p-Index From 2021 - 2026
8.311
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pendidikan Islam JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Indonesian Journal of Education and Learning CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Etika Demokrasi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Literasi Hukum Journal of Public Administration and Local Governance Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Resolusi: Jurnal Sosial Politik Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment ASANKA: Journal of Social Science And Education Civitas Ministerium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Heritage: Journal of Social Studies Jurnal Kalacakra TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kewarganegaraan ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Haumeni Journal of Education Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Indonesian Journal Of Educational Research and Review SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Gatranusantara Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Ta'dib Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al Itimad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching Jurnal Harmoni Nusa Bangsa Integralistik Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Progresif Al-I'timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF SELF-REFLECTION INSTRUMENTS OF RIAS LEARNING MODEL IN STUDENTS OF ENVIRONMENTAL EDUCATION COURSE Ahmad Muhlisin; Sri Sarwanti; Gentur Jalunggono; Arnanda Yusliwidaka; Sukron Mazid
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 5, No 1 (2021): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v5i1.3962

Abstract

It is necessary to measure student spiritual and social attitudes to find out their attitude development in students ofenvironmental education course. The research aims to develop instruments utilized in measuring student spiritual and social attitudes in RIAS (Reading, Identification, Analysis, and Self-reflection) learning model implementation. Theresearch procedures consist of 1) needs analysis and literature study; 2) instrument design; 3) instrument development; 4) expert assessment; 5) instrument revision; and 6) instrument dissemination. The research instruments utilized include content validity sheets and construct validity instruments with assessment scale score of 1-4 consisting of (1) not feasible; (2) less feasible; (3) feasible; and (4) very feasible. The research results indicate that 1) the instruments ofspiritual and social attitudes measurement in the RIAS learning model implementation are feasible to be utilized in measuring student spiritual and social attitudes. It is indicated by validation score of 3.8 and 2) further research and development includes portfolio development to measure spiritual and social attitudes. The research implications become a practical reference for teachers and lecturers in measuring spiritual and social attitudes in learning.
Pendidikan Bela Negara bagi Siswa untuk Mencegah Radikalisme (di Mi Al Iman dan Mi Muhammadiyah Terpadu Harapan Kota Magelang) Novitasari Novitasari; Riva Ismawati; Sukron Mazid
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.091 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v2i2.4488

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah penyelenggara pendidikan formal jenjang sekolah dasar yang berbasis pada agama Islam. Aksi terror dari kelompok radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam membuat penyelenggara pendidikan berbasis agama Islam termasuk MI dikhawatirkan menjadi wadah penyebaran paham intoleran. Oleh karena itu, sudah sepatutnya madin memerlukan pendidikan bela negara bagi siswanya untuk mencegah radikalisme. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pendidikan bela negara di MI Al Iman dan MI Muhammadiyah Terpadu Harapan Kota Magelang. Pendidikan bela negara yang akan dilaksanakan diharapkan mampu mendorong siswa madin untuk memiliki pemikiran dan pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang rasional sehingga dapat diterapkan secara keberlanjutan agar menumbuhkan karakter cinta tanah air dan toleran terhadap keberagaman masyarakat Indonesia. Kegiatan pengabidan dilaksanakan melalui tiga tahap. Tahap pertama yaitu dengan ceramah, menonton video, tanya jawab, kuis, dan penarikan kesimpulan. Materi pada pengabdian tahap pertama yaitu aktualisasi nilai-nilai bela negara pada siswa di kedua mitra yang diselenggarakan pada hari yang berbeda. Tahap kedua yaitu penyampaian materi bela negara sebagai salah satu wujud pengamalan sila-sila Pancasila. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, kuis, dan penarikan kesimpulan. Tahap ketiga yaitu pendidikan bela negara dilaksanakan melalui evaluasi dan refleksi.
Student Involvement in Community Activities Related to Educational Programs Danang Prasetyo; Yoga Ardian Feriandi; Sukron Mazid
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 4 No. 3: October 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.828 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v4i3.40580

Abstract

The development of the object of study of citizenship education material is not fixed in classrooms carried out in formal schools, but can also be carried out in community activities known as socio-cultural citizenship. This is the purpose of this study by describing the application of civic education in the social sphere, namely the involvement of students from various universities who are members of the Atap Senja Community School. The method used is a case study on student involvement in community activities related to educational programs carried out in the community. The results of this study indicate that the concept of civic civic education can be carried out by involving community civic education that develops in the community, namely the Atap Senja Community School in Yogyakarta. This community consists of students from various universities in Yogyakarta. Activities carried out by providing learning assistance and attention to the development of morality for children who do not receive formal education at school. Funding for activities carried out by this community comes from membership fees or what has been called volunteers. The activities carried out by this community are proof of the participation of young citizens in changing the educational conditions of school dropouts, with various kinds of financial limitations. This can be interpreted as a form of civic engagement with the state, because indirectly these community activities will also affect and improve the conditions of education in Indonesia.
INTEGRASI NILAI-NILAI PANCASILA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER PELAJAR PANCASILA DI LINGKUNGAN KAMPUS Anif Istianah; Sukron Mazid; Sholihun Hakim; Rini Susanti
Jurnal Gatranusantara Vol. 19 No. 1 (2021): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.556 KB)

Abstract

Pembangunan pendidikan nasional disinergi dan linearitas diarahkan membangun, memelihara, mengembangkan karakter dan wawasan kebangsaan, persatuan nasional, solidaritas nasional, dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam pendidikan karakter ditentukan oleh tiga hal: mengetahui, perasaan moral yang moral, dan perilaku moral. Dengan tujuan untuk membangun bangsa yang kuat, kompetitif, moral, berbudi, akhlak mulia baik, toleransi, bekerjasama, semangat patriotik, berkembang dinamis, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi dengan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan penanaman nilai-nilai karakter Pancasila untuk membentuk kepribadian Pancasilais yang dapat melengkapi sikap profesionalisme lulusan program studi; (2) Pembudayaan dan pembiasaan nilai-nilai karakter Pancasila diharapkan mampu membentuk jati diri mahasiswa yang beretika dan bermoral sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila, norma-norma agama dan tata nilai akademis yang dikembangkan di dalam kehidupan kampus; dan (3) Tindakan konkrit mahasiswa dalam menerapkan pembiasaan nilai-nilai Pancasila melalui organisasi dan kegiatan-kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus.
Filosofi Nuwun Sewu sebagai Pedoman Kehidupan dalam Mencegah Tindak Kekerasan Sukron Mazid; Achmad Busrotun Nufus; Danang Prasetyo
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1030

Abstract

The purpose of this study is to explore the role of civilizing nuwun sewu in people's lives, especially the younger generation whose urgency is as an effort to prevent and handle cases of violence in the community. This type of research is descriptive qualitative based on the philosophy of postpositivism, the researcher is the key instrument. Data collection techniques were conducted by interview, documentation, focus group discussion, and observation. The research subjects were determined using a purposive method that was adapted to the research objectives, namely community leaders, humanists, and academics. The results of this study indicate that the culture of nuwun sewu can be carried out in the community, education, social activities, and work need to be practiced so that the nuwun sewu culture becomes a tradition and habit and of course it can be recommended as a formula to prevent acts of violence, this effort is a procedure for attitudes and behavior. small examples of behavior that will have a big impact in daily life, especially to prevent acts of violence. The culture of nuwun sewu needs to be used as a guide and guide, especially the Javanese people in respecting and respecting others.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Whatsapp Group terhadap Peningkatan Pengetahuan Kewarganegaraan Mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Novitasari Novitasari; Sukron Mazid; Yasnanto Yasnanto; Nida Alifia
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/citizenship.v10i1.14300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh Penggunaan Aplikasi Whatsapp Group terhadap Peningkatan Civic Knowledge Mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen khususnya Quasi Eksperimen dengan desain penelitian yaitu Nonequivalent Control Group Desain. Penelitian Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah test melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Instrumen penelitian yang berupa soal untuk test yang dicek akurasinya dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan menghitung statistic formula koefisien korelasi product-moment Pearson dan analisis Alpha Crochbach dengan bantuan SPSS 26.0 for Windows. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji normalitas dan Uji Walcoxon untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Whatsapp Group berpengaruh terhadap peningkatan civic knowledge mahasiswa pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
Strategi Janda Cerai Dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Keluarga di Kota Magelang Sukron Mazid; Atsani Wulansari; Atika Dinna Hastanti
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v6i1.3943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi janda dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi di Kota Magelang. Bagaimana mempertahankan kelangsungan kehidupan ekonomi sosial dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memvalidasi data melalui metode triangulasi. Model analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman untuk reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ang dijalankan janda cerai pertama; kiat civic kills, yakni pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan keterampilan warga, maka akan lahir kreatifitas dan inovasi dalam berwirausaha sehingga bisa membantu ketahanan ekonomi keluarga. Kedua, kiat civic intelligence, yakni pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan kecerdasan warga, maka dengan kecerdasan yang dimilikinya akan membantu mudah memahami, mengerti dan menempatkan diri lebih baik sehingga bisa cepat, taktis, efektif, dan tanggung jawab.
IMPLEMENTASI SEMANGAT KEBINEKAAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Sukron Mazid, M.Pd; Ahmad Busrotun Nufus; Novitasari Novitasari; Delfiyan Widiyanto; Yasnanto Yasnanto
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v4i1.7302

Abstract

Kebinekaan merupakan sebuah perbedaan yang menyatukan, karena bangsa Indonesia terdiri dari multi agama, suku, budaya dan golongan. Bangsa Indonesia patut bersyukur karena keragaman yang universal memberikan warna dan keadaban. Masyarakat merupakan suatu golongan terkecil yang menjadi cerminan sebuah identitas nasional. Oleh karena itu, Kebinekaan menjadi sebuah pengikat perbedaan bagi bangsa. Maka, sebuah kebinekaan harus terus dijaga dan dirawat karena merupakan jati diri bangsa. Dirasa perlu bagi warga bangsa untuk selalu aktif, kritis, analitis dan demokratis dalam berbangsa dan bernegara. Terutama bagaimana penerapan semangat kebinekaan di masa pandemic saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, urgensi dan implementasi semangat kebinekaan di masa pandemic Covid 19. Jenis Penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, sumber data terdiri atas sumber literatur dengan memilih referensi buku serta jurnal yang mempunyai hubungan kebinekaan di masa pandemi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi semangat kebinekaan di masa pandemic Covid 19 adalah wujud tindakan dengan saling menghormati, menjaga, menolong, dan menghargai sesama. 
THE CONCEPT OF “FREEDOM OF LEARNING” IN A MULTICULTURAL EDUCATION PERSPECTIVE Sukron Mazid; Sauqi Futaqi; Farikah Farikah
Ta'dib Vol 24, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v24i1.2759

Abstract

This paper seeks to examine the concept of “Merdeka Belajar” or “Freedom of Learning” which was initiated by the Indonesian Minister of Education and Culture, Nadiem Makarim. The study of freedom of learning uses text study with content analysis method. The concept of “Freedom of Learning” is very interesting when studied with a multicultural education perspective. Moreover, the two concepts have the same relevance and spirit, namely freedom and justice in the human resources development context, particularly through the educational process. Based on the results, the implementation of “MerdekaBelajar” program so far includes four aspects, namely financing, teachers / educators, assessment, and graduates. In a multicultural perspective, problems in management and assessment aspects basically caused by a misunderstanding of the meaning of standards and standardization. Meanwhile, the teacher and graduate aspects lie in the importance of developing multicultural competencies.Integrating a multicultural education perspective in the “Freedom of Learning” policy also transforms an education system that is creative, innovative, and character.
Pasar Pesantren Rakyat Sebagai Modal Sosial Pembangunan Ekonomi Bangsa Sukron Mazid; Farikah Farikah; Ika Setyorini; Margi Astuti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pasar pesantren rakyat sebagai modal social dalam pembangunan ekonomi bangsa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data melalui trianggulasi (sumber dan metode). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Pasar Rakyat Pesantren sebagai modal social. pertama; pasar rakyat pesantren sebagai modal social, yakni memberdayakan warga pesantren dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama membangun ekonomi bangsa. Pembangunan ekonomi melalui kemandirian, moralitas, dan wirausaha. Kedua, pasar rakyat pesantren sebagai modal social pembangunan ekonomi bangsa, yakni Pasar Rakyat Pesantren sebagai modal social, bisa memberikan akses interaksi, komunikasi, kontribusi dan partisipasi. Sehingga bersama-sama demi memajukan pembangunan ekonomi bangsa
Co-Authors Abdul Chamid Afif Achmad Busrotun Nufus Afi Normawati Afif, Abdul Chamid Ahmad Busrotun Nufus Ahmad Muhlisin Aim Abdulkarim Andini, Jihan Widya Anif Istianah Anif Istianah Anis Suryaningsih, Anis Arif Subowo Arnanda Yusliwidaka Arum Nisma Wulanjani Arum Nisma Wulanjani Astuti, Margi Astuty Astuty, Astuty Atika Dinna Hastanti Atsani Wulansari Aviessita Mar'ah Nuruttamami Bhakti, Indira Swasti Gama Cahyo Yusuf Cecep Darmawan, Cecep Dadang Sundawa, Dadang Damayanti, Hikma Danang Prasetyo Danang Prasetyo, Danang Delfiyan Widiyanto Dewi Ika Sari Dwi Riyanti Dwi Winarsih Elfiyan Widiyanto Farikah Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman, Fatkhurrohman Fazli Rachman Feriandi, Yoga Ardian Firda Aulia Izzati Freddy Hidayat Hakim, Sholihul Hakim, Sholihul Hamdani, Rifki HASANAH, IMROATUL Hasanah, Imroatun Hendra Hermawan Hidayah, Yayuk Ika Setyorini Indah Sari, Beti Islahudin Istianah, Anif Istianah, Anif Jaduk Gilang Pembayun Jalunggono, Gentur Jeni Danurahman Kokom Komalasari Kuswan Hadji lidiawati, citra Lilia Ellany Mohtar Lubna, Syarifah Margi Astuti Mashud Syahroni Mimi Mulyani Mohammad Ali Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Saefullah Muhammad Saefullah, Muhammad Mursia Ekawati Mustaqim, Ahmad Nida Alifia Nike Mutiara Fauziah Novitasari Novitasari Novitasari Novitasari Nufus, Ahmad Busrotun Prihastiwi, Dian Agustina Rahmat Rahmat Rahmat Raikhana, Salma Rifqi Fitriana Rihardi, Satrio Ageng Rini Susanti Riva Ismawati Rumawi Rumawi Sauqi Futaqi Setyorini, Ika Sholihun Hakim Sholikul Hadi Sri Mulyani Sri Sarwanti St. Nurbaya ST. Sariroh Su Fen, Cheong Suharno supianto supianto Susan Fitriasari Susanti, Rini Puji Tuasikal, Patma Udiyo Basuki Wahyu Prabowo Wahyu Prabowo Wirotomo, Giri Harto Y Yasnanto Yanti Sariasih, Yanti Yasnanto Yasnanto Yasnanto Yasnanto, Yasnanto Yusup Irawan, Yusup