Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sedimentasi Pada Bendung Cadasgantung Desa Sindangsari Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut Depi Prayogi; Adi Susetyaningsih; Sulwan Permana
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2045

Abstract

Irrigation is a crucial component in the agricultural sector for enhancing productivity and ensuring food security. Adequate availability of irrigation water is essential for farmers to support crop cultivation activities. One of the most vital irrigation infrastructures is the weir, which functions to retain and raise the river water level so it can be diverted into irrigation channels.Cadasgantung Weir is located in Sindangsari Village, Garut Regency, West Java Province, at coordinates 07'18’04.1” S and 107'48’18.9” E. One of the main issues in the operation of weirs is sedimentation. Sediment accumulation in hydraulic structures can reduce storage capacity and affect the lifespan of the structure. This study aims to analyze the characteristics and quantity of sediment accumulated at Cadasgantung Weir. The analysis includes material type, particle size, sedimentation rate, and its impact on the weir’s functionality. The methods used involve numerical analysis using the HEC-RAS program and analytical calculations based on the Meyer-Peter Müller formula. The results show that the sediment at the weir is predominantly composed of medium-grained sand, with 60% of the particles having a diameter of 0.4641 mm. The sedimentation rate is highly influenced by water discharge, with a rate of 77.018 tons/day at base flow discharge, increasing to 607.736 tons/day at a 25-year return period (Q25). Meanwhile, at 50-year (Q50) and 100-year (Q100) return periods, the sedimentation rates are lower, recorded at 136.321 tons/day and 146.308 tons/day, respectively.Therefore, effective sediment management is necessary to maintain the optimal function of the weir.
Analisis Kebutuhan Infrastruktur Untuk Mitigasi Bencana di Pantai Selatan Kabupaten Garut Adi Susetyaningsih; Dias Reza Efrianto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2765

Abstract

Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, khususnya Pantai Rancabuaya dan Pantai Citanggeuleuk, kedua pantai memiliki potensi terhadap bencana tsunami, abrasi pantai, dan banjir rob. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bencana, memetakan sebaran zona rawan, serta menganalisis kebutuhan infrastruktur mitigasi berdasarkan kondisi eksisting dan standar teknis. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak QGIS. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari peta topografi, Digital Elevation Model (DEM), penggunaan lahan, dan peta risiko bencana. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar permukiman dan fasilitas publik berada pada zona kerentanan sangat tinggi (0–500 meter dari garis pantai dan elevasi 0–25 mdpl). Infrastruktur mitigasi yang tersedia belum memadai, dengan kebutuhan tambahan meliputi total 39 unit rambu evakuasi terdiri dari 22 unit rambu jalur evakuasi dan 17 unit rambu tambahan, pengadaan 3 unit sirene untuk Pantai Rancabuaya dan 2 unit sirene untuk Pantai Citanggeuleuk, serta pembangunan struktur pelindung pantai sepanjang 1.294 m (Pantai Rancabuaya) dan 170 m (Pantai Citanggeuleuk). Rekomendasi ini diharapkan menjadi acuan perencanaan mitigasi bencana pesisir yang efektif dan tepat sasaran di Kabupaten Garut. hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pembangunan pesisir yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketahanan masyarakat.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdullah Syafe'i Adam, Farhan Afriza, Muhamad Rizky Agus Ismail Agustian, Zani Aidil Saepul Rohman, Agum Ajhar, Alfi Nur Al-Ghani, Davin Alam, Romy Zaenul Amirulhaq, Rama Mohammad Anggara, Daffa Rizky Anggi Eka Fahlevi Anwari, M Riadi Firdaus Al Asep Nurjaman Azhari, Audi Amhar Azmi Choerul Maptuhi Barkah, Fauzi Barokah, Putri Dara Lestari Cepi Wendiki Alamsyah Dafa, Daril Muhamad Depi Prayogi Dermawan, Dena Kamal Destianti, Rahayu Giska Dias Reza Efrianto Dicky Muhamad Fadli Dwiputra, Erdi Rizky Efrianto, Dias Reza Eko Walujodjati Fadhillah, M Jamil Al Fahlevi, Anggi Eka Fahmi Moh. Taofik Febriyanti, Tina Fery Safaria Firdaus, Muhammad Raihan Gariballah Sharief Ginaski, Zaki Muhamad Gumelar, Rizky Ahmad Gunadi, Musfik Alaida Gungun Gunawan Hakim, Firman Nur Hantari, Anjas Ninda Harsi, Nendi Rustandi Hendi Hamdani Herlina, Julia Hidayat, Abdul Rojak Hidayat, Fahreza Pratama Hidayat, Rizqy Rachmat Hikmal, Fauzan Ida Farida Ida Farida Ida Parida Ikhsannudin, Adam Fadly Ilyas Maulani Irsan Permana Irvan Nurawaludin Ivan Darmawan Jalu Hudha Pratama Junaedi Ramdani Juniarti, Sintia Kamaludin, Ali Kosasih, Andrean Kurniawan, Hari Laya, Putri Maptuhi, Azmi Choerul Mardiah, Ilma Hayatul Maulana, Muhamad Farhan Miraj, Ahmad Fauzi Saepul Mochammad Suva Nugraha Mubarok, Encep Ahmad Husni Muhammad Aldi Rizki Muhammad Badru Zaman Muhammad Faqih Muhammad Wildan Muharram, Moch Raihan Mujakki, Akmal Najata, Sulton Aulia Nendi Rustandi Harsi Novianty, Nindita Nugraha, Akbar Dwinanda Nugroho, Satryo Bimo Nurendah, Siti Nurillah Jamil Achmawati Novel Nurohman, Sendi Rijali Patria, Dhika Muhammad Purwani, Rosdiana Putri Putri Anggana, Syalwa Nabila Qisty, Jovanscha Rachmat, Rio Adhitya Rahayu, Yari Ardiansyah Rahmattuloh, Gilang Ramadhan Ramadhani, Ani Ramdani, Junaedi Rd. Ahmad Buchari, Rd. Ahmad Rega Muhammad Exiana Rismansyah, Tendi Risti, Lutfi Zulvia Rizki Kurniawan Rizki Taopik Rizky Ahmad Gumelar Roby Ramda Nurputra Romadhona, Naufan Safutri, Mahardieani Rida Saharah, Helmi Sandjaya, Teguh Saputra, Dimas Febrian Sari, Mitha Mutia Sari, Putri Audya Sawitri Budi Utami Sharief, Gariballah Siti Rahmah Alawiyah Suciyana, Gina Suhendi Sujiwo, Bagas Sulwan Permana Sulwan Permana Sulwan Permana Syahrani, Firah Aulia Tofan, Inggit Hardiyanti Totti, Devor Sebastian Welianda, Muhammad Wiyoga, Rangga Bisma Yanuar, Syahrul Zakiyahi, Noviyanti Siti Zaman, Muhammad Badru Zipa, Naylla Azizha