Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

REDESAIN PASAR INDUK TANAH TINGGI TANGERANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR TROPIS anastasia Anggraini; bambang adji murtomo; wijayanti wijayanti
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.095 KB)

Abstract

Pemerintah Kota Tangerang telah berusaha untuk memenuhi segala tuntutan dan kebutuhanmasyarakatnya,  salah  satu  usaha  pemerintah  untuk  memenuhinya  adalah  dengan  menyediakanberbagai macam  fasilitas umum yang  memadai.  Salah  satu  fasilitas  umum yang  disediakanpemerintah adalah pasar, yang digunaka masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli barang ataujasa.  Pasar merupakan  fasilitas  umum yang  bersifat komersialdan  mempunyai peranan  pentingsebagai penyedia berbagai macam kebutuhan masyarakat.Di kota  Tangerang ini telah  berdiri sebuah  pasar induk  guna mewadahi aktifitas  jual belibarang atau jasa dan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan masyarakat. Pada awalnya, PasarInduk  Tanah  Tinggi Tangerang  ini  mampu  melaksanakan  fungsinya  yaitu  sebagai  wadah  aktifitasperekonomian  bagi masyarakat Tangerang  dan  sekitarnya.  Namum seiring berjalannya  waktuterdapat masalah-masalah yang  menghampiri keberadaan  Pasar  Induk  Tanah Tinggi Tangerangtersebut terkait dengan fungsinya.Menyadari akan  hal ini maka  perlu  dipikirkan  adanya  pemecahan  dari masalah-masalahyang timbul dan belum dapat terselesaikan dengan baik pada Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerangtersebut. Dalam hal ini tentunya perlu ada penataan ulang kembali bangunan pasar tersebut agardapat berfungsi dengan baik dan memenuhi aspek kenyamanan bagi seluruh pengguna pasar tersebutserta  memanfaatkan  potensi yang  ada  dengan  menambahkan  beberapa fasilitas  tambahandidalamnya.Pemerintah Kota Tangerang telah berusaha untuk memenuhi segala tuntutan dan kebutuhanmasyarakatnya,  salah  satu  usaha  pemerintah  untuk  memenuhinya  adalah  dengan  menyediakanberbagai macam  fasilitas umum yang  memadai.  Salah  satu  fasilitas  umum yang  disediakanpemerintah adalah pasar, yang digunaka masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli barang ataujasa.  Pasar merupakan  fasilitas  umum yang  bersifat komersialdan  mempunyai peranan  pentingsebagai penyedia berbagai macam kebutuhan masyarakat.Di kota  Tangerang ini telah  berdiri sebuah  pasar induk  guna mewadahi aktifitas  jual belibarang atau jasa dan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan masyarakat. Pada awalnya, PasarInduk  Tanah  Tinggi Tangerang  ini  mampu  melaksanakan  fungsinya  yaitu  sebagai  wadah  aktifitasperekonomian  bagi masyarakat Tangerang  dan  sekitarnya.  Namum seiring berjalannya  waktuterdapat masalah-masalah yang  menghampiri keberadaan  Pasar  Induk  Tanah Tinggi Tangerangtersebut terkait dengan fungsinya.Menyadari akan  hal ini maka  perlu  dipikirkan  adanya  pemecahan  dari masalah-masalahyang timbul dan belum dapat terselesaikan dengan baik pada Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerangtersebut. Dalam hal ini tentunya perlu ada penataan ulang kembali bangunan pasar tersebut agardapat berfungsi dengan baik dan memenuhi aspek kenyamanan bagi seluruh pengguna pasar tersebutserta  memanfaatkan  potensi yang  ada  dengan  menambahkan  beberapa fasilitas  tambahandidalamnya.
GREEN CITY HOTEL DI SEMARANG Enggar Sasongko; Wijayanti Wijayanti; Budi Sudarwanto
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4314.478 KB)

Abstract

Perkembangan sektor ekonomi di Kota Semarang tak lepas dari lokasi Kota Semarang yang berada pada jalur penghubung dua kota besar di Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya. Kota Semarang yang juga merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah juga mempengaruhi perkembangan sektor ekonomi. Dengan berkembangnya sektor perekonomian di Kota Semarang, maka berdampak juga dengan jumlah kunjungan wisatawan baik untuk tujuan bisnis maupun rekreasi. Dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang, maka dibutuhkan bangunan komersial yang dapat mengakomodasi kebutuhan wisatawan khususnya dalam hal hunian sementara yaitu hotel. Hotel yang direncanakan merupakan City Hotel karena berlokasi di pusat kota dan dekat dengan area bisnis maupun tempat wisata.Kajian yang dilakukan adalah dengan mempelajari pengertian tentang hotel, pengertian City Hotel, Karakteristik City Hotel, pengelolaan hotel, kebutuhan dan pengelompokkan ruang hotel, dan studi banding beberapa City Hotel di Semarang. Dilakukan juga pembahasan tentang konsep perancangan hotel dengan penekanan desain Green Arsitektur.Lokasi yang digunakan untuk perancangan “Green City Hotel di Semarang” ini berada di pusat kota dan dekat dengan area bisnis dan tempat wisata di Semarang. Tapak yang dipilih berada di Jalan Imam Bonjol Semarang karena berada di pusat kota dan dapat dengan mudah dicapai. Selain itu, tapak ini juga berada di BWK I yang difokuskan untuk perkantoran, perdagangan dan jasa (Perda Kota Semarang No. 14 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang Tahun 2011-2031).Penekanan desain yang diterapkan adalah Green Arsitektur. Prinsip-prinsip dan sifat-sifat bangunan berkonsep Green Arsitektur diterapkan dalam perancangan City Hotel agar dapat mengurangi penggunaan sumber daya yang tidak terbarukan.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KOTA SEMARANG DENGAN KONSEP HEALING ENVIRONMENT indah dwi; wijayanti wijayanti; bambang supriyadi
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2461.24 KB)

Abstract

Kota Semarang merupakan ibukota provinsi Jawa Tengah, jumlah penduduk Kota Semarang menurut Profil Kependudukan Kota Semarang oleh BPS sampai dengan akhir Desember 2012 sebesar 1.559.198 jiwa, terdiri dari 775.793 jiwa penduduk laki-laki dan 783.405 jiwa penduduk perempuan, dan 151.138 perempuan yang termasuk dalam kelompok wanita usia subur yang berpotensi menjadi ibu hamil. (Kota Semarang Dalam Angka 2012,BPS). Dengan jumlah potensi sebesar itu Kota Semarang belum memiliki fasilitas kesehatan khusus bagi ibu dan anak yang memadai. Rumah Sakit Ibu dan Anak merupakan salah satu jenis rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan bagi Ibu dan Anak dengan pendekatan pemeliharaan kesehatan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan (PerMenKes No. 340/Menkes/PER/III/2010).
Pelatihan Calistung (Membaca, Menulis, Berhitung) Sebagai Upaya Pemberantasan Buta Aksara Warga Dusun Setro Desa Gondoriyo Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Atrianing Yessi; Wijayanti Wijayanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2016): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v7i1.1035

Abstract

Permasalahan mitra adalah sebagian warga Desa Gondoriyo masih belum mengenal huruf, angka dan cara menghitung dengan baik dan benar. Pelatihan calistung ini?é?á ?é?ábertujuan untuk: (1) meningkatkan?é?á?é?á kualitas?é?á?é?á Sumber?é?á?é?á Daya Manusia, mengurangi tingkat kebodohan yang merupakan sumber dari kemiskinan;?é?á ?é?á(2)?é?á ?é?ámeningkatkan?é?á ?é?átaraf?é?á ?é?áhidup?é?á?é?á masyarakat?é?á ?é?ádengan?é?á?é?á saling memahami yang dikerjakan baik tulisan maupun fakta lisan; dan (3) sebagai akses untuk memperoleh pengetahuan dibidang teknologi dan informasi. Pelaksanaan pelatihan calistung di Dusun Setro, Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, antara lain: tahap persiapan, tahap pelatihan, tahap ujian dan tahap Supervisi (Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program). Instrumen pelatihan calistung menggunakan kartu pintar, modul belajar, buku pelatihan, buku latihan, kancing baju dan uang. ?é?á Kata Kunci: Pelatihan Calistung, Perberantasan Buta Aksara.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM PADA KPRI SEKOLAH DI KOTA PEKANABARU Wijayanti Wijayanti; Syakdanur Nas; Gani Haryana
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to assess the health level of savings and loan cooperatives at KPRI Sekolah in Pekanbaru City based on Minister of Cooperatives and SMEs Regulation Number 14/M.KUKM/XII/2009, including capital, productive asset quality, management, efficiency, liquidity, independence and growth , and cooperative identity. The method used in this study is descriptive method, data obtained from documentation data in the form of financial statements for 2 years. The population in this study was KPRI School in Pekanbaru City which has a savings and loan business. The sampling technique using purposive sampling is the determination of samples based on certain considerations or criteria so that 5 (five) research samples are obtained. The results showed that the calculation of seven aspects of KPRI Schools in Pekanbaru City, the health level of cooperatives in 2016 from the number of 5 KPRI Schools, which received quite healthy predicate categories were 5 (five) KPRI Schools with a score of 60<x<80. Whereas in 2017 from the number of 5 (five) KPRI Schools studied, 2 (two) KPRI Schools received a healthy category namely KPRI SMPN 21 with a score of 83 and KPRI Karya SMAN 7 with a score of 83.25, which was healthy score of 80<x< 100, while 3 (three) KPRI Schools received a fairly healthy prediicate category, namely KPRI SMPN 13 with a score of 78.4, MAN 1 a score of 75.25, and MAN 2 & MTsN with a score of 75.4, where the predicate was quite healthy at a score of 60<x<80.Key Words: Health of cooperatives, savings
PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA) Mujino Mujino; Wijayanti Wijayanti
Jurnal Manajemen Vol 7 No 1 (2017): JURNAL MANAJEMEN VOL. 7 NO. 1 JUNI 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/jm.v7i1.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kinerja keuangan dari properti dan real estat yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahaan yang menggunakan Economic Value Added, dengan mencari nilai rata-rata.Objek penelitian ini adalah kinerja keuangan Perusahaan Property dan Real Estate yang direkam di Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder seperti neraca dan laporan laba rugi pada aset perusahaan thorta dan real estat pada tahun 2014. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi di BEI. Hasil penelitian terlihat Kinerja keuangan pada 30 perusahaan properti dan real etate cukup baik, hal ini dapat dilihat dengan hasil perhitungan rata-rata nilai Economic Value Added yang positif sebesar 78.311.687 atau EVA > 0 pada tahun penelitian. Hal ini menunjukan kinerja 30 perusahaan properti dan real estate sudah mampu menghasilkan nilai tambah ekonomis. Perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi pemilik modal dan konsisten dengan tujuan memaksimumkan perusahaan
Anonimitas Netizen di Media Sosial Dian Harmaningsih; Susi Yunarti; Wijayanti Wijayanti
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3 (2021): IKRAITH-HUMANIORA Vol 5 No 3 November 2021
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.034 KB)

Abstract

This study aims to explain about the phenomenon of deindividuation appears in cyberspace,especially in social media. The research question is why are netizens on social media makingscathing comments about the COVID-19 vaccine? This study uses De-individuation theory -Gustav Le Bon and descriptive qualitative research methods by analyzing various commentsfrom netizens on Facebook and You tube accounts. Data collection was carried out in the periodNovember to December 2020. The results of the study revealed that the phenomenon ofdeindividuation occurs on social media, especially by netizens who use accounts that are notreal names and anonym. Meanwhile, netizens who use self-explanatory names tend to makemore polite comments. This phenomenon shows that the courage to use harsh words ignoresnorms and ethics that makes them think that their identity is unknown to public. Even the mediahas suggested to comment clearly, but no sanctions are applied, so netizens have the freedomto make harsh comments like He is the most correct. This condition of anonymity is the basisfor a person's lack of self-awareness
Proyeksi Masyarakat 5.0 Melalui Model Pembelajaran Berlandaskan Hots Di Perguruan Tinggi Wijayanti Wijayanti; Susi Yunarti; Dian Harmaningsih
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1 (2022): IKRAITH-HUMANIORA Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.947 KB)

Abstract

Writing this research article aims to explain the need to developlearning models and methods based on HOTS in higher education, in orderthey can really contribute positively to the development of society 5.0. Theresearch method is descriptive analytical by conducting observations andinterviews with 30 students at two universities in Jakarta. The results of thestudy show that there was a contradiction between the necessity to carry outonline learning which requires students' digital skills to be further developed,and the need for HOTS development in the learning process. Digitalcapabilities that are a requirement for human quality in the industrial era 4.0must still be equipped with the ability to think, which is problem solving,critical, creatives and innovative. For the future can projection society 5.0.
Peningkatan Kemampuan Memahami Isi Cerita Fiksi Melalui Active Learning Teknik Test Questions Pada Siswa Sekolah Dasar Wijayanti Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.264 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i5.66352

Abstract

Kemampuan siswa Kelas VI SD Negeri Bogorejo dalam memahami isi cerita fiksi sangat rendah. Permasalahan tersebut diatasi melalui active learning teknik tes questions. Diharapkan dapat bermanfaat untuk kepentingan pihak lain. Maksud dari active learning teknik test questions adalah pembelajaran yang menuntut siswa selalu aktif membuat pertanyaan dan dijawab antar siswa.Penelitian dilaksanakan 2 siklus, bersama siswa kelas VI SD Negeri Bogorejo berjumlah 13 anak. Pengumpulan data dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran mencerminkan indikator: interaktif, inspiratif, memotivasi, menantang dan menyenangkan. Proses pembelajaran mengalami perubahan kurang signifikan dengan indikator perubahan sebesar 27%. Kemampuan siswa mengalami peningkatan cukup signifikan karena memperoleh peningkatan sebesar 44%. Kesimpulan akhir membuktikan bahwa active learning teknik test questions dapat mengubah proses pembelajaran menjadi lebih berkualitas dan dapat meningkatkan kemampuan memahami isi cerita fiksi bagi siswa kelas VI SD Negeri Bogorejo.
DAYA ADSORPSI ADSORBEN KULIT SALAK TERMODIFIKASI TERHADAP KROM (III) Wijayanti Wijayanti; Endang Widjajanti, LFX
Jurnal Elemen Kimia Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 No 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya adsorpsiadsorben kulit salak termodifikasi terhadap krom (III).Kulitsalak didelignifikasi menggunakan NaOH 0,1 M selama 12 jamkemudian dihaluskan hingga 50 mesh. Kulit salak kemudiandiaktivasi dengan perendaman di dalam HCl 1 M selama 24 jam.Karakterisasi adsorben dilakukan dengan FTIR dan SEM-EDS.Proses adsorpsi dilakukan pada variasi konsentrasi 5 mg/L, 6mg/L, 8 mg/L, 10 mg/L, 15 mg/L, 20 mg/L, 30 mg/L, 35 mg/L,dan 45 mg/L selama 90 menit. Konsentrasi krom (III) ditentukandengan SSA.`Hasil penelitian menunjukkan bahwa dayaadsorpsi asorben kulit salak termodifikasi terhadap krom (III)adalah 1,205 mg/g adsorben dengan konsentrasi awal adsorbat28,265 mg/L.