Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Digital Marketing Untuk Umkm Rengginang Udang di Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Iswati Iswati; Heri Cahyono; Cahaya Khaeroni; Kuliyatun Kuliyatun; Wulan Nur Azizah; Faizah Kanti; Atiq Kundaratul; Fatiya Asri; Annisa’ul Insyirah
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v2i4.1551

Abstract

The food and beverage business in Indonesia, especially the snack business, has developed very rapidly, players in this sector are not only dominated by old players who have great reputations in the Indonesian food and beverage industry, but are also surrounded by new players, imported products. , even now snacks produced by home industries or what are known as small and medium unit products (SMEs), have been distributed to the modern market, which is making this sector increasingly busy and congested. One of the traditional snacks available and consumed by Indonesian people is Rengginang. Rengginang is a snack usually made from sticky rice. Rengginang Udang is one of the processed snack products in Rw 06, Yosodadi Village, East Metro District, which was founded in 2020. Marketing management really needs to be understood by companies, so that they can take advantage of market opportunities by applying production concepts, product concepts, sales concepts, marketing concept, and social-oriented marketing concept. What needs to be done is to carry out a marketing strategy analysis which can be done through appropriate digital marketing to overcome these problems using various stages and analytical tools in the marketing strategy. It is hoped that the results of this marketing strategy analysis will be able to determine the right marketing strategy for entrepreneurs so that they can continue to survive and develop an appropriate competitive strategy to face all possible changes that occur in the business environment. Through digital marketing strategies, you can also create or open new markets that were previously closed due to limited time, communication methods or distance.
POTRET GERAKAN INTELEKTUAL DAN INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA BESERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Bayu Ardiwansyah; Heri Cahyono; Iswati Iswati
AT-TAJDID Vol 7, No 1 (2023): JANUARI-JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v7i1.2692

Abstract

MANAJEMEN STRATEGI INTERNALISASI NILAI PROFETIK PROFESIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Muhammad Ihsan Dacholfany; Iswati Iswati; Heri Cahyono; Handini Lutfiana Al Faqih
AT-TAJDID Vol 8, No 1 (2024): JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i1.3391

Abstract

PENGARUH MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP KINERJA GURU DI LAMPUNG TIMUR Muhammad Ihsan Dacholfany; Retnowati Retnowati; Agus Sutanto; Heri Cahyono; Iswati Iswati
AT-TAJDID Vol 6, No 2 (2022): JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v6i2.2432

Abstract

Transformasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Nilai Karakter Peserta Didik Yang Humanis Religius Iswati Iswati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.199

Abstract

Di Negara kita pendidikan diharapkan mampu membangun karakter peserta didik yang humanis religius tak terkecuali pendidikan Islam. Pembelajaran Pendidikan agama Islam dipandang sangat urgent dalam kerangka membangun nilai karakter peserta didik yang humanis religius, karena pembelajaran PAI merupakan salah satu langkah untuk merespon benturan dan penyakit- penyakit sosial saat ini. Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana Konsep Pendidikan Islam yang berbasis karakter humanis religius?, bagaimana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter humanis religius? Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, Permasalahan dibahas melalui studi kepustakaan. Membangun karakter humanis religius merupakan upaya dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak memisahkan dua hal yang seharusnya berjalan beriringan yakni berorientasi illahiyah dan insaniyah sebagai wujud pengembangan fitrah manusia berdasarkan nilai-nilai luhur Islam. Nilai karakter humanis religius diharapkan mampu menghantarkan proses pendidikan menuju keseimbangan dua hablun min Allah dan hablun min al-nas.
Pengembangan Kurikulum PTAI Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Marlina Marlina; Iswati Iswati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v5i1.305

Abstract

Pendidikan sangat sentral peranannya dalam menanggulangi akses negatif dari perkembangan zaman. Pendidikan adalah bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan hidup manusia agar tetap eksis dan dapat bertahan (survive) dan kurikulum adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan yang mempunyai peran signifkan menentukan kemajuan peradaban serta menjawab tantangan kehidupan. Maka berdasarkan hal tersebut tidak mengherankan pembahasan mengenai kurikulum hampir selalu ada dalam setiap pengkajian masalah-masalah pendidikan. Karena disadari benar bahwa kurikulum merupakan salah satu alat yang sangat strategis dan menentukan dalam pencapaian tujuan pendidikan. Walaupun Negara-negara di kawasan ASEAN sangat majemuk ditinjau dari aspek agama yang dianutnya akan tetapi kerjasama perlu dilakukan untuk membina harmoni di kawasan tersebut. Di tengah perkembangan zaman yang pesat membuat Perguruan Tinggi Agama Islam harus dapat memenuhi tuntunan zaman sesuai dengan visi dan misi sebagai lembaga tinggi yang bermartabat. Dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) PTAI perlu melakukan upaya maksimal untuk merekonstruksi kurikulum yang ada sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam. yang berkualitas dengan inovasi model-model pengembangan kurikulum yang relevan dengan isu-isu globalisasi.
Potensi Manajerial Kelas Yang Diperlukan Guru Dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Iswati Iswati; Marlina Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v5i1.318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kompetensi manajerial kelas yang perlu dimiliki oleh guru-guru khususnya di MA di Kota Metro dengan harapan hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumbangan pemikiran dan pengetahuan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran bagi guru secara umum. Berdasarkan hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa: potensi manajerial yang diperlukan guru dalam proses pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi dua kegiatan pokok, yaitu pengelolaan pengajaran dan pengelolaan kelas. Pengelolaan pengajaran adalah kegiatan mengajar itu sendiri yang melibatkan secara langsung komponen materi pengajaran, metode mengajar dan alat bantu dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Pengelolaan kelas adalah penciptaan kondisi yang memungkinkan pengelolaan pengajaran dapat berjalan secara optimal.
Pembelajaran PAI Melalui Pendekatan Humanistik Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi Iswati Iswati; Chusnul Rohaningsih
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v8i2.1093

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran PAI melalui pendekatan humanistik pada ABK di SMK Negeri 3 Metro, Untuk mengetahui parameter keberhasilan Pembelajaran PAI pada ABK dengan pendekatan Humanistik serta untuk mengetahui Faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI pada ABK dengan pendekatan humanistik. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran PAI melalui pendekatan humanistik pada ABK berada dalam kategori cukup efektif hal ini dapat dilihat dari pemberian perhatian khusus oleh guru PAI kepada siswa ABK sehingga mereka dapat mengikuti dan memahami pembelajaran dengan baik. Keberhasilan PAI pada ABK dengan pendekatan Humanistik sudah ternilai cukup berhasil, hal ini dapat dilihat ketika dalam pembelajaran siswa merasa senang tidak dibedakan dengan siswa reguler, mereka dapat membaca iqro’, memahami huruf hijaiyah, dapat mengerjakan soal, progress siswa setelah pembelajaran lebih baik dibandingankan sebelumnya. Faktor Pendukung pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan humanistik seperti: adanya guru khusus yang khusus dari SLB, tenaga pendidik yang sudah mengikuti pelatihan Inklusi, sarana dan prasarana yang sudah disesuaikan untuk ABK, dukungan sekolah, dan adanya pendekatan humanistik. Faktor penghambat seperti ABK mengalami kesulitan mendengarkan penjelasan saat pembelajaran, guru belum ahli menggunakan bahasa isyarat, tidak adanya KKM yang baku.
Konsep Modernisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Ibnu Khaldun Anas Nur Wahidin; Iswati; Prabowo Adi Widayat
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1788

Abstract

Sebagai bentuk kritikan sekaligus perbaikan sistem Pendidikan Agama Islam, Ibnu Khaldun menyampaikan gagasannya berkenaan dengan modernisasi proses pendidikan. Penelitian ini membahas pemikiran Ibnu Khaldun tentang potret konsep modernisasi yang ditawarkan oleh Ibnu Khaldun, perlunya perwujudan konsep modernisasi Ibnu Khaldun dalam Undang-undang Sisdiknas, dan Implementasi modernisasi Pendidikan Agama Islam perspektif Ibnu Khaldun di tingkat Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif kepustakaan, untuk membahas permasalahan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian study tokoh dengan pendekatan library research, yang menkaji secara teoritis dan mendalam untuk kemudian mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam hendaknya tidak hanya diarahkan pada pemahaman nilai-nilai Islam yang berkutat pada pemaparan teori, melainkan peserta didik perlu dihadapkan dengan realitas sosial, sistematisasi materi, dan pematangan pondasi nilai-nilai Islam untuk kemudian mampu menjadi lulusan yang bisa bersaing dan cakap dengan dunia modern. Perwujudan konsep modernisasi Pendidikan Agama Islam Ibnu Khaldun dalam Sistem Pendidikan Nasional perlu dilakukan, hal ini dikarenakan konsep modernisasi Pendidikan Agama Islam dalam perspektif Ibnu Khaldun sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai yang disepakati dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 dan sesuai dengan tuntutan zaman.
Internalisasi Nilai Toleransi Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sumberejo Tanggamus Arum Nur Afifah; Iswati; M. Ihsan Dacholfany
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1789

Abstract

Nilai toleransi merupakan nilai yang sangat penting yang harus di internalisasikan di sekolah. Nilai toleransi yaitu nilai yang masuk ke dalam nilai karakter yang harus ada dalam diri peserta didik menurut Kemendiknas (Kemendikbud). Keberagaman suku, agama dan ras ada kalanya berpotensi menyebabkan beberapa permasalahan tertentu khususnya dalam bidang pendidikan. Untuk itu lembaga pendidikan memiliki tugas penting dalam menginternalisasikan nilai toleransi di sekolah salah satunya di SMP Negeri 1 Sumberejo Tanggamus.Tujuan penelitian ini yaitu, Untuk mengetahui internalisasi nilai toleransi melalui pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Sumberejo Tanggamus seta faktor pendukung dan faktor penghambatnya Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan fenomenologi. Hasil penelitian ini yaitu siswa menerapkan nilai toleransi dengan cukup baik di sekolah seperti sikap saling menghargai, memahami, menghormati, tidak mencela dan tidak membeda-bedakan agama dan suku. Hal ini di dorong dengan upaya sekolah dengan memberikan program kegiatan yang semua siswa ikut dalam kegiatan tersebut tanpa di beda-bedakan. Keberhasilan juga di capai guru pendidikan agama Islam dengan menginternalisasikan nilai toleransi di kelas dalam proses belajar mengajar menggunakan metode pendekatan kognitif, pengkondisian, pembiasaan, dan keteladanan. Faktor pendukung dari sekolah seperti fasilitas yang memadai. Dan pihak sekolah mampu mengikuti dan menjalankan internalisasi nilai toleransi dengan baik. Faktor penghambat kurang tersedianya tenaga pengajar agama untuk setiap siswa.