Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN COGNIIVE RESTRUCTRING FORM(CRF) DAN DEEP BREATHING PADA REMAJA DENGAN LOW SELF ESTEEM Nabila Nur Arsyila; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 1 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i1.23123

Abstract

Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, Apabila tugas pekembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk di pengaruhi oeh lingkungan sekitarnya sehingga seringkali mereka terjerumus pada perilaku negatif. sulit untuk  Maka dari itu pada tahap ini remaja harus di arahkan pada kegiatan dan pikiran pikiran yang positif. Dalam kasus yang akan di tangani dalam praktikum ini merupakan remaja yang berhadapan dengan hukum tetapi memiliki kepercayaan diri yang kurang, maka dari itu klien di berikan treatment Cognitive Restructring Form (CRF) dan. Deep Breathing.  Teenage is a transitional period of development between childhood and adulthood. And at this stage adolescents must carry out their duties, If the task of social development can be done well, adolescents will not experience difficulties in their social life and will bring happiness and success in completing developmental tasks for the next phases. Conversely, if adolescents fail to carry out the tasks of development will bring negative consequences in the social life of the next phases, causing unhappiness in the teenager concerned, causing public rejection, and difficulties in completing the tasks of the next development. But at this time they are very vulnerable to be influenced by the surrounding environment so often they fall into negative behavior. difficult for this reason, at this stage teenagers must be directed at activities and positive thoughts. In the case to be handled in this practicum there are teenagers who are dealing with the law but have less self-confidence, therefore the client is given a Cognitive Restructring Form (CRF) and treatment. Deep Breathing.
PENANGANAN STRES DI MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) Aisyah Roziika; Meilanny Budiarti Santoso; Moch. Zainudiin
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 3, No 2 (2020): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v3i2.28454

Abstract

Semenjak Desember 2019, Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) menjadi fokus utama dunia. Tercatat lebih dari 8 juta kasus positif diagnosa COVID-19 di seluruh dunia dengan total kematian lebih dari 400 ribu jiwa. Penyebaran yang terus terjadi secara luas dan cepat ini berdampak pada kehidupan sosial manusia yang mengakibatkan pikiran berlebihan hingga tak terkendali dan menimbulkan stres. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi literatur yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Penulisan artikel ini betujuan untuk membahas dampak dari pandemi COVID-19 yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan membahas Emotional Freedom Therapy sebagai terapi alternatif untuk mengurangi tingkat stres di masa pandemi COVID-19. Penggunaan EFT yang cukup efisien sebagai alternatif di masa pandemi COVID-19, dapat mengurangi tingkat stres dan menghilangkan energi-energi negatif yang dapat menyebabkan kecemasan, takut, hingga stres.
PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEKERJA K3L UNPAD Ridwan Mawala Kurnia; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 2 (2018): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i2.18264

Abstract

Kebersihan lingkungan perusahaan atau suatu tempat umum merupakan salah satu hal yang penting. Hal ini dapat terwujud karena peran penting dari pekerja kebersihan yang bekerja di tempat tersebut. Seperti pekerja K3L ( Kebersihan, Keindahan, dan Kenyamanan Lingkungan ) yang bekerja di lingkungan Universitas Padjadjaran. Mereka sangat berperan penting dalam kebersihan, keindahan dan kenyamanan lingkungan di sekitar Universitas Padjadjaran. Mereka bertanggung jawab atas kebersihan, keindahan dan kenyamanan zona yang mereka tempati agar lingkungan sekitar Universitas Padjadjaran terlihat bersih dan asri. Tentunya mereka dapat bekerja di K3L karena beberapa proses rekrutmen dan seleksi yang mereka lewati, proses rekrutmen akan mempengaruhi kinerja dan kualitas pada saat bekerja. Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang profesional adalah terletak pada proses rekrutmen, seleksi, dan pelatihan. Dalam organisasi, rekrutmen ini menjadi salah satu proses yang penting dalam menentukan baik tidaknya calon pekerja yang akan bekerja pada organisasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dan kualitas pekerja dengan proses rekrutmen dan seleksi yang di lakukan pihak pengelola pekerja K3L unpad terhadap calon pekerja. Metode penelitian yang di gunakan oleh peneliti yaitu metode deskriptif dengan instrumen wawancara dengan teknik random sampling dan penelitian ini dilakukan pada 12 responden. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari proses seleksi calon pekerja K3L Unpad jalani tidak terdapat kriteria tingkat pendidikan terakhir, tidak ada test tertulis, dan tidak ada test wawancara. Hal tersebut tentu akan mempengaruhi kinerja dan kualitas pekerja saat melakukan pekerjaannya. Karena dengan adanya tenaga kerja yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan, akan lebih mampu menerima tugas- tugas yang diberikan oleh perusahaan dengan baik dan tentunya akan mengurangi resiko kecelakaan kerja yang bisa berakibat merugikan pekerja maupun perusahaan. Pekerja dengan keterampilan yang dapat dipertanggung jawabkan akan mampu menyelesaikan segala hal, dengan memperhitungkan apa yang dia hasilkan dandikerjakan dengan penuh tanggung jawab.
PENANGANAN KEBIASAAN MEROKOK DI MASA PANDEMI COVID-19 Arik Anfasa Salsabil; Meilanny Budiarti Santoso; Moch. Zainudiin
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 3, No 2 (2020): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v3i2.28458

Abstract

Merokok dipandang sebagai kebiasaan yang sudah banyak dilakukan dan menjadi wajar untuk dilakukan terutama di kalangan remaja Indonesia. Ditengah pandemi ini merokok merupakan kebiasaan yang sangat berbahaya karena bisa memperburuk sistem kerja paru-paru dan membuat paru-paru menjadi lebih lemah untuk beroprasi.  Kondisi tersebut dapat menurunkan fungsi paru-paru untuk mengambil oksigen dari udara. Hal ini dapat melemahkan sistem imun sehingga tubuh sulit untuk melawan virus Corona yang masuk. Dengan berhenti merokok orang bisa meningkatkan imunitas tubuh untuk memerangi Covid-19 ini. Dengan dilakukanya metode-metode seperti token ekonomi dan behavioral therapy yang efektif, diharapkan mampu untuk bisa membuat seseorang mengurangi bahkan berhenti dari kebiasaan merokok tersebut. Teknik pengambilan data tersebut diambil dari catatan deskriptif.
PERUBAHAN POLA PENCITRAAN RIDWAN KAMIL DALAM PILWAKOT BANDUNG 2013 DAN PEMILIHAN GUBERNUR JAWA BARAT 2018 Abie Besman; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 43 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.562 KB) | DOI: 10.33701/jipwp.v43i2.53

Abstract

This study will analyze the changes of imagery on Twitter account @ridwankamil between the time of Pilwakot Bandung Campaign 2013 and pre-campaign West Java pre-campaign 2018, using discourse analysis of Teun Adrianus Van Dijk. This study aims to find the changes of image displaying by Ridwan Kamil on his Twitter with perspective of The strongmanship by Charles Manz and Henry Sims. The research method used is Discourse Analysis Model Van Dijk with qualitative paradigm - constructivism. Van Dijk Discourse Model mandated three steps of data collection and analysis on tweets that appear in the account @ridwankamil. First, the analysis found a textual construction by Ridwan Kamil to persuade tweet readers Discourse of social cognition showed Ridwan Kamil saw himself as a The Strongman who positioned to provide a solution to the problem of Bandung. Discourse of the social context shows Ridwan Kamil foundation of communication in the world of Twitter is to use an emotional approach to persuade and directed image of Ridwan Kamil. The researchers concluded the significance changes within most of the Tweets uploaded by this account campaign period is to use the image of Ridwan Kamil, at the Pilwakot campaign, Ridwan Kamil uses a Visionary Hero, but at the West Java pre-campaign, Ridwan Kamil uses the Strongmanship, to bring new way of relationship, using a trust and social responsibility to deflect a negative issue, such as religion and racism issue These results prove that Ridwan Kamil is a leader who can change his image, in social media effectively with an emotional approach to get the impression of the character more of a functional leader than structurally. Keywords: Ridwan Kamil; Campaign; Twitter; Discourse Analysis; Van Dijk; image
PELAYANAN PANTI WERDHA TERHADAP ADAPTASI LANSIA Ari Afriansyah; Meilanny Budiarti Santoso
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 2, No 4 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.394 KB) | DOI: 10.24198/responsive.v2i3.22925

Abstract

Abstrak            Jumlah lansia di Indonesia mengalami peningkatan secara konsisten setiap tahunnya. Meski demikian tidak semua lansia beruntung bisa tinggal bersama keluarga di masa tuanya, hal itu bisa disebabkan oleh bermacam hal sehingga lansia ditempatkan di tempat penitipan lanjut usia atau biasa disebut dengan panti werdha. Panti werdha merupakan bentuk perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada lansia yang berfungsi untuk menampung lansia di Indonesia. Namun, kehidupan lansia di Panti Werdha tidak semuanya berjalan dengan lancar, tercatat menurut penelitian yang pernah dilakukan di Panti Griya Sehat Bahagia Palur Karanganyar bahwa sebanyak 94,5% lansia mengalami depresi di Panti karena berbagai hal. Oleh karena itu sudah menjadi tugas panti untuk memberikan pelayanan-pelayanan bagi lansia untuk membantu proses adaptasi lansia dengan memenuhi syarat dasar melangsungkan kehidupan mereka (syarat fisik, kejiwaan dan sosial). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, dimana penulis melakukan kajian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Dan dari kajian yang telah dilakukan ditemukan bahwa upaya pelayanan lansia telah diatur dalam undang-undang nomor 13 tahun 1998 pasal 3 yang menyatakan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia meliputi pelaksanaan pelayanan bimbingan fisik, pelayanan bimbingan keagamaan/ mental spiritual, pelayanan bimbingan sosial serta bimbingan keterampilan dan telah mencakup segala aspek yang dibutuhkan lansia untuk memenuhi aspek yang diperlukan untuk beradaptasi.Kata Kunci : Lansia, Adaptasi, Panti Werdha, Pelayanan Panti Werdha.Abstract            Numbers of elderly people in Indonesia has increased consistently. However, not all elderly people are fortunate to be able to live with their families in their old age, this can be caused by a variety of things so that the elderly are placed in a nursing home. Nursing homes are a attention given by the government to the elderly. However, the lives of the elderly in the Nursing Home didn’t all go smoothly, according to a study conducted at the Griya Sehat Bahagia Nursing Home that 94.5% of the elderly had depression. Therefore it has become the duty of the orphanage to provide services for the elderly to assist the process of adaptation of the elderly by fulfilling the basic requirements for carrying out their lives (physical, psychological and social conditions). This study uses the literature study method. And from the studies, it was found that the service efforts of the elderly have been regulated in law number 13 (1998) article 3 which states that efforts to improve elderly social welfare include the implementation of physical, mental, skill and social guidance services. It all includes all aspects needed by the elderly to fulfill the aspects needed to adapt.Key Words : Elderly, Adapt, Nursing Home, Nursing Home Services.
Resiliensi Remaja di LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi Depok Fachria Octaviani; Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.45101

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana sumber resiliensi pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Muhammadiyah Darul Ilmi Depok. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk menghadapi kondisi sulit dan bangkit dari kesulitan dalam hidupnya. Dalam hal ini remaja yang berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi yang rendah mengakibatkan kebutuhan remaja tidak dapat terpenuhi dengan wajar sehingga remaja terpaksa tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan kualitatif, dimana dalam Teknik pengumpulan data penulis melakukan wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang terdiri dari tiga remaja, pekerja sosial, asisten pekerja sosial, dan perwakilan anggota keluarga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKSA Muhammadiyah telah memenuhi sumber resiliensi I Have pada remaja yang dimana aspek ini dapat mempengaruhi peningkatan kemampuan resiliensi dalam aspek I Am dan I Can pada resiliensi. Ketiga sumber resiliensi juga telah terlihat pada ketiga remaja di LKSA namun terdapat beberapa aspek yang belum maksimal. Maka dari itu penulis merekomendasikan plan of treatment berupa pelatihan pemahaman diri pada remaja di LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi Depok untuk meningkatkan kemampuan resiliensi. Kata Kunci : Resiliensi, Remaja, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak  
KEBERADAAN MASYARAKAT PENDATANG DI DESA SUKAKERTA (PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT TERKAIT PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT DI KECAMATAN KERTAJATI, KABUPATEN MAJALENGKA) Yosi Damayanti; Hetty Krisnani; Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.13599

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki keinginan untuk memiliki bandara bertaraf internasional. Studi kelayakan telah dilakukan terhadap beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat. Hasil uji kelayakan wilayah menetapkan Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka sebagai tempat pembangunan bandar udara bertaraf internasional yang kemudian diberi nama Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandar Udara Kertajati. Pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB). Pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) memerlukan wilayah yang cukup luas dan mencakup lahan yang sekarang menjadi tempat pemukiman dan pertanian sehingga diperlukan relokasi pemukiman warga. Relokasi dilakukan secara bertahap dan masih secara swadaya. Desa Sukakerta merupakan wilayah dengan jumlah migrasi masuk yang cukup banyak sehingga mengindikasikan telah membuat terjadinya perubahan sosial budaya masyarakat pendatang di Desa Sukakerta. Masyarakat pendatang secara otomatis melakukan adaptasi sehingga turut mempengaruhi kehidupan sosial budaya di daerah tempat tinggal barunya yaitu Desa Sukakerta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari perubahan sosial budaya masyarakat yang mempengaruhi kehidupan masyarakat pendatang sebagai akibat dari relokasi terhadap pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB). Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan mewawancarai berbagai stakeholder yang terkait, masyarakat pendatang, dan masyarakat asli Desa Sukakerta. Aspek-aspek sosial budaya yang diteliti meliputi nilai dan norma sosial, pola perilaku, dan interaksi sosial (aspek sosial) serta sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem ekonomi dan mata pencaharian (aspek budaya).
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU REMAJA Wilga Secsio Ratsja Putri; Nunung Nurwati; Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.13625

Abstract

Era globalisasi ini teknologi semakin maju, tidak dapat dipungkiri hadirnya internet semakin dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kegiatan sosialisasi, pendidikan, bisnis, dsb. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Seseorang yang awalnya kecil bisa menjadi besar dengan media sosial, atau sebaliknya. Bagi masyarakat khususnya kalangan remaja, media sosial sudah menjadi candu yang membuat penggunanya tiada hari tanpa membuka media sosial.Padahal dalam masa perkembangannya, di sekolah remaja berusaha mencari identitasnya dengan bergaul bersama teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Menjelaskan mengenai apa saja pengaruh media sosial bagi remaja dimasa perkembangannya kemudian untuk mengetahui apa saja pengaruh terhadap perilaku remaja yang disebabkan oleh media sosial saat ini.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif karena ingin mendalami suatu fakta, gejala dan peristiwa pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja di lapangan sebagaimana adanya dalam konteks ruang dan waktu serta situasi lingkungan remaja secara alami. Peneliti menginginkan hasil penelitian berupa rincian data yang lebih kompleks tentang fenomena yang sulit diungkapkan oleh metode kuantitatif dan tidak memerlukan pengolahan data secara statistika. Hasil dari penelitian kualitatif yang dibutuhkan peneliti adalah berupa informasi yang mendalam mengenai pengaruh media sosial bagi remaja itu sendiri.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS KADER POSYANDU ((Kasus di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung) Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso; Arie Surya Gutama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2142-2151

Abstract

Media digital, seperti halaman web dan media sosial banyak digunakan untuk berbagi informasi, termasuk informasi kesehatan. Informasi dari sumber terpercaya dapat mengedukasi penggunanya. Kader kesehatan yang mengelola Pos Pelayanan Terpadu dapat memanfaatkan informasi di media digital untuk kebutuhan informasi bagi dirinya dan kelompok sasaran pelayanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital kepada Kader Kesehatan melalui metode pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sedikitnya 20 peserta terpapar informasi tentang manfaat media digital, dan dua peserta terampil mengakses informasi di media sosial dan berbagi informasi melalui media percakapan. Beberapa kader lainnya sudah mulai membentuk grup WhatsApp dengan anggota kelompok sasarannya dan berbagi informasi tentang imunisasi. Terbentuknya grup WhatsApp mendapat respon positif dari para anggotanya. Kader yang terampil dalam mengakses informasi di media digital dapat berperan sebagai pencari informasi yang dibutuhkan oleh seluruh kader kesehatan, dan kader lainnya dapat meminta informasi yang mereka butuhkan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abie Besman Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari, Rd. Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai Alma Amarthatia Azzahra Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Arsy Adziem Wal Hamdir Awalia Nur Azizah Bimby Gita Rama Putri Budhi Wibhawa budhi wubhawa Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Chenia Ilma Kirana Cita Insaniah Muhammad Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi Elprida Ryanny Syalis Fachria Octaviani Farrelia Azzahra Fikri Anarta franzeska venty Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Hadiyanto A. Rachim Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani Hetty krisnani Idim Mumajad Ifani Hadrasari Intania Ihsani Ishartono Ishartono Ishartono ishartono Ivan Darmawan Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra mahda diva dwinata Marsha Nurul Lutfiah Maulana Irfan Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch. Zainuddin Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Nunung Nurwati Nurliana Cipta Apsari Nurwati, R. Nunung Pipit Ratnawati Putri Saeza Ramadhini R Nunung Nurwati Rachim, Hadiyanto Abdul Ragil Abimayu Ridwan Mawala Kurnia Rini Rizkiawati Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Runia Hanifa Sahadi Humaedi salsabila wahyu hadianti Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Silva Amanda Durratul Hikmah Silvia Dwi Astuti Mailani Slamet Usman Ismanto Sri Sulastri Suci Rahmadhani Theresia Vania Radhitya Widiandari Vini Oktaviani Wilga Secsio Ratsja Putri Yessi Rachmasari Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yustika Tri Dewi