Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF HEALTH WORKERS' PRACTICE NEGLIGENCE: REVIEW OF ETHICAL CODES AND LEGAL ASPECTS Qomariah, Siti Nur; Revani, Hilda Dea
EQUALEGUM International Law Journal Volume 3, Issue 3, 2025
Publisher : SYNTIFIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61543/equ.v3i3.161

Abstract

Background. Healthcare professionals hold a unique ethical and legal responsibility for patient health, where negligence is considered a failure to maintain professional standards that can result in patient harm, leading to both ethical concerns and legal consequences. This study aimed to analyze health workers’ practice negligence to clarify ethical codes and legal concepts. Research method. This approach emphasizes review articles and normative studies, viewing law as a collection of written norms found in legislation, jurisprudence, and expert opinions. The study aims to conduct a normative analysis of the current, formally applicable legal framework, utilizing a statutory method to examine Law Number 17 of 2023, Law Number 29 of 2004, additional regulations from the Criminal Code, and relevant sectoral laws. Findings. The relationship between ethical norms and legal obligations in medical practice illustrates that ethical standards often precede legal frameworks by establishing professional expectations. Legal rules serve to enforce minimum care standards, protecting patients and practitioners. Negligence constitutes a breach of duty leading to harm, making health professionals liable under civil law for unlawful acts causing injury, thereby allowing patients to seek compensation. In Indonesia, health law defines legal obligations and penalties for negligence, with civil and criminal liabilities relevant in severe injury or death cases. Conclusion. The importance of clarity in legal standards to adjudicate malpractice claims. A key harmonization, when ethical and legal systems diverge, conflicts can arise, for instance, between respecting autonomy and mandated interventions. Ethical guidelines can help resolve these tensions, but cannot substitute for legal accountability.
Gambaran Asuhan Keperawatan Psikososial dalam Penatalaksanaan Ansietas Pasien Hipertensi Hakiki, Taj'ja Lintang; Qomariah, Siti Nur; Iswati, Iswati; Tjokro, Silvia Haniwijaya
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 3 No 1 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v3i1.663

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dijumpai di masyarakat. Apabila tekanan darah sistolik Iebih besar dari 140 mmHg dan tekanan darah diastoIiknya Iebih besar dari 90 mmHg, maka orang tersebut dikatakan menderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan psikososial dalam penatalaksanaan ansietas pasien hipertensi. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan metode studi kasus pada 2 klien dengan Hipertensi Di Wilayah Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi menggunakan format asuhan keperawatan psikososial. Hasil: Pada tahap pengkajian didapatkan tekanan darah diatas nilai normal dan kecemasan yang dapat diangkat menjadi diagnosa ansietas. Intervensi yang dilakukan adalah reduksi ansietas. Implementasi yang dilakukan selama 3 x 1 jam perawatan, Pada tahap evaluasi didapatkan hasil kecemasan menurun klien 1 dan 2 masalah teratasi sebagian intervensi dilanjutkan. Saran: Klien dan keluarga diharapkan dapat saling mengingatkan dalam menjalani pengobatan, minum obat tepat waktu, rutin mengontrol tekanan darah, menghindari makan mengandung garam, minuman kafein.
EDUKASI BERBASIS MASLOW DAN HEALTH BELIEF MODEL MENINGKATKAN PENGETAHUAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS Firmansyah, Yura Witsqa; Wijaya, Hermanto; Qomariah, Siti Nur
Community Development in Health Journal Volume 4, Nomor 1, April 2026
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v4i1.679

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Puskemas menyediakan berbagai layanan kesehatan mulai promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis. Di Surabaya, pemeriksaan kesehatan gratis masih menghadapi berbagai tantangan yaitu kurangnya pemahaman masyarakat mengenai alur pendaftaran dan pemeriksaan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan pelayanan kesehatan di puskesmas. Metode Pelaksanaan: Kegiatan berupa edukasi kesehatan menggunakan teori Maslow dan Health Belief Model dengan tahapan persiapan, pelaksanaan pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Balai RT 01 RW 07 Kelurahan Kapasan, Simokerto, Surabaya, dan tahapan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah warga RT 01 dan RT 03, RW 07 Kelurahan Kapasan Surabaya sebanyak 16 orang. Hasil Kegiatan: Nilai rerata pengetahuan sebelum program sebesar 39,38 dan setelah program menjadi 61,25 dengan persentase kenaikan sebesar 55,5%. Diskusi: Program pengabdian masyarakat melalui SIGMA-PKG berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai pengetahuan peserta setelah kegiatan edukasi dilakukan. Pendekatan Health Belief Model membantu meningkatkan persepsi masyarakat terhadap risiko penyakit dan manfaat pemeriksaan kesehatan, sedangkan pendekatan hierarki kebutuhan Maslow menegaskan pentingnya akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
SUPPORTIVE-EDUCATIVE DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI SEMARANG Qomariah, Siti Nur; Iswati, Iswati; Kristiani, Rina Budi; Warsini, Warsini; Kristanto, Budi; Diyono, Diyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37432

Abstract

Abstrak: Jumlah penyakit kronis di Indonesia meningkat setiap tahun, dengan hipertensi menduduki peringkat tertinggi di Kelurahan Plombokan Semarang. Kader kesehatan memainkan peran penting dalam masyarakat karena mereka membantu tenaga kesehatan dalam preventif dan promotif. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan tentang pengetahuan hipertensi dan supportive educative. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 2 bulan lebih dengan mitra kader kesehatan Plombokan Semarang sejumlah 30 orang. Metode kegiatan dengan penyuluhan peran kader yang supportive educative dan materi hipertensi. Evaluasi kegiatan pengabdian dengan pre dan post tes. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan signifikan pengetahuan. Sebelum pengabdian sebagian besar kader memiliki pengetahuan hipertensi cukup sebanyak 22 orang (73,3%), setelah pengabdian sebagian besar memiliki pengetahuan hipertensi baik sebanyak 18 orang (60%). Pengetahuan kader supportive dan educative meningkat dari pengetahuan baik 18 orang (63,3%) menjadi pengetahuan baik 30 orang (100%). Peran kader kesehatan semakin optimal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Abstract: The number of chronic diseases in Indonesia is increasing every year, with hypertension ranking highest in Plombokan Village, Semarang. Health cadres play an important role in the community because they assist health workers in preventive and promotive activities. The purpose of this community service program is to increase the capacity of health cadres in terms of hypertension knowledge and supportive education. The community service activities were carried out for more than 2 months with 30 health cadres from Plombokan Village, Semarang, as partners. The activity method involved counseling on the supportive and educational role of cadres and hypertension materials. The community service activity was evaluated with pre- and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in knowledge. Before the community service, most of the cadres had sufficient knowledge of hypertension, namely 22 people (73.3%). After the community service, most of them had good knowledge of hypertension, namely 18 people (60%). The knowledge of supportive and educational cadres increased from good knowledge in 18 people (63.3%) to good knowledge in 30 people (100%). The role of health cadres has become more optimal in improving the quality of life of the community.
NUTRITION FOR CANCER PATIENTS IN DEVELOPING COUNTRIES Arief, Yuni Sufyanti; Qomariah, Siti Nur
Lux Mensana: Journal of Scientific Health Vol. 4 Issue 4 (2025)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jsh.v4i4.1009

Abstract

Introduction. Nutritional problems among cancer patients represent a major clinical and public health challenge because of cancer progression and treatment. In low- and middle-income countries (LMICs), limited healthcare infrastructure, delayed diagnosis, food insecurity, economic hardship, and inadequate nutritional support systems exacerbate the vulnerability of oncology patients. This study aimed to examine current evidence regarding nutritional issues, determinants of malnutrition, nutritional interventions, and barriers to nutritional care among cancer patients in developing countries. Method. This literature review from PubMed and SpringerLink focuses on malnutrition prevalence and oncology nutrition in LMICs. Emphasizing contemporary research from 2015 to 2026, the review includes both pediatric and adult oncology populations. Result&Analysis. The review highlights that malnutrition significantly influences treatment tolerance, quality of life, hospitalization, and survival outcomes. Evidence suggests that early nutritional screening, individualized dietary counseling, oral nutritional supplementation, and multidisciplinary oncology nutrition care can improve patient outcomes. However, implementation in developing countries remains constrained by insufficient resources, a lack of trained professionals, and limited integration of nutrition into oncology services. Discussion. Strengthening nutrition-focused cancer care policies and expanding evidence-based interventions are essential to improving cancer outcomes in resource-limited settings.
Co-Authors Abdur Rohman Abdur Rohman Abu Bakar Abu Bakar Aidatur Runis Al Aziz, Fatqur Rochman Amin, Nadyah Safirah Apriliana, Bella Arief, Yuni Sufyanti Ashari, Muhammad Farid Azizah, Yesita Nur Barrotul, Umi Budi Kristanto Budi Setiawan Budi Setiawan Chindy Maria Orizani Chindy Maria Orizani Dianah, Imamah Nur Difran Nobel Bistara Diyono, Diyono Elfira Fitria Rohma Fadhila, Syifa Nur Fajriyah, Novita Faniwati, Faniwati Fauziyah, Febrike Inggit Fitiyanti, Rica Agustina Fitriatul Jannah Hakiki, Taj'ja Lintang Hartanto, Mey Vina Wirianti Herawati, Novi Heri Suroso, Heri Hilda Dea Revani Ika Nur Pratiwi Imamah Nur Dianah Indrayani, Kantun Safira Iqlima Dwi Kurnia Iswati Iswati Iswati, Iswati Kadir, Khairul Azmi Abd Kristiani, Rina Budi Kurniawan, Afif Kusnanto Kusnanto Lailatun Ni'mah Laily Hidayati Lidiyah, Uyan Ari Lilis Fatmawati Lilis Fatmawati Lilis Fatmawati Lin, Chueh-Ho Lina Madyastuti Rahayuningrum Mafrukahtul Firdani Maftuh, Muhammad Mahish, Mohammad Mareta Deka Paraswati Merryana Adriani Miftakhul Huda Mochammad Mustai'in Mohammad Mahish Mohammad, Alfian Irfhani Muhammad Farid Ashari Muhammad Maftuh Mujiati Rohmah Mustai'in, Mochammad Nur Farida Nursalam, Nursalam P., Yudi Agung Rahayuningrum, Lina Madyastuti Rica Agustina Fitiyanti Rina Budi Kristiani Rina Budi Kristiani Rita Rahmawati Rita Rahmawati Roberto A. Goenarso rofiqoh rofiqoh Rohmah, Mujiati Rukmini Rukmini Savage, Eileen Susanti Susanti Susanti Susanti Susila, Wahyu Dini Candra Suwanto Suwanto Suwanto Suwanto Tjokro, Silvia Haniwijaya Uyan Ari Lidiyah Wardani, Rossalina Kusuma Warsini Warsini Wijaya, Hermanto Wiyono, Elviana Putri Yobel, Sosilo Yuanita Syaiful Yudi Agung P. Yulianti, Tunjung Sri Yura Witsqa Firmansyah