Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan, Realisasi, dan Analisa Sistem Keamanan Cloud Peer to Peer P2P Pada Jaringan IEEE 802.11 Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Rini Kusumawardani; Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.227 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i1.008

Abstract

camera merupakan solusi terbaru sistem security dan tidak hanya terbatas ruangan, namun IP camera merupakan solusi jangka panjang yang sangat bermanfaat. IP camera sangat fleksibel. IP camera dengan fitur lainnya seperti pemilihan kamera dan fitur navigasi pada size video, kecepatan streaming. IP camera adalah CCTV (Closed Circuit Television) kamera yang menggunakan Internet Protocol untuk mengirimkan data gambar dan sinyal kendali atas Fast Ethernet Link. Dengan demikian IP camera juga sering disebut sebagai kamera jaringan. Yang mana IP camera ini biasanya juga memerlukan ADSL/DSL modem, cable modem, switch atau hub, agar bekerja dan berungsi dengan baik pada jaringan LAN atau Internet. Namun pada jaman yang semakin canggih ini, IP camera terus berkembang dengan selalu menciptakan teknologi terbaru, yakni salah satunya dengan didukung sistem cloud P2P. Peer to peer (P2P) digunakan untuk saling membagikan file data yang sudah tersimpan dalam suatu server. Pada sebuah smartphone dengan sebuah IP camera dihubungkan hingga koneksi terjalin antara IP camera dengan smartphone yang merupakan peer to peer networking. Sistem ini berguna untuk melihat-lihat gambar atau video dan mengendalikan dalam jarak jauh menggunakan smartphone. Hal ini juga mewakili arsitektur untuk meningkatkan pengawasan video menggunakan smartphone. Sistem ini memungkinkan komposisi dinamis aplikasi yang meningkatkan fleksibilitas keseluruhan sistem. Sistem surveillans video ini memenuhi semua kebutuhan dinamika yang memungkinkan penggunaan sistem kepada pengguna yang berbeda, sistem ini memberikan pengawasan yang lebih baik dengan memilih akses langsung untuk video dari lokasi yang berbeda.
ANALISA PERFORMANSI COMBAT BTS ROOFTOP PADA JALUR TRANSMISI FIBER OPTIK METRO E Setiyo Budiyanto; Hanifah Diana
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 3 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.977 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i3.894

Abstract

Pada saat ini teknologi serat optik menjadi media transmisi yang layak diperhitungkan penggunaannya dalam penyediaan akses karena memiliki kapabilitas dan kapasitas  yang  paling  tinggi  dibandingkan  dengan  media  transmisi  lainnya.  Dalam menyediakan akses informasi dengan volume bandwidth yang besar, serat optik memiliki prospek yang menjanjikan. Akses microwave berbasis sistem multiplexing saat ini mulai digantikan perannya dengan akses serat optik berbasis Internet Protocol (IP) yang disebut dengan Metro Ethernet. Aplikasi  Metro  Ethernet  untuk  akses  ke  menara  Base  Station  Transceiver  (BTS) dan  Radio  Network  Connection  (RNC)  operator  selular  merupakan  salah  satu  tawaran yang  diberikan  oleh  jaringan  Metro  Ethernet  saat  ini.  Penggunaan  Ip  clock  sangat dibutuhkan pada Base Transceiver Station (BTS) untuk sinkronisasi jaringan sebagai jam global yang berasal dari jam GPS diakuisisi oleh sejumlah BTS. IP clock didistribusikan ke pengendali serta acuan  berbagai jaringan, dan dari sana ke jaringan perangkat akses, sehingga  terwujud  sinkronisasi  jaringan  komunikasi  konvergensi  antara  BTS  ke  RNC yang melewati Metro E dengan media transmisi Fiber Optik. Pada penelitian ini, penulis menganalisa permasalahan link BTS dengan IP Clock sebagai alarm monitoring dan kaitannya dengan kesesuaian V-lan pada jaringan tersebut. Perhitungan  dan  analisa  Quality  of  Service  (QOS)  dari  penggunaan  fiber  optik  sebagai media  transmisi  yang  melewati  Metro  E  pada  link  antara  BTS  ke  RNC,  dimana parameter-parameter pandukung yang digunakan seperti Delay, Jitter, Packet Loss, untuk memudahkan dalam mengetahui performansinya.Kata Kunci : Fiber Optik, Metro E, BTS, IP Clock, QoS
Analisis QoS (Quality of Service) Pada Implementasi Layanan Broadband IPTV (Internet Protocol Television) di Jaringan Akses PT. Telkom Said Attamimi; Aprilia Dian Oftari; Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.846 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.001

Abstract

IPTV (Internet Protocol Television) yaitu suatu layanan multimedia dalam bentuk televisi, video, audio, text, graphic, data yang disalurkan ke pelanggan melalui jaringan IP (Internet Protocol), yang dijamin kualitasnya (Quality of Service), keamanannya (security), realibility (kehandalannya) dan memungkinkan komunikasi dengan pelanggan secara dua arah atau interaktif (interactivity) secara “real time”. IPTV (Internet Protocol Television) menawarkan interaktivitas dua arah antara end user dengan sistem IPTV melalui komponen berupa Set Top Box, dimana end user dapat menggunakan layanan yang bersifat on demand. Pada penelitian ini akan di analisa kesiapan jaringan akses kabel tembaga untuk implementasi layanan broadband IPTV (Internet Protocol Television). Analisa ini  dilakukan untuk menjelaskan cara mengukur QoS (Quality of Service) untuk IPTV (Internet Protocol Television) dari berbagai parameter yaitu: throughput, packet loss,dan delay. Mekanisme QoS (Quality of Service) mampu menghitung dan mengukur berapa besarnya nilai throughput, packet loss, delay dan mencocokannya dengan kebutuhan aplikasi yang ada digunakan dalam jaringan akses tersebut. Untuk itu diperlukan jaringan akses yang handal untuk dapat mendukung penyediaan layanan IPTV (Internet Protocol Television) pada kabel tembaga, karena bandwidth yang saat ini disediakan untuk IPTV (Internet Protocol Television) adalah sebesar 6 Mbps, dengan kecepatan downstream sebesar 6 Mbps, kecepatan upstream sebesar 1 Mbps, redaman sebesar 25 dB, dan S/N (signal to noise) sebesar 38,4 dB. Sehingga dengan menggunakan parameter QoS (Quality of Service) yaitu throughput, packet loss, dan delay pada jaringan akses kabel tembaga IPTV (Internet Protocol Television) kita dapat mengetahui kualitas layanan yang diterima pelanggan agar layanan pada jaringan akses IPTV (Internet Protocol Television) ini bisa bekerja lebih optimal.
SISTEM LOGGER SUHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMUNIKASI GELOMBANG RADIO Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.768 KB) | DOI: 10.22441/jte.v3i1.735

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi di indonesia terutama di bidang komunikasi saat ini, memerlukan suatu teknologi yang dapat memberikan pengetahuan yang sangat luas dan dengan informasi yang paling canggih pada saat ini.Komunikasi juga merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting, karena dengan berkomunikasi manusia dapat saling bertukar informasi satu dengan yang lainnya. Dengan seiring bertambahnya waktu dan perkembangan zaman, kini teknologi peralatanpun menjadi semakin canggih, seperti salah satunya yaitu, perancangan alat sistem logger suhu dengan menggunakan komunikasi gelombang radio.Sistem alat logger suhu dengan menggunakan media komunikasi gelombang radio ini tidak lepas dari suatu alat yang dinamakan mikrokontroler, dimana dalam perancangan alat logger suhu ini menggunakan mikrokontroler type AT89S51, dan juga sebuah alat sensor suhu type IC LM35, yang dapat mengkonversikan suhu sekitar menjadi tegangan sebagai keluarannya.Kata kunci : Logger, Mikrokontroler, Sensor
SENSOR SELECTION COMPARISON BETWEEN FUZZY TOPSIS ALGORITHM AND SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ALGORITHM IN AUTOMATIC INFUSE MONITORING SYSTEM APPLICATION Setiyo Budiyanto; Galang Persada Nurani Hakim; Ahmad Firdausi; Fajar Rahayu I. M
SINERGI Vol 24, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2020.3.005

Abstract

One of the critical equipment to support a patient in the hospital would be an infuse system. One of the main problems with the infuse system was manual monitoring. Few researchers try to build a low cost infuse system using a low-cost sensor and microcontroller. This paper proposes a fuzzy Topsis algorithm and Simple Additive Weighting (SAW) algorithm to choose the best sensor for a low cost to the infuse system, which is one of the Multiple Criteria Decision Making (MCDM) problems. Several simulations using three sensors, such as LDR (photoresistor), phototransistor, and photodiode, are performed. By using these two algorithms, it can be shown that the phototransistor emerges as the best sensor with value 1, even though it has the price six times higher from the LDR sensor and three times higher from the photodiode.
PERANCANGAN DAN PENGUJIAN MINIATUR LIFT BERBASIS ARDUINO DENGAN MENGGUNAKAN RFID SEBAGAI SISTEM IDENTIFIKASI LANTAI Beny Nugraha; Yudistiro Yudistiro; Dian Widi Astuti; Setiyo Budiyanto
SINERGI Vol 19, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.281 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2015.3.008

Abstract

Lift biasa diaplikasikan di gedung-gedung bertingkat merupakan pengembangan dari katrol yang menggunakan energi listrik untuk menggerakkannya dari satu lantai ke lantai yang lain. Penggunaan lift masih menggunakan tombol sebagai penanda lantai, di mana setiap orang yang masuk ke dalam lift dapat menekan tombol lantai yang ingin mereka tuju. Hal ini akan membuat privasi para penghuni di apartemen tersebut menjadi terganggu dan terbuka peluang seorang penyusup yang berniat jahat terhadap penghuni apartemen.  Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini membuat sebuah miniatur lift berbasis Arduino Uno dengan menggunakan kartu RFID sebagai penanda setiap lantai. Setiap penghuni apartemen memiliki kartu RFID yang berisikan data lantai kamar mereka masing-masing. Hasil pengujian yang didapatkan, dengan menggunakan sistem indentifikasi kartu RFID, lift hanya bergerak ke lantai yang sesuai dengan kartu RFID tersebut sehingga para penghuni apartement dapat langsung menuju ke kamarnya masing–masing tanpa perlu menekan tombol lantai. Untuk pengujian waktu tempuh miniatur lift ini, didapatkan hasil waktu tempuh rata-rata lift bergerak dari satu lantai ke lantai yang lain adalah 1 menit dan 34 detik. 
Penggunaan LTE Sebagai Media Interoperabilitas Antar Generasi Komunikasi Nirkabel Yang Berbeda Setiyo Budiyanto
SINERGI Vol 18, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.632 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan pada potensi pendekatan interoperabilitas serta mobilitas inter-teknologi menggunakan Long Term Evolution (LTE) antara generasi yang berbeda pada komunikasi nirkabel. Fokus penelitian adalah pendekatan ini dapat digunakan dalam layanan operasi penyebaran, integrasi teknologi akses, kontinuitas layanan dan proses migrasi secara halus ke LTE dengan memaksimalkan penggunaan jaringan cakupan yang telah ada. Salah satu kriteria interoperabilitas paling penting adalah penyerahan latensi. Menggunakan NS2 simulator, ditampilkan bahwa LTE (4G) menyediakan latensi yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan generasi lain dari sistem komunikasi nirkabel untuk lingkungan homogen. Dari hasil simulasi didapatkan handover latency untuk GPRS adalah 4s, untuk IEEE 802.11b adalah 4s, untuk IEEE 802. 16e adalah 3s  dan untuk IEEE 802.16j ditemukan 1s.
PENGENALAN TEKNOLOGI ROBOT MENGGUNAKAN SOFTWARE ROBOMIND 4 UNTUK REMAJA MASJID AL HIKMAH TAMAN ARIES JAKARTA BARAT Yudhi Gunardi; Setiyo Budiyanto; M. Hafiz Ibnu Hajar; Julpri Andika; Fina Supegina
MINDA BAHARU Vol 4, No 2 (2020): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v4i2.2661

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan dan  praktek tentang teknologi robot, dimana Robot saat ini sudah populer dikalangan pelajar, namun terkadang mereka belum tahu tentang bagaimana cara kerjanya. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat akan menfokuskan pada bagaimana memprogram sebuah robot untuk bergerak dari satu tempat ketempat yang lain secara manual dan otomatis menggunakan software  versi 4. Pelatihan ini diikuti oleh 15 orang siswa dari Remaja Masjid Al Hikmah Taman Aries Jakarta Barat. Dari hasil pelaksanaan memberikan hasil bahwa para siswa merasa puas dengan materi yang diberikan dan berharap menjadi agenda rutin di Remaja Masjid Al Hikmah Taman Aries.
Optimalisasi Private Cloud Storage Berbasis Devstack Guna Meningkatkan Performansi Network Function Virtual Setiyo Budiyanto; Kristiani N Nahampun; Freddy A Silaban; Lukman M Silalahi; Fajar R
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 6, No 1 (2020): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v6n1.1-9

Abstract

Sistem NFV merupakan sebuah arsitektur jaringan yang menggunakan teknologi virtualisasi untuk seluruh fungsi platform jaringan dan fungsionalitas perangkat keras. Salah satu platform cloud computing yang dapat digunakan untuk membangun NFV adalah Devstack. Devstack merupakan sebuah tools untuk membangun layanan Private Cloud Storage. Melalui sistem ini, layanan Private Cloud Storage dapat berjalan didalam sebuah jaringan virtual. Pada penelitian ini dilakukan implementasi jaringan virtual menggunakan devstack yang berbasis insfrastruktur NFV pada layanan Private Cloud Storage, dilanjutkan dengan pengukuran QoS diantaranya adalah throughput, bit rate, jitter, dan delay. Melalui penelitian ini, dapat diketahui kemampuan suatu jaringan virtual pada suatu infrastruktur cloud computing. Berdasarkan standar ITU-T, nilai Jitter dan packet loss bernilai sangat baik.
Feasibility Analysis of the Application of Project Loon as an Equitable Effort for Communication Infrastructure Development in Indonesia Setiyo Budiyanto; Muhammad Jamil; Fajar Rahayu
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v9i2.6469

Abstract

In Indonesia, urban area internet users, between villages and cities, are arranged in the villages according to 72.41%, 49.5%, and 48.3%. Following are the composition of internet users in Indonesia: Java, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, and Maluku-Papua respectively 58.1%, 19%, 8%, 6.7%, 5.6%, and 2.5%. To overcome this problem, several attempts have been made to equalize internet access in Indonesia, and one of the efforts offered is Project Loon. Project Loon is a communication technology based on High Altitude Platform (HAPs). Research related to Project Loon feasibility testing is conducted using library study methods using SWOT analysis using strengths, weaknesses, advantages, and battles against Project Loon using various indicators such as systems, infrastructure, economy and regulation. The conclusion of this research is that Loon Project has the potential to be implemented not yet available in Indonesia. In terms of infrastructure and economy, Project Loon is quite effective and economical. However, it must still consider the population in the area to avoid operational costs.
Co-Authors Abdul Hamid Abdurohman, Abdurohman Adi Kurnia Agus Dendi Rochendi Agus Dendi Rochendi Agus Dendi Rochendi Agus Dendi Rochendi Ahmad Firdausi Alvin Sepbrian Andi Adriansyah Apipi Saputra Aprilia Dian Oftari Arga Gilang Rolanda Arif Rahman Hakim Arissetyanto Nugroho Badaruddin Badaruddin Beny Nugraha Dadang Gunawan David Martin Antoyo Dian Widi Astuti, Budi Irawan Prima Putra, Dian Widi Astuti, Dimas Jatikusumo Erman Al Hakim Erry Yulian Triblas Adesta Fahraini Bacharuddin Fajar Banardi, Deswandi Fajar R Febryyanti Nawang Wulan Fina Supegina Freddy A Silaban Freddy Artadima Silaban Galang Persada Nurani Hakim Galih Bangun Santosa Gao Hongmin Gunawan Osman Hadi Santoso Hadi Wuryanto Hanifah Diana Harry Candra Sihombing Haryono, Muhammad Budi Imbuh Rochmad Imelda Uli Vistalina Simanjuntak Imelda Uli Vistalina Simanjuntak Julpri Andika Kristiani N Nahampun Lukman M Silalahi Lukman Medriavin Silalahi Lusianna EP Siagian M. Hafiz Ibnu Hajar Mochamad Furqon Ismail Mudrik Alaydrus Muhammad Hafizd Ibnu Hajar Muhammad Ikhsan Muhammad Jamil Muhammad JAMIL Putri Wulandari Qotrunada, Farah Qotrunnada, Farah Mufida Rachmat Muwardi Raden Sutiadi RAHAYU, FAJAR Rahmad, Khozaeni Bin Resi Sujiwo Bijokangko Rini Kusumawardani, Rini Rio Mubarak Rochendi, Agus Dendi Said Attamimi Saragih, Carolan Ignatius Selamet Kurniawan Septi Andryana Silviana Windasari Simanjuntak, Imelda Uli Vistalina Triyanto Pangaribowo Ucuk Darusalam Wadjdi, Achmad Farid Wahyu Kusuma Raharja Wajdi , Achmad Farid Wijaksana, Wibi Wijaksana Yoga Putra Setiawan Yudhi Gunardi Yudistiro Yudistiro Yudistiro Yudistiro, Yudistiro Yuliarman Saragih