Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR ALBUMIN SERUM PADA IBU HAMIL: LITERATURE REVIEW Lista Irna; Rico J. Sitorus; Rostika Flora
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14339

Abstract

Albumin adalah sebuah indikator spesifik untuk menilai kekurangan energi kronis (KEK) pada wanita hamil. Studi ini bertujuan untuk menilai hubungan antara asupan protein dengan kadar albumin serum ibu hamil pada trimester pertama KEK. Untuk semua studi yang relevan, tiga database (PubMed, Embase, dan Perpustakaan Cochrane) ditelusuri hingga 27 Mei, 2021. Tidak ada batasan bahasa yang diterapkan. Studi yang memenuhi kriteria inklusi berupa: (1) penelitian yang melaporkan kadar albumin serum ibu hamil; (2) yang dirancang sebagai uji coba terkontrol secara acak atau studi observasional; (3) yang menyediakan kuantitatif ukuran kadar albumin serum dan perkiraan yang sesuai efek. Data dari setiap studi diekstraksi berdasarkan inklusi yang ditentukan sebelumnya kriteria, termasuk penulis pertama, tahun publikasi, geografis lokasi, jenis studi, peserta (jenis kelamin, usia, dan ukuran sampel), penyesuaian untuk perancu, kategori albumin serum dan odds ratio yang disesuaikan (OR) dengan interval kepercayaan 95% (CI) untuk setiap kategori albumin serum. Hasil analisa dari 10 artikel menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dan kadar serum pada ibu hamil timester pertama dengan KEK. Kesimpulan dari studi ini adalah terdapat hubungan asupan protein dengan kadar serum albumin pada wanita hamil trimester pertama dengan KEK.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN KE BALITA DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA PANGKAL PINANG Eviheriyanto eviheri; Misnaniarti Misna; Rostika Flora
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.2200

Abstract

ABSTRACT Nutritional problems in children under five are still a polemic for Indonesian health, the quality of nutrition is poor, and malnutrition still has the highest mortality rate in children. The importance of implementing a planning and budgeting program for supplementary feeding in infants so that this problem can be resolved. The purpose of this research is to analyze the planning and budgeting of the toddler supplementary feeding program. This research is qualitative research with a phenomenological approach. Data collection was carried out using in-depth interviews with a total of 14 participants, consisting of the Head of Service, Planning Section, Bappeda, Head of Department, Sub-Coordinator of Health and Nutrition, Department of Nutrition Programs, and Community Health Centers. Data were analyzed by classifying 2 problems based on the theme. Results based on an understanding of the literature found that planning and budgeting had an effect on budget agreements, human resources had a positive effect on budget absorption, PMT targets were not appropriate, and planning had flowed and was never by integrated planning. The conclusion is that it is necessary to finalize planning to maximize budget realization, and make targets according to real data in that field, planning must refer to integrated planning, and suggestions that planning and budgeting are by planning integration requires commitment from all relevant parties. Keywords : Planning, Budgeting, PMT ABSTRAK Permasalahan gizi pada anak balita masih menjadi polemik bagi kesehatan Indonesia, kualitas gizi yang kurang baik, malnutrisi masih dengan angka kematian tertinggi pada anak. Pentingnya penerapan perencanaan dan penganggaran program pemberian makanan tambahan pada balita agar masalah ini dapat terselesaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perencanaan dan penganggaran dari program pemberian makanan tambahan balita. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan indepth interview dengan jumlah partisipan sebanyak 14 orang, yang terdiri dari Kepala dari melayani, Bagian Perencanaan, Bappeda, Kepala Bagian, Subkoordinator Kesga dan Gizi, dinas pemegang program gizi dan Puskesmas. Data dianalisis dengan menggolongkan 2 permasalahan berdasarkan tema. Hasil berdasarkan tinjauan literatur menemukan bahwa perencanaan dan penganggaran telah sebuah berpengaruh terhadap realisasi anggaran, sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap penyerapan anggaran, PMT target dulu bukan sesuai, perencanaan mengalir telah bukan pernah di dalam menurut dengan perencanaan terpadu. Kesimpulannya adalah perlu dilakukan finalisasi perencanaan untuk memaksimalkan anggaran realisasi, membuat target menurut ke nyata data di dalam itu bidang, perencanaan harus merujuk ke perencanaan terpadu, saran agar perencanaan dan penganggaran sesuai dengan terintegrasi perencanaan membutuhkan komitmen dari semua pihak terkait.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kejadian Anemia pada Kehamilan: Studi Literatur Suryati Suryati; Muhammad Zulkarnain; Rostika Flora; Nur Alam Fajar
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.14501

Abstract

Anemia menjadi salah satu komplikasi maupun faktor risiko akibat dari infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk meringkas data dan penelitian yang tersedia tentang COVID-19 pada kehamilan terutama dampaknya terhadap kejadian Anemia yang diakibatkan oleh defisiensi zat besi saat kehamilan. Kekurangan zat besi atau anemia menjadi masalah yang cukup luas terutama pada wanita usia subur, dan sebagian besar disebabkan oleh kehilangan darah menstruasi dan kurangnya makanan kaya zat besi yang dikonsumsi secara oral. Anemia merupakan faktor risiko maupun outcome akibat infeksi COVID-19 selama kehamilan. Walaupun belum terdapat rekomendasi spesifik tatalaksana anemia pada Ibu Hamil dengan Infeksi COVID-19, suplementasi zat besi tetap menjadi rekomendasi lini pertama untuk mencegah keparahan infeksi dan masalah maternal yang buruk.
Asupan Gizi, Usia Kehamilan dan Usia Anak Terkecil Sebagai Prediktor Pertumbuhan Janin di Kota Pangkalpinang Erfila Erfila; Rostika Flora; Rico Januar Sitorus
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.17241

Abstract

This study aimed to confirm various predictors that affect fetal growth in pregnant women in Pangkalpinang City, Bangka Belitung Islands. This observational analytic study with a cross-sectional design was conducted in December 2022. The subjects of the study were 121 pregnant women who were selected using the simple random sampling technique. The data in this study consisted of the size of the abdominal circumference as an indicator of fetal growth and is the dependent variable. Indicators of energy intake, protein, fat, carbohydrate, Fe, Ca, Vitamin C, the difference in weight, height, MUAC, Hb levels, blood pressure, the youngest child, age of pregnant women, and husband were determined as independent variables. A backward regression model with the IBM SPSS Statistics version 25 program defined risk factors as predictors. The results showed that energy and carbohydrate intake, gestational age, and the youngest child were responsive predictors of fetal growth in Pangkalpinang City with the regression model ?=-2,338+0,003X_1-0,025X_4+0,841X_16+0,210X_17. This research recommends that policymakers consider improving the socioeconomic conditions of families, especially mothers' education, family income, and social affiliation.
PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN SINTETIS TERHADAP KADAR MALONDEALDEHYDE (MDA) DAN WAKTU PENYEMBUHAN LUKA PASCA EKSTRAKSI GIGI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Desi Fitriani; Hardi Darmawan; Rostika Flora
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v1i3.694

Abstract

Luka pasca ekstraksi gigi menyebabkan infiltrasi neutrofil yang mengaktifkan sel Polimorfonuklear (PMN) untuk melepaskan radikal bebas yang berfungsi menghancurkan bakteri. Radikal bebas yang berlebihan menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel yang disebut stress oksidatif. Salah satu biomarker stress oksidatif ialah Malondealdehyde (MDA). Stres oksidatif dapat dicegah dengan memberikan antioksidan, tetapi belum diketahui apakah terdapat pengaruh pemberian antioksidan sintetis terhadap kadar MDA dan waktu penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi. Tujuan penelitian ialah menganalisis pengaruh pemberian antioksidan sintetis terhadap kadar MDA dan waktu penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode penelitian yang dipakai ialah eksperimental laboratorium dengan rancangan pre test and post test with control group design. Dilakukan uji statistik dengan uji t- berpasangan dan uji Kruskal Wallis dilanjutkan dengan uji Post Hoc. Sampel merupakan tikus putih galur sprague dawley jantan berjumlah 24 ekor dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok K (kontrol), P1 (antioksidan sintetis dosis 4,5 mg), P2 (antioksidan sintetis dosis 6,75 mg), P3 (antioksidan sintetis dosis 9 mg). Terjadi penurunan kadar MDA pada tikus pasca ekstraksi gigi sesudah diberi antioksidan sintetis pada kelompok P1, P2 dan P3 terhadap kelompok K. Terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) rerata kadar MDA pasca ekstraksi gigi sebelum dan sesudah pemberian antioksidan sintetis pada kelompok P3. Terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) rerata kadar MDA pasca ekstraksi gigi pada kelompok P2 dan P3 dibandingkan kelompok K. Waktu penyembuhan luka pada kelompok P3 lebih cepat dibandingkan dengan kelompok P2, P1 dan K. Pada kelompok P3 soket menutup sempurna pada hari ke 5, P2 pada hari ke 6, P1 dan K pada hari ke 7. Pemberian antioksidan sintetis memiliki pengaruh terhadap kadar MDA dan waktu penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi.
Analisis Perilaku Keteraturan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Yusro Paridah; Rico Januar Sitorus; Rostika Flora; Nurlaili Nurlaili; Risnawati Tanjung
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.836 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.3103

Abstract

This study aims to analyze the relationship between consuming blood-added tablets and anemia in pregnant women in the Kepahiang District. The research design used in this study was quantitative analytic with a cross-sectional design. The results showed that most or as many as 56 people (55.4%) had a positive attitude towards the incidence of anemia. As many as 61 people (60.4%) had irregularly consumed blood-added tablets. Almost entirely or as many as 82 people (81.2%) experienced anemia, regular consumption of blood-added pills with anemia showed that 61 respondents who did not regularly consume blood tablets in total or as many as 60 respondents (98.4%) experienced anemia. In conclusion, there is a relationship between consuming blood-added pills with the incidence of anemia in pregnant women. Keywords: Anemia, Pregnant Women, Blood Add Tablets
PENGEMBANGAN PRODUK KERUPUK DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH CANGKANG UDANG DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) Dzikra Nur Fadhilah; Rostika Flora
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/gr6s1q42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk kerupuk berbahan limbah kulit dan kepala udang serta daun kelor (Moringa oleifera) sebagai sumber kalsium tambahan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi tepung cangkang udang (30%, 35%, dan 40%) dan daun kelor (10%, 15%, dan 20%), pada tiga perlakuan (P1, P2, P3) serta kontrol (P0). Analisis meliputi kadar kalsium, tekstur (kekerasan dan daya patah), warna, dan uji organoleptik (aroma dan rasa). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), dan jika terdapat perbedaan signifikan, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar kalsium kerupuk, dengan perlakuan P3 mencapai kadar tertinggi (28,44 mg/100 g). Tekstur kekerasan meningkat seiring penambahan konsentrasi tepung cangkang udang, sementara daya patah tidak menunjukkan perubahan signifikan. Penambahan tepung cangkang udang dan daun kelor memengaruhi warna kerupuk, terutama tingkat kecerahan (L). Uji organoleptik menunjukkan rasa paling gurih ditemukan pada perlakuan P2 (tepung cangkang udang 35% dan daun kelor 15%), meskipun aroma amis meningkat pada konsentrasi tepung cangkang udang yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produk kerupuk ini berpotensi sebagai alternatif sumber kalsium tambahan, meskipun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium manusia sepenuhnya.