Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Foto Produk Fashion Sebagai Penunjang Marketing Sosial Media Di Voordurend Love Pramesti, I Gusti Ade Dinda; Pramana, I Made Bayu; Octaviano, Amoga Lelo
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3114

Abstract

Fotografi awalnya hanya sebagai alat untuk merekam gambar dan video dari berbagai objek dan peristiwa sesuai dengan kenyataannya. Seiring teknologi yang semakin berkembang, alat fotografi semakin beragam, memengaruhi pemahaman estetika dalam teknis pemotretan. Pemanfaatan fotografi dapat dijumpai dalam hal jurnalistik, documenter, seni hingga yang sifatnya khusus seperti dalam pemasaran suatu produk. Dunia bisnis yang semakin kompetitif menuntut setiap brand memproduksi barang yang memiliki ciri khas tersendiri untuk kemudian didukung oleh pemanfaatan fotografi yang dirancang pemotretannya sehingga sesuai dengan tema atau ciri khas brand tersebut. Dengan demikian, karya foto yang dihasilkan tidak saja bernilai artistik namun juga persuatif. Voordurend Love, brand fashion di Bali, memanfaatkan foto produk fashion berkualitas tinggi, yang memiliki peran penting dalam memperkuat citra brand, menarik konsumen, dan meningkatkan penjualan dan juga memanfaatkan media sosial dan e-commerce sebagai bagian dari strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah memahami berbagai produk fashion yang diproduksi oleh Voordurend Love, meningkatkan pengalaman dalam memahami proses-proses dalam projek foto produk fashion, serta memahami strategi pengelolaan media sosial oleh Voordurend Love.
Penerapan Teknik Creative Motion Dalam Fotografi Pernikahan Pada IMAJ Gallery Mikhael, Fourina; Pramana, I Made Bayu; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3243

Abstract

Fotografi adalah sebuah media komunikasi, sebuah bahasa yang ada dalam sebuah gambar. Fotografi Pernikahan merupakan salah satu genre dalam dunia fotografi yang tidak hanya mengabadikan suatu kenangan, namun dalam pelaksanaannya terdapat proses kreatif dari fotografer. Creative Motion fotografi adalah teknik fotografi yang bertujuan untuk menangkap atau merekam subjek atau adegan yang sedang bergerak atau dalam gerakan. Tujuan penulis memilih Studi/Proyek Independen yang dilaksanakan di IMAJ Gallery untuk memberikan wawasan yang lebih baik tentang potensi artistik dan estetika yang dapat dihasilkan melalui penggunaan teknik ini, serta bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan kualitas dokumentasi pernikahan di IMAJ Gallery. Pada tugas akhir ini menggunakan metode ialah eksplorasi, eksperimentasi, dan pembentukan. Hasil yang telah diperoleh selama mengikuti Studi/Proyek Independen ini dapat dijadikan sebagai pengalaman baru bagi IMAJ Gallery dalam mengikuti proses pengembangan genre fotografi pernikahan dengan teknik creative motion khususnya untuk menarik konsumen di era sekarang ini. Adapun hasil tugas akhir adalah berupa karya fotografi dan karya tulis. Dalam karya fotografi ini, penulis menampilkan 15 karya fotografi.
Photo Book “Bola Mata: Story of Blind Semeton Dewata” Mahendra, I Made Itza; Pramana, I Made Bayu; Octaviano, Amoga Lelo
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3369

Abstract

Sepak bola termasuk dalam salah satu olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat di seluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia. Bali yang merupakan primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia, belakangan ini juga populer dalam dunia sepak bola semenjak kehadiran Bali United yang sukses menjuarai kompetisi selama dua tahun berturut-turut. Popularitas Bali United didapat berkat dukungan penuh dari masyarakat bali yang tergabung dalam beberapa kelompok supporter yang terkenal dengan nama Semeton Dewata dan NortSideBoys12 yang memiliki basis yang sangat besar di bali. Selain kedua kelompok supporter ini sebagai olahraga paling populer di Indonesia, tidak terkecuali Bali sepak bola harus bisa dinikmati semua kalangan, termasuk para penyandang disabilitas tunanetra yang tergabung dalam kelompok supporter Blind Semeton Dewata. Blind Semeton Dewata adalah komunitas tunanetra pendukung Bali United dalam setiap pertandingan. Blind Semeton Dewata terbentuk pada tahun 2019. Meski tidak bisa melihat, kecintaan mereka selalu berada di samping skuad Serdadu Tridatu dalam setiap laga, baik di depan layar televisi maupun hadir ke stadion Dipta. Semuanya dilakukan hanya dengan mendengar dan merasakan perjuangan para punggawa Bali United di atas lapangan. Kehadiran Blind Semeton Dewata menarik untuk dituangkan dalam sebuah karya Photo Book yang berjudul “Bola Mata: Story of Blind Semeton Dewata”, melalui karya fotografi ini penulis ingin menyampaikan pesan agar kehadiran Blind Semeton Dewata yang mungkin masih jarang diketahui orang awam bisa lebih dikenal dan diharapkan bisa menjadi motivasi bahwa keterbatasan bukanlah menjadi sebuah halangan.
Rework Style Oleh Macan Studio Dalam Fotografi Fashion Widiapramana, I Gusti Agung Surya; Pramana, I Made Bayu; Saryana, I Made; Suardita, I Gede Dalem
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3387

Abstract

Rework Fashion memiliki arti pengerjaan kembali, dimana pakaian bekas diolah kembali menjadi produk baru. Agar Rework Fashion menjadi menarik dan kreatif maka pakain bekas tersebut dikombinasikan dengan kain baru dalam proses pembuatannya dan juga dengan desain fashionberbeda dari yang sudah ada sebelumnya. Saat ini masih jarang masyarakat yang mengetahui produk rework fashion, karena kurangnya informasi dan promosi. Selama ini yang masyarakat tahu hanya pakain bekas dan pakaian baru. Sedangkan rework fashion hanya beberapa perusahaan yang mengembangkannya menjadi fashion alternatif pilihan dengan harga yang terjangkau semua kalangan dengan kualitas yang baik pula. Dalam Tugas Akhir ini penulis mengambil Studi/Projek Independen Program Kegiatan MBKM di Macan Studio yaitu Rework Style dalam Fotografi Fashion. Tujuan dan manfaatnya adalah untuk menyampaikan pesan tren rework fashion melalui media sosial. Karya fotografi rework fashion dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat dengan menampilkan karya foto fesyen melalui foto komersial yang menjadikan nilai jual dari busana, serta dapat berkontribusi dalam pengembangan dunia fashion. Metode penciptaan karya meliputi eksplorasi, ekperimen, penciptaan karya, dan proses editing.Penciptaan ini menghasilkan 15 buah karya fotografi fashion baik berupa kemeja, kaos, celana panjang, celana pendek, topi, daster, rok baik pakain wanita maupun pria. Foto-foto tersebut telah digunakan sebagai sarana promosi melalui media instgram dan postingan website.
Pengenalan Bounty Group Melalui Magazine Dalam Fotografi Dokumenter Niswah, Fadhilatun; Saryana, I Made; Pramana, I Made Bayu; Garmita, I Komang Yorda
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3527

Abstract

Bounty Group merupakan salah satu perusahaan swasta yang ada di Bali. Bounty Group bergerak dibidang pariwisata, penyedia layanan barang dan jasa, restaurant, dan daily night club. Perusahaan ini memiliki beberapa strategi pemasaran untuk mempromosikan keunggulan mereka. Promosi tersebut dilakukan dengan dua cara, yakni: melalui media digital pada beberapa platform dan juga secara langsung dengan mengikuti table top. Table top merupakan ajang promosi perusahaan dengan bahan promosi berupa flyer dan brosur, permasalahan yang sering ditemukan oleh pengunjung ialah ketidak lengkapan informasi yang mereka dapatkan melalui flyer dan brosur. Dengan adanya kekurangan tersebut maka penulis menciptakan media baru untuk berpromosi. Media tersebut berupa media massa cetak, yaitu magazine. Magazine tersebut memuat konten yang berisikan keunggulan lokasi, barang, makanan dan minuman, pelayanan, dan juga jasa dari setiap outlet yang Bounty Group pimpin. Selanjutnya, metode yang digunakan penulis dalam proses penciptaan yaitu metode EDFAT yang diperkuat dengan teori estetika tataran ideasional dan estetika tataran teknikal. Metode tersebut digunakan oleh penulis untuk menjadi pedoman dalam menghasilkan karya. Karya yang ada divisualkan melalui fotografi dokumenter. Fotografi dokumenter dipilih agar pembaca dapat dengan mudah memahami isi dari foto yang diciptakan. Melalui fotografi dokumenter yang dikemas dalam bentuk magazine, penulis dapat menciptakan media promosi yang menarik dan berkualitas. Sehingga, Bounty Group dapat meningkatkan citra dan keberadaan mereka di pasar, serta memberikan nilai tambah kepada konsumen dengan menampilkan konten yang berkualitas dan informasi yang lebih detail dana jelas. Hal ini juga dapat membantu perusahaan untuk memperluas pasar mereka dan meningkatkan keuntungan mereka di industri yang semakin kompetitif.
Analisis Determinan Beberapa Variabel Terhadap Gross National Income Per Kapita Indonesia Tahun 2003-2022 Pramana, I Made Bayu; Meydianawathi, Luh Gede
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i8.32383

Abstract

Economic growth is the main indicator of a country's ability to produce goods and services, measured by the increase in Gross Domestic Product (GDP) and Gross National Income (GNI) in a certain period. GDP reflects the value of domestic production of goods and services, while GNI measures the total income received by the population, including from abroad. Both indicators are important for assessing people's welfare, where GNI per capita is often used to compare prosperity between countries. Indonesia is projected to have great potential for economic growth and could even become the world's fourth largest economy by 2045, supported by a demographic bonus that increases the number of productive-age population. However, to achieve this potential, Indonesia must overcome the middle-income trap and optimally utilize the demographic advantage by improving the quality of human resources and appropriate economic policies. This study analyzes the effect of Foreign Direct Investment (FDI), Human Capital Index (HCI), Government Effectiveness Index, and Labor Force Participation Rate (TPAK) on GNI per capita in Indonesia. The study uses a quantitative descriptive method with the Ordinary Least Squares (OLS) approach to determine the effect of independent variables simultaneously and partially on the dependent variable. The results of the study show that FDI and HCI have a significant effect on GNI per capita, while government effectiveness and labor force participation have no significant effect. This model explains 94.5% of the variation in GNI per capita through the variables studied. The implications of this study emphasize the importance of increasing foreign investment and the quality of human resources, as well as the need for government policies that focus on investment incentives, strengthening education, and job training to encourage sustainable economic growth.
Ecological Folklore "I Swarnangkara" and Pramoedya Ananta Toer's View in The Perspective of Realism-Socialist Literature Dwiyani, Ni Kadek; Swandi, I Wayan; Karja, I Wayan; Bayu Pramana, I Made
Proceeding Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference Vol. 5 (2025): Proceedings Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/bbwp.v5i1.637

Abstract

Ecological folklore is a part of literature that is widely developed by raising environmental themes through theme responses and moral messages conveyed as an effort to save the environment. One example of ecological literature in the form of Balinese folklore that also tends to convey character education values to save the forest is Balinese oral literature entitled "I Swarnangkara". The purpose of the study is to examine the existence of oral literature "I Swarnangkara" in Pramoedya Ananta Toer's view in the perspective of Socialist Realist Literature. The method used is descriptive qualitative to facilitate the delivery of the results of the analysis elaborated with the theory of Ecological Literature and Socialist Realist Literature. The object of the research is the oral literature "I Swarnangkara" which represents the message of saving the forest by a young man who grew up in Watukaru Village, precisely in Watukaru forest in Wongaya Gede Village, Tabanan Regency. The results show that the existence of oral literature "I Swarnangkara" contains social realist values that highlight efforts to save the forest environment as a strategy to balance the role of humans and nature for survival. The existence of ecological literature "I Swarnangkara" in the perspective of Social Realist Literature shows that oral literature can function as an educational medium to foster responsibility in protecting nature, especially forests which are the axis and source of oxygen for the world.
TRADISI MAKEPUNG DI KABUPATEN JEMBRANA DALAM FOTOGRAFI ESSAY Negara, I Dewa Putu Ari Kresna Artha; Pramana, I Made Bayu; Raharjo, Anis
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 1 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i1.327

Abstract

Makepung merupakan salah satu tradisi yang terdapat di Kabupaten Jembrana. Tradisi ini puncak kegembiraan kaum petani dalam mensyukuri hasil panen raya mereka. Pencipta bertujuan untuk memperkenalkan tradisi makepung ini pada wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Jembrana, melalui fotografi essay. Fotografi essay dalam genre foto seri yang disusun dari karya fotografi murni, menjadi foto yang memiliki tulisan yang bertujuan menceritakan tradisi tersebut. Pencipta menerapkan teknik fotografi dengan ide yang dituangkan kedalam karya foto dan dapat menyampaikan pesan melalui karya foto essay tradisi makepung di Kabupaten Jembrana. Metode yang pencipta gunakan ialah metode observasi dan wawancara dan proses penciptaan karya fotografi ini bermula dari perancangan konsep yang didalamnya terdapat ide atau gagasan, tema dan objek yang akan diciptakan yaitu tradisi makepung dalam fotografi essay. Penerapan teori EDFAT yaitu entire, detail, frame, angle, time sebagai landasan teori penciptaan. Berdasarkan hasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam upaya membuat karya foto essay atau foto berseri di Kabupaten Jembrana. sehingga mengatahui rangkaian acara tradisi makepung dari awal hingga akhir.
KEHIDUPAN PERAJIN GERABAH DI BANJAR BINOH KAJA, KOTA DENPASAR DALAM FOTOGRAFI STORY Sumerta, I Wayan; Pramana, I Made Bayu; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 1 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i1.331

Abstract

Banjar Binoh Kaja merupakan Banjar yang terletak di kelurahan Ubung Kaja wilayah kecamatan Denpasar Barat. Perajin gerabah di Banjar Binoh Kaja sebagian besar perempuan dengan umur yang relatif sudah tua untuk bekerja sebagai perajin gerabah. Kurangnya peminat generasi muda untuk mempertahankan kerajinan gerabah di Banjar Binoh Kaja menjadi sebuah inspirasi bagi pencipta untuk menciptakan karya fotografi yang berjudul Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja Desa Ubung Kaja Kota Denpasar Dalam Fotografi Story. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan foto story Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja dengan menerapkan unsur-unsur visual dan teknik fotografi dalam mewujudkan ide dari pencipta dalam karya foto, dan selain itu untuk mempromosikan gerabah Banjar Binoh Kaja untuk menjadi pusat wisata kerajinan di Kota Denpasar. Penciptaan karya fotografi ini berawal dari melakukan observasi yang merupakan pengamatan langsung ke lapangan, dan melakukan wawancara terhadap perajin gerabah agar mampu mendapatkan data yang lengkap. Dari hasil pemotretan dilanjutkan dengan proses pemilihan foto yang terbaik, dan pada tahap akhir dilakukannya proses editing dan pencetakan. Melalui karya fotografi Story mengenai Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja ini, diharapkan kepada generasi muda agar mampu melestarikan dan mempertahankan kerajinan gerabah di Banjar Binoh Kaja sebagai kerajinan tradisional Bali yang harus dijaga.
PROSES PEMBUATAN LENGIS TANDUSAN DI DESA DAWAN KLOD, KABUPATEN KLUNGKUNG DALAM FOTOGRAFI STORY Shanti, Ida Ayu Eka; Octaviano, Amoga Lelo; Pramana, I Made Bayu
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 2 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i2.791

Abstract

Lengis Tandusan is coconut oil that is traditionally processed and has a distinctive aroma, since the COVID-19 pandemic the production and distribution of lengis Tandusan has been slow. However, this home-based business is still running, it can even continue to grow so as to provide creative ideas by visualizing the Process of Making Lengis Tandusan in Dawan Klod Village, Klungkung Regency in Story Photography and aiming to develop creativity and apply photography techniques in the creation of works. The creation of this photographic work began with collecting data through scientific books, journals and news. The creation process carried out direct observations in the field, conducted interviews on the manufacture of barren lengis in order to obtain complete data and took photos. From the results of the photo shoot, it is continued with the process of selecting the best photos, followed by the editing and printing process and the final stage, namely the exhibition. The result of the creation of the process of making barren lengis in the arrangement of 15 photographic works with the title A Coconut Picker, Coconut Middleman, Separating Coconut Shells, Peeling Coconuts, Grated Coconut Flesh, Grated Coconut Flesh, Coconut Squeezing, Woman Taking Saang, Nandusin, Stirring Coconut Milk, Filtering Klengis, Final Process, Lengis Tandusan, Mepes Klengis and Saur. The techniques used in the creation of this work include frog eye view, eye level, bird eye view, high angle, framing and lighting utilizing natural light from sunlight and artificial light from external flash as fill in light or additional light in the process of shooting the work. photography. Keywords: Lengis Tandusan, Dawan Klod Village, Klungkung, Traditional, Story Photography
Co-Authors Adi Rizki Ramdhani Prastyo Amanda Putri Amoga Lelo Octaviano Anak Agung Gde Bagus Udayana Anak Agung Ngurah Micko Indrawan Anindya Krisna Widarma, Dewa Gede Anis Raharjo Arba Wirawan, I Komang Arkaan Zamiir Tagsya Farid Bily Orlen Sakti Sorongan Brahmandita, Eric Adam Candrayana, Ida Bagus Chindy Br Sinaga Cokorda Istri Puspawati Nindhia Dede Bilal Kurniawan Dewa Gede Anindya Krisna Widarma Dinata P, Yori Cigra Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Eric Adam Brahmandita Fadhilatun Niswah Farhan Adityasmara Ferdiansyah Fourina Mikhael Garmita, I Komang Yorda Gede Arimbawa, I Made Giantoro, Rahmat Putra I Dewa Putu Ari Kresna Artha Negara I Gede Dalem Suardita I Gede Dalem Suardita I Gede Eka Kresna Putra I Gede Mugi Raharja I Gusti Ade Dinda Pramesti I Gusti Agung Surya Widiapramana I Gusti Ayu Murcyntia Dewi I Kadek Dwiki Krishna Permana I Komang Yorda Garmita I Made Abdi Wijaya I Made Itza Mahendra I Made Jayadi Waisnawa I Made Saryana I Nyoman Gede Prapta Triwikrama I Nyoman, suardina I Putu Angga Mertha Pratama I Putu Udiyana Wasista I Wayan Adnyana I Wayan Mudana I Wayan Sumerta I Wayan Swandi Ida Ayu Eka Shanti Ida Bagus Candra Yana Irsyad, Muhamad Thomas Kadek Dwiyani Kadek Gilang Fajar Respati Ketut Wisnu Jaya Wardana Kresna Putra, I Gede Eka Kurniawan, Dede Bilal Luh Gede Meydianawathi Mahendra, I Made Itza Melynia Ramadhani Micko Indrawan, Anak Agung Ngurah Mikhael, Fourina Muhamad Thomas Irsyad Negara, I Dewa Putu Ari Kresna Artha Ni Ketut Elsa Setiani Niswah, Fadhilatun Noorwatha, I Kadek Dwi Nur Raafi Alif Ramadhan Permana, I Kadek Dwiki Krishna Pramesti, I Gusti Ade Dinda Prastyo, Adi Rizki Ramdhani Pratama, I Putu Angga Mertha Putu Agus Bratayadnya, Putu Agus Rachelia Fatima Rahmat Putra Giantoro Rai Remawa, Anak Agung Gede Ramadhan, Nur Raafi Alif Respati, Kadek Gilang Fajar Shanti, Ida Ayu Eka Sumerta, I Wayan Supriyanta Tagsya Farid, Arkaan Zamiir Wardana, Ketut Wisnu Jaya Wayan Alvin De Ananta Wiguna Wayan Karja Widiapramana, I Gusti Agung Surya Wiguna, Wayan Alvin De Ananta Wijaya, I Kadek Adi Putra Wijaya, I Made Abdi Yori Cigra Dinata P