Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Public Administration Journal of Research

HARMONISASI NILAI-NILAI BELA NEGARA DENGAN SISTEM NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME Endang Sholihatin; Kusnarto Kusnarto; Warsiman Warsiman
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.43

Abstract

Era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 yang didukung dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi tantangan bagi persatuan Indonesia. Oleh sebab itu, dasar nilai-nilai kearifan lokal dinilai menarik untuk digali dan dikembangkan untuk diharmonisasi dengan nilai-nilai bela negara dalam meningkatkan nasionalisme masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi nilai-nilai bela negara dalam sistem nilai kearifan lokal masyarakat; dan (2) mendeskripsikan harmonisasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat. Lokasi penelitian ini di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kesimpulan penelitian ini yaitu identifikasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat meliputi bentuk penyelenggaraan usaha bela negara, bentuk bela negara di lingkungan masyarakat, dan bentuk bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, harmonisasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat terdapat dalam aktivitas nyadran, upacara bersih desa, nilai kosmologi rukun agawe santosa, crah agawe bubrah, dan tata tentrem karta raharja. Harmoni dengan nilai-nilai lokal tersebut adalah bentuk bela negara menjaga persatuan dan kesatuan, taat pada peraturan hukum yang berlaku, menjaga kelestarian lingkungan. Kata Kunci: bela negara, nilai-nilai kearifan lokal, harmonisasi, dan nasionalisme.