Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kontaminasi Tembaga dan Timbal pada Perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Purnomo, Eko; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Budiharjo, Anto; Lunggani, Arina Tri
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1378-1384

Abstract

ABSTRAKPencemaran polutan logam berat tembaga (Cu) dan timbal (Pb) di perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (PTES), diakibatkan oleh dampak aktivitas pelabuhan, pelayaran, proses industri dan buangan limbah domestik perkotaan. Hal ini berdampak negatif pada keberlanjutan ekosistem akuatik dan masyarakat setempat, sehingga diperlukan kajian terkait pencemaran logam berat tembaga dan timbal di perairan PTES. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan referensi mengenai kondisi terkini terkait tingkat pencemaran logam Cu dan Pb di perairan PTES, serta membandingkan tingkat cemaran terhadap standar kualitas lingkungan. Metode penelitian ini mengukur konsentrasi Cu dan Pb pada lapisan sedimen dan perairan di tiga stasiun sampling. Metode pengukuran logam Cu dan Pb menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Data konsentrasi logam berat yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan standar kualitas sedimen (Sediment Quality Guidelines, SQG) dari U.S. Environmental Protection Agency (US EPA) untuk sampel sedimen dan standar PP RI No. 22 Tahun 2021 untuk sampel air, untuk mendapatkan status cemaran Cu dan Pb. Berdasarkan hasil kajian, status cemaran Cu dan Pb di sedimen berada dalam kategori tidak tercemar (SQG US EPA). Dimana konsentrasi logam berat tertinggi berada pada stasiun 1 dengan konsentrasi Cu yaitu 10.99 ppm dan konsentrasi Pb yaitu 0.03 ppm. Sedangkan status cemaran Cu dalam perairan berada dalam kategori aman dengan konsnetrasi Cu pada semua stasiun yaitu 0.01 ppm. Sementara itu, status Pb dalam perairan berada di atas baku mutu dan tercemar berdasarkan PP RI No. 22 Tahun 2021, dengan konsentrasi Pb pada ketiga stasiun yaitu 1.00 ppm, 1.20 ppm dan 1.60 ppm. Konsentrasi logam berat terutama Pb di perairan dapat mempengaruhi ekosistem akuatik, prioritas penanganan dan penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk mengupayakan teknologi remediasi logam berat di perairan PTES. ABSTRACTThe contamination of heavy metals, particularly copper (Cu) and lead (Pb), in the waters of Tanjung Emas Port, Semarang (PTES), is primarily attributed to maritime operations, industrial processes, and domestic waste. This pollution poses significant threats to the sustainability of aquatic ecosystems and the well-being of surrounding communities. Therefore, an in-depth assessment of Cu and Pb pollution in PTES waters is urgently needed. This study aims to provide an updated reference on the current levels of Cu and Pb contamination in the PTES waters and to compare these concentrations against established environmental quality standards. The research methodology involved measuring Cu and Pb concentrations in both sediment and water samples collected from three stations. The levels of Cu and Pb were determined using AAS. The obtained heavy metal concentration data were compared against the Sediment Quality Guidelines (SQG) set by the US EPA for sediment samples, and the Indonesian Government Regulation (PP R1) No. 22 of 2021 for water samples. The study revealed that the contamination status of Cu and Pb in sediments was classified as "unpolluted" based on the SQG US EPA. The highest concentrations were recorded at Station 1, with Cu at 10.99 ppm and Pb at 0.03 ppm. Copper contamination in water samples from all stations was found to be within safe limits. However, Pb concentrations in water samples exceeded the quality standards set by PP RI No. 22 Tahun 2021, indicating a polluted status. Pb concentrations were recorded at 1.00 ppm, 1.20 ppm, and 1.60 ppm across the three sampling stations, respectively. The elevated levels of Pb in the aquatic environment could significantly impact the local ecosystem, highlighting the urgent need for prioritizing mitigation measures and advancing further research for developing and implementing effective heavy metal remediation technologies in the waters of PTES.
Potensi Rizobakteri Pembentuk Endospora dari Brokoli (Brassica oleracea var. Italica) sebagai Agen Biokontrol Ralstonia solanacearum serta Biofertilizer Fauzaan, Muhammad Faishal; Wijanarka, Wijanarka; Kusdiyantini, Endang; Budiharjo, Anto; Ferniah, Rejeki Siti
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 24, No 2, Tahun 2022
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jis.%v.%i.%Y.210-226

Abstract

Penyakit Layu Bakteri merupakan penyakit tular tanah yang menyerang tanaman hortikultura yang disebabkan oleh bakteri fitopatogen Ralstonia solanacearum. Komunitas bakteri tanah yang menghuni rizosfer tanaman diketahui memiliki potensi yang baik dalam mendukung pertumbuhan maupun melindungi tanaman dari serangan patogen. Bakteri pembentuk endospora dipilih karena memiliki toleransi yang cukup bagus apabila dihadapkan dengan lingkungan yang tidak cocok bagi pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi isolat rizobakteri pembentuk endospora potensial sebagai agen biokontrol melawan R. solanacearum dari rizosfer brokoli sehat di lahan pertanian organik desa Kopeng Kabupaten Semarang serta mengetahui potensinya sebagai agen biofertilizer. Isolasi rizobakteri pembentuk endospora menggunakan metode spread plate; purifikasi isolat rizobakteri menggunakan metode streak plate, karakterisasi dengan uji pewarnaan Gram dan uji pewarnaan endospora, uji antibakteri melawan R. solanacearum menggunakan metode Kirby-Bauer; identifikasi molekuler dengan gen 16S rRNA; konstruksi pohon filogenetik dan uji potensi biofertilizer berupa uji produksi IAA menggunakan reagen Salkowski, uji pelarutan fosfat menggunakan media Pikovskaya dan uji fiksasi nitrogen menggunakan media Nitrogen-free Bromothymol-blue. Hasil penelitian diperoleh 18 isolat rizobakteri pembentuk endospora; isolat RB5 memiliki potensi antibakteri dengan daya hambat kategori sedang (6 mm) dan teridentifikasi sebagai Bacillus subtilis strain FP.PT.1.1-CTCRI dengan nilai similaritas sebesar 98,10% serta mampu memroduksi IAA dan melarutkan fosfat tetapi tidak mampu memfiksasi nitrogen secara kualitatif.
Antibacterial Activity of Freshwater Sponge Oncosclera asiatica Against Escherichia coli and Staphylococcus aureus Wulandari, Dyah; Dewantoro, Giwang; Lunggani, Arina Tri; Suprihadi, Agung; Riani, Catur; Setiawan, Edwin; Farikha, Siti Lutfiatul; Budiharjo, Anto
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 24, No 2, Tahun 2022
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.24.2.120-129

Abstract

Freshwater sponges are animals from the Porifera phylum that live in freshwater. The sponge used is Oncosclera asiatica was taken from Kali Porong, East Java. Seventeen isolates of bacteria have been obtained from isolation. Antibacterial potential testing was performed by paper disc inhibition assay using Escherichia coli and Staphylococcus aureus as pathogenic bacteria and amoxicillin as a positive control. The antibacterial activity test showed that four isolates have the potential activity. The isolates with the highest inhibition zones were identified using a 16S rRNA.The results of BLAST showed isolate number 2 was Pseudomonas moraviensis with 99.51% similarity. The phylogenetic tree analysis was build using the MEGA X program. The results of the phylogenetic tree analysis showed that P.moraviensis had a bootstrap value of 100% with a  genetic distance value of 0.001. P. moraviensis isolates screened for the presence of Non-Ribosomal Peptide Synthetase (NRPS) gene by A2gamF and A3gamR primers. The amplification result from NRPS gene showed positive meaning that P.moraviensis genome contained NRPS gene.
MOLECULAR CHARACTERIZATION, PHYTOCHEMICALS SCREENING, AND MOLECULAR DOCKING OF CARDAMOM (Wurfbainia compacta), AND SAMBILOTO (Andrographis paniculata) AGAINST COVID-19 Kurniawati, Mufida Budi; Budiharjo, Anto; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Ferniah, Rejeki Siti
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2024.3005

Abstract

Cardamom and Sambiloto are phytopharmaceutical plants that produce phytochemical compounds that have the potential to be used to increase immunity against COVID-19. because they contain carotenoids, phenols, anthocyanins, saponins, alkaloids and steroids. This research aims to obtain the molecular characteristics of Cardamom and Sambiloto plants from the Gunungpati area, Semarang by ITS primer, testing phenolic phytochemicals, tannins, flavonoids, saponins and alkaloids followed by molecular docking tests with the 6WX4 protein. SARS-CoV-2. Molecular characterization results show that Cardamom and Sambiloto are similar to Wurfbainia compacta MF802556.1 (100%) and Andrographis paniculate LC646073.1 (84.47%). The results of the phytochemical test screening showed that both plants contain flavonoids. Molecular docking tests were carried out with the compounds Quercetin, Avicularin, Naringenin, 5-hydroxy-7,8,2',5' tetramethoxyflavone, and Retinoic Acid. Retinoic Acid as a test ligand has the greatest potential in inhibiting the 6WX4 protein in the SARS-CoV-2 virus with a binding affinity value of -7.28 and RMSD 0.00.
Co-Authors AB SUSANTO Abhinaya, Danendra Daryl Ade Fajrian Adila Nawan Hasrimi Agung Suprihadi Agung Suprihadi Ahmad Thontowi Anggoro, Naufal Sebastian Aninditia Sabdaningsih Ariani, Nur Frida Arina Tri Lunggani Asgasatya, Syahid Fattah Barri Pratama Budi Raharjo Bunga Fajriani CATUR RIANI Chatarina Umbul Wahyuni Christina Ratna Handayani, Christina Ratna Christina Retna Handayani, Christina Retna Deverina Mergypta Dewantoro, Giwang Dian Wahyu Kemalaputri Dudi Hardianto, Dudi Dyah Ayu Riani Dyah Wulandari Edwin Setiawan Eko Purnomo Elfira, Yolanda Elke Gildantia Elvi Yetti Endang Kusdiyantini Endang Kusdiyantini Fahmi, Maya Fitriana Ilul Farikha, Siti Lutfiatul Fauzaan, Muhammad Faishal Fauziah Citra Rahmawati Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fitria, Lutfiah Rahmadini Florentina Kusmiyati HARTAJANIE, LAKSMI Hasrimi, Adila Nawan Heni Wijayanti, Heni Hermanto, Michael Einstein Hermin P. Kusumaningrum Hermin Pancasakti Kusumaningrum Hermin Pancasakti Kusumaningrum Husna, Faza Laili IS HELIANTI Khoirul Huda Kristina Kristina Kurniawati, Mufida Budi Kusumaningrum, Hermin Laila Nur Faizah Lasria Pardede Lindayani, Lindayani Luthfy AN M Masfuroh Maerani Sumarno Mahmudah, Hawari Rosdiana Maria, Atina Maulana, Anand Reyna Mawarni, Risa Arum Maya Fitriana Ilul Fahmi MG Isworo Rukmi Mia Tri Wardani Monalita, Ramadhebi Muhammad Adib Mubarok Muhammad Mulyadi, Muhammad Muhammad Zainuri Norma Sainstika Pangestu Novita Rahmawati, Novita Nur Endah Wahyuningsih Nurhayati Nurhayati Nurlita Abdulgani Octavia Dewi Christiningrum Olivia Nisa Mumtianah Pardede, Lasria Prayogo, Fitra Adi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Annisa Rizky Rahmah Putri Sunarno Ratna Cempaka Lingga Rejeki Siti Ferniah Risky Panji Nugroho Risma Wiharyanti Safirah, Dearesty Saniha Adini, Saniha Sayono Setyo Nugroho Shabrina, Jauhara Siti Nur Jannah Siti Nur Jannah Siu S.S Langden Sonny Abdi Setiyawan, Sonny Abdi Soowanayan, Chumporn Sri Pujiyanto Suetrong, Satinee Sumarno, Maerani Susiana Purwantisari Teuku Tajuddin Thu'ti Alawiyyah Tony Hadibarata, Tony w wijanarka Wahyu Dewi U. Haryanti Wien Kusharyoto Wijanarka Wijanarka Yason Lukman Sudjito, Yason Lukman Yohanes Chandrawijaya Yopi Yopi Yuliandini Pangestika