Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Komodifikasi Nasionalisme Dalam Iklan Sirup Khairul Syafuddin; Rino Andreas
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.793 KB)

Abstract

Iklan digunakan perusahaan atau instansi untuk menawarkan produkkepada konsumen. Iklan cenderung mengangkat tema dengan ideologitertentu dalam penyajiannya. Penelitian ini menganalisis pemaknaaniklan Sirup Kurnia sebagai produk komoditas nasionalisme diIndonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk membongkar konstruksimakna nasionalisme dalam iklan Sirup Kurnia. Terdapat tiga iklanyang menjadi objek kajian dalam penelitian ini. Peneliti melihatbagaimana komodifikasi nasionalisme diwujudkan dalam visualisasiiklan Sirup Kurnia. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode semiotika dengan pendekatan Roland Barthes. Penelitimenganalisis scene-scene yang ada dalam ketiga iklan. Scene-scenetersebut dikaji berdasarkan aspek visual dan narasi. Kedua aspektersebut dianalisis dengan pendekatan Barthes yang kemudiandihubungkan dengan konsep nasion, nasionalisme, dan komodifikasi.Peneliti melihat bahwa ketiga iklan sirup tersebut berusaha untukmembentuk pemaknaan nasionalisme yang dikaitkan dengan produkkomoditas sirup. Tanda-tanda (signs) yang muncul dalam ketiga iklan,dimaknai sebagai komodifikasi nasionalisme yang mendukung kaitanproduk dengan konsep pemaknaan mengenai nasion. Berdasarkanketiga iklan tersebut, selanjutnya dibagi menjadi tiga kategorisasinasionalisme, yaitu nasionalisme budaya, ekonomi, dan teritorial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nasionalisme masih dijadikanmakna yang penting untuk mewujudkan tujuan iklan yaitu memasarkanproduk.
Analisis Hiperrealitas dalam Film Spiderman: Far from Home (2019) Rino Andreas
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.909 KB)

Abstract

Film secara aktif mengkonstruksi gagasan-gagasan fantasi diluar realitas melalui citra tanda dan image. Digitalisasi media, mendukung adanya proses simulasi yang mengarah pada bentuk hiperrealitas sampai ke target audiens, salah satunya adalah film Spiderman: Far from home 2019 yang mengisahkan salah satu pahlawan superhero Marvel dalam menghadapi bahaya dan ancaman serangan mahluk luar angkasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode semiotika, dengan teori Hiperrealitas yang dipopulerkan oleh filsuf postmodern, Jean Baudrillard. Analisis tanda dalam film Spiderman: Far from Home (2019) menunjukkan bahwa, Hiperrealitas menghilangkan batasan antara dunia riil dan dunia tidak riil melalui teknologi canggih CGI (Computer Generated Imagery) yang mampu memanipulasi ruang, waktu dan karakter dalam film. Film ini menghadirkan realitas dalam bentuk fantasi yang hegemonik, ditanamkan sebagai sesuatu yang nyata dalam realitas. Teknologi hologram yang diciptakan drone-drone dalam film Spiderman dilihat sebagai realitas yang plural, cair, multidimensi dalam ruang dan waktu yang dapat diatur melalui simulasi. Maka, realitas menjadi berlipat ganda dan berlapis (simulakum) dalam perwujudan tanda yang saling melebur, sehingga tidak lagi dapat dibedakan antara realitas imajiner dan realitas yang sesungguhnya.
Komodifikasi Nasionalisme Dalam Iklan Sirup Syafuddin, Khairul; Andreas, Rino
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iklan digunakan perusahaan atau instansi untuk menawarkan produkkepada konsumen. Iklan cenderung mengangkat tema dengan ideologitertentu dalam penyajiannya. Penelitian ini menganalisis pemaknaaniklan Sirup Kurnia sebagai produk komoditas nasionalisme diIndonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk membongkar konstruksimakna nasionalisme dalam iklan Sirup Kurnia. Terdapat tiga iklanyang menjadi objek kajian dalam penelitian ini. Peneliti melihatbagaimana komodifikasi nasionalisme diwujudkan dalam visualisasiiklan Sirup Kurnia. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode semiotika dengan pendekatan Roland Barthes. Penelitimenganalisis scene-scene yang ada dalam ketiga iklan. Scene-scenetersebut dikaji berdasarkan aspek visual dan narasi. Kedua aspektersebut dianalisis dengan pendekatan Barthes yang kemudiandihubungkan dengan konsep nasion, nasionalisme, dan komodifikasi.Peneliti melihat bahwa ketiga iklan sirup tersebut berusaha untukmembentuk pemaknaan nasionalisme yang dikaitkan dengan produkkomoditas sirup. Tanda-tanda (signs) yang muncul dalam ketiga iklan,dimaknai sebagai komodifikasi nasionalisme yang mendukung kaitanproduk dengan konsep pemaknaan mengenai nasion. Berdasarkanketiga iklan tersebut, selanjutnya dibagi menjadi tiga kategorisasinasionalisme, yaitu nasionalisme budaya, ekonomi, dan teritorial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nasionalisme masih dijadikanmakna yang penting untuk mewujudkan tujuan iklan yaitu memasarkanproduk.
Analisis Hiperrealitas dalam Film Spiderman: Far from Home (2019) Andreas, Rino
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film secara aktif mengkonstruksi gagasan-gagasan fantasi diluar realitas melalui citra tanda dan image. Digitalisasi media, mendukung adanya proses simulasi yang mengarah pada bentuk hiperrealitas sampai ke target audiens, salah satunya adalah film Spiderman: Far from home 2019 yang mengisahkan salah satu pahlawan superhero Marvel dalam menghadapi bahaya dan ancaman serangan mahluk luar angkasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode semiotika, dengan teori Hiperrealitas yang dipopulerkan oleh filsuf postmodern, Jean Baudrillard. Analisis tanda dalam film Spiderman: Far from Home (2019) menunjukkan bahwa, Hiperrealitas menghilangkan batasan antara dunia riil dan dunia tidak riil melalui teknologi canggih CGI (Computer Generated Imagery) yang mampu memanipulasi ruang, waktu dan karakter dalam film. Film ini menghadirkan realitas dalam bentuk fantasi yang hegemonik, ditanamkan sebagai sesuatu yang nyata dalam realitas. Teknologi hologram yang diciptakan drone-drone dalam film Spiderman dilihat sebagai realitas yang plural, cair, multidimensi dalam ruang dan waktu yang dapat diatur melalui simulasi. Maka, realitas menjadi berlipat ganda dan berlapis (simulakum) dalam perwujudan tanda yang saling melebur, sehingga tidak lagi dapat dibedakan antara realitas imajiner dan realitas yang sesungguhnya.