Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA BERBASIS POTENSI LOKAL, LITERASI LINGKUNGAN DAN SIKAP KONSERVASI Adi Pasah Kahar; Raudhatul Fadhilah
Pedagogi Hayati Vol 2 No 2 (2018): PEDAGOGI HAYATI : EDISI PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v2i2.832

Abstract

ABSTRACT. This research aims to develop high school biology teaching kits based on local potential, environmental literacy, and conservation in Kubu Raya Regency. This research used development method refers to the model Thiagarajan (2007). The definition stage carried out by identifying potential local Kubu Raya regency and analyze the needs of high school biology teaching kits. The design stage done to design a teaching kits format. The development stage of teaching kits already validated by 3 teachers of biology in Kubu Raya high school. Limited trial teaching kits done in class X SMAN 2 Kubu Raya. The average score validation results indicate that teaching kits worthy to use. The practicality of the taching kits test response on average 82% with criteria very well. The teaching kits is very effective learning based on student learning score value of 86.67%. Biology teaching kits have very valid criteria, practical, and effective way so that it can be implemented widely in biology learning at high school. ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi SMA berbasis potensi lokal, literasi lingkungan, dan sikap konservasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Thiagarajan (2007). Tahap pendefinisian dilakukan dengan mengidentifikasi potensi lokal Kabupaten Kubu Raya dan menganalisa kebutuhan perangkat pembelajaran biologi di SMA Kabupaten Kubu Raya. Tahap perancangan dilakukan untuk merancang format perangkat pembelajaran. Tahap pengembangan menghasilkan perangkat pembelajaran yang sudah divalidasi 3 orang guru biologi. Uji coba terbatas terhadap perangkat (RPP, bahan ajar, dan LKS) dilakukan di kelas X SMAN 2 Kubu Raya. Rata-rata skor hasil validasi menunjukkan bahwa semua perangkat pembelajaran layak digunakan. Kepraktisan perangkat (RPP, Bahan Ajar, dan LKS) pada uji coba mendapatkan respon rata-rata 82% dengan kriteria sangat baik. Perangkat pembelajaran sangat efektif berdasarkan nilai ketuntasan belajar siswa sebesar 86.67%. Perangkat pembelajaran biologi memiliki kriteria sangat valid, praktis, dan efektif sehingga dapat diimplementasikan secara luas dalam pembelajaran.
Effect the Viscosity of Used Oil by Adding Chitosan Based on Shellfish and Cellulose Fasya, Muhammad; Irawan, Doddy; Fadhilah, Raudhatul; Gunarto Gunarto
International Journal of Industrial Innovation and Mechanical Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): February: International Journal of Industrial Innovation and Mechanical Enginee
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijiime.v2i1.121

Abstract

This study explores the innovative use of chitosan from shellfish and natural cellulose as an additive to decrease the viscosity of used lubricating oils. We synthesized and applied chitosan and cellulose as adsorbents to filter impurities and enhance the rheological properties of the oil. During the experiment, different amounts of chitosan and cellulose were used, and the Ostwald method was used to measure the viscosity. As expected, adding more chitosan (20 grams) made the viscosity much better compared to mixes with cellulose. This led to a viscosity of 658.20 cP, while a 15:5 chitosan-to-cellulose ratio made the viscosity the lowest, at 513.06 cP. FTIR analyses confirmed the structural integrity of chitosan post-synthesis. Challenges in optimizing chitosan production, particularly in achieving standard deacetylation levels, were noted as potential limitations. The results suggest that using biopolymers like chitosan and cellulose together is a long-term way to improve oil recovery and reuse, lower waste, and make industrial uses better. In the future, researchers should concentrate on enhancing the manufacturing process of chitosan to enhance its adsorption capabilities, and explore alternative functional modifications that could enhance its utility in a wider range of scenarios
PELATIHAN RELAWAN TANGGAP BENCANA UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN LEMBAGA DESA PEDULI GAMBUT DI DESA SUNGAI RASAU, KABUPATEN MEMPAWAH Raudhatul Fadhilah; Putri Yuli Utami; Fita Kurniasari; Masriani Masriani; Andi Ihwan; Muhammad Ishak Jumarang; Tiara Tiara; Herniawati Herniawati; Sultra Tari; Muhammad Gibran; Irfan Maftuh
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sungai Rasau menghadapi risiko tinggi kebakaran lahan gambut yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Saat ini, desa belum memiliki tim relawan yang terlatih untuk respons cepat dalam mengatasi kebakaran. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, program pelatihan relawan tanggap bencana dilaksanakan, bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis seperti penggunaan alat pemadam kebakaran, pemadaman kebakaran, dan koordinasi dalam situasi darurat. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta selama satu hari, mencakup sosialisasi risiko kebakaran, praktik penggunaan alat pemadam kebakaran, simulasi kebakaran lahan, serta latihan komunikasi darurat. Hasil survei pascapelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada peserta: 90% lebih memahami risiko kebakaran, 80% terampil menggunakan mesin pemadam kebakaran dan 85% merasa lebih siap berkoordinasi dalam keadaan darurat. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesiapan relawan dalam menghadapi kebakaran lahan gambut dan memperkuat kapasitas Lembaga Desa Peduli Gambut (LDPG) serta keterlibatan masyarakat. Diharapkan, program ini menjadi model bagi desa lain dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.
Kejujuran Sebagai Dasar Komunikasi Yang Efektif Fadhilah, Raudhatul; Amiruddin; Annura, Raudha; Aziz, Cut Fardiyati
Ameena Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i1.125

Abstract

Kejujuran merupakan elemen fundamental dalam komunikasi yang efektif, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Kejujuran tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kejujuran sebagai dasar komunikasi yang efektif serta dampaknya terhadap hubungan interpersonal dan organisasi. Metode kajian yang digunakan adalah analisis literatur dari berbagai studi yang berfokus pada aspek komunikasi dan integritas, serta dampak kejujuran dalam berbagai bentuk interaksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejujuran meningkatkan kepercayaan, memperlancar proses komunikasi, dan mengurangi potensi konflik, sehingga kesimpulannya, kejujuran adalah faktor kunci dalam mencapai komunikasi yang efektif dan bermakna.
TRANSFORMASI LIMBAH TUTUP BOTOL PLASTIK MENJADI TAS KREATIF UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN Fadhilah, Raudhatul; Utami, Putri Yuli; Kurniasari, Fita; Masriani, Masriani; Ihwan, Andi; Jumarang, Ishak; Tiara, Tiara; Herniawati, Herniawati; Tari, Sultra; Gibran, Muhammad; Maftuh, Irfan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2372

Abstract

Desa Sungai Rasau faces issues with plastic waste accumulation, particularly bottle cap waste, which poses environmental risks due to its non-biodegradable nature. The Kosabangsa Program was initiated as a solution to address this problem while also fostering entrepreneurial skills among students at Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nahdhotul Athfal. Through a cross-sectoral collaborative approach, the program involves universities, schools, and the local community in transforming plastic bottle cap waste into creative bags. The applied methods include training, hands-on product creation, and marketing guidance. The results demonstrate a significant skill improvement, with 75% of participants able to independently create the bags and 90% reporting enriched learning experiences due to the collaboration. This program has the potential to serve as a sustainable model that integrates education, economic empowerment, and environmental awareness among students.
The Potential of Purun Plants as a Source for Learning Biology Mulyani, Sri; Fadhilah, Raudhatul; Qurbaniah, Mahwar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11474

Abstract

West Kalimantan has different types of  wetlands  spread  across highland  and lowland areas  , including rivers, swamps, coasts,  mangrove forests, lakes, ponds, reservoirs, and paddy. One of these areas is Mempawah Regency, which is the habitat of various aquatic plants. One of the prominent species in this area is Purun, a type of weed from the Cyperaceae family. This study explores the potential of Purun plants as   a source of contextual learning and its use by the community in Segedong District. The method used is qualitative descriptive, with data collection techniques through observation, interviews, identification, documentation, and questionnaires to teachers. This study identified two types of Purun, namely the rat Purun (Eleocharis dulcis) and the lake Purun (Lepironia articulata), which are used by residents in two villages to making craft products.  This plant has great potential to be integrated into   the junior high school biology curriculum, particularly in biodiversity, classification, and ecology materials.   The results of the evaluation showed a positive perception of Purun as   a learning resource: clarity of potential (72.91%), clarity of goals (66.66%), clarity of purpose (70.83%), clarity of information (68.75%), exploration clarity (75%), and yield clarity (70.83%).
Kejujuran Sebagai Dasar Komunikasi Yang Efektif Fadhilah, Raudhatul; Hasmunir
Insight Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejujuran merupakan elemen fundamental dalam komunikasi yang efektif, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Kejujuran tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kejujuran sebagai dasar komunikasi yang efektif serta dampaknya terhadap hubungan interpersonal dan organisasi. Metode kajian yang digunakan adalah analisis literatur dari berbagai studi yang berfokus pada aspek komunikasi dan integritas, serta dampak kejujuran dalam berbagai bentuk interaksi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejujuran meningkatkan kepercayaan, memperlancar proses komunikasi, dan mengurangi potensi konflik, sehingga kesimpulannya, kejujuran adalah faktor kunci dalam mencapai komunikasi yang efektif dan bermakna.
Sintesis dan Karakterisasi Hidrogel Berbasis Selulosa dari Kulit Durian untuk Penjernihan Air Gambut Fadhilah, Raudhatul; Irawan, Doddy; Kurniati, Tuti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11514

Abstract

Peat water in Indonesia, abundant in swamp regions, is acidic and rich in humic substances and Fe²⁺ ions, making it unsuitable for direct use. This study explores a sustainable approach to treating peat water using hydrogel synthesized from durian rind (Durio zibethinus), an agricultural waste rich in cellulose. Cellulose was extracted via alkali and bleaching treatment, then crosslinked with chitosan in a NaOH/urea solvent system to form a biodegradable, porous hydrogel. The hydrogel exhibited a swelling ratio of 857% and a gel content of 98.23%, indicating high hydrophilicity and network integrity. Adsorption experiments demonstrated removal efficiencies of 98.96% for methylene blue and 25% for Fe²⁺. The high dye removal at low concentrations suggests strong interaction between hydrogel functional groups (–OH, –NH₂) and organic molecules, while Fe²⁺ removal was attributed to electrostatic interaction and potential chelation. Adsorption followed pseudo-second-order kinetics, indicating chemisorption as the rate-limiting step. These results suggest that durian rind hydrogel is a promising low-cost material for organic and inorganic pollutant removal in acidic water systems. This study highlights the potential of agro-waste valorization in developing eco-friendly materials for water purification.
Physicochemical Properties of Halal Alternative Gelatin from Parrotfish (Scarus quoyi) Scales Optimized by Response Surface Methodology Yulian, Muammar; Reza, Muhammad; Ramadani, Nofa; Hamama, Rosi; Fadhilah, Raudhatul; Akmal, Yusrizal; Abass, Kasim Sakran; Paujiah, Epa; Hajisamae, Sukree; Zulfahmi, Ilham
Indonesian Journal of Halal Research Vol. 7 No. 2 (2025): August
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v7i2.38678

Abstract

The increasing demand for halal-friendly gelatin, combined with concerns over health risks associated with mammalian sources, has created a need for alternative raw materials. Fish scales from local species, such as parrotfish, offer a sustainable and promising option that has yet to be extensively explored. The study aims to investigate the physicochemical properties of gelatin extracted from the scales of the parrotfish (Scarus quoyi) scales. Response Surface Methodology (RSM) was employed to determine the optimal concentration of hydrochloric acid (HCl) and immersion time to maximize yield and quality. Physicochemical properties, including yield, moisture content, ash content, pH, and viscosity, were evaluated, and the structural characteristics of the gelatin were analyzed using Fourier-Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). All processing steps were conducted in compliance with Halal Critical Control Points (HCCPs) to ensure the final product remained free from cross-contamination with non-halal substances. Response surface methodology optimization identified 4% HCl concentration and 29.4 hours of immersion as optimal conditions. These conditions produce gelatin with a yield, moisture, ash, pH, and viscosity are 14.5%, 4%, 0.48%, 4.15, and 1.78 cP, respectively. FTIR analysis confirmed that the extracted gelatin exhibited absorption peaks consistent with those of commercial gelatin, indicating a functional group similarity. Compared to gelatin from other fish species, parrotfish gelatin demonstrated a competitive yield and notably low moisture content, thereby enhancing its stability and storage potential. These findings highlight the potential of parrotfish scales as a sustainable source of halal gelatin, contributing to waste reduction and offering a viable alternative to mammalian gelatin.
Peningkatan kualitas pendidikan sains melalui kegiatan MBKM mandiri :pelatihan alat uji elektronik dan non elektronik Tiara, Tiara; Fadhilah, Raudhatul; Yanti, Frestika Dania
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12 No 2 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i2.6967

Abstract

PendIdikan sains memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berwawasan luas dan mampu bersaing di era globalisasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mandiri Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains melalui pelatihan penggunaan alat uji elektrolit dan non-elektrolit dalam kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri di SMA Negeri 2 Sandai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen, melibatkan dua kelompok. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas X SMA Negeri 2 Sandai yang dipilih secara purposive random sampling. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari, mencakup penjelasan teoretis, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan alat uji elektrolit dan non-elektrolit. Hasil penelitian menunjukkan Pelatihan alat uji elektrolit dan non-elektrolit melalui program MBKM Mandiri di SMA Negeri 2 Sandai berhasil meningkatkan kualitas pendidikan sains, peningkatan signifikan pemahaman konsep, keterampilan praktis, serta motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sains. Pelatihan alat uji elektrolit dan non-elektrolit melalui program MBKM Mandiri di SMA Negeri 2 Sandai berhasil meningkatkan kualitas dibuktikan dengan hasil presentsi dan soal essay di akhir pelatihan, setelah pembelajaran siswa memberikan tanggapan positif terhadap pelatihan, merasa lebih tertarik dan termotivasi dalam mempelajari sains. Dengan demikian, pelatihan alat uji elektrolit dan non-elektrolit dalam kerangka MBKM Mandiri efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di SMA negeri 2 Sandai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pengajaran sains yang lebih interaktif dan kontekstual di sekolah.
Co-Authors . Winarni Abass, Kasim Sakran Adi Pasah Kahar Akbar, Rizki Bakdhu Wahyu Alfian, Rudi Amiruddin Ananda Rizki Shelawaty Andi Ihwan Anggreni, Utin Dian Annura, Raudha Azimah Amalia Aziz, Cut Fardiyati Cindi Patika Sari Dedeh Kurniasih Dedeh Kurniasih Della Indika Juniarni Deska Dewati Dhiea Regita Cahyani Diki Arianto Dini Hadiarti Doddy Irawan Eca Seponsah Epa Paujiah, Epa Fasya, Muhammad Fita Kurniasari Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Gibran, Muhammad Gunarto Gunarto Gunarto Hajisamae, Sukree Hamama, Rosi Hamdil Mukhlishin Hary saputra Hasmunir Heni Safitri Herniawati Herniawati Herniawati, Herniawati Ilham Zulfahmi Irfan Maftuh Jekri Supriadi Jumarang, Ishak Kurniawan, Rismahardian A. leni susanti Maftuh, Irfan Mai Sarah Margarita M. Icha Masriani . Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Muammar Yulian Muh. Ishak Jumarang Muhamad Agus Wibowo Muhammad Gibran Muhammad Reza Neni Meilani Nopita Nuraini Nuraini Purwanti Suci Muji Daryamti Purwati Purwati Putri Yuli Utami Qurbaniah, Mahwar Qurbaniah, Mahwar Ragil Triani Ramadani, Nofa Rita Dwi Purnama Rizmahardian Ashari Kurniawan Rudi Alfian Safitri, Selviana saidah jambak Selviana Safitri Sholahuddin Sholahuddin Siti Assma Sri Mulyani Sukardi Sukardi Sukma Dewi Sultra Tari Surya Wahyudi Susana Tia Syarifudin Syarifudin Tari, Sultra Teresa Teresa Tesa Puteri Permatasari Tiara Tiara Tiara, Tiara Tuti Kurniati Tuti Kurniati Utami, Putri Yuli Wahyuni Ayu Wan Muhammad Gustian Iqbal Wiji Tri Utari Yakina Yakina Yanti, Frestika Dania Yusrizal Akmal Zakaria Zakaria Zulyanti