Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KIAI LEADERSHIP IN COACHING IS ENTREPRENEURSHIP SKILLS PESANTREN SCHOOL STUDENTS Muhammad Mukhlis Izzat; Sugiarto; Matin
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 4 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i4.2431

Abstract

This study explores the vital role of Kiai leadership in fostering the entrepreneurial spirit among students in Islamic boarding schools (pesantren). By integrating traditional religious values ​​with modern entrepreneurial principles, kiai leaders create a unique educational environment that encourages innovation and independence. Through qualitative research methods, including in-depth interviews and observations, this study examines how kiai leadership fosters a culture of entrepreneurship, equipping students with the skills and mindsets needed to succeed in the contemporary business world. Findings highlight the effectiveness of Kiai leadership in balancing religious teachings with practical entrepreneurial education and training, ultimately contributing to the socioeconomic development of the community.
Evaluation Of The Implementation Of The Independent Curriculum Program At Smas Al Husna Tigaraksa Qanitah Dzakiyyah Pariz; Matin Matin; Suryadi Suryadi
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v3i7.281

Abstract

The Merdeka Curriculum is an education policy introduced in an effort to increase flexibility and creativity in the learning process. This study aims to evaluate the implementation of the Independent Curriculum Policy Program at Al Husna Tigaraksa Senior High School (SMAS) using the Context, Input, Process, Product (CIPP) Model. This research covers four dimensions of evaluation, namely context, input, process, and product, in order to provide a comprehensive picture of the impact and effectiveness of the independent curriculum policy at this school. The research method used both qualitative and quantitative approaches, including interviews with school officials, analysis of policy documents, classroom observations, and surveys of teachers, students, and parents. Evaluation instruments were developed based on the CIPP Model to measure the perception, academic achievement, and impact of the independent curriculum implementation. The evaluation results will provide in-depth insight into the understanding and implementation of the independent curriculum policy at SMAS Al Husna Tigaraksa. From the results of this study, the researchers found that the implementation of the independent curriculum at SMAS Al Husna is going well, the researchers checked the curriculum documents with the situation and the implementation of learning activities is appropriate, but there are still deeper adjustments in several aspects of the needs of students.
Evaluasi Program Pengimbasan Sekolah Penggerak Menggunakan Model CIPP Muhammad Khairul Irfan; Mohammad Sofwan Effendi; Matin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Pengimbasan Sekolah Penggerak yang dilaksanakan oleh SMP Labschool Kebayoran dengan menggunakan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini bersifat kualitatif dan melibatkan subjek penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru di SMP Labschool Kebayoran serta sekolah sasaran yaitu SMP Islam Assalam, SMP PSKD IV Bulungan, dan SMP Islam At Taufieq. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pengimbasan ini dirancang dengan memperhatikan konteks masing-masing sekolah sasaran, dengan penyesuaian program yang dilakukan berdasarkan kebutuhan spesifik setiap sekolah. Evaluasi input menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam keterbatasan jumlah guru tetap di beberapa sekolah sasaran, program ini berhasil meningkatkan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka. Pada tahap proses, implementasi program berlangsung efektif melalui workshop dan pendampingan yang berkelanjutan. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis proyek dan mengelola kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program ini berhasil mencapai tujuan utamanya, meskipun beberapa tantangan perlu diatasi untuk keberlanjutan program di masa mendatang.
Implementasi Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan Melalui Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah se-Jakarta Timur Mengacu pada Perdirjen GTK No.7327/B.B1/HK.03.01/2023 Fifty Ayu Lestari Kosam; Matin; Siti Zulaikha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan peningkatan mutu layanan pendidikan melalui pengembangan kompetensi kepala sekolah di Jakarta Timur, sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Perdirjen GTK) No.7327/B.B1/HK.03.01/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, pengawas, serta pejabat dinas pendidikan. Selain itu, observasi langsung terhadap praktik kepemimpinan kepala sekolah dan analisis dokumen kebijakan dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan profesionalisme kepala sekolah dalam aspek kepemimpinan transformasional, manajerial, supervisi akademik, serta inovasi pendidikan. Namun, dalam implementasinya, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, kesiapan individu kepala sekolah dalam menerapkan kebijakan, serta dukungan institusional yang masih perlu ditingkatkan. Studi ini merekomendasikan peningkatan dukungan kebijakan melalui penguatan peran dinas pendidikan, peningkatan program pelatihan yang berkelanjutan, serta optimalisasi peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta Timur.