Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI DAN UPAYA PENGEMBANGAN OBYEK WISATA GOA BATU HAPU DI KECAMATAN HATUNGUN KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN Ade Saputra; Deasy Arisanty; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.874 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i3.6220

Abstract

Tujuan Penelitian adalah mengetahui potensi internal dan eksternal Goa Batu Hapu sebagai objek wisata alam, serta mengetahui upaya pengembangan objek wisata alam Goa Batu Hapu di masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di obyek wisata alam Goa Batu Hapu Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental sampling dengan teknik sampel jenuh, yaitu seluruh jumlah populasi akan dijadikan sampel penelitian. Metode pengambilan data yaitu observasi, angket (kuesioner) dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis SWOT.Kekuatan faktor internal dari obyek wisata alam Goa Batu Hapu adalah kelebihan dari daya tarik utama obyek wisata, pemandangan alam, kondisi goa, keunikan goa, dan potensi obyek wisata. Kelemahannya adalah keragaman flora dan fauna, kegiatan wisata, dan kebersihan lingkungan goa. Peluang eksternal adalah perencanaan pengembangan wisata, promosi tujuan wisata, waktu tempuh, prasarana jalan menuju goa, tempat ibadah, lahan parkir, penunjuk arah menuju goa, dan toilet. Tantangannya adalah tujuan paket perjalanan wisata, promosi skala regional, sarana angkutan pengunjung, fasilitas penginapan, fasilitas kuliner, dan cendera mata, fasilitas informasi, denah lokasi, dan penerangan goa. Berdasarkan analisis SWOT, potensi pengembangan objek wisata alam Goa Batu Hapu adalah pada kuadran 1, yaitu strategi Growth Oriented Strategy. Upaya pengembangan objek wisata alam Goa Batu Hapu adalah peningkatan promosi tentang obyek wisata alam Goa Batu Hapu, faktor aksebilitas menuju obyek wisata, pengelolaan kawasan Goa Batu Hapu, mengedepankan keunggulan dan daya saing, peningkatan sumber daya manusia dalam pengelolaan kawasan wisata, dan kampanye program nasional tentang wisata.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEREMPUAN BERSTATUS MENIKAH UNTUK BEKERJA (STUDI KASUS DI KELURAHAN PEMURUS DALAM KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN KOTA BANJARMASIN) Safariah Safariah; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.821 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i2.5273

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja adalah umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan suami, dan jumlah tanggungan keluarga di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perempuan yang bersatus menikah dan bekerja yang terdapat di RT.48 dan RW.04 sebesar 133 orang dari populasi 340 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah uji instrumen yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji prasyarat data adalah uji normalitas, analisis deskriftif persentase, dan analisis crosstabs dengan uji chi-square. Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan analisis crosstabs dengan uji chi-square adalah terdapat pengaruh anatar tingkat pendidikan (X2) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y), tingkat pendapatan suami (X3) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y), dan jumlah tanggungan keluarga (X4) dengan keputusan perempuan berstatus menikah untuk bekerja (Y) di Wilayah Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.
STUDI EFEKTIFITAS BANK SAMPAH SEBAGAI SALAH SATU PENDEKATAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI BANJARMASIN Norrina Aprida Ulfah; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 5 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.654 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i5.2298

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul ”Studi Efektifitas Bank Sampah Sebagai Salah Satu Pendekatan Dalam Pengelolaan Sampah Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Banjarmasin”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis efektivitas bank sampah dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah  tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Banjarmasin.Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang menjadi nasabah Bank Sampah Sekolah di tingkat SMA Di Banjarmasin. Sampel yang dijadikan responden adalah siswa-siswi kelas X dan XI yang menjadi nasabah Bank Sampah Sekolah di tingkat SMA Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Analisis data penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif menggunakan teknik distribusi frekuensi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya didirikan bank sampah sebagai salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah di sekolah masing-masing SMA termasuk kategori efektif. dari tujuan bank sampah sekolah dalam pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik, nasabah mampu memanfaatkan sampah sesuai dengan jenisnya, sering mengumpulkan sampah di sekolah dan menabung sesuai jadwal penimbangan yang biasanya dilakukan secara teratur paling tidak satu minggu sekali, mengetahui bahwa bank sampah sekolah memiliki buku pencatatan untuk penimbangan sampah, penjualan sampah dan pencatatan sampah itu sendiri yang dicatat oleh petugas, sekolah memiliki tempat khusus untuk penimbangan sampah dan menyediakan tempat untuk mengumpulkan sampah yang telah selesai ditimbang kemudian dijual, serta memiliki timbangan, dan mengetahui konsep dasar bank sampah ada 5M, yaitu Mengurangi sampah, Memilah sampah, Memanfaatkan sampah, Mendaur ulang sampah, dan Menabung sampah, serta mengetahui bahwa Dinas BLHD (Badan Lingkungan Hidup Daerah) Kota Banjarmasin sebagai lembaga pengawas dalam pengendalian bank sampah dan juga yayasan LKB (Lembaga Kompas Borneo) bekerja sama dengan bank sampah sekolah dalam pengelolaan sampah.
PEMETAAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN Astuti Astuti; sidharta adyatma; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v4i2.3030

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemetaan Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Selatan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Selatan berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera dari BKKBN dan mengetahui sebaran tingkat Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga miskin penerima bantuan program beras miskin (raskin) di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang berjumlah 6.531 rumah tangga dan banyaknya sampel berjumlah 364 rumah tangga miskin yang dijadikan responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan pustaka. Teknik analisis data dengan cara menganalisis Tahapan Keluarga Sejahtera, teknik persentase dan Pemetaan dengan analisis SIG.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Selatan didominasi oleh tahapan Keluarga Sejahtera 1. Sebaran Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Selatan untuk Keluarga Pra Sejahtera terbesar berada di Kelurahan Kelayan Timur, tahapan Keluarga Sejahtera 1 terbesar berada di Kelurahan Pemurus Baru dan tahapan Keluarga Sejahtera berada di Kelurahan Tanjung Pagar. Kata Kunci: Pemetaan, Kesejahteraan Keluarga, Tahapan Keluarga Sejahtera, SIG.
MOTIVASI WANITA PEKERJA DI INDUSTRI KECIL DAN RUMAH TANGGA (IKRT) KAIN SASIRANGAN KELURAHAN SEBERANG MESJID KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN Fitria Ardilla; Ellyn Normelani; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 5 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.981 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i5.1432

Abstract

Penelitian ini berjudul Motivasi Wanita Pekerja di Industri Kecil dan Rumah Tangga (IKRT) Kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian adalah mengetahui motivasi pekerja wanita di Industri Kecil dan Rumah Tangga (IKRT) kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.                   Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan data primer yang diperoleh dari wawancara dan kuisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka. Populasi penelitian yaitu wanita pekerja di IKRT kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin yang berstatus menikah berjumlah 152 orang. Pengambilan sampel menggunakan sampel penuh. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi adalah suatu dorongan yang terdapat dalam diri individu  yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat untuk mendapat tujuan yang ingin dicapai. Motivasi wanita pekerja di IKRT kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin adalah motivasi ekonomi dan motivasi sosial. Motivasi ekonomi antara lain: menambah pendapatan keluarga dan ekonomi yang tidak bergantung dengan suami. Motivasi sosial antara lain: tingkat pendidikan, waktu luang, mencari pengalaman dan mengaktualisasikan diri. Motivasi ekonomi yang dominan  adalah motivasi untuk menambah pendapatan keluarga, sedangkan motivasi sosial yang dominan adalah motivasi mengisi waktu luang.Kata kunci: Wanita Pekerja, Motivasi, Motivasi Ekonomi, Motivasi Sosial
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN DI OBJEK WISATA PANTAI SWARANGAN KECAMATAN JORONG KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Munawati Munawati; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.895 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i3.6215

Abstract

Pantai merupakan salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan karena memiliki daya tarik wisata. Daya tarik tersebut ditunjang oleh sarana dan prasarana seperti berenang, memancing, menyelam, dan olahraga air lainnya, termasuk sarana dan prasarana akomodasi, makan dan minum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan di objek wisata Pantai Swarangan Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 sampel dari populasi 1383,7 pengunjung. Jumlah pengunjung di objek wisata pantai swarangan dari tahun 2013, 2014 dan 2015 menurun. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode analisis data primer dan analisis data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dilapangan dan pengambilan sampel pegunjung dengan kuisioner. Data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Hasil penelitian yang diperoleh dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan di objek wisata Pantai Swarangan Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan yang melibatkan 4 variabel. Hasil pengolahan menggunakan analisis crosstabs dengan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang memiliki pengaruh tehadap kunjungan wisatawan (Y) yaitu faktor pendapatan (X1), faktor biaya perjalanan (X2), dan faktor fasilitas (X4).
PEMANFAATAN AIR SUNGAI ALALAK UTARA OLEH MASYARAKAT DI BANTARAN SUNGAI ALALAK UTARA DI KELURAHAN ALALAK UTARA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Mayang Sari; Sidharta Adyatma; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.241 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i2.1461

Abstract

The title of this Research is “The Utilization of  the River Side of North Alalak by the peoples on the River Side of North Alalak village North Alalak Regency of North Alalak”. The purpose of this research is to knowing the utilization of the river North Alalak for drinks, cooks, baths, washes,ablution, cleans houses and plants watering. The population  in this research are all the society who living on the river side of North Alalak. The big sampling taken in this research are 104 family leader as respondents. The technique of this research is Simple Random Sampling. The data that used is Primary Data and Secondary Data. The Primary Data got directly on the field using questioners and secondary data got from government instancy such as BPS, and Regency Head Office. Analyze technique used is percentasion analysis and interval class.The results of this research are drinks in Low class with 0 percent,cooks in Low class with 0 percent, baths in High class with 77 percent,washes in High class with 74 percent, ablution in Low class with 1 percent,cleans houses in High class with 95 percent, plants watering in High class with 92%.Keywords: The Utilization, River Water,Peoples Activity
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENYEDIAAN AIR BERSIH DPAM DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMAN SELATAN Hafiz Maulana; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 6 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v4i6.4712

Abstract

Penelitian ini berjudul “Persepsi Masyarakat Terhadap Penyediaan Air Bersih PDAM Di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai penyediaan air bersih PDAM di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar .Populasi dalam penelitian ini adalahmasyarakat yang menggunakan PDAM di Kecamatan Sungai Tabuk denganjumlah  2.203 pengguna PDAM padatahun 2013. Besar sempel yang diambil dari penelitian ini adalah 327 pengguna yang terdiridari 8 desa yaitu Desa Gudang Hirang, Desa Pematang Panjang, Desa Gudang Teangah, Desa Sungai Tabuk Tengah, Desa Pemakuan,Desa Sungai Tabuk Kramat, Desa Penjambuan, Desa Abumbun Jaya. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik analisis persentase serta menentukan criteria dengan menggunakan rumus banyak kelas dengan aturan Sturges serta menggunakan rumusi nterval kelas.Berdasarkan analisis data dan penentuan klasifikasi masyrakat diperoleh hasil bahwa ketersediaan air bersih masih sangat minim atau dengan kata lain ketersediaan air bersih di Desa GudangHirang, Desa Pematang Panjang, Desa Gudang Teangah, Desa Sungai Tabuk Tengah,Desa Pemakuan, Desa Sungai Tabuk Kramat, Desa Penjambuan, Desa Abumbun Jaya belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal. Hal ini terlihat dari perhitung persentase jawaban responden yang merasa sangat tidak puas terhadap penyediaan air bersih PDAM.
KOMPETENSI GURU DALAM PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI KOTA BANJARMASIN Sidharta Adyatma; Ellyn Normelani; Selamat Riadi
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 5 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.966 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i5.3959

Abstract

Pemanfaatan media merupakan salah satu komponen yang cukup penting dalam pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran yang tepat akan berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Rendahnya motivasi belajar siswa merupakan salah satu masalah yang sampai saat ini mengemuka dalam pembelajaran geografi. Penilaian dari sejumlah siswa menyatakan bahwa pelajaran geografi tidak menarik dan membosankan. Permasalahan tersebut tidak lepas dari minimnya kemampuan seorang guru dalam penggunaan media pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah descriptive research  dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan jenis media pembelajaran geografi yang paling banyak dimiliki oleh SMA di Kota Banjarmasin adalah atlas, globe dan peta dengan jumlah yang cukup banyak dan kondisi yang baik. Pemanfaatan media oleh guru masuk pada kategori sedang atau cukup dan guru tidak mengalami kesulitan dalam pemanfaatan media, serta upaya guru dalam mengadakan dan pemanfaatan media berada pada kategori tinggi.Kata Kunci: Kompetensi Guru, Media Pembelajaran Geografi
FAKTOR PENYEBAB PENGEMBANG MEMILIH LOKASI PERUMAHAN DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR Vonny Lollyanti; Ellyn Normelani; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.429 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i1.3025

Abstract

Penelitian berjudul “Faktor Penyebab Pengembang Memilih Lokasi Perumahan di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor penyebab pengembang memilih lokasi perumahan di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.Penelitian menggunakan metode deskriftif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik perumahan atau pengembang perumahan di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner (angket), dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor pemilihan lokasi pembangunan perumahan sangat menetukan dalam pembangunan perumahan terutama pada faktor tanah/lahan, faktor aksesibilitas dan faktor kenyamanan lingkungan. Apabila ketiga faktor tersebut terpenuhi maka pemasaran perumahan dapat dilakukan dengan mudah karena banyak pembeli yang tertarik untuk membeli perumahan dilokasi tersebut.Kata Kunci : Perumahan, faktor pembangunan perumahan dan pengembang perumahan.
Co-Authors Ade Saputra Agung Sismono Agung Wicaksono Ahmad Alim Bachri Aida Rismana Akhbianor Akhbianor Akhmad Rusmin Nooryadin Alfi Syah Anisa Putri Arif Rahman Nugroho Armelia Utami Astuti Astuti Aulia Puspitasari Daya Pintaruan Deasy Arisanty Dessyana Ayu Eka Tristanti Dini Maulidda Aprilia Diny Amelia Amelia Dwi Ratnasari Efrinda Ari Ayuningtyas Elsa Asriana Ernilawati Ernilawati Eva Alviawati Fitria Ardilla Gusti Ihda Majaya Gusti Thamrin Ihsan Hafiz Maulana Hanifah Mahat Heny Muranti Herry Porda Nugroho Putro Heru Heru I Gusti Bagus Wiksuana Irawaty Safitri Kamariah Kamariah Karunia Puji Hastuti, Karunia Puji Lisa Febrina Listi Handayani M Miftahul Munir M. Rizki Valen Febrianto Mahmudah Mahmudah Maulida, Emmy May Dwi Cahyaningtias Mayang Sari Mery Mentari Noor Moh Zaenal Arifin Anis Moh Zaenal Arifin Anis Moh. Zaenal Arifin Anis Mohmadisa Hashim Muhammad Apriadi Muhammad Azizirrahman Muhammad Efendi MUHAMMAD EFENDI Muhammad Iqbal Muhammad Noor Azhari Muhammad Syamsu Rizal Munawati Munawati Mursyidah, Annisa Nahdiatul Husna Nasir Nayan Nasruddin nasruddin Nasruddin Nasruddin Naufal Fikri Nevy Farista Aristin Nevy Farista Aristin, Nevy Farista Noor Hidayah Pujianti Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika, Norma Yuni Normasari, Eka Rahayu Normi Aulia Norrina Aprida Ulfah Nur Hidayah Nurhidayah Nurhidayah Nurul Maulida Parida Angriani Pujianti, Noor Hidayah Puspitasari, Aulia Putri Aulia Noor Regina Arisandi Rendya Adi Kurniawan Rendya Adi Kurniawan Reni Purwasih Riska Pualita Fatimah Rita Khairina Rizky Nur Hakimah Rizky Nur Hakimah Rizky Nur Hakimah Rizky Nur Hakimah Rosalina Kumalati Rosalina Kumalawati Rusdiansyah Rusdiansyah Rusdiansyah Rusdiansyah Safariah Safariah Saiyidatina Balkhis Norkhaidi Salma Safitri Sari, Yulika Puspita Selamat Riadi Selamat Riadi Sidharta Adyatma Siti Zakaria Lestari Sopyan Sopyan Sopyan Sopyan Sopyan Sopyan Sri Marlina Sri Noviana Syahrul Arifin Syohiroh, Syohiroh Tri Azhara Mirani Vonny Lollyanti Wahyudi Saputra Wisnu Putra Danarto Yazid Saleh Yulian Firmana Arifin Zakiati, Miftahani