Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perancangan dan Pengembangan Sistem Pemberi Makan Kucing Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Septryanti, Ade; Magdalena, Hilyah; Christian, Christian
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 1 (2026): Technologia (Januari)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i1.20950

Abstract

Kucing merupakan hewan yang banyak digemari masyarakat, namundi tengah kesibukan pemiliknya, terkadang sering kali mereka melupakan tugas penting seperti memberi makan, sehingga mempengaruhi kesehatan hewan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu dan mengembangkan sistem pemberi pakan kucing otomatis berbasis mikrokontroller arduino uno yang dapat membantu pemilik kucing dalam memberikan pakan secara terjadwal. Sistem ini menggunakan motor servo untuk menggerakkan tabung pakan dan dilengkapi GSM Shield untuk memberi peringatan kepada pemiliknya jika makanan kucing habis melalui handphone. Hasil pengujian bahwa alat dapat berkerja dengan baik secara otomatis sesuai dengan waktu yang dinginkan dan mengirimkan peringatan kepada pemilik, dengan demikian alat ini dapat menjadi sebuah solusi praktis bagi pemilik hewan dalam menjaga pola makan kucing serta mencegah kelaparan akibat keterlambatan pemberian makan.
Peran dan fungsi Visum et Repertum sebagai alat bukti yang kuat dalam tindakan pidana pencabulan anak di Jakarta International School (Studi Putusan Nomor 115 PK/PID.SUS/2017) Airini Batubara, Sonya; Ernalem Jawak, Pelita; Christian, Christian; Fitriani, Fitriani
Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/3jwppr18

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan fungsi Visum et Repertum sebagai alat bukti dalam penyidikan tindak pidana pencabulan terhadap anak melalui studi Putusan Nomor 115 PK/PID.SUS/2017, serta menelaah kebijakan hukum dalam penanggulangan kekerasan seksual terhadap anak. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan dan pendekatan kasus. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa Visum et Repertum merupakan alat bukti yang menentukan dalam membuktikan unsur pencabulan anak, khususnya ketika alat bukti lain terbatas, karena mampu mengungkap fakta medis dan psikologis korban secara objektif. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi penggunaan Visum et Repertum mempercepat proses penyidikan, persidangan, dan penjatuhan putusan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan sistem pembuktian dalam hukum pidana anak serta pemberian dasar normatif bagi pengembangan kebijakan hukum yang berorientasi pada perlindungan dan kepentingan terbaik anak korban kejahatan seksual.
Behavioural Predictors of Forward Head Posture Risk: A Correlation, Machine Learning, and Clustering Analysis Putri Lo, Angel Aprilia; Christian, Christian
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v10i1.12089

Abstract

Forward Head Posture (FHP) has become increasingly common among university students due to prolonged digital device use and inadequate ergonomic behaviour. This study aims to identify the behavioural factors that most strongly predict neck tension, which is used as an indicator of FHP risk, among laptop users at Universitas Ciputra. A total of 141 survey responses were collected, capturing digital lifestyle patterns that include screen exposure, posture habits, ergonomic awareness, physical activity, and screen-related symptoms. The analysis followed a complete methodological sequence that involved data preprocessing, correlation testing, supervised machine-learning modelling, and K-Means clustering. The results show that headache after screen use, frequency of head-down posture, ergonomic knowledge, and weekly exercise emerged as the most influential behavioural predictors of neck tension, with head-down posture demonstrating the strongest association (r = 0.437). Correlation testing supported three of the four hypotheses, while the Random Forest model achieved the highest predictive performance (71.01% cross-validated accuracy). The clustering analysis revealed two distinct behavioural subgroups with different ergonomic risk profiles. These findings highlight specific behavioural targets that can support ergonomic-awareness efforts and help reduce the likelihood of FHP development in academic environments.