Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : EINSTEIN (E-JOURNAL)

Preparasi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) dari Pasir Besi Sebagai Bahan Pengisi Termoplastik HDPE (High Density Poliethylene) Hepi Armen Gea; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.311 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7868

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini membuat nanokomposit campuran HDPE dengan kompatibilizer PE-g-MA (2%) berat dan tanpa PE-g-MA dengan bahan pengisi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) yang telah berhasil dipreparasi dengan komposisi (2, 4, 6, 8) % berat. Metode pembuatan nanokomposit menggunakan internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 150o C dengan masing-masing variasi % berat bahan pengisi. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbell pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian  dilakukan uji tarik. Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik dengan nilai terbaik untuk kekuatan tarik yaitu tanpa menggunakan PE-g-MA, sedangkan untuk perpanjangan putus diperoleh nilai terbaik pada komposisi nanokomposit dengan menggunakan PE-g-MA dan Modulus Young’s dengan nilai terbaik tanpa menggunakan PE-g-MA.Kata kunci : Nanopartikel Fe3O4, termoplastik HDPE, sifat mekanik
SIFAT MEKANIK KOMPON KARET ALAM DENGAN FILLER NANOPARTIKEL TEMPURUNG KELAPA Fitriani Fitriani; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.848 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39510

Abstract

Telah dilakukan penelitian pencampuran nano partikel Tempurung Kelapa (TK) yang digunakan sebagai bahan pengisi pada kompon karet dengan tujuan mengetahui sifat mekanik dari kompon dengan berbagai variasi nano partikel TK. Sifat mekanika yang meliputi kekerasan, kekuatan tarik dan perpanjangan putus. Metode yang digunakan dalam pembuatan nanopartikel TK adalah metode kopresipitasi. Metode pembuatan kompon karet menggunakan mesin open mill dengan variasi komposisi bahan nano partikel TK yaitu (0, 2, 4, 6, dan 8 ) phr. Dengan mencampurkan bahan activator dan bahan kimia lain yang sesuai standard. Hasil uji Sifat mekanik karet diperoleh nilai kekuatan tarik terbaik terdapat pada sampel ke 4 dengan komposisi bahan pengisi 6 phr yaitu sebesar 2,6 Mpa, dengan perpanjangan putus terbaik pada sampel ke 4 dengan komposisi bahan pengisi 6 phr yaitu sebesar 100 %, dan uji kekerasan terbaik diperoleh 51 Shore A dengan variasi bahan pengisi 6 phr. Dari hasil analisis sifat mekanik yang diperoleh, maka penelitian ini dapat diaplikasikan untuk proses pembuatan sarung tangan (SNI 16-2622-2002, SNI 16-2623-2002) dan Persyaratan mutu kompon karet SNI 06-14901989; SNI 06-35682006 dan SNI 06-7031-2004).
PEMBUATAN NANO PARTIKEL TIO2 MENGGUNAKAN SURFAKTAN CTAB DAN PEG 6000 Yohanna Lestari; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.919 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nanopartikel TiO2 serta penambahan surfaktan Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide (CTAB) dan Polietilen Glikol (PEG) -6000 . Dalam penelitian ini proses pembuatan TiO2 , TiO2 –CTAB , dan TiO2 -PEG-6000 serta TiO2-CTAB -PEG-6000 menjadi nanopartikel menggunakan metode sol gel, dari bahan TiCl3. TiO2 yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan XRD dan SEM Dari hasil analisis XRD diperoleh ukuran diameter kristal masing masing sebesar 30,12 nm ,35,66 nm ,36,12 nm dan 21,57 nm dengan fase rutile dan kandungan senyawa yang dominan dari hasil sintesis adalah TiO2. Sedangkan hasil SEM menunjukkan bahwa morfologi nanopartikel TiO2 distribusi yang homogen.
ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPON KARET Elfariska Sidebang; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.228 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i2.12081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai sifat mekanik kompon karet. Pengujian karakteristik kompon karet yaitu kekerasan, kekuatan tarik, dan perpanjangan putus, dengan menggunakan variasi bahan pengisi Nanopartikel abu boiler kelapa sawit (0%,2%,4%,6%,8%) berat. Alat pengujian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Durometer untuk pengujian kekerasan dan Tensiometer untuk pengujian Kekuatan tarik dan perpanjangan putus. Metode yang digunakan dalam pembuatan nanopartikel abu boiler kelapa sawit yaitu dengan menggunakan metode kopresipatasi dengan ukuran 56,31 nm. Dari hasila nalisis diperoleh sifat mekanis pada kekerasan, kekuatan tarik dan perpanjangan putus mengalami peningkatan dengan bertambahnya variasi bahan pengisi abu boiler kelapa sawit.Kata Kunci : Kompon Karet, Abu Boiler Kelapa Sawit.
KARAKTERISASI CAMPURAN ZEOLIT ALAM DAN ABU BOILER SEBAGAI BAHAN PENGISI TERMOPLASTIK LDPE (LOW DENSITY POLYETHYLENE) Norma Septiani; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 3 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.527 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i3.5324

Abstract

Telah dilakukan penelitian karakterisasi campuran zeolit alam dan abu boiler kelapa sawit sebagai bahan pengisi termoplastik LDPE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran kristal, struktur kristal serta kandungan bahan pengisi termoplastik LDPE dengan karakterisasi XRD dan pengaruh pengisi terhadap kekuatan mekanik nanokomposit. Dalam penelitian ini proses pengolahan zeolit alam dan abu boiler kelapa sawit diolah menjadi nanokomposit menggunakan alat Planetary Ballmil PM Retsch, bentuk zeolit alam yang masih bongkahan dihancurkan, kemudian dibalmil selama 1 jam dengan kecepatan 250 rpm, kedua pengisi diayak dengan ukuran 200 mesh. Dilakukan proses pemurnian zeolit alam dengan HCl 2M, untuk abu boiler kelapa sawit NaOH 2,5M dan dikeringkan pada suhu 100 0C selama 2 jam. Selanjutnya dibalmil selama 15 jam dengan kecepatan 400 rpm, kemudian dikarakterisasi dengan XRD. Zeolit alam dan abu boiler kelapa sawit dicampurkan dengan variasi perbandingan berat 30/70, 40/60, 50/50, 60/40, 70/30 dari % berat pengisi untuk mengisi LDPE dengan menggunakan kompatibilizer (PE-g-MA). Setiap variasi dimasukkan kedalam internal mixer agar pencampuran lebih homogen dengan kecepatan 60 rpm pada suhu 150 0C selama 10 menit dengan komposisi LDPE 88 %, bahan pengisi 10% dan PE-g-MA 2% berat. Dari hasil penelitian diperoleh hasil analisis XRD ukuran diameter kristal rata-rata zeolit alam sekitar 44,46 nm sedangkan ukuran abu boiler 100,7 nm. Kandungan yang dominan dari zeolit alam SiO2 quartz dan cristobalite dan abu boiler SiO2 dan Al2Si2O5(OH)4. Hasil uji mekanik diperoleh nilai kekuatan tarik meningkat pada variasi 70/30 sebesar 9,16 MPa. Kata kunci: Zeolit alam, Abu Boiler, nanokomposit, XRD dan uji mekanik
Preparasi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) dari Pasir Besi Sebagai Bahan Pengisi Termoplastik HDPE (High Density Poliethylene) Hepi Arman Gea; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.311 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7875

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini membuat nanokomposit campuran HDPE dengan kompatibilizer PE-g-MA (2%) berat dan tanpa PE-g-MA dengan bahan pengisi Nanopartikel Fe3O4 (magnetit) yang telah berhasil dipreparasi dengan komposisi (2, 4, 6, 8) % berat. Metode pembuatan nanokomposit menggunakan internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 150o C dengan masing-masing variasi % berat bahan pengisi. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbell pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian  dilakukan uji tarik. Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik dengan nilai terbaik untuk kekuatan tarik yaitu tanpa menggunakan PE-g-MA, sedangkan untuk perpanjangan putus diperoleh nilai terbaik pada komposisi nanokomposit dengan menggunakan PE-g-MA dan Modulus Young’s dengan nilai terbaik tanpa menggunakan PE-g-MA.Kata kunci : Nanopartikel Fe3O4, termoplastik HDPE, sifat mekanik
KARAKTERISASI ZEOLIT ALAM DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGISI TERMOPLASTIK HDPE (HIGH DENSITY POLYETHYLENE) Muhammad Affan Siregar; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 2 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.76 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i2.5276

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengolahan dan karakterisasi zeolit alam dan abu sekam padi sebagai bahan pengisi termoplastik High Density Polyethylene (HDPE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran dan fase-fase yang terkandung didalam pengisi, serta mengetahui pengaruh pengisi terhadap kekuatan mekanik komposit. Metode yang dilakukan dengan cara menggiling zeolit alam dan abu sekam padi menggunakan Ball Mill. Selanjutnya mengaktivasi zeolit alam dengan HCL 2M dan abu sekam padi dengan NaOH 2,5M. Hasil pengolahan ini dikarakterisasi dengan XRD untuk menentukan ukuran serta fase partikel. Zeolit alam dan abu sekam padi dikombinasikan dengan perbandingan persen berat (70/30, 60/40, 50/50, 40/60, 30/70) dari % berat pengisi untuk mengisi HDPE dengan menggunakan kompatibilizer (PE-g-MA). Hasil analisis pengolahan abu sekam padi diperoleh ukuran 53,12 nm dengan fase dominan SiO2 (Cristobalite). Untuk zeolit alam diperoleh ukuran 44,46 nm dengan fase dominan Al2CaO8Si2 (Anorthite). Untuk karakterisasi komposit, diperoleh kekuatan tarik, perpanjangan putus dan modulus elastis terbesar pada kombinasi zeolit alam dan abu sekam padi  60/40 yang mana memperoleh peningkatan signifikan dibanding HDPE murni.   Kata kunci : HDPE, zeolit alam, abu sekam padi, PE-g-MA, analisis XRD, analisis mekanik.
ANALISIS SIFAT MEKANIK NANOKOMPOSIT TERMOPLASTIK ELASTOMER (TPE) Eveb Adonai Hutagalung; Nurdin Bukit
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.57 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat nanokomposit Termoplastik Elastomer (TPE) serta mengetahui sifat mekanik dari nanokomposit TPE. Metode yang dilakukan adalah dengan cara nanopartikel abu boiler kelapa sawit (ABKS) dicampur dengan HDPE dan kompon karet dengan variasi komposisi ABKS (0,2,4,6,8) %wt menggunakan alat internal mixer Laboplastomil dengan laju 60 rpm selama 10 menit pada suhu 1300C. Kemudian dilakukan penekan panas (hot press) dan penekan dingin (cold press) untuk pemotongan dengan dumbbel pemotong standar JIS K 6781 dan kemudian dilakukan uji mekanik dengan alat Universal Testing Machine (UTM). Dari hasil analisis diperoleh sifat mekanik pada kekuatan tarik mengalami penurunan dengan bertambahnya nanopartikel ABKS. Dan terjadi peningkatan modulus elastisitas dengan bertambahnya nanopartikel ABKS, demikian juga pada perpanjangan putus.Kata Kunci : ABKS,Termoplastik elastomer, sifat mekanik
PENGARUH CAMPURAN ABU BOILER KELAPA SAWIT (ABKS) DAN CARBON BLACK TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPON KARET Harahap, Linda Rahmadhani; Bukit, Nurdin
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 3 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.001 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i3.15166

Abstract

Telah dilakukan penelitian pencampuran Abu Boiler Kelapa Sawit (ABKS) dan Carbon Black sebagai bahan pengisi kompon karet dengan tujuan memperbaiki sifat mekanik kompon karet yang meliputi kekerasan, kekuatan tarik, perpanjangan putus, dan uji penggembungan (Swelling). Filler yang digunakan untuk membuat kompon karet yaitu nanopartikel ABKS dan Carbon Black dengan variasi komposisi (0/0, 0/100, 30/70, 40/60, 50/50, 60/40, 70/30, 100/0) % berat. Pembuatan kompon karet dilakukan dengan menggiling karet SIR-20 kemudian mencampurkan dengan bahan kimia, nanopartikel ABKS dan Carbon Black di dalam open mill. Setelah itu karet di cetak dengan ukuran 15 cm x 15 cm pada suhu 45 ℃. Komposisi terbaik dari sifat mekanik kompon karet menggunakan bahan pengisi ABKS dan carbon black untuk uji tarik diperoleh nilai kuat tarik pada komposisi bahan pengisi 70/30 yaitu 2,5 MPa. Perpanjangan putus dengan komposisi bahan pengisi 70/30 yaitu 140 %. Uji kekerasan  diperoleh nilai kekerasan pada komposisi bahan pengisi 30/70 yaitu 57 Shore A. Hasil uji swelling  kompon yang diperoleh nilai pengembangan kompon komposisi bahan pengisi 0/100 yaitu mengalami pengembangan sebesar 14 % selama 72 jam.Kata Kunci: Abu Boiler Kelapa Sawit , Kompon Karet, Kekerasan ,Uji Tarik , Swelling.
MECHANICAL PROPERTIES OF HIGH-DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) WITH TiO2 NANOPARTICLE FILLER PEG 6000 Sinaga, Sufri; Bukit, Nurdin
EINSTEIN (e-Journal) Vol. 12 No. 3 (2024): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ein.v12i3.49331

Abstract

Titanium dioxide (TiO2) is a semiconductor material that has great stability so that it can be utilized as a filler material for High Density Polyethylene (HDPE) thermoplastics. This study was conducted to determine the effect of TiO2 PEG 6000 nanoparticle filler composition on the mechanical properties of HDPE thermoplastics. TiO2 was synthesized with sol gel method and then mixed with PEG 6000. Nanocomposites are made by mixing HDPE with TiO2 nano filler in a rheomixer tool with variations in filler composition (2, 4, 6, 8, 10) %wt, then molded using injection molding tools with ASTM 638 type V standards and analyzing mechanical properties using UTM (Universal Testing Machine) test equipment which includes tensile strength, elongation at break and elastic modulus. The results of XRD analysis produced a particle size of 22nm and SEM tests showed that the surface of TiO2 nanoparticles had a smooth and even surface. The sample with 8% wt filler composition variation is the sample with the best tensile strength value of 84.72 MPa, the highest elongation at break value in the sample with 4% filler of 35.5% and the highest elastic modulus in the sample with 8%wt filler composition of 729.33 MPa.Keywords: Titanium dioxide, HDPE thermoplastic, PEG 6000, Tensile test.