Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pertumbuhan Varietas Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz.) pada Perlakuan Irigasi Simulasi Kondisi Bulan Kering Hardiani, Siti; Suwarto; Hapsari, Dhika Prita
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.51536

Abstract

Ubi kayu atau singkong tumbuh di berbagai daerah dan jenis tanah. Produktivitas ubi kayu bervariasi antar daerah karena perbedaan varietas dan lingkungan. Curah hujan yang rendah pada kondisi bulan kering menyebabkan cekaman kekeringan pada pertumbuhan ubi kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons tiga varietas ubi kayu yang diberi irigasi sebagai simulasi pada kondisi bulan kering. Ubi kayu ditumbuhkan dalam media polibag dalam rumah kaca di Kebun Percobaan Cikabayan, IPB Bogor. Tiga varietas ubi kayu Mangu, Genjah Bayam, dan IR Jonggol ditanam dan disiram pada 98.1 mL per hari per polibag (setara curah hujan 60 mm per bulan) dan 130.8 mL per hari per polibag (setara curah hujan 80 mm per bulan). Tidak ada pengaruh interaksi varietas dan penyiraman tanaman terhadap variabel pertumbuhan ubi kayu. Variabel pertumbuhan ubi kayu berbeda antara varietas dan penyiraman tanaman. Pada umur 12 minggu setelah tanam (MST), tinggi tanaman Genjah Bayam lebih rendah dibandingkan varietas lainnya. Mangu memiliki jumlah lobus terbanyak pada 8 MST, bobot dari batang, tangkai daun, dan daun varietas Mangu paling tinggi. Penyiraman 130.8 mL per hari per polibag menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun menempel, diameter batang, tangkai daun, dan tinggi tanaman berdaun lebih tinggi daripada 98.1 mL per hari per polibag. Kata kunci: curah hujan rendah, interaksi, kekeringan, respons pertumbuhan, singkong
Application of hydroponic technology and processing variations to enhance food security and prevent stunting Yulianti, Nani; Hapsari, Dhika Prita; Hutami, Rosy; Dodi, Dodi; Setiadi, Trisna; Ismail, Depanito; Puspitasari, Yuyun; Putra, Nirma Ruhil Hadi
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i4.14310

Abstract

Hydroponics is a modern plant cultivation system without soil to produce clean, healthy, and fresh vegetables. The availability of fresh, healthy food is a key factor in preventing stunting. This community service activity aims to increase food security and prevent stunting through vegetable cultivation using hydroponic technology. Methods used include socialization, training, practice, mentoring, monitoring, and evaluation of hydroponic technology and its processing. Results show that partners experienced increased empowerment, with knowledge of hydroponics and its processing improving by >30 percent. Partner skills in producing hydroponic vegetable products significantly improved, transitioning from no prior experience to being skilled at hydroponic cultivation, with increased production. This activity also yielded various vegetables (water spinach, spinach, bok choy, and Chinese kale) grown using hydroponic systems. Additionally, DFT hydroponic system facilities with a capacity of 200 plants per installation (4 installations) and processing tools were provided, enabling the community to access fresh, nutritious food and support stunting prevention.