p-Index From 2021 - 2026
8.087
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Islam JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Indonesian Journal of Education and Learning CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Etika Demokrasi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Literasi Hukum Journal of Public Administration and Local Governance Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Resolusi: Jurnal Sosial Politik Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment ASANKA: Journal of Social Science And Education Civitas Ministerium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Heritage: Journal of Social Studies Jurnal Kalacakra TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Haumeni Journal of Education Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Indonesian Journal Of Educational Research and Review SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Gatranusantara Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Ta'dib Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al Itimad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Jurnal Harmoni Nusa Bangsa Integralistik Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Progresif Al-I'timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman Nilai-Nilai Pancasila dalam Jamaah Kopdariyah Sholihul Hakim; Sukron Mazid
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v9i1.5990

Abstract

Jamaah Kopdariyah adalah sebuah komunitas lintas iman, pemuda dan budaya. Komunitas ini selalu mengadakan acara kopi darat mengenai isu-isu aktual yang sedang dialami bangsa Indonesia, baik dari agama, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Hal ini sebagai bukti bahwa komunitas Jamaah Kopdariyah sangat peduli kepada isu-isu kebangsaan yang harus didiskusikan bersama sehingga ada pencerahan dan jalan keluar. Nilai-nilai luhur Pancasila selalu menjadi penghayatan dan pengalaman dalam setiap laku tindakan baik bermasyakat berbangsa dan bernegara. Jamaah kopdariyah ini mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kegiatan dan memberikan keteladanan dalam berdiskusi dan praktik kebangsaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data melalui trianggulasi (sumber dan metode). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, penanaman nilai-nilai Pancasila dalam Jamaah Kopdariyah. Pertama, kegaiatan Jamaah Kopdariyah dari tokoh, budayawan, seniman dan para jamaah ini dalam kegiatan selalu menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, kegiatan Jamaah Kopdariyah mengamalkan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan kehidupan yang harmoni berdasarkan sila-sila Pancasila.Pilgrims kopdariyah is a community of faith, cross youth and culture.This community always putting on a meeting group about actual current issues in Indonesia, such as; poltic, economic, social, and culture. It is as evidence the pilgrims kopdariyah community notice to nationality current issues that must be discussed to find way out. Enlightenment and values sublime pancasila has always been the feel and experience in every sold is the act of good citizenship. National and state pilgrims kopdariyah was able to actualize values pancasila in any activity and gave an exemplary in discussions and practices national anthem. Research methodology use descriptive qualitative approach through observation, interview, and documentation.The validity of data over and methods trianggulasi. Data analysis model miles and use the data huberman reduction, presentation of data, and withdrawals conclusion.First, research planting pancasila values in pilgrims kopdariyah. First, kegaiatan pilgrims kopdariyah of figures, cultural, artists and those pilgrims in the imparting values this always contained in pancasila. Second, pilgrims had the importance of activities kopdariyah pancasila values in manifesting life based on pancasila sila-sila whose harmony.
REKONSTRUKSI PENDIDIKAN KEWARGAAN MULTIKULTURAL DALAM BINGKAI KEINDONESIAAN YANG BERADAB Sukron Mazid
Literasi Hukum Vol 1, No 1 (2017): Literasi Hukum
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.236 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya pendidikian kewargaan multikultural sebagai pembentukan warga negara yang toleran, adil, demokratis serta tanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai bentuk perwujudan bangsa yang bermartabat dan beradab. Jenis Penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, sumber data terdiri atas sumber literatur dengan memilih referensi buku serta jurnal yang berdimensi terkait rekonstruksi pendidikan kewargaan multikultural. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi pendidikan kewargaan multikultural dengan pembudayaan dan pembiasaan yang secara terus-menerus diajarkan dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi diperlukan, agar dapat membangun kesadaran aktif warga negara yang baik dan bijak, bagian dari khasanah kebhinekaan Indonesia serta merekonstruksi pendidikan multikultural sebagai bingkai keindonesiaan yang bermartabat, bagian dari jati diri bangsa Indonesia menuju warga negara global yang beradab.
ASPEK HUKUM INVESTASI ASING DALAM PORTOFOLIO PASAR MODAL Rumawi Rumawi; Sukron Mazid
Literasi Hukum Vol 4, No 1 (2020): Literasi Hukum
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.937 KB)

Abstract

Ada dua jenis investasi yaitu investasi langsung dan investasi tidak langsung, yang keduanya dapat dilakukan oleh investasi asing untuk menanamankan modalnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna hukum investasi asing dalam portofolio pasar modal dengan metode penelitian hukum normatif. Hasil temuan meliputi bahwa investasi asing dilakukan secara langsung di Indonesian dengan terlibat aktif dalam kegiatan perusahaan. Di samping itu aktif terlibat dalam kegiatan perusahaan, penanaman modal asing juga beresiko menanggung kerugian modal yang ditanamkannya. Untuk investasi tidak langsung dilakukan dengan pembelian efek, obligasi dan instrumen turunannya. Dalam hal ini penanaman modal asing tidak melakukan kegiatan penanaman modal secara langsung dengan cara mendirikan dan mengelola perusahaan. Investasi yang demikian disebut sebagai investasi portofolio di pasar modal, karena tidak sebagai bagian dari penanaman modal asing. Secara regulasi investasi portofolio di pasar modal tidak menjadi bagian dari klasifikasi investasi asing.
AKTUALISASI KEBINEKAAN ERA NEW NORMAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN TINGGI Sholihul Hakim; Mimi Mulyani; Sukron Mazid; Rifqi Fitriana
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2020): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v1i1.2690

Abstract

Keragaman sudah menjadi sebuah keniscayaan yang tidak dapat dielakkan oleh siapapun, baik berupa agama, budaya, bahasa daerah, suku, ras, golongan dan adat istiadat. Kampus sebagai kawah candradimuka melahirkan banyak mahasiswa terdidik serta terpelajar. Lingkungan pendidikan tinggi memiliki sivitas akademika yang terdiri dari berbagai macam latar belakang yang beragam. Maka, urgensi kebinekaan harus terus dipupuk serta dirawat sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, perlunya peran aktif warga untuk menjaga dan merawat kebinekaan era new normal terutama di lingkungan pendidikan tinggi dengan tindakan nyata dan bukan sekedar retorika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan aktualisasi kebinekaan era new normal di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan kajian kepustakaan. Data penelitian diperoleh dari sumber literatur dengan memilih referensi yang berasal dari buku dan jurnal yang terkait kebinekaan di perguruan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama aktulisasi kebinekaan era new normal di lingkungan pendidikan tinggi diwujudkan dalam tindakan nyata dan kedua kebinekaan era new normal di pendidikan tinggi dengan saling menjaga, menghargai sesama.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI Jeni Danurahman; Hendra Hermawan; Sukron Mazid
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v2i2.4356

Abstract

Pendidikan merupakan aset untuk membentuk manusia unggul yang berprestasi dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional sebagai langkah mempersiapkan generasi penerus bangsa. Di masa pandemi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi terutama dalam penyesuaian penggunaan teknologi sebagai solusi di masa pandemi karena kebijakan yang ada untuk menjaga jarak, stay at home, dan study at home. Google Classroom adalah solusi dalam situasi ini, dengan penggunaan Google Classroom yang efektif secara bijaksana dan menarik, kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Metode dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian analisis isi yang dirancang untuk mendeskripsikan isi yang mengandung informasi yang diambil dari teks tertentu. Analisis dilakukan dari berbagai artikel ilmiah terutama yang berkaitan dengan efektivitas penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran di masa pandemi saat ini. Dengan hasil yang diperoleh bahwa penggunaan google classroom dengan baik dan bijak akan mendapatkan kualitas pembelajaran yang efektif.
Persepsi mahasiswa terhadap penilaian teman sejawat secara daring pada mata kuliah pendidikan kewarganegaraan di Universitas Tidar N Novitasari; Sukron Mazid; Achmad Busrotun Nufus; Y Yasnanto
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v9i1.10001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap penilaian teman sejawat secara daring pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Tidar. Persepsi mahasiswa dibatasi pada lima aspek, antara lain: urgensi, efektivitas, keterbacaan, keterpahaman dan efisiensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi data pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Tidar yang sedang menempuh matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling yang kemudian prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi terpilih menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner secara daring dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Model Miles & Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang positif terhadap penilaian sejawat secara daring pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT MENGENAI PENTINGNYA TERTIB BERLALU LINTAS DI DESA SUTOPATI, KECAMATAN KAJORAN, KABUPATEN MAGELANG. Jaduk Gilang Pembayun; Sukron Mazid; Satrio Ageng Rihardi
Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment Vol 1 No 03 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/swa.v1i03.675

Abstract

Legal awareness is self-awareness without pressure, coercion, or orders from outside to submit to applicable law. With the running of legal awareness in the community, the law does not need to impose sanctions. Sanctions are only imposed on citizens who have proven to be violating the law. One of the legal problems today is the low awareness of the legal community, resulting in many violations of the law. The methods used in community service activities are lectures, discussions, questions and answers and simulations, so that the activities can run without boundaries and boundaries between the community service team and the community. Likewise in the implementation of community service, the service team applies the lecture, discussion, question and answer and simulation methods and uses a contextual approach in providing counseling and briefing to the community about the impact it has on the mindset of society related to traffic order. Initially, legal awareness mostly revolves around the mindset that assumes that awareness in the community is a deciding factor as a law. With the socialization carried out by the community service team, citizens became more sensitive and concerned about the importance of orderly traffic so that eventually Good Citizenship was formed.
MODEL KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA DPRD DALAM UPAYA PENGUASAAN CIVIC SKILLS MASYARAKAT Sukron Mazid; Kuswan Hadji
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i1.1353

Abstract

Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) adalah lembaga legislatif yang ada di tingkat daerah yang memiliki tugas mengembangkan keterampilan kewarganegaraan dimasyarakat. Tidak hanya menjadi kepanjangan tangan dari partai politik saja, tapi juga memiliki tugas besar sebagai wakil masyarakat yang menyampaikan aspirasi rakyat. Penelitian ini bertujuan: (1)Mendeskripsikan Model komunikasi politik yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Magelang dalam upaya penguasaan keterampilan kewarganegaraan (civic skills) masyarakat di Kabupaten Magelang. (2)Menguraikan tahapan  komunikasi politik anggota DPRD sebagai upaya penguasaan keterampilan kewarganegaraan (civic skills) masyarakat di Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
PENYULUHAN MENANGKAL RADIKALISME MELALUI PENGUATAN KARAKTER SISWA DI MTS ARROSYIDIN MAGELANG Novitasari Novitasari; Nike Mutiara Fauziah; Sukron Mazid; Achmad Busrotun Nufus; Yasnanto Yasnanto; Elfiyan Widiyanto
Civitas Ministerium Vol 4, No 01 (2020): Civitas Ministerium
Publisher : Civitas Ministerium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan Radikalisme di Indonesia saat ini telah menjadi salah satu ancaman nasional. Ideologi-ideologi radikal terus mengikis nasionalisme bangsa ini. Radikalisme menjadi embrio lahirnya terorisme, dimana ideologi tersebut dapat dengan mudah mempengaruhi masyarakat sipil di Indonesia untuk menjadi pelaku teror yang dapat membahayakan masyarakat luas. Program-program deradikalisasi melalui penguatan pendidikan karakter siswa dapat menjadi salah satu alternatif soft power dalam menangkal ideologi-ideologi radikal. Melalui program penguatan karakter ini siswa dapat diarahkan untuk mengikis sejak dini sikap dan paham radikal. Oleh karena itu, dibutuhkan pengabdian kepada masyarakat untuk menangkal radikalisme melalui penguatan karakter siswa di MTs Arrosyidin Magelang. Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahapan dengan menggunakan unsur-unsur pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Tahapan pertama adalah penyampaian materi dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dengan PAKEM berbasis karakter. Tahapan kedua dilaksanakan dalam bentuk menonton video, diskusi dan praktek dengan PAKEM berbasis karakter. Tahapan ketiga berupa evaluasi dan refleksi bersama guru. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penyuluhan menangkal radikalisme dengan penguatan karakter membelajarkan beberapa nilai-nilai karakter secara tidak langsung, yaitu tanggung jawab, disiplin, jujur, kerja sama, dan sederhana.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Mata Kuliah Pembentuk Karakter Mahasiswa Anif Istianah; Sukron Mazid; Rini Puji Susanti
heritage Vol. 2 No. 1 (2021): Heritage: Journal of Social Studies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/hrtg.v2i1.37

Abstract

The study is done to see how Pancasila Education and Civic Education subject strategies as a college education compulsory in character building sublime Pancasila students based on personality. Background research is related to problems that occur in the country: anarchism, radikalisme, terrorism, and other. These problems can undermine the unity of the Republic of Indonesia. The research is in University and the University of Muhammadiyah Purwokerto Tidar Nusa Cendana. But this research is qualitative descriptive method which is through observation, interview, and documentation. The validity of data over (trianggulasi) sources and methods. Data and analysis is by reduction, presentation of data, and the withdrawal of the conclusions. The result showed that Pancasila Education and Civic Education as subject to common (MKWU) at the University and the University of Muhammadiyah Purwokerto Tidar Nusa Cendana. The Subject has the role so important in the development of personality students in accordance with nilai-nilai Pancasila. It is seen in cognitive learning: achievement, psychomotor, affective. In reaching cognitive, students are taught some material relating to the reality in civil with Pancasila values. The objective is to students having knowledge based on good Pancasila. The psychomotor focused on learning skills students by using the method as a form of learning based on the kids. An affective seen in character students so far in accordance with Pancasila values.
Co-Authors Abdul Chamid Afif Achmad Busrotun Nufus Afi Normawati Afif, Abdul Chamid Ahmad Busrotun Nufus Ahmad Muhlisin Aim Abdulkarim Andini, Jihan Widya Anif Istianah Anif Istianah Anis Suryaningsih, Anis Arif Subowo Arnanda Yusliwidaka Arum Nisma Wulanjani Astuti, Margi Astuty Astuty, Astuty Atika Dinna Hastanti Atsani Wulansari Aviessita Mar'ah Nuruttamami Bhakti, Indira Swasti Gama Cahyo Yusuf Cecep Darmawan, Cecep Dadang Sundawa, Dadang Damayanti, Hikma Danang Prasetyo Danang Prasetyo, Danang Delfiyan Widiyanto Dewi Ika Sari Dwi Riyanti Dwi Winarsih Elfiyan Widiyanto Farikah Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman, Fatkhurrohman Fazli Rachman Feriandi, Yoga Ardian Firda Aulia Izzati Freddy Hidayat Hakim, Sholihul Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki HASANAH, IMROATUL Hasanah, Imroatun Hendra Hermawan Hidayah, Yayuk Ika Setyorini Islahudin Istianah, Anif Istianah, Anif Jaduk Gilang Pembayun Jalunggono, Gentur Jeni Danurahman Kokom Komalasari Kuswan Hadji lidiawati, citra Lilia Ellany Mohtar Lubna, Syarifah Margi Astuti Mashud Syahroni Mimi Mulyani Mohammad Ali Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Saefullah Muhammad Saefullah, Muhammad Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Nida Alifia Nike Mutiara Fauziah Novitasari Novitasari Novitasari Novitasari Nufus, Ahmad Busrotun Prihastiwi, Dian Agustina Rahmat Rahmat Raikhana, Salma Rifqi Fitriana Rihardi, Satrio Ageng Rini Susanti Riva Ismawati Rumawi Rumawi Sauqi Futaqi Setyorini, Ika Sholihun Hakim Sholikul Hadi Sri Mulyani Sri Sarwanti St. Nurbaya ST. Sariroh Su Fen, Cheong Suharno supianto supianto Susan Fitriasari Susanti, Rini Puji Tuasikal, Patma Udiyo Basuki Wahyu Prabowo Wahyu Prabowo Wirotomo, Giri Harto Y Yasnanto Yanti Sariasih, Yanti Yasnanto Yasnanto Yasnanto Yasnanto, Yasnanto Yusup Irawan, Yusup