Articles
PENERAPAN FOTO PRODUK PADA COVER BUKU ACARA IIMS (INDONESIA INTERNATIONAL MOTOR SHOW) DI TUKSEDO STUDIO
Nur Raafi Alif Ramadhan;
I Made Bayu Pramana;
Farhan Adityasmara
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 2 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v2i2.1665
Fotografi merupakan salah satu media yang cukup sering digunakan pada berbagai macam kegiatan promosi. Seperti misalnya foto produk. Dimana sebuah perusahaan berusaha untuk menampilkan berbagai macam produk yang dimilikinya dengan cara yang praktis namun cukup efektif dalam fungsinya. Pada kegiatan ini penulis akn menerapkan penggunaan foto produk pada sampul buku untuk sebuah acara otomotif terbesar di Indonesia. Yaitu IIMS (Indonesia International Motor Show) 2022. Pembuatan karya foto ini didedikasikan untuk Tuksedo Studio yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang produksi ulang mobil sport klasik tahun 1950an yang sudah tidak diproduksi ulang lagi oleh pabriknya. Dalam penciptaan karya fotografi ini penulis perlu menampilkan dengan baik karakter produk yang ditampilkan serta dapat mencapai fungsi yang maksimal sebagai salah satu media promosi perusahaan Tuksedo Studio pada acara IIMS (Indonesia International Motor Show) 2022. Kesan yang ingin dibangun pada foto yang akan dibuat nanti yaitu sebuah sisi kemewahan, elegan, dan berkelas pada mobil-mobil yang diproduksi oleh TUksedo Studio, dengan tujuan agar lebih sesuai dengan audience yang ada pada acara IIMS (Indonesia International Motor Show) 2022.
DAMPAK NEGATIF SAMPAH ANORGANIK KARYA CIPTA FOTOGRAFI EKSPRESI
Anis Raharjo;
I Made Bayu Pramana;
I Made Saryana
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 2 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v2i2.1785
Dalam kehidupan sehari-hari tidak bisa lepas dari sampah salah satunya sampah anorganik. Bahan anorganik sebagai produk industri semakin mendominasi kehidupan manusia. Disadari atau tidak masyarakat telah masuk kekondisi ketergantungan terhadap bahan-bahan anorganik yang sangat menghawatirkan kehidupan ini. Penggunaan sampah anorganik dapat merugikan lingkungan, apalagi digunakan secara berlebihan, karena dapat mencemari air, tanah, dan udara. Sampah anorganik memiliki keragaman jenis seperti plastik, kaca, keramik, kain dan logam. Sampah anorganik berdampak negatif pada realitas lingkungan sehingga dapat membahayakan kelangsungan makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan. Berdasarkan hal tersebut pencipta tertarik untuk mengangkat tema ”Dampak Negatif Sampah Anorganik Karya Cipta Fotografi Ekspresi”. Dalam mewujudkan ide pada karya seni fotografi ekspresi tersebut melalui proses observasi, eksperimen, persiapan, pembentukan dan penyelesaian akhir. Dengan demikian melalui lima karya yang digarap, dapat merepresentasikan dampak negatif sampah anorganik yang diungkap secara estetik dan metaforik. Hal tersebut dapat tercipta makna yang komunikatif dan mampu memberikan suguhan visual kebaharuan dengan tujuan berkontribusi pada penyadaran pelestarian lingkungan sehingga terwujud hubungan manusia yang harmoni dengan alam semesta.
EKSISTENSI NENGAH KERTAYASA PENGERAJIN GARAM TRADISIONAL DI PESISIR DESA KUSAMBA DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER
I Gede Eka Kresna Putra;
I Made Bayu Pramana;
Ida Bagus Candrayana
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2032
Desa Kusamba terkenal akan Garam organik Bali (garam laut Bali) yang pengolahannya dilakukan secara manual dengan menggunakan alat yang masih tradisional. Setelah menurunnya tingkat penyebaran virus Covid-19 dan dinyatakanya status endemi, kegiatan pembuatan garam di Desa Kusamba perlahan mulai berangsur pulih mulai dari tahap pembuatan garam hingga pemasarannya. Melalui karya fotografi dokumenter, diharapkan bisa menjadi suatu foto yang berbicara/menggambarkan tentang proses pembuatan garam dan eksistensinya para pengerajin garam di pesisir Kusamba serta produk garam Kusamba bisa dikenal semakin luas, tentunya untuk meningatkan perekonomian yang sebelumnya menurun. Studi/Projek Independen dimentori oleh Anom Manik Agung, guna memberikan arahan atau membimbing selama proses penciptaan karya. Tahapan penciptaan karya seni yang menguraikan rancangan proses penciptaan karya seni sesuai dengan tahapan-tahapan pengkaryaan sejak mendapat inspirasi (ide), perancangan, sampai perwujudan karya seni. Penulis mengumpulkan informasi melalui riset, observasi dan setelah itu ke tahap membuat sketsa atau storyboard. Karya fotografi dokumenter ini diharapkan bisa bermanfaat, serta memiliki nilai di kemudian harinya untuk dikenang dan digunakan sebagai media penyebarluasan informasi serta promosi untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Sesuai dengan fungsi dari dokumenter itu sendiri, agar kelak foto ini bisa berbicara tentang bagaimana keadaan atau eksistensi salah satu pengerajin garam pada era ini serta sekaligus menambah wawasan tentang garam tradisional di pesisir Desa Kusamba, Klungkung.
PENGUATAN KONTEN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI BISNIS FOTO PREWEDDING DI DINARASTIKA FILMS
Anak Agung Ngurah Micko Indrawan;
I Made Saryana;
I Made Bayu Pramana
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2039
Bagi perusahaan fotografi atau fotografer dalam mempromosikan hasil karyanya menggunakan berbagai cara yaitu dari mulut ke mulut sampai kepada sosial media yang tentunya lebih efektif salah satunya Instagram. Instagram merupakan salah satu media sosial teratas yang menjadi suatu platform paling menjanjikan di dunia bisnis. Banyaknya fitur yang dimiliki serta kemudahan dalam penggunaannya untuk mengakses sebuah informasi menjadi peluang besar untuk mengembangkan bisnis dengan cara beriklan. Salah satu metode observasi atau pengumpulan data laporan ini yaitu dengan cara mengamati secara langsung di lokasi magang/praktik kerja untuk mengetahui kondisi yang terjadi dan membuktikan kebenaran dari sebuah desain magang/praktik kerja yang sedang dilakukan serta meninjau secara cermat dan teliti. Metode Wawancara atau interview adalah kegiatan tanya-jawab secara lisan untuk memperoleh informasi. Bentuk informasi yang diperoleh dinyatakan dalam tulisan, atau direkam secara audio, visual, atau audio visual. Memasarkan foto prewedding pada media sosial Instagram saat ini sangat mudah dan menguntungkan, disamping menghemat tenaga dan biaya, memasarkan foto di Instagram lebih mudah dijangkau oleh audiens. Dengan menggunakan fitur iklan di Instagram, penulis sangat mudah untuk memantau algoritma postingan yang telah diunggah dengan fitur iklan sehingga target pemasaran foto prewedding tepat sasaran sesuai iklan yang sudah diatur sebelumnya. Dalam penguatan konten Instagram sebagai media promosi bisnis foto prewedding, karya Dinarastika Films juga memiliki ciri khasnya tersendiri dibandingkan vendor photo lainnya yang membuat Dinarastika Films begitu spesial. Ide -ide karya Dinarastika Films sangat unik dalam meciptakan sebuah karya foto maupun video, Dinarastika Films mengemas hasil karya itu semua dengan mempostingnya melalui instagram.
TABANAN : LUMBUNG PADI YANG TERGERUS : PERANCANGAN PHOTO BOOK DI YAYASAN RAWS SYNDICATE INDONESIA
Dewa Gede Anindya Krisna Widarma;
I Made Bayu Pramana;
Putu Agus Bratayadnya
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2042
Dibalik besarnya produksi padi dan beras di kabupaten Tabanan, terjadi alih fungsi lahan yang cukup besar dan masif yang mengancam luas areal persawahan di kabupaten yang dikenal sebagai daerah lumbung padi ini. Pengggunan photo book sebagai medium, yang mana photo book dapat memeberikan rangkaian dari visual visual yang setiap gambarnya memeberikan cerita dan berhubungan dengan gambar gambar lainnya.Proses observasi dalam proses penciptaan karya ini, penulis melakukan melakukan observasi melalui media online maupun observasi lapangan mengenai kondisi serta masalah alih fungsi lahan pertaninan di kabupaten Tabanan. Pada awal proses pencarian data penulis melakukan wawancara terhadap beberapa tokoh serta orang orang yang berkaitan dengan pertanian secara langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan data serta informasi mengenai kondisi serta permasalahan alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Tabanan. Buku foto menyajikan rangkaian cerita yang dirangkai dengan visual karya fotografi mengenai kondisi pertanian di Kabupaten Tabanan khususnya mengenai isu alih fungsi lahan sawah, visual yang disajikan mengenai sawah yang semakin terhimpit dan berkurang akibat dari alih fungsi lahan sawah menjadi perumahan ataupun pemukiman. Terdapat beberapa tahapan yang dilalui dalam proses pencuptaan ini seperti proses pemotretan, tahap perancangan dan proses produksi.
OPERASIONAL PHOTOBOOTH DI ANITAPHOTO BALI
Arkaan Zamiir Tagsya Farid;
I Made Bayu Pramana;
Amoga Lelo Octaviano
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2066
Era globalisasi di abad 21 merupakan masa dunia beralih ke teknologi yang lebih canggih. Baik dari bidang keilmuan pasti, hingga seni. Fotografi merupakan dunia perbaduan antara teknis dan seni. Fotografi kini dapat kita nikmati dengan mudah. Misalnya kita dapat aplikasikan dengan kamera yang ada pada alat komunikasi kita, yakni telefon genggam, atau smartphone. Aplikasi-aplikasi terkini fotografi dan sosial media dalam smartphone sudah mengalami perkembangan pesat dan semakin menarik. Memotret bukanlah hal yang mudah namun juga bukan hal yang rumit. Laporan magang ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis telah menganalisis beberapa hasil foto photobooth dengan menggunakan fitur-fitur yang ada didalamnya, mulai dari foto klasik biasa, GIF, dan Boomerang. Tujuan dilakukan kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui teknik pemotretan fitur di Anita Photo Bali Studio agar terlihat menarik. Mengetahui bagaimana memotret dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada classic photobooth dan ipadbooth di Anita Photo Bali Studio sehingga terlihat menarik.
PEMBUATAN UKIRAN TEMBAGA KHAS BALI DALAM FOTOGRAFI SENI DENGAN TEKNIK DOUBLE EXPOSURE
I Made Abdi Wijaya;
Ida Bagus Candrayana;
I Made Bayu Pramana
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 2 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v3i2.2699
Fotografi adalah proses untuk menghasilkan foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Fotografi seni merupakan kegiatan transfer pesan secara visual yang berdasarkan pengalaman sang fotografer yang merangkap sebagai komunikator kepada penyampaian pesan secara visual. Teknik Double Exsposure adalah teknik yang melapiskan dua eksposur berbeda pada sebuah gambar, menggabungkan dua foto menjadi satu. Salaka Parwa adalah sebuah usaha jasa yang bergerak di bidang layanan kesenian. Salaka Parwa sudah memulai usaha ini sejak maret 2021 serta didukung oleh para seniman yang handal dibidangnya masing masing. Ukiran adalah kegiatan mengolah permukaan suatu objek trimatra dengan membuat perbedaan ketinggian dari permukaan tersebut sehingga didapat imaji tertentu. Tembaga (CU) adalah logam transisi Golongan IB dengan nomor atom 29 dan berat atom 63,55 g/mol. Teknik Double Exposure dengan cara menggabungkan 2 foto menjadi satu dan melakukan editing di kecerahan dan kontras. Teknik Double Exposure digunakan agar proses pertama dan proses kedua dapat terlihat dalam satu foto dan mudah dipahami. Pada saat pemotretan, penulis melakukan penataan objek dan mengambil gambar menggunakan beberapa sudut pandang kemudian menggabungkan foto tersebut agar menjadi foto double exposure. Setelah melalui semua tahapan penciptaan karya yang penulis lakukan, terdapat 15 karya yang terpilih untuk kemudian dideskripsikan berdasarkan pesan atau makna foto yang dihasilkan beserta beberapa pengaturan kamera yang digunakan untuk menghasilkan foto tersebut.
Pemanfaatan Foto Produk Fashion Sebagai Penunjang Marketing Sosial Media Di Voordurend Love
I Gusti Ade Dinda Pramesti;
I Made Bayu Pramana;
Amoga Lelo Octaviano
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3114
Fotografi awalnya hanya sebagai alat untuk merekam gambar dan video dari berbagai objek dan peristiwa sesuai dengan kenyataannya. Seiring teknologi yang semakin berkembang, alat fotografi semakin beragam, memengaruhi pemahaman estetika dalam teknis pemotretan. Pemanfaatan fotografi dapat dijumpai dalam hal jurnalistik, documenter, seni hingga yang sifatnya khusus seperti dalam pemasaran suatu produk. Dunia bisnis yang semakin kompetitif menuntut setiap brand memproduksi barang yang memiliki ciri khas tersendiri untuk kemudian didukung oleh pemanfaatan fotografi yang dirancang pemotretannya sehingga sesuai dengan tema atau ciri khas brand tersebut. Dengan demikian, karya foto yang dihasilkan tidak saja bernilai artistik namun juga persuatif. Voordurend Love, brand fashion di Bali, memanfaatkan foto produk fashion berkualitas tinggi, yang memiliki peran penting dalam memperkuat citra brand, menarik konsumen, dan meningkatkan penjualan dan juga memanfaatkan media sosial dan e-commerce sebagai bagian dari strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah memahami berbagai produk fashion yang diproduksi oleh Voordurend Love, meningkatkan pengalaman dalam memahami proses-proses dalam projek foto produk fashion, serta memahami strategi pengelolaan media sosial oleh Voordurend Love.
Penerapan Teknik Creative Motion Dalam Fotografi Pernikahan Pada IMAJ Gallery
Fourina Mikhael;
I Made Bayu Pramana;
Cokorda Istri Puspawati Nindhia
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3243
Fotografi adalah sebuah media komunikasi, sebuah bahasa yang ada dalam sebuah gambar. Fotografi Pernikahan merupakan salah satu genre dalam dunia fotografi yang tidak hanya mengabadikan suatu kenangan, namun dalam pelaksanaannya terdapat proses kreatif dari fotografer. Creative Motion fotografi adalah teknik fotografi yang bertujuan untuk menangkap atau merekam subjek atau adegan yang sedang bergerak atau dalam gerakan. Tujuan penulis memilih Studi/Proyek Independen yang dilaksanakan di IMAJ Gallery untuk memberikan wawasan yang lebih baik tentang potensi artistik dan estetika yang dapat dihasilkan melalui penggunaan teknik ini, serta bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan kualitas dokumentasi pernikahan di IMAJ Gallery. Pada tugas akhir ini menggunakan metode ialah eksplorasi, eksperimentasi, dan pembentukan. Hasil yang telah diperoleh selama mengikuti Studi/Proyek Independen ini dapat dijadikan sebagai pengalaman baru bagi IMAJ Gallery dalam mengikuti proses pengembangan genre fotografi pernikahan dengan teknik creative motion khususnya untuk menarik konsumen di era sekarang ini. Adapun hasil tugas akhir adalah berupa karya fotografi dan karya tulis. Dalam karya fotografi ini, penulis menampilkan 15 karya fotografi.
Photo Book “Bola Mata: Story of Blind Semeton Dewata”
I Made Itza Mahendra;
I Made Bayu Pramana;
Amoga Lelo Octaviano
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3369
Sepak bola termasuk dalam salah satu olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat di seluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia. Bali yang merupakan primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia, belakangan ini juga populer dalam dunia sepak bola semenjak kehadiran Bali United yang sukses menjuarai kompetisi selama dua tahun berturut-turut. Popularitas Bali United didapat berkat dukungan penuh dari masyarakat bali yang tergabung dalam beberapa kelompok supporter yang terkenal dengan nama Semeton Dewata dan NortSideBoys12 yang memiliki basis yang sangat besar di bali. Selain kedua kelompok supporter ini sebagai olahraga paling populer di Indonesia, tidak terkecuali Bali sepak bola harus bisa dinikmati semua kalangan, termasuk para penyandang disabilitas tunanetra yang tergabung dalam kelompok supporter Blind Semeton Dewata. Blind Semeton Dewata adalah komunitas tunanetra pendukung Bali United dalam setiap pertandingan. Blind Semeton Dewata terbentuk pada tahun 2019. Meski tidak bisa melihat, kecintaan mereka selalu berada di samping skuad Serdadu Tridatu dalam setiap laga, baik di depan layar televisi maupun hadir ke stadion Dipta. Semuanya dilakukan hanya dengan mendengar dan merasakan perjuangan para punggawa Bali United di atas lapangan. Kehadiran Blind Semeton Dewata menarik untuk dituangkan dalam sebuah karya Photo Book yang berjudul “Bola Mata: Story of Blind Semeton Dewata”, melalui karya fotografi ini penulis ingin menyampaikan pesan agar kehadiran Blind Semeton Dewata yang mungkin masih jarang diketahui orang awam bisa lebih dikenal dan diharapkan bisa menjadi motivasi bahwa keterbatasan bukanlah menjadi sebuah halangan.