Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Diameter-Height relationship model for Shorea assamica in secondary tropical rainforest, South Borneo Wirabuana, Pandu; Yusanto Nugroho; Budi Mulyana
Journal of Sylva Indonesiana Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Sylva Indonesiana
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsi.v8i2.18749

Abstract

Diameter-height relationship model is generally developed to facilitate the quantification of tree height at the individual level. However, the model’s reliability principally varies due to the influence of certain factors like site quality and type of species. Thus, a site species-specific model is recommended to support sustainable forest management. This study aims to evaluate the best-fit model for estimating the tree height of Shorea assamica in the secondary tropical rainforest, South Borneo. Data from forest inventory consisting of 1,440 tree diameter at breast height (DBH) and height measurements were used to evaluate five alternative models, i.e., Linear, Power, Exponential, Sigmoid, and Gompertz. These data were randomly split into two datasets, i.e., initial model development (1,009 trees) and model validation (431 trees). The model reliability was assessed and ranked using the coefficient of determination (R2), residual standard error (RSE), akaike information criterion (AIC), mean absolute error (MAE), and root means square error (RMSE). The results of the study obtained an average tree diameter of 42.8 cm with the inverval of 22-99 cm and a mean tree height of 16.6 m with the distribution of 11-31 m. The Power model showed the best fit to explain the relationship model between the diameter and height of the S. assamica with an R2 of 74% and an RMSE of 1.72 m. It indicated Power model could facilitate more efficient tree height estimation of S. assamica in the study site
Integrasi Emergency Medical System Training Program dan First Aid App untuk Meningkatkan Kemampuan Respon dan Menyelamatkan Nyawa Mulyana, Budi; Dyah Pertiwi, Ratih; Sarwili, Indri; Dwi Putri, Yohanna; Syarief, Nawadier; Wibowo, Duta Andriyan; Jannah, Miftahul
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i1.1124

Abstract

Keadaan darurat kesehatan memerlukan respons cepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menyelamatkan nyawa. Penelitian ini bertujuan membangun generasi tanggap darurat melalui integrasi Emergency Medical System (EMS) Training Program dan aplikasi First Aid di RW 01 Kramat Senen, dengan melibatkan remaja masjid dan kader posyandu. Metode yang digunakan mencakup pelatihan berbasis praktik, pendampingan, dan penggunaan aplikasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pertolongan pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (dari 37,9 menjadi 85,0) dan keterampilan peserta (p-value < 0,05 untuk semua kategori). Program ini berhasil membentuk Tim Tanggap Darurat yang efektif di tingkat komunitas dan meningkatkan kesiapan dalam merespons situasi darurat. Kesimpulannya, program ini meningkatkan kapasitas individu serta keberdayaan sosial dan organisasi komunitas, memberikan model strategis untuk penerapan di wilayah lain.
Forest Carbon Modeling in Poplar and Black Locust Short Rotation Coppice Plantation in Hungary Mulyana, Budi; Polgár, András; Vityi, Andrea
Jurnal Sylva Lestari Vol. 12 No. 2 (2024): May
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v12i2.883

Abstract

Forest carbon dynamic modeling for estimating the carbon stock in short rotation coppice bioenergy plantation in Hungary will be vital for better comprehending the role of black locust (Robinia pseudoacacia) and poplar (Populus sp.) in carbon dioxide sequestration from the atmosphere. The research aims were to estimate the potential carbon stock and describe the carbon distribution of the short rotation coppice bioenergy plantation above and below ground. Various sources were used to acquire parameterization data for developing forest carbon dynamic models. CO2FIX modeling V.3.2 was utilized in the data analysis to estimate the total carbon stock in biomass, soil, harvested wood products, and bioenergy compartments. Modeling has been around for 45 years. In this research, the total carbon stock of black locust and poplar at the end of the simulation period was 64.13 and 131.08 MgC.ha-1, respectively. The average carbon allocation above and below ground for black locust and poplar was 0.76, 19.76, 1.80, and 21.67 MgC.ha-1, respectively. In conclusion, poplar outperformed black locust regarding carbon storage in the short rotation coppice bioenergy plantation. Below ground carbon allocation was much higher than above ground. Therefore, more attention should be paid on below ground allocation through environmentally friendly soil management. Keywords: bioenergy plantation, carbon dynamics, climate change mitigation, CO2FIX model, fast growing species
Peer Mentoring Berbasis Komunitas: Inovasi Edukatif Non-Digital untuk Mengurangi Screen Time pada Anak Usia Prasekolah Sari, Widia; Veronika, Erna; Abdurrasyid, Abdurrasyid; Mulyana, Budi; Pamungkas, Rian Adi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.24031

Abstract

ABSTRAK Durasi screen time yang berlebihan pada anak usia prasekolah menjadi permasalahan yang sering ditemukan di wilayah perkotaan. Di RW 001 RT 02 Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat menunjukkan bahwa 75% anak usia 3-6 tahun memiliki durasi screentime lebih dari 1 jam/24 jam. Kondisi tersebut berpotensi menghambat perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan perilaku anak, terutama ketika aktivitas non-digital tidak tersedia secara memadai di lingkungan rumah maupun komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan druasi screen time anak prasekolah melalui penyediaan aktivitas edukatif non-digital berbasis komunitas dengan memberdayakan remaja masjid sebagai peer mentor. Program dilaksanakan melalui lima tahapan: (1) koordinasi dan sosialisasi, (2) pelatihan peer mentor remaja, (3) pengembangan media edukatif non-digital, (4) pelaksanaan sesi bermain edukatif, (5) monitoring serta evaluasi. Sebanyak 12 remaja mengikuti pelatihan dan menghasilkan tiga jenis media edukatif non-digital (busy book, sensory play, dan story telling cards). Sebanyak 12 remaja masjid dilatih menjadi peer mentor kegiatan serta tiga sesi bermain melibatkan 8 anak usia prasekolah yang mengikuti 3 sesi kegiatan bermain, dimana 30% diantaranya mengalami penurunan screen time menjadi kurang dari 2 jam per hari. Kegiatan juga meningkatkan keterampilan remaja dalam pendampingan anak, memperkuat aktivitas bermain non-digital, dan menghasilkan forum remaja sebagai wadah keberlanjutan program. Model peer mentoring berbasis komunitas terbukti efektif dan inovatif dalam memfasilitasi aktivitas edukatif non-digital serta menurunkan durasi screen time anak usia prasekolah. Kata Kunci: Peer Mentoring, Screen Time, Anak Prasekolah, Edukasi Non-Digital.  ABSTRACT Excessive screen time among preschool children is a common problem in urban areas. In RW 001 RT 02, Kramat Subdistrict, Central Jakarta, 75% of children aged 3-6 years were reported to have screen time exceeding on hour per day. This condition may hinder children’s cognitive, social-emotional, and behavioral development, particularly when adequate non-digital activities are not available at home or within the community. This community service program aimed to reduce screen time among preschool children by providing community based non-digital educational activities through the empowerment of mosque-based adolescents as peer mentors. The program was implemented through five stages: (1) coordination and socialization, (2) training of adolescent peer mentors, (3) development of non-digital educational media, (4) implementation of educational play sessions, and (5) monitoring and evaluation. A total of 12 adolescents participated in the training and developed three types of non-digital educational media, including busy books, sensory play materials, and storytelling cards. Twelve mosque-based adolescents were trained as peer mentors, and three educational play sessions involved eight preschool children. Following the intervention, 30% of the participating children experienced a reduction in screen time to less than two hours per day. The program also enhanced adolescents skills in child facilitation, strengthened non-digital play activities, and established a youth forum to support program sustainability. The community-based peer mentoring model represents an effective and innovative approach to facilitating non-digital educational activities and reducing screen time among preschool children. Keywords: Peer Mentoring, Screen Time, Preschool Children, Non-Digital Education.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBEBASAN PAJAK BPHTB BAGI PESERTA PTSL DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR Ihza, Yuslih; Rahmatunnisa, Mudiyati; Mulyana, Budi
Jurnal Academia Praja Vol 4 No 1 (2021): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v4i1.243

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji implementasi kebijakan pembebasan pajak Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terhadap peserta Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepuluan Bangka Belitung. Fokus analisa dalam penelitian ini adalah mendokumentasikan unsur –unsur dalam implentasi sebuah kebijakan publik berdasarkan konsep Jones yang terdiri dari tujuan, sasaaran, waktu, desain program dan metode pelaporan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui interview, observasi dan studi pustaka dengan penegakan teknik triangulasi untuk menegakkan analisa. Hasil penelitian mengantarkan pada simpulan bahwa dalam penentuan tujuan dan sasaran telah memperhitungkan kepentingan jangka panjang dan skala yang lebih besar baik dari sisi administrasi maupun ekonomi, bukan hanya kepentingan pemerintah daerah tetapi kepentingan masyarakat dan pemerintah pusat. Di sisi lain, penetapan target waktu untuk merealisasikan pembebasan BPHTB bagi nominator perlu untuk dikaji kembali dengan mempertimbangkan jumlah objek pajak dan kondisi sumber daya.
Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang Zuhra, Nur Halimatuz; Munawaroh, Siti; Rizva, Dian Novira; Surbakti, Dian Permata Sara Br; Asri, Dian; Dary, Raihan; Akbar, Fachrul; Pulungan, Ahyar; Mulyana, Budi; Assayuti, Mufazzal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yktd0495

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi pascabanjir sering menyebabkan menurunnya ketersediaan pangan, buruknya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit infeksi yang dapat memperburuk status gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penurunan status gizi anak pascabanjir melalui intervensi pemberian makanan bergizi serta edukasi gizi kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif dengan melibatkan tim pengabdian, kader Posyandu, dan perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Desa Simpang Lhee dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan distribusi 100 paket bubur bergizi berbahan dasar beras lokal yang diperkaya dengan protein hewani dan sayuran, serta pemberian air minum kemasan. Selain itu, dilakukan edukasi singkat mengenai pola asuh gizi darurat dan pembagian leaflet panduan gizi kepada para ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi disertai edukasi kepada ibu dapat membantu mencegah penurunan status gizi anak dengan cara meningkatkan kesadaran ibu dari skor rata-rata 3,7 menjadi skor rata-rata 7,6 mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa pemulihan pascabencana. Dengan demikian, intervensi gizi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah risiko gizi kurang maupun stunting pada anak di wilayah rawan bencana.  
Co-Authors , Abdurrasyid Afni Atika Marpaung Afni Atika Marpaung Agik Dwika Putra Agik Dwika Putra Akbar, Fachrul Amanda, Virgita Ananti, Yosefi Anggraeni, Puspita Dwi Angin, Mayliana Perangin Arjana, Muhammad Sadan Apta Asri, Dian Assayuti, Mufazzal Aulia Hasna, Sifa Faddilah Azizah Azizah Damanik, Vevi Sustria Dary, Raihan Dudung Angkasa Dwi Putri, Yohanna Emad H.E. Yasin Farahdhila Yasmin Al-Husna Fikri Danang Himawan Ganis Lukmandaru Ganis Lukmandaru Gina Lestari, Gina Gracia, Gracia Hadi Purwanto, Ris Heni Fatmawati Ihza, Yuslih Ilham Satria Raditya Putra Ilham Satria Raditya Putra Jovian Dito Rissaldy Julianti, Putri Firna Kamelia Kamelia Khairudin Iqbal Supartha Maulana, Handika Rahmat Miftahul Jannah Mohamed Hemida Mudiyati Rahmatunnisa Muhamad Bintang Ardiansyah Muhamad Faqih Hidayatullah Muthia Aulia Nur Hayma Eka Sari Nur, Syurya Muhammad Om Habiba Kamil Pertiwi, Ratih Dyah Polgár, András Puspita Intan Sari Puspita Intan Sari Rahman, Fauzan Habibi Rahmawati, Ratu Dini Ratna Dewi Reza Fadhilla Reza Mochamad Ganjar Gani, Reza Mochamad Ganjar Rian Adi Pamungkas Rina Reorita Rina Reorita Rini Pujiarti Ris Hadi Purwanto Rizki Arisandi Rizva, Dian Novira Rohman Rohman Rohman Rohman Rosya, Ernalinda Salsabila, Salsabila Sari, Widia Sarwili, Indri Sausani Nabila Afafi Septiana, Visya Siti Munawaroh Sri Wahyuni Sarah Siallagan Sukarno, Anita Surbakti, Dian Permata Sara Br Susanti, Ayu Retno Syamsiar, Syamsiar Syarief, Nawadier Teguh Yuwono Tyas Putri Utami Utari Yunie Atrie Veronika, Erna Vityi, Andrea Wahyu Wardhana Wibowo, Duta Andriyan Widyawati, Risti Shalsa Wirabuana, Pandu Wirabuana, Pandu Yudha Adi Putra Yusanto Nugroho Zuhra, Nur Halimatuz