Claim Missing Document
Check
Articles

Model Terpadu TPB–SOR untuk Memprediksi Niat Pembelian Pakaian Bekas: Bukti Empiris dari Konsumen Thrift Store di Kalimantan Erick Alfredo Putra; Syahran Syahran; Tinik Sugiati; Ahmad Juliana
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 2 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i2.965

Abstract

Fenomena pertumbuhan e-WOM (electronic word-of-mouth) dan pengaruh harga terhadap perilaku konsumen telah menjadi fokus utama dalam literatur perilaku konsumen, khususnya dalam konteks pembelian online. Konsumen semakin banyak mengandalkan informasi dan ulasan digital dalam pengambilan keputusan pembelian, sementara persepsi harga memengaruhi penilaian terhadap produk dan kontrol perilaku yang dirasakan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa norma subjektif, sikap, dan perceived behavioral control (PBC) merupakan faktor penting yang memediasi hubungan antara stimulus eksternal dan niat pembelian, namun masih terdapat keterbatasan dalam menguji interaksi variabel-variabel tersebut secara terpadu.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-WOM dan persepsi harga terhadap niat pembelian konsumen melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC. Tujuan penelitian mencakup pemahaman mekanisme pengaruh stimulus digital dan persepsi harga terhadap niat pembelian serta identifikasi faktor determinan yang memiliki dampak paling signifikan pada perilaku konsumen.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada konsumen online. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel, termasuk efek langsung dan tidak langsung dari e-WOM dan harga terhadap niat pembelian melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC.Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, baik secara langsung maupun melalui mediasi sikap, norma subjektif, dan PBC. Sikap konsumen terbukti menjadi faktor paling dominan dalam mendorong niat pembelian. Temuan ini memperkuat pemahaman teoritis mengenai perilaku konsumen digital serta memberikan implikasi praktis bagi manajer dan praktisi pemasaran dalam merancang strategi komunikasi digital, penetapan harga, dan intervensi sosial untuk meningkatkan niat pembelian.
Kesiapan Tenaga Kerja Di era Digital Di Kalimantan Utara Mastan Riduan; Syahran Syahran; Agnes Puspitasari Sudarmo
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 2 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i2.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work readiness dan employability skills terhadap career adaptability dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada mahasiswa di era ekonomi digital. Fenomena meningkatnya ketidakpastian pasar kerja dan transformasi digital menuntut mahasiswa tidak hanya memiliki kesiapan kerja dan keterampilan yang relevan, tetapi juga keyakinan diri dalam menghadapi perubahan karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work readiness dan employability skills berpengaruh positif terhadap career adaptability, namun hanya employability skills yang memiliki pengaruh tidak langsung signifikan melalui self-efficacy. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan diri mahasiswa dalam mengelola karier lebih banyak dipengaruhi oleh keterampilan yang mereka miliki dibandingkan kesiapan kerja semata. Sebaliknya, pengaruh tidak langsung work readiness melalui self-efficacy tidak signifikan, yang menandakan bahwa kesiapan kerja belum sepenuhnya diinternalisasi sebagai bentuk keyakinan diri dalam menghadapi dinamika karier digital. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat model Career Construction Theory  dan Social Cognitive Career Theory  dengan menegaskan bahwa employability skills merupakan prediktor penting bagi pengembangan career adaptability melalui peningkatan self-efficacy. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi lembaga pendidikan tinggi untuk memperkuat kurikulum berbasis keterampilan dan program pengembangan diri yang menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja digital. Penelitian ini juga membuka ruang bagi kajian lanjutan dengan memperluas variabel kontekstual seperti dukungan institusional, pengalaman magang, dan exposure terhadap teknologi digital yang dapat memoderasi hubungan antar variabel utama. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami mekanisme pengembangan kesiapan karier mahasiswa di era transformasi ekonomi digital.
Digitalisasi Pemasaran dan Pemberdayaan UMKM: Upaya Meningkatkan Ekonomi Desa Liagu, Sekatak, Bulungan Ferawati Usman; Syahran Syahran; Nurul Hidayat; Maya Novita; Nurjannah Tunaima
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i3.6152

Abstract

Program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui inovasi digitalisasi pemasaran. Dalam upaya ini, kami melaksanakan sosialisasi dan pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat daya saing UMKM. Program ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, yang sangat penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM. Melalui pelatihan berkelanjutan mengenai digital marketing dan teknologi informasi, pelaku UMKM diberikan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka, termasuk produk lokal seperti Terasi Udang Liagu. Kami juga menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur internet di daerah terpencil serta akses terhadap sumber pembiayaan. Hasil dari program ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi ekonomi lokal dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan: Peran Mediasi Kepuasan Kerja (Studi Kasus di RSUD dr. H. Jusuf SK) Agung Pratama; Tinik Sugiati; Ferawati Usman; Syahran Syahran
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 2 (2026): April: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menjamin kualitas layanan rumah sakit publik, namun masih sering dihadapkan pada persoalan lingkungan kerja yang kurang kondusif dan budaya organisasi yang belum kuat, sehingga menurunkan kepuasan dan motivasi kerja karyawan, khususnya di rumah sakit daerah seperti RSUD dr. H. Jusuf SK yang menghadapi keterbatasan sumber daya dan tekanan beban kerja yang tinggi; oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi melalui pendekatan kuantitatif menggunakan survei dan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, di mana kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan tersebut, sehingga secara teoretis memperkuat model hubungan perilaku organisasi dalam konteks rumah sakit publik dan secara praktis memberikan implikasi bagi manajemen RSUD dr. H. Jusuf SK untuk memprioritaskan perbaikan kondisi kerja dan penguatan nilai budaya organisasi guna meningkatkan kepuasan, kinerja, dan kualitas layanan kesehatan.
Analisis Celebrity Endorser, Electronic Word of Mouth, dan Media Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mayrisky Samosir; Syahran
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jpsb.v12i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh celebrity endorser, electronic word of mouth, dan media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen Scarlett Whitening. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada sampel sebanyak 70 responden yang berusia minimal 17 tahun, melakukan pembelian produk di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan melakukan pembelian produk Scarlett Whitening di antara bulan Januari 2021 sampai bulan Desember 2021. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial celebrity endorser dan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan tingkat signifikansi celebrity endorser sebesar 0,021 < 0,05, dan media sosial sebesar 0,003 < 0,05. Sedangkan electronic word of mouth tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikansi sebesar 0,705 > 0,05. Hasil uji determinasi diketahui bahwa besarnya persentase pengaruh celebrity endorser, electronic word of mouth, dan media sosial sebesar 0,295 atau 29%, artinya variabel celebrity endorser, electronic word of mouth, dan media sosial secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 29% sedangkan sisanya sebesar 71% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Media sosial merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh dengan nilai koefisien beta (β3) paling besar yaitu 0,401.
PENGARUH PERAN GANDA, STRES KERJA TERHADAP KINERJA ASN WANITA MELALUI KEPUASAN KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN Nova Susanti; Syahran Syahran; Salahuddin Salahuddin; Erick Karunia
PARETO : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Vol. 8 No. 2 (2025): PARETO
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/q44h8641

Abstract

Abstract. Dual role conflict and work stress have become global issues in the public sector, affecting productivity, psychological resilience, and the quality of services provided by government employees. In Indonesia, particularly in local government institutions such as the Government of Tarakan City, administrative demands, high workloads, and the dynamics of public service increasingly elevate the risk of role conflict and work stress, which ultimately can reduce job satisfaction and the performance of civil servants. This phenomenon underscores the importance of research to identify how role pressures and stress influence the performance of public officials within the context of local bureaucracy. This study aims to analyze the influence of dual role conflict and work stress on the performance of civil servants, as well as examine the role of job satisfaction as a mediating variable in this relationship. By integrating perspectives from role theory and work stress theory, this research seeks to provide a deeper understanding of the psychological mechanisms that affect the performance of public sector employees. The research method uses a quantitative approach with a survey conducted among civil servants of the Government of Tarakan City. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to test the direct and indirect relationships between variables. Variable measurements used standardized instruments that have been validated in various previous studies. The results show that dual role conflict has a positive effect on work stress and indirectly decreases the performance of civil servants through reduced job satisfaction. In addition, work stress has a significant influence on employee satisfaction and performance. Job satisfaction plays a partial mediating role in the relationship between work stress and performance, emphasizing the importance of psychological aspects as key mechanisms determining civil servant productivity. These findings provide implications for local governments to design stress management policies, employee welfare programs, and interventions that support role balance, so that job satisfaction and civil servant performance can be sustainably improved.
Citra Merek, Harga, Dan Kepercayaan Sebagai Prediktor Niat Pembelian Tiket Melalui Platform Digital Rusdiansyah Rusdiansyah; Syahran Syahran; Tinik Sugiati; Erick Karunia; Riyans Ardiansyah
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 2 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i2.199

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of brand image, price, and trust on consumers’ intention to purchase tickets online. A quantitative approach with SEM-PLS was employed, involving 280 respondents in Tarakan City selected through purposive sampling. Data were collected using a seven-point Likert scale questionnaire and analyzed with SmartPLS 3.0. The results show that brand image significantly affects both price perception and consumer trust. Furthermore, price and trust were found to positively influence online purchase intention. Thus, brand image not only shapes consumers’ perception of price but also enhances their level of trust. At the same time, strong trust and reasonable pricing encourage consumers to proceed with purchasing decisions. These findings highlight that brand image and trust are essential elements in marketing strategies for online ticket providers, helping to attract consumers and strengthen their intention to buy. Keywords: Brand image, Price, Trust, Purchase intention, Online ticket, SEM-PLS
THE ROLE OF JOB SATISFACTION IN MEDIATING THE INFLUENCE OF WORK-LIFE BALANCE AND EMOTIONAL INTELLIGENCE ON CIVIL SERVANT PERFORMANCE Nov Fitri; Syahran Syahran
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9776

Abstract

Changes in work patterns and increasing demands for public services require civil servants to maintain optimal and sustainable performance. This study aims to analyze the influence of work-life balance and emotional intelligence on civil servant performance, with job satisfaction as a mediating variable. The study used an explanatory quantitative approach with a survey method of 384 ASN in the Tana Tidung Regency Government. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that emotional intelligence had a positive and significant effect on job satisfaction and ASN performance. Job satisfaction also has a significant effect on performance. Meanwhile, work-life balance has a significant effect on job satisfaction, but does not have a direct effect on performance. Indirect effect analysis proves that job satisfaction acts as a significant mediating variable in the relationship between emotional intelligence and performance, as well as between work-life balance and civil servant performance. These findings emphasize the importance of psychological factors in improving civil servant performance and provide implications for the development of human resource management policies oriented towards work-life balance and job satisfaction.
The Analysis of the Mediating Role of Customer Satisfaction in Influencing Loyalty at Sulo Rotan (A Study on Product Quality and Price Perception) Emilia 77; Syahran Syahran
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1090

Abstract

The research is motivated by the increasingly intense competition in the rattan product market, both domestically and globally, which requires companies not only to rely on product quality but also to build a competitive price perception and high customer satisfaction. The research method employed is a quantitative approach using path analysis techniques. Data were collected through questionnaires distributed to 100 Sulo Rotan customers. The results indicate that product quality and price perception have a positive and significant effect on customer satisfaction, and that customer satisfaction plays a significant mediating role in the relationship between product quality, price perception, and customer loyalty.
Reasons Consumers Switch Products in the Era of Digital Abundance:: A Study of E-Commerce Behavior in the Border Region of North Kalimantan Syahran Syahran; Ferawati Usman; Shalahuddin Shalahuddin; Zakaria Basran; Iqrima Mas Mappangile
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 6 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v6i1.3652

Abstract

This study aims to examine the influence of price sensitivity, perceived variety abundance, and electronic word-of-mouth (eWOM) on consumer switching behavior in e-commerce platforms, with consumer trust in alternatives as a mediating variable. A quantitative approach with an explanatory design was used to analyze data from 300 active e-commerce user respondents in the North Kalimantan border region. Data processing was carried out using Structural Equation Modeling (SEM) techniques based on Partial Least Squares (PLS). The results of the analysis show that all exogenous variables have a significant influence on switching behavior, both directly and indirectly through consumer trust. Price sensitivity has the largest total influence on switching, followed by perceived variety abundance and eWOM. This study contributes to strengthening the Stimulus–Organism–Response (S-O-R) theory in the context of digital consumer behavior, specifically by positioning trust as a psychological mechanism that bridges the influence of the digital environment on switching decisions. These findings also have practical implications for e-commerce managers in designing pricing strategies, presenting product variations, and managing online reviews to build trust in alternative products and manage consumer loyalty more effectively in the era of high digital competition.