Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Buletin KKN Pendidikan

PENERAPAN PERMAINAN ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI MIM PEPE, KLATEN Alimah, Anisa Nur; Fatmawati, Ida; Rifngatin, Ika; Dewi, Nur Baiti Sukma; Wibisono, Rizki Hendrawan; Andriani, Rossy; Pratiwi, Sendy; Wardhani, Puspita Indra; Urrochman, Agusta Aulia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.85 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10773

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun kreativitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik berperan penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE dalam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk mencapai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan kreativitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa untuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skill personalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalam pengabdian yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan kreativitas peserta didik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
PENINGKATAN SISTEM MOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI KEGIATAN OUTBOUND DI KB AISYIYAH JONGGRANGAN, KLATEN Wardhani, Puspita Indra; Sarjono, Ardi Ade; Prahesti, Faricha Sarah; Hajandi, Femilla Aphrodite Wido; Ariesta, Wiwik; Ardiansyah, Juanda; Noviyanti, Hanik; Nurdeni, Rizka Arti; Listiawati, Yulli
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.255 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10772

Abstract

Masa prasekolah termasuk masa-masa bermain untuk anak. Belajar sambil bermain pun dapat berpengaruh terhadap perkembangan sistem motorik anak, terutama pada anak usia prasekolah. Maka, dibuatlah metode pembelajaran yang menarik agar anak merasa senang dan semangat untuk belajar, yaitu metode Outbound. Selain dapat meningkatkan sistem motorik anak, metode ini dibuat untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Pengabdian ini bertujuan memaparkan dampak atau pengaruh adanya kegiatan Outbound dan cara mengembangkan sistem motorik melalui permainan di dalam Outbound. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa adanya permainan dalam kegiatan Outbound yang dilakukan KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dan perkembangan sistem motorik anak. Pengabdian ini penting dilakukan sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan metode pembelajaran, karena pada dasarnya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan atau alam terbuka.
Peningkatan Sistem Motorik Anak Usia Prasekolah melalui kegiatan Outbound di KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Wardhani, Puspita Indra; Sarjono, Ardi Ade; Prahesti, Faricha Sarah; Hajandi, Femilla Aphrodite Wido; Ariesta, Wiwik; Ardiansyah, Juanda; Noviyanti, Hanik; Nurdeni, Rizka Arti; Listiawati, Yulli
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10772

Abstract

Masa prasekolah termasuk masa-masa bermain untuk anak. Belajar sambil bermain pun dapat berpengaruh terhadap perkembangan sistem motorik anak, terutama pada anak usia prasekolah. Maka, dibuatlah metode pembelajaran yang menarik agar anak merasa senang dan semangat untuk belajar, yaitu metode Outbound. Selain dapat meningkatkan sistem motorik anak, metode ini dibuat untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Pengabdian ini bertujuan memaparkan dampak atau pengaruh adanya kegiatan Outbound dan cara mengembangkan sistem motorik melalui permainan di dalam Outbound. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa adanya permainan dalam kegiatan Outbound yang dilakukan KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dan perkembangan sistem motorik anak. Pengabdian ini penting dilakukan sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan metode pembelajaran, karena pada dasarnya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan atau alam terbuka.
Penerapan Permainan Origami untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di MIM Pepe, Klaten Wardhani, Puspita Indra; Urrochman, Agusta Aulia; Alimah, Anisa Nur; Fatmawati, Ida; Rifngatin, Ika; Dewi, Nur Baiti Sukma; Wibisono, Rizki Hendrawan; Andriani, Rossy; Pratiwi, Sendy
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10773

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun kreativitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik berperan penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE dalam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk mencapai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan kreativitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa untuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skill personalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalam pengabdian yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan kreativitas peserta didik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
Penerapan Permainan Origami untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di MIM Pepe, Klaten Wardhani, Puspita Indra; Urrochman, Agusta Aulia; Alimah, Anisa Nur; Fatmawati, Ida; Rifngatin, Ika; Dewi, Nur Baiti Sukma; Wibisono, Rizki Hendrawan; Andriani, Rossy; Pratiwi, Sendy
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10773

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun kreativitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik berperan penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE dalam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk mencapai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan kreativitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa untuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skill personalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalam pengabdian yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan kreativitas peserta didik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
Peningkatan Sistem Motorik Anak Usia Prasekolah melalui kegiatan Outbound di KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Wardhani, Puspita Indra; Sarjono, Ardi Ade; Prahesti, Faricha Sarah; Hajandi, Femilla Aphrodite Wido; Ariesta, Wiwik; Ardiansyah, Juanda; Noviyanti, Hanik; Nurdeni, Rizka Arti; Listiawati, Yulli
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10772

Abstract

Masa prasekolah termasuk masa-masa bermain untuk anak. Belajar sambil bermain pun dapat berpengaruh terhadap perkembangan sistem motorik anak, terutama pada anak usia prasekolah. Maka, dibuatlah metode pembelajaran yang menarik agar anak merasa senang dan semangat untuk belajar, yaitu metode Outbound. Selain dapat meningkatkan sistem motorik anak, metode ini dibuat untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Pengabdian ini bertujuan memaparkan dampak atau pengaruh adanya kegiatan Outbound dan cara mengembangkan sistem motorik melalui permainan di dalam Outbound. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa adanya permainan dalam kegiatan Outbound yang dilakukan KB Aisyiyah Jonggrangan, Klaten Utara memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dan perkembangan sistem motorik anak. Pengabdian ini penting dilakukan sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan metode pembelajaran, karena pada dasarnya pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan atau alam terbuka.
Co-Authors Achya, Berlian Ade Andreanto Afif Ari Wibowo Agusta Aulia Urrochman Aisah Dewi Yuliani P. A Alfia Magfirona Ali, Fierdha Abdullah Alimah, Anisa Nur Amartya, Ashanita Andreanto, Ade Andriani, Rossy Ardiansyah, Juanda Aries Dwi Wahyu Rahmadana Ariesta, Wiwik Arinda Soraya Putri At tamimi, Ghulam Abas AZIMAH, RIZKI NOR Bintang Ibnu Yan Kanapi Ciptosari, Dewi Candra Damayanti, Laksitha Denisa Elvina Sari Devi, Anny Fitria Dewi Candra Ciptosari Dewi Candra Ciptosari Dewi, Nur Baiti Sukma Eka Wulan Safriani Elfa Rustantia Ningsih Elfa Rustantia Ningsih Fadhila, Dian May Fierdha Abdullah Ali Fithar, Adhiyatiin Gisa Zahrani, Anisa Tabriz Hafidzul Azmi Hajandi, Femilla Aphrodite Wido Hardika Dwi Hermawan Helmi Zain Susanto Hidayatullah, Rakhmad Agung Ibnu Abdullah Aris Ida Fatmawati Illiyyin Wasistha Ratnakannyaka Indrajatun, Dhevi Anastia Richakza Jamaluddin Jenny Fiaoza Jesica Widuri Sianipar Junun Sartohadi Khoirudin, Syarif Laksitha Damayanti Lintang Ronggowulan Listiawati, Yulli Maulidya, Auliya Shofi Muhammad Muhajir Muhammad Musiyam, Muhammad Nabil Belantara kusuma Nashiruddien Kholif Al Albani Nifa Anggita Ningrum, Syilvia Mildiana Ningsih, Elfa Rustantia Ningtias, Cicilia Winda Prastia Nisa, Shelviana Khoirun Ni’matul Choirunnisa Noviyanti, Hanik Nurdeni, Rizka Arti Nurhalimah, Devi Nurul Hidayati Oryza Riana Anggraini Pipit Mosque Aida Prabowo, Dimas Luhur Aji Prahesti, Faricha Sarah Prasasti, Carolina Dea Wahyu Prasetyo, Anggas Tri Pratiwi, Dea Handika Pratiwi, Sendy Putri Lestari Putri Lestari, Putri Rachmad Wirawan Rakhmad Agung Hidayatullah Ratih Puspita Dewi Ratih Puspita Dewi, Ratih Puspita Ratnakannyaka, Illiyyin Wasistha Rifngatin, Ika Roby Hermawan Rustanti, Dewi Safira Alfanisa Saifulloh Rizqi Wijayanto Salsabilla, Irfani Sari, Denisa Elvina Sarjono, Ardi Ade Shelviana Khoirun Nisa Sianipar, Jesica Widuri Sindi Ashyari Putri Siti Hadiyati Nur Hafida Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Syamsul Bachri Syarif Khoirudin Syilvia Mildiana Ningrum Taufiq, Muhammad Luqman Urrochman, Agusta Aulia Usmaningtyas Ayu Dwi Septiningrum Utami, Ayuningsih Tri Wahyu Widiyatmoko Wibisono, Rizki Hendrawan Wulansari Dwi Pambudi Yan Kanapi, Bintang Ibnu Yuliani P. A, Aisah Dewi Yunus Aris Wibowo Zarka, Aqila Ummu