Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Ekstrak Etil Asetat Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti Diah Evita; Nofita Nofita; Ade Maria Ulfa
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v5i1.5469

Abstract

Daun kemangi memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid yang berpotensi sebagai larvasida alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa konsentrasi ekstrak etil asetat daun kemangi (Ocimum sanctum L.) yang efektif sebagai larvasida nyamuk Aedes aegypti dan bagaimana efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan 7 kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak etil asetat daun kemangi 1%; 2,5%; 5%; 7,5%; 10%; 1% abate sebagai kontrol positif, dan akuades sebagai kontrol negatif yang tiap kelompok berisi 25 larva Aedes aegypti instar III dan IV dengan 4 kali pengulangan. Data yang didapatkan lalu diuji menggunakan uji One Way ANOVA dan uji Post Hoc LSD (Least Significance Different) untuk mengetahui adanya perbedaan pada tiap konsentrasi. Didapatkan pada uji Post Hoc LSD efektivitas ekstrak daun kemangi 7,5% dan 10% dengan abate 1% tidak memiliki perbedaan yang signifikan (p>0,05). Hasil analisis probit didapat nilai LC50 sebesar 0,370% sehingga dapat dikatakan bahwa ekstrak etil asetat daun kemangi (Ocimum sanctum L.) mempunyai efektifitas sebagai larvasida dan memiliki sifat sangat beracun dalam membunuh larva Aedes aegypti.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MAHONI (Swietenia mahagoni L.) TERHADAP Candida albicans Pipit Apriani; Selvi Marcellia; Nofita Nofita
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 8, No 1 (2023): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.74 KB) | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p1-10

Abstract

Kejadian atau insiden infeksi jamur invasif semakin meningkat di berbagai negara. Penyakit yang penyebabnya jamur disebut mikosis. Mikosis yang memiliki insiden paling tinggi ialah dermatofitosis dan kandidiasis. Kandidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh spesies jamur Candida albicans. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ekstrak kulit buah mahoni memiliki aktivitas antijamur. Metode yang digunakan ini yaitu metode ekstraksi sokletasi dengan menggunakan pelarut etanol 96% dan pengujian antijamur terhadap Candida albicans. Hasil rendemen yang diperoleh sebanyak 4%. Aktivitas antijamur dari ekstrak kulit mahoni semua konsentrasi tidak memiliki zona hambat bahwa ekstrak kulit mahoni tidak mempunyai aktivitas antijamur pada konsentrasi 5%, 25%, 45%, 65%, 85% dan 100%. Kata kunci: Mahoni, Sokletasi, Mikosis, Antijamur.
Hubungan Kadar Tanin Dengan Aktivitas Antioksidan Pada Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Yang Tumbuh Di Dataran Rendah Dan Dataran Tinggi Linda Safitri; Nofita Nofita; Tutik Tutik
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8238

Abstract

Tanin merupakan senyawa aktif metabolit sekunder dengan berat molekul lebih dari 400, yang terdapat senyawa fenolik yang sulit dipisahkan dan sulit mengkristal, yang mengendapkan protein dari larutannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar tanin yang dapat mempengaruhi nilai IC50 (aktivitas antioksidan) pada kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) yang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96 %. Ekstrak 1 kulit buah kakao diperoleh nilai rendemen % sebesar 12,79 dan pada ekstrak 2 kulit buah kakao diperoleh nilai rendemen % sebesar 12,92. Hasil kadar tanin yang diperoleh dari esktrak 1 kulit buah kakao yang tumbuh di dataran rendah yaitu sebesar 0,1142 % dan pada ekstrak 2 kulit buah kakao yang tumbuh di dataran tinggi sebesar 0,1801 %. Senyawa tanin memiliki aktivitas antioksidan, maka semakin banyak kandungan tanin yang diperoleh, semakin besar juga aktivitas antioksidannya. Untuk hasil antioksidan didapatkan nilai IC50, pada ekstrak 1 sebesar 37,042, dan pada ekstrak 2 sebesar 32,543 sehingga dapat digolongkan sebagai antioksidan dengan kategori sangat kuat. Hasil statistik pengaruh kadar tanin terhadap nilai IC50 (aktivitas antioksidan) terdapat perbedaan dengan sig (<0,05) yang dinyatakan adanya perbedaan signifikan, hal ini dapat disebabkan pada senyawa tanin yang memiliki peran penting pada aktivitas antioksidan.
SOSIALISASI UPAYA PENATALAKSANAAN DAN PENCEGAHAN ASMA BRONKIAL Nofita Nofita; Aulia Fitri Handayani Siregar; Aulia Gita Wardhani; Dimas Ramadhan
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v6i1.10769

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit kronis saluran pernapasan yang ditandai oleh inflamasi, peningkatan reaktivitas terhadap berbagai stimulus, dan sumbatan saluran napas yang bisa kembali spontan atau dengan pengobatan yang sesuai. Meskipun pengobatan efektif telah dilakukan untuk menurunkan morbiditas karena asma, keefektifan hanya tercapai jika penggunaan obat telah sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan upaya penatalaksanaan dan pencegahan terjadinya asma bronkial di SDN 1 Karang Maritim. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa tampilan media persentasi serta tanya jawab. Hasil kegiatan yang didapatkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai penatalaksanaan dan upaya pencegahan asma bronkiale terdapat peningkatan. Dilihat dari peserta yang antusias untuk bertanya dan feedback dari peserta penyuluhan ini dinilai menarik dan bermanfaat. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa prodi Farmasi dari Universitas Malahayati Bandar Lampung. Kata Kunci: Asma bronkial, Penatalaksanaan, Pencegahan.
Fungsi Kepemimpinan dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kantor Camat Rasanae Barat Kota Bima Nofita Nofita
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v3i4.174

Abstract

This study aims to determine the Leadership Function in Improving Public Services at the West Rasanae Sub-District Office, Bima City. Because it is expected that the leadership function of the Camat can improve employee work services. This research refers to the indicators of Hadari Nawawi's leadership function (1992). This research was conducted at the West Rasanae Sub-District Office, Bima City. Camat Rasanae Barat and sub-district employees. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documents and field notes. Then the data was analyzed descriptively qualitative. The results showed that the leadership function in improving public services can be said to be optimal, indicators: 1) consultative 2) participation 3). although public services are still categorized as not optimal, namely instructive indicators. However, the participatory function has been maximized. Judging from the participation of employees in the activities and work plans of the sub-district government, who are always active and consultative, the progress of human resources is still low so that they cannot plan properly for instructions from the sub-district head, such as there are still employees who lack mastery of technology and the ability to operate computers so that office work cannot be completed in a timely manner.
Artikel Penelitian Perbandingan Air Perasan Daucus Carota L. Dengan Povidone Iodine Topikal Dalam Penyembuhan Luka Insisi Mencit Yesi Nurmalasari; Nofita Nofita; Efrida Warganegara; Aprilia Indah Sijabat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.378

Abstract

Background: Injury is damage or loss of body tissue that occurs due to a factor that interferes with the body's protection system. These factors such as trauma, changes in temperature, chemicals, explosions, electric shock, or animal bites. Wound treatment as the first treatment to prevent infection, among others, using antiseptics such as povidone iodine. one of the agents that can heal wounds and is easily sought after by the public because of its availability such as carrot bulbs. Carrot bulbs (Daucus carota L.) are effective as an antiseptic, strengthen liver function, urinate, get rid of useless substances through the kidneys, laxatives, and protect the body from toxic chemicals. Research Objective: To compare the effects of carrot tuber juice with 10% povidone iodine topically in wound healing so that it can be used as an alternative medicine to accelerate wound healing. Research Methods: The type of research to be conducted in this study is an experimental laboratory with a post test only group design method. Sampling was calculated using the Federer formula. Analysis of bivariate data with Shapiro-Wilk. Research Results: From a total of 24 mice research samples. Statistical analysis using the Shapiro-Wilk test showed p = 0.001. Conclusion: There was a significant difference (p <0.05) between each treatment group.
Co-Authors Ade Maria Ulfa Aldono Fantoro Alexander Zultoni Angga Saputra Yasir Angga Saputra Yasir Anike Putri Anisa Lutfiana Anjar Jaulin Aprilia Indah Sijabat Arini Susanti Atika Septiani Aulia Fitri Handayani Siregar Aulia Gita Wardhani Bella Afni Ganis Berliana Nadila Bonita Bian Tiara Putri Chusairil Pasa Chusairil Pasa Cicih Ratnasari Clarissa Agie Novilda David Desbrianto Davit Muhamad Muslim davit muhamad muslim Deby Amabel Dhika Azzahra Diah Evita Diah Ningrum Uli Rosidah Dimas Ramadhan Dwi Wijaya Efrida Warganegara Eka Setia Ningsih Elviana Noerdianningsih Erviana Ekasari Farikha Nur Azizah Febi Dian Nadera Fitri Rohana Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Rai Saputri Gusti Ayu Saputri Hesi Arista Ibnu Fajar Isnaini Hatta Putri Linda Safitri Luciana Cindy Maharani Lukman Diarto Mahathir Farhan Muhammad Maria Ulfa, Ade Martianus Perangin Angin Martianus Perangin Angin Mashuri Yusuf Mega Ayuning Phakerti Mochammad Arief Hidayat Niken Feladita Niken Feladita Santoso NUR HASANAH nurmalasari, yesi Pipit Apriani Primadiamanti, Annisa Purnama, Robby Candra Rahayu Septia Ayuni Randi Wahyu Ariska Restu Septia Ningsih Retnaningsih, Agustina Rica Novia Sari Risna Dayanti Rizka Damei Yanti Rizky Hidayaturahmah Ruth Sri Agus Murniningsih Selvi Marcellia Shinta Shinta Siti Aisyah Istiqomah Sriana Sriana Supardi Supardi Tantri Super Tiwi Tiara Veronica Inezia Tutik Tutik Tya Garini Tyas Putri Wulandari Vivit Millani Putri Wahyuni Wahyuni Winahyu, Diah Astika Wira Irawan Yuliana Yuliana Yunitauly Hutagalung