Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Diversifikasi Produk Olahan Pangan Berbasis Bahan Baku Perikanan Bija, Stephanie
Marine Kreatif Vol 8, No 2 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i2.9686

Abstract

Diversifikasi produk olahan pangan berbasis bahan baku perikanan merupakan salah satu upaya penganekaragaman produk pangan yang berasal dari ikan dengan memperhatikan faktor gizi dan keamanan pangannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat melalui pembuatan olahan-olahan produk diversifikasi perikanan. Mitra dari kegiatan PkM ini adalah ibu-ibu PKK Desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahapan, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengolah sumberdaya ikan lokal menjadi produk makanan yang lebih bervariasi dan menarik untuk dikonsumsi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakan melalui produksi olahan diversifikasi ikan. Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsumsi produk perikanan, baik dari kualitas, kuantitas, hingga menambah nilai jual.
PELATIHAN PEMBUATAN PANGAN FUNGSIONAL KOMBUCHA DAN MANISAN BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Luthfiyana, Novi; Bija, Stephanie; Mutmainnah, Mutmainnah; Samsuriadi, Samsuriadi; Aeni, Nur; Raraq, Eva
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1835

Abstract

The public awareness of the importance of quality of life is formed by making functional food an alternative to improve health. The availability of abundant Sonneratia sp. or pada mangrove fruit and good metabolite content make pada fruit an alternative functional food, including dried fruit candy and kombucha. This activity aims to increase scientific knowledge and the application of appropriate technology through education and training in diversifying pada fruit as a functional food. This activity was conducted on July 31-August 12, 2024, at SMAN 1 Tarakan. The method of this activity consists of three stages. The first is delivering educational material related to introducing mangrove fruit types and their potential as functional food. The second stage is training and assistance in making pada fruit candy and kombucha. The third stage is evaluation and monitoring at the end of the activity to determine the partner's understanding and success. This training activity shows that partners understand that pada fruit from various mangrove plants in the North Kalimantan region can be directly used as a functional food. The training phase produced dried candied pada and three types of kombucha derived from green tea, butterfly pea flower tea and rosella flower tea. In the evaluation process of the activity, the obstacles identified were the desired carbonation level in kombucha and the shelf life of candied fruit. The training increased partners' insight by 80% into utilizing pada in creative and innovative health products (kombucha and candied fruit).
Pemanfaatan Olahan Ikan Patin: Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Emas Yang Sehat dan Cerdas Diah Padmi, Ni Made; Bija, Stephanie; Suprianto, Suprianto; Ariantini, Nisa
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 1, Issue 1, 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v1i1.72

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada masa perkembangan awal mereka. Dampak stunting dapat bersifat jangka panjang, seperti berkurangnya kemampuan kognitif, pendidikan yang lebih rendah, dan risiko kesehatan kronis di kemudian hari. Penanganan stunting memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui upaya pencegahan, pendidikan gizi, akses pelayanan kesehatan yang baik, dan perbaikan kondisi lingkungan sosial-ekonomi. Salah satu upaya yaitu melalui peningkatan gizi ibu dan anak bekerjasama dengan posyandu desa dalam kegiatan “Pemanfaatan Olahan Ikan Patin sebagai upaya Cegah Stunting dalam mewujudukan Generas Emas 2045 yang Sehat dan Cerdas”. Metode kegiatan yang digunakan adalah menggabungkan sosialisasi dengan pelatihan bersama, dikemas dalam tiga kegiatan yaitu: Sosialisasi upaya pencegahan stunting, pendampingan layanan Kesehatan (pemantauan kesehatan) pada ibu hamil, bayi dan balita bersama Posyandu Desa Sempayang, pelatihan pengolahan ikan patin sebagai Makanan Pendamping ASI. Hasil kegiatan yaitu diperoleh data peningkatan pemahanan dan keterampilan pengolahan ikan patin dikalangan ibu muda di lokasi kegiatan. Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta mendapatkan pengetahuan terkait dampak dan upaya pencegah stunting, layanan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, pengembangan keterampilan mengolah ikan patin menjadi Makanan Pendamping ASI.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Labuk, Kecamatan Sembakung, Kalimantan Utara Bija, Stephanie; Simanjuntak, Ricky Febrinaldy; Abdiani, Ira Maya; Luthfiyana, Novi; Hairudin, Hairudin; Rozi, Anhar
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 1, Issue 2, 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v1i2.76

Abstract

Desa Labuk berada di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Umumnya, mata pencaharian masyarakat adalah bertani. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi desa, melalui kerja partisipatif antara mahasiswa KKN dengan masyarakat dalam pembangunan desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, yakni melalui pendekatan formal dan pendekatan informal. Pendekatan formal dilakukan dengan memaparkan program-program kegiatan yang akan dilaksanakan bersama masyarakat setempat, sedangkan pendekatan informal dilakukan secara personal maupun kolektif. Program-program yang direalisasikan, meliputi pembuatan identitas rumah warga, pembuatan plang identitas aparatur desa, perbaikan sarana olahraga, pembuatan dan pengolahan lahan pertanian, serta pembuatan tempat sampah Gedung Serbaguna. Selain itu, juga terdapat program tambahan, seperti sosialisasi bahaya narkoba, bimbingan belajar, sosialisasi GEMARIKAN, sosialisasi budidaya ikan, pelatihan dapur sehat perikanan, sosialisasi tentang pentingnya pendidikan, pengolahan lahan tani dan penanaman bibit sayur, perbaikan dan pemeliharaan mesin, serta pembuatan pupuk organik/kompos dan pestisida nabati. Hasil kegiatan ini dapat terlihat dari antusias masyarakat untuk berpartisipasi dalam setiap pelaksanaan program. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat desa melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Labuk, Kabupaten Nunukan, dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan potensi desa.