Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Opini Mahasiswa tentang Klinik Kecantikan di Kabupaten Jember Alviah, Imas Kusnul; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i1.1908

Abstract

Diketahui ada beberapa klinik terbaik di Kabupaten Jember yang menjadi favorit di kalangan mahasiswa adalah Larissa Aesthetic Center, KSC Beauty Clinicque dan Naavagreen. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui darimana mahasiswa memperoleh sumber informasi tentang klinik kecantikan, opini mahasiswa tentang klinik kecantikan di Kabupaten Jember dan kendala yang dialami mahasiswa saat melakukan perawatan. Metode penelitian menggunakan teori S-O-R (Stimulus-Organisme-Respon) dan melakukan studi kasus pada 3 klinik kecantikan yaitu Larissa Aesthetic Center, Kartika Skin Care Beauty Clinique, dan Navagreen. Sampel penelitian ini yaitu mahasiswa yang menjadi informan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan informasi mengenai klinik kecantikan melalui media sosial Instagram dan rekomendasi dari kerabat atau teman. Mahasiswa memiliki opini bahwa klinik kecantikan merupakan tempat perawatan wajah yang saat ini dijadikan kebutuhan yang penting bagi mahasiswa untuk menunjang penampilan fisik. Dapat diketahui Kendala yang dialami oleh mahasiswa yaitu seperti customer service kurang ramah dan kurang tersampaikannya informasi oleh dokter terkait gejala yang dialami setelah melakukan perawatan. Dapat disimpulkan Mahasiswa lebih banyak memperoleh sumber informasi terkait klinik kecantikan di Kabupaten Jember dari media sosial Instagram. Sebagian besar Opini mahasiswa tentang klinik kecantikan yakni memiliki dampak positif untuk seseorang yang ingin merawat tubuh secara ekstra.
Hambatan Komunikasi Antarbudaya Perantau Banyuwangi di Jepang Sari, Dwi Erfina; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i1.1911

Abstract

Merantau menjadi sebuah pilihan seseorang untuk bekerja di daerah lain dengan suatu alasan. Alasan utama seseorang memutuskan merantau bekerja di luar daerah bahkan luar negara adalah mereka ingin mencari pengalaman baru dan memperoleh penghasilan yang lebih besar dari daerah asalnya. Salah satu negara yang biasa dijadikan tujuan merantau adalah negara Jepang. Jepang merupakan negara yang mempunyai peluang kerja dalam berbagai sektor, seperti sektor pertanian, teknologi, industry, peternakan dan lain sebagainya. Namun, budaya Jepang dan Indonesia berbeda antar satu sama lain, seperti perbedaan bahasa, kebiasaan, perilaku, makanan, musim, sistem kepercayaan serta budaya lainnya. Perbedaan tersebut menjadi hambatan bagi perantau sehingga menimbulkan rasa keterkejutan budaya atau culture shock. Sehingga dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui hambatan yang dialami perantau Banyuwangi dan upaya yang dilakukan perantau untuk menghadapi culture shock di Jepang. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang digunakan yaitu teori Gudykuns & Kim, dimana dalam teori ini dapat mengenal budaya lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perantau Banyuwangi dapat beradaptasi di ling kungan Jepang. Hambatan yang dialami perantau Banyuwangi yakni bahasa, perilaku dan budaya Jepang. Upaya yang dilakukan perantau Banyuwangi dalam menghadapi culture shock di Jepang adalah dengan belajar budaya Jepang dan membiasakan diri.
Efektifitas Akun Instagram Lokerjemberan sebagai Sarana Informasi Lowongan Kerja pada Anak Muda di Kabupaten Jember Wafa, Gufron Ali; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i1.1913

Abstract

Akun instagram lokerJemberan merupakan sebuah wadah di mana tempat berisikan informasi untuk kalangan anak muda yang berumur 18 sampai 25 tahun yang akan mencari sebuah lowongan pekerjaan. Sebagai salah satu penyedia sumber informasi lowongan kerja yang bersumber dari beberapa perusahaan yang ada di kabupaten Jember. Serta bekerja sama dengan aplikasi kita lulus yang berguna sebagai jemfbatan dalam mencari pekerjaaan. penelitian yang diteliti ini menggunakan teori Agenda Setting. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Metode Kualitatif. Informan atau Narasumber dalam penelitian ini pengikut instagram LokerJemberan kepada 5 orang lulusan sarjana. Teknik dalam pengambilan data yang digunakan ialah wa-wancara mendalam serta teknik analisis datanya yaitu Deskriptif Kualitatif. Penarikan kesimpulan ini merupakan hasil penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Induktif. Adapaun hasil yang diperoleh dari beberapa faktor mengenai postingan, ketertarikan, keakuratan, kebenaran, mendapatkan kesimpulan bahwa lokerjemberan efektif dalam memberikan informasi lowongan kerja di kabupaten Jember, kelemahan dari akun banyaknya lowongan kerja yang kurang nya informasi lowongan kerja untuk lulusan sarjana serta adanya aplikasi kita lulus yang kurang bermanfaat.
Peran Humas dalam Mempromosikan Wisata Edukasi Akbar Zoo di Kabupaten Banyuwangi Kartika, Wike Aulia; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i2.1919

Abstract

Banyaknya wisata di Kabupaten Banyuwangi membuat wisata edukasi Akbar Zoo Banyuwangi harus bisa bersaing dengan wisata yang lainnya. Sehingga diperlukannya peran humas dalam mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo Banyuwangi dan mempertahankan pengunjung Akbar Zoo. Menurut Kotler bauran promosi mendefinisikan promosi sebagai strategi yang digunakan untuk menginformasikan dan mempengaruhi pasar tentang barang atau jasa melalui periklanan, promosi, penjualan personal, public relation, dan penjualan langsung. Tujuan dari penelitian ini untukmengetahui peran humas dalam mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo, untuk mengetahui media yang digunakan untuk mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala Humas dalam mempromosikan wisata Akbar Zoo Banyuwangi. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari metode yang digunakan didapatkan hasil peran Humas dalam mempromosikan wisata Akbar Zoo dengan cara menciptakan komunikasi, mambangun relation, sebagai back up management, dan menciptakan citra yang baik pada Akbar Zoo. Kemudian terkait dengan media yang digunakan Humas Akbar Zoo dalam mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo dengan menggunakan media cetak dan media sosial. Kedua media dimaksimalkan untuk mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo seperti baliho, koran, proposal, Tv, radio, Instagram. Dari media tersebut dapat membantu Humas dalam mempromosikan Akbar Zoo dan meningkatkan dan mempertahankan pengunjung Akbar Zoo. Terkait dengan faktor-faktor kendala dalam mempromosikan wisata edukasi Akbar Zoo yaitu kendala seperti anggaran, kendala persaingan antar wisata dan pergantian koordinator promosi eksternal Akbar Zoo Banyuwangi.
Peran Komunikasi Organisasi Antara Pimpinan dan Karyawan UD Akar Dewa Jati dalam Menumbuhkan Loyalitas Kerja (Studi UD Akar Dewa Jati Desa/Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo) Riyatno, Agnes Adfira; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i2.1921

Abstract

Peran komunikasi organisasi antara pimpinan dan karyawan UD Akar Dewa Jati dalam menumbuhkan loyalitas kerja, dari segi aspek-aspek loyalitas kerja dengan mengkaitkan teori loyalitas yang digunakan, bentuk dan media komunikasi yang digunakan serta kendala yang terjadi di dalam organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui loyalitas kerja sehingga karyawan betah bekerja dalam kurun waktu yang cukup lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara dengan beberapa narasumber sebanyak 5 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menggunakan teori loyalitas menurut Meyer, Allen & Smith melalui aspek - aspek loyalitas dalam teorinya terdapat tiga aspek diantaranya aspek loyalitas efektif yakni karyawan merasa bahwa pekerjaan mereka sesuai dengan visi dan misi perusahaan, aspek ekonomi yakni pemberian hak karyawan yang telah dijanjikan, hingga penunjang mereka selama bekerja dan aspek normative yakni dengan membangun suasana nyaman dan hubungan antara pimpinan dan karyawan yang baik. Bentuk komunikasi yang dilakukan terjalin dua arah dan kondusif dan media yang digunakan melalui aplikasi Whatsapp. Adapun, hambatan-hambatan yang terjadi di UD. Akar Dewa Jati yakni terjadinya miss komunikasi dan latar belakang pendidikan yang kurang memadai.
Peran Komunikasi Organisasi Karang Taruna dalam Melestarikan Tradisi Puter Kayun di Desa Boyolangu Kabupaten Banyuwangi Dabitha S, Arina; Juariyah, Juariyah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i2.1922

Abstract

Komunikasi dalam suatu organisasi menjadi hal yang penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Organisasi kepemudaan seperti karang taruna memiliki berbagai fungsi salah satunya terkait pelestarian kebudayaan yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji mengenai peran organisasi karang taruna dalam pelestarian tradisi Puter Kayun di Desa Boyolangu sekaligus hambatan komunikasi yang dialami. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode studi kasus. Teori yang digunakan yaitu teori fungsi eksekutif oleh Chester Barnard, dimana dalam teori ini terdapat 3 aspek penting yaitu, komunikasi, perilaku individu dan kepatuhan anggota Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuda karang taruna dalam pelestarian tradisi Puter Kayun yaitu berkontribusi dan berpartisipasi dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi acara. Adapun hambatan yang dihadapi organisasi karang taruna dalam komunikasi seperti terjadinya miss communication, kurang responsifnya anggota organisasi dalam berkomunikasi, hambatan personal, hambatan bahasa, hambatan teknis dan lainnya. Dengan demikian, maka dalam meningkatkan kontribusi pemuda karang taruna dalam pelaksanaan tradisi Puter Kayun maka organisasi harus bisa menciptakan komunikasi secara interaktif, terbuka, dan responsif akan setiap topik yang dibahas dalam diskusi maupun rapat.
Opini Publik Pariwisata Pada Bromo sebagai Internation Union for Conservation of Nature Kategori II Taman Nasional Riska Dwi Anggreani; Juariyah, Juariyah
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i3.4626

Abstract

This article examines public opinion on tourism in Bromo as an International Union for Conservation of Nature (IUCN) category II national park. Using qualitative methods that focus on understanding the phenomenon using non-numeric data such as text, images and audio to explain experiences related to the phenomenon. Qualitative research aims for researchers to be able to describe the phenomenon in detail and in depth such as the meaning behind the behavior that occurs, actions on phenomena and human experiences. The objectives to be achieved are to find out how public opinion is on tourism in Bromo and to find out the role of culinary in Bromo as an IUCN category II national park. Another objective is about how important the National Park is in supporting the IUCN mission in several ways, namely the national park provides several safe habitats for endangered plant and animal species, allowing their populations to recover and thrive. The results of activities and responses from tourists such as positive opinions, the division of categories in Bromo is very broad so that visitors will increase, such as including foreign tourists.
Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual; Analisis Semiotika Roland Barthes Film ‘Women From Rote Island’ Karomah, Dea Wahyu Nurul; Juariyah, Juariyah
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/6cjsgp88

Abstract

Pelecehan seksual merupakan salah satu masalah serisu di Indonesia. Kasus pelecehan seksual menjadi isu yang mawak di Indonesia, termasuk di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Pencegahan pelecehan seksual dalam film “Women from Rote Island” karya dari Jemerias Nyangoen dengan menggunakan teori Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis Semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film “women from Rote Island” menggambarkan budaya patriarki yang dapat memicu terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat. Sehingga menjadikan isu gender yang tanpa disadari terjadi pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam film ini juga menampilkan dampak depresi dan trauma yang di alami oleh korban kekerasan seksual.
Government Communication And Society In Disaster Education and Mitigation Preventing the Impact of Sea Rituals in Payangan Beach Tourism, Jember Regency Juariyah, Juariyah; Adawiyah, Putri Robiatul
POLITICO Vol. 23 No. 1 (2023): JURNAL POLITICO FISIPOL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/politico.v23i1.471

Abstract

This study aims to determine the communication strategy of the Government and the community in education and disaster mitigation to prevent the impact of the Payangan Beach Sea Ritual, Jember Regency. Government communication carried out by the village head of Payangan village is very important considering that the Payangan village community recently had a case of missing residents due to being dragged by the sea waves after carrying out a ritual at Payangan Beach on Sunday, February 13 2022. Interviews were conducted with the village head, Basarnas team and the community around, to explore the existing data after that the results of the interviews were described and then the data were analyzed. Based on the research results obtained the following conclusions. Effective Government Communication carried out by Village Officials with the community includes: Disaster Risk Information, Outreach, Coordination of Disaster Management Teams, Installation of Warning Signs, Disaster Simulation, and Building One Information Emergency Communication Posts and Networks. The government's strategy includes outreach and education, supervision, compromise and partnership with environmental organizations, imposition of sanctions. Government Communication Media, including social media such as Facebook, Instagram, Twitter, and the like can be a very effective medium for conveying information related to dissemination of disasters when picking the sea. The government can use social media to post information, photos and videos that can attract public attention. Official Website, SMS Blast, Radio and Television. Barriers that occur in communicating between the government and the community, Limited access to information, Lack of public awareness: Limited resources, Lack of coordination between the government and related institutions and the community. Village Government efforts include: involving MUSPIKA to carry out evacuation during incidents and full supervision afterwards. The suggested solution is for the community to be more careful, alert and anticipate the presence of outsiders who enter without SOP and report to the relevant parties during related sea rituals and be more vigilant about deviating currents. Conducting more intensive outreach to the community through the Hamlet Head. Suggestions for the future are for the government and organizers to use both online and print media, banner boards, billboards, supporting facilities for outreach so that people are more careful in sea ritual activities as well as tourism and activities at sea. Be aware of activities during extreme weather seasons and carry out more supervision and assistance during certain seasons with potential disasters. Coordinate with other agencies and institutions related to disaster mitigation management at sea tourism sites. Improving the management of marine tourism management in Payangan and others. Involve all stake holders in the management of both Government, Private and Community.
The Communication Strategy through Brand Image at Batik House as Batik Educational Tourism of Sidomulyo Jember Juariyah, Juariyah; Adawiyah, Putri Robiatul; Najmah, Najmah
POLITICO Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL POLITICO FISIPOL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/politico.v24i1.3031

Abstract

This research purposes to analize the Communication Strategy through Brand Image at Batik House as a Batik Educational Tourism of Sidomulyo”. Sidomulyo tourist village is an educational tourist attraction which has several interesting educational tourist destinations, including Sidomulyo batik tourism. Behind these advantages, all Sidomulyo tourist villages have quite significant problems ranging from internal and external problems. In this research, the researcher aims to find out what brand image strategy is carried out by the management of Sidomulyo tourist village in promoting it as an educational tourism village in Jember. The research method used is a qualitative descriptive research method. The data collection technique was carried out in several stages, namely interviews, observation, surveys and documentation. The data analysis technique is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. It is hoped that the results of this research will be that the management of Sidomulyo tourist village has implemented an appropriate brand image strategy. As a result, this will create a brand image for Sidomulyo tourist village as an educational tourism village in Jember, East Java. Moreover, there are several appropriate criteria for the four stages of brand image strategy that have been proposed by the Cutlip and Center theory, namely, defining the problem (situation analysis), planning and programming (strategy), taking action, communicating and evaluating the program.