat, serta laporan dalam bentuk rekapitulasi seluruh aktifitas penjualan dan pembelian obat yang terjadi pada apotek tersebut.Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, pengolahan data-data dalam apotek tersebut perlu ditata dengan baik dan terkomputerisasi untuk membangun suatu manajeman apotek yang efektif, efisien, dan produktif.Sistem informasi yang dihasilkan memiliki kemampuan dalam mengelola data, menyimpan data (storage), mengolah data transaksi seperti proses input data transaksi (penjualan maupun pembelian obat), menyimpan ke dalam database, serta menghasilkan informasi yang dibutuhkan diantaranya berupa laporan pembelian, penjualan, maupun stok obat yang ada.
Optimasi Rute Distribusi Telur Menggunakan Algoritma Genetika Untuk Mengatasi Masalah Vehicle Routing Problem Pada PT. XYZ Puji, Ari Andriyas; Cantika, Della
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 1 No 1 (2023): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan proses distribusi suatu produk masih sering terjadi di suatu perusahaan yang mendistribusikan produknya dengan skala besar. Permasalahan pada pendistribusian PT. XYZ disebabkan oleh tidak adanya rute optimal dikarenakan armada mengunjungi wilayah yang berbeda-beda yang dapat menyebabkan jarak, waktu dan biaya bahan bakar cukup besar. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan Algoritma Genetika dengan software Matlab untuk merancang dan memodelkan proses distribusi telur dari gudang ke masing – masing agen di wilayah Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan memodelkan untuk menentukan rute distribusi serta menghitung penghematan biaya distribusi dan menunjukkan nilai utilitas kendaraan. Hasil penelitian ini didapatkan dengan jarak terbaik pada armada 1 dengan titik pengantaran 1-23-19-11-13-6-12-8-16-21-25-26-24-1, dengan total jarak tempuh 99,35 Km dan armada 2 dengan titik pengantaran 1-2-20-4-14-9-18-7-10-17-15-22-3-5-1, dengan jarak tempuh 172,80 Km. Adapun penghematan bahan bakar kendaraan sebesar 30 % pada armada 1 dan 11 % pada armada 2.
IMPLEMENTASI SIX SIGMA DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI TAHU UNTUK MENGURANGI CACAT PADA PRODUK TAHU (Studi Kasus UD. Berkah Fajar) Puji, Ari Andriyas; Mulyadi, Agus; Wicaksono, Muhamad Tri; Ulum, Panji; Harits, Dimaz
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 2 No 1 (2024): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2024.2.1.11905

Abstract

Dalam proses Produksi UD. Berkah Fajar terdapat cacat produk seperti, cacat tekstur, cacat kotoran, cacat ukuran, cacat bau, dan cacat matang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan cacat produk yang terdapat di UD. Berkah Fajar. Penelitian ini menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan data perhitungan nilai sigma dan DPMO (Defects Per Million Opportunities). Pada bulan Maret – Agustus 2023 adalah 2,843 dan 89.711,65. Berdasarkan diagram pareto, di peroleh jenis cacat yang di prioritaskan yaitu cacat ukuran dan cacat tekstur. Kemudian dilanjutkan dengan fishbone sebagai alat untuk mengetahui penyebab terjadinya cacat ukuran dan cacat tekstur. Lalu menentukan solusi perbaikan dari potensi risiko kegagalan menggunakan FMEA (Failure Mode and Effects Analysis), risiko kategori tinggi adalah risiko dengan nilai RPN lebih besar atau sama dengan nilai kritis. Dari data perhitungan nilai kritis yang didapat adalah 149, nilai tersebut digunakan untuk mengukur prioritas perbaikan yang akan di tindak terlebih dahulu. Setelah dilakukan tahap improve yaitu pembuatan SOP dan penambahan pekerja di setiap proses, di dapatkan perbandingan perhitungan nilai sigma dan DPMO di bulan agustus 2023 yaitu 2,841 dan 89.941,76, dengan perbandingan 1 bulan setelah tahap improve yaitu 3,544 dan 20.486,11, dengan selisih nilai sigma 0,703 dan selisih nilai DPMO 69.455,65. Sehingga perbaikan untuk mengurangi jumlah cacat produk dapat di terapkan dengan baik setelah menerapkan tahapan – tahapan dalam metode six sigma.
Analisis Kelayakan Usaha Pada Clothing Line SmileEveryday Puji, Ari Andriyas; Anggraini, Denny Astrie; Syafly, Suci Dana
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 2 No 2 (2024): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2024.2.2.13098

Abstract

SmileEveryday adalah usaha clothing line yang akan hadir di jl. Lembaga Permasyarakatan, Pekanbaru, dengan menawarkan produk fashion berkualitas premium dan harga terjangkau untuk target pasar generasi muda berusia 16-27 tahun. Usaha ini dinilai layak berdasarkan aspek teknis karena lokasi yang strategis, padat penduduk dengan rentang usia yang sesuai target pasar, serta fasilitas yang memadai, seperti tempat parkir yang luas dan penyewaan tempat yang terjangkau. Selain itu, bangunan yang digunakan dalam kondisi baik, mendukung kelancaran operasional. Dari sisi pasar, produk SmileEveryday dirancang dengan bahan yang nyaman, tidak panas, dan dapat memberikan rasa percaya diri bagi konsumen. Produk ini juga menawarkan keunggulan harga yang kompetitif dengan kualitas yang premium dibandingkan brand lain. Dalam aspek pemasaran, usaha ini akan menerapkan strategi persaingan pasar dengan analisis SWOT untuk menarik dan mempertahankan konsumen. Dari sisi finansial, harga jual per pcs baju sebesar Rp104.000 dengan laba 30%, BEP unit 152 dan BEP Rupiah Rp1.031.849. NPV yang diperoleh sebesar Rp4.538.355, IRR 8%, lebih tinggi dari tingkat suku bunga 7%, menunjukkan potensi keuntungan yang baik. Selain itu, BCR 1,01 dan NBCR 1,04 menunjukkan kelayakan finansial usaha ini. Dengan payback period (PBP) yang diperkirakan dalam 1,5 tahun atau 17 bulan, usaha ini berpotensi untuk mengembalikan investasi dalam waktu relatif singkat, menegaskan bahwa SmileEveryday layak untuk dijalankan.
Strategi peningkatan Proses Produksi dan Pemasaran pada Usaha Mikro Kerupuk Sumber Rejeki Sunanto, Sunanto; Rudy Asrianto; Puji, Ari Andriyas
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.4145

Abstract

Krupuk adalah makanan kas Indonesia yang terbuat dari berbagai tepung dan kombinasi bahan protein lainnya. Usaha Kerupuk Sumber Rejeki yang beralamat di Jl.Guru No.11 RT/RW:003/009 Kelurahan Sidomulyo Barat Kec.Tampan Kota Pekanbaru adalah suatu bentuk usaha mikro bidang kerupuk yang telah berdiri pada tahun 2008. Semenjak pademi covid 19 Usaha Kerupuk Sumber Rejeki mengalami penurunan omset. Proses pemasaran yang tidak dapat dijangkau langsung oleh konsumen menurunkan omset pada saat pemerintah melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Pada saat WFH masyarakat tidak berani keluar rumah sehingga makanan pokok saja yang dikonsumsi kerupuk mulai di tingalkan sehingga pemilik Usaha Kerupuk Sumber Rejeki terpaksa harus memberhentikan semua karyawannya. Untuk mempertahankan usaha kerupuk tersebut pemilik menjalankan usahanya sendiri dibantu anggota keluarga. Selain peralatan produksi yang seadanya segmentasi pasar pun berebut dengan produsen kerupuk besar. Desain kemasan yang standar dan tidak menarik menjadi faktor menurunnya minat masyarakat untuk membeli kerupuk tersebut. Untuk mengatasi permasalahan mitra dibutuhkan beberapa kepakaran untuk membantu merancang, mendesain dan menyediakan peralatan produksi, untuk menembus segmentasi pasar yang lebih luas disiapkan sebuah aplikasi bernama kerupuk-Ku agar dapat menjangkau pasar yang luas.
Designing the Layout of Fibreglass Production Facilities Using the ARC (Activity Relationship Chart) and ARD (Activity Relationship Diagram) Methods at PT. XYZ Puji, Ari Andriyas; Mulyadi, Agus; Novrianto, M. Fajri
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i2.20137

Abstract

PT. XYZ is a plastic material and product manufacturing company founded in Riau in 1997. This company produces fibreglass (FRP) goods and accepts design requests according to consumer demand. In addition, PT. XYZ also has water tanks made of Polyethylene (HDPE) and stainless steel. In practice, some inefficiencies and inefficiencies make it difficult for operators to find tools such as grinders. This study uses the ARC (Activity Relationship Chart) and ARD (Activity Relationship Diagram) and redesigns the layout of the fibreglass production facility. The results of the study show changes and rotations in the 90º room operator, the transfer of measurements and cuts close to the base material mixture workstation located in the fibreglass production division room, and the addition of 4 workstations because it utilizes an empty floor. Keywords: ARC, ARD, Fiberglass, Layout
Model Manajemen Risiko Konveksi Pakaian Olahraga Menggunakan Metode House Of Risk Ari andriyas puji; Heliana, Elsa; Jodika Siadari, Ramot
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i1.781

Abstract

Supply Chain Management mengelola aliran barang dan jasa, termasuk semua proses untuk mengubah bahan mentah menjadi produk jadi. UKM Cipta Mandiri Konveksi mendapatkan bahan baku dari dalam dan luar kota. Dalam proses produksi sering terjadi permasalahan yaitu banyaknya varian kualitas bahan baku, kesalahan pemotongan pola, dan tata letak usaha yang belum kondusif. Oleh karena itu, perlu adanya identifikasi manajemen risiko terhadap risiko untuk mengurangi dampak kerugian yang akan terjadi. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah House of Risk. Metode ini menganalisis potensi risiko yang dihadapi perusahaan pada saat berproduksi dan melihat tingkat probabilitas risiko serta dampak yang terjadi. Setelah dilakukan observasi dan analisis, ditemukan adanya 22 kejadian risiko dan 16 agen risiko yang menjadi risiko pada rantai pasok. Kemudian dari hasil perhitungan House of Risk tahap 1 diperoleh nilai Aggregate Risk Priority tertinggi yaitu kualitas mesin menurun dengan nilai 2646.