Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI ZAT KIMIA DALAM MAKANAN PADA SISWA KELAS VIII MTsN MEUREUDU Safrina Safrina; Saminan Saminan; Muhammad Hasan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.119 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh penerapan model PBL terhadap ketrampilan proses sains (KPS) dan pemahaman konsep zat kimia dalam makanan pada siswa kelas VIII MTsN Meureudu, 2) mengetahui kemampuan representasi (enaktif, ikonik, dan simbolik) setelah penerapan model PBL pada materi zat kimia dalam makanan pada siswa kelas VIII MTsN Meureudu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian adalah 19 siswa kelas VIII MTsN Meureudu tahun pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBL dan lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian yaitu penerapan model PBL mempengaruhi KPS dan pemahaman konsep zat kimia dalam makanan siswa kelas VIII MTsN Meureudu. Pengaruh terlihat dari hasil uji hipotesis, diperoleh nilai signifikan lebih kecil dari α (0,05). Selain itu, kemampuan representasi siswa kelas VIII MTsN Meureudu setelah penerapan model PBL pada materi zat kimia dalam makanan menjadi lebih baik. Kemampuan representasi siswa pada enaktif adalah 74%, ikonik 63%, dan simbolik 68%.
MEMPERSIAPKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PEMBELAJARAN SENYAWA KARBON BERMUATAN NILAI KARAKTER Septina Maulia Putri; Sulastri Sulastri; saminan Saminan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.688 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v5i2.9824

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan peserta didik dengan menggunakan modul bermuatan nilai karakter. Penelitian ini menggunakan modul bermuatan nilai karakter pada materi senyawa karbon yang telah dikembangkan dan telah layak digunakan dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji persepsi peserta didik setelah mempelajari modul bermuatan nilai karakter. Instrumen angket persepsi yang digunakan meliputi 10 aspek karakter menurut Lickona diantaranya bijaksana, adil, memiliki daya tahan, memiliki kontrol diri, mencintai, sikap positif, kerja keras, integritas, berterimakasih dan rendah hati. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa hasil rata-rata persepsi peserta didik di SMAN 1, 5, 6 dan 10 Banda Aceh  terhadap modul bermuatan nilai karakter yang dkembangkan adalah sangat baik dengan persentase 85.Kata kunci: Kesadaran Lingkungan, Modul, Karakter, Kimia Karbon, Persepsi. 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR ELASTISITAS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Rahayu Putri; Saminan Saminan; M. Hasan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.909 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan diperoleh bahwa,  permasalahan yang sangat banyak terjadi di SMA Negeri 7  Banda aceh adalah tentang elastisitas. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai UN pada indikator menentukan tingkat elastisitas bahan elastis dan plastis. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap berpikir kritis, berpikir kreatif dan hasil belajar Elastisitas Siswa Kelas XI SMA Negeri 7  Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap berpikir kritis, berpikir kreatif dan hasil belajar Elastisitas siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan melalui metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan dua kelas yaitu kontrol dan eksperimen dengan perlakuan yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah 156 siswa dengan sampel yang diambil adalah 30 orang untuk kontrol dan 30 orang untuk eksperimen. Pengumpulan data menggunakan instrumen hasil belajar, keterampilan berpikir kritis  dan berpikir kreatif serta pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL dalam meningkatkan hasil belajar, berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa kelas XI pada materi Elastisitas.
PENGEMBANGAN MODUL STEM TERINTEGRASI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Adlim Adlim; Saminan Saminan; Siska Ariestia
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pakar, guru dan siswa terhadap modul pembelajaran Science, Technology, Engineering And Math (STEM) yang  terintegrasi dengan kewirausahaan, menguji efektivitas modul  ditinjau dari peningkatan keterampilan proses sains siswa serta untuk mengetahui sikap kewirausahaan siswa saat melakukan kegiatan komersialisasi produk STEM. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model pengembangan Analyse, Design, Develop, Implement, and Evaluate (ADDIE). Pemilihan sampel menggunakan cara stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket penilaian pakar, angket tanggapan guru dan siswa, tes keterampilan proses sains serta lembar observasi kegiatan kewirausahaan.  Hasil olahan data  tanggapan pakar, guru dan siswa terhadap modul STEM terintegrasi kewirausahaan masing-masing adalah 3,67 ( sangat baik), 94,45% (sangat baik) dan 83,84% (baik). Hasil olahan data tes keterampilan proses sains α (0,05) kelas X diperoleh nilai thitung= 4,75 ttabel = 1,69, maka Ha diterima. Kelas XI diperoleh thitung= 5,04 ttabel = 1,69, maka Ha diterima dan dinyatakan signifikan untuk kedua tingkatan kelas tersebut. Hasil olahan data sikap kewirausahaan siswa saat melakukan kegiatan komersialisasi produk STEM kelas X dan XI masing-masing adalah 3,6 (sangat baik) dan 3,3(sangat baik).  Modul STEM terintegrasi kewirausahaan yang dikembangkan valid, efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 2 MEUREUDU PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK Malahayati Malahayati; Saminan Saminan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.77 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis pada materi rangkaian listrik setelah siswa belajar melalui model pembelajaran inquiri berbasis praktikum. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen melalui nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Meureudu. Pengumpulan data dilakukan dengan tes pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis, lembar kerja siswa, Lembar observasi dan angket. Hasil olah data yang digunakan dengan uji N-gain keterampilan berpikir kritis diperoleh persentase nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 76,7% termasuk kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 65,9% termasuk kategori sedang. Hasil penelitian di peroleh rata-rata N-gain penguasaan konsep kelas eksperimen sebesar 73% termasuk kategori tertinggi pada subkonsep rangkaian hambatan dan untuk kelas kontrol diperoleh sebesar 68% termasuk kategori sedang. Penggunaan model pembelajaran inquiri berbasis praktikum memberi tanggapan yang positif, karena sangat membantu siswa dalam berpikir kritis, sehingga siswa lebih cenderung bertanya, membuat kesimpulan dan membuat hipotesis. Model pembelajaran inquiri berbasis praktikum secara signifikan dapat meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 BUKIT BENER MERIAH Hafizul Furqan; Yusrizal Yusrizal; Saminan Saminan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.082 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul praktikum berbasis inkuiri, serta mengetahui peningkatan keterampilan proses sains (KPS) dan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul praktikum berbasis inkuiri. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Bukit Bener Meriah dengan sampel sebanyak 24 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau RD (Research and Development) dengan desain penelitian One Group Pre-Test and Post Test Desain. Hasil validasi dari tiga validator yaitu dosen ahli materi, dosen ahli media, dan guru mata pelajaran fisika menunjukkan bahwa kualitas modul termasuk dalam kategori sangat baik dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran setelah dilakukan sedikit revisi, selain itu respon peserta didik terhadap modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat positif. Peningkatan KPS paling tinggi terjadi pada indikator meramalkan yaitu dengan N-gain sebesar 0,93% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan peningkatan N-gain terendah terjadi pada indikator memberikan hipotesis yaitu sebesar 0,12% dan termasuk dalam kategori rendah. Uji statistik dengan taraf signifikansi 0,05% menunjukkan nilai yang diperoleh yaitu 10,6 1,714 karena  thitung ttabel maka dapat disimpulkan bahwa penerapan modul praktikum berbasis inkuiri dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa secara signifikan.