Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Gaya Belajar Nabila, Imaniar Salwa; Azizah, Dewi; Najibufahmi, Muhammad
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.3232

Abstract

Abstract: This research is motivated by the tendency of vocational high school (SMK) students to experience difficulties in understanding mathematical concepts. Understanding mathematical concepts is an activity of comprehending and interpreting a concept to solve mathematical problems. The purpose of this study is to measure the mathematical concept understanding ability of SMK students using the Project-Based Learning (PjBL) model compared to the Problem-Based Learning (PBL) model, viewed from the perspective of learning styles. To achieve this, an experimental method was used with a quasi-experimental design in the form of a posttest-only control design. Data were collected using test instruments and questionnaires, and the data analysis technique used was two-way Anova. This study shows that: (1) The PjBL model results in better concept understanding ability than the PBL model in the topic of statistics; (2) There are differences in the effects of auditory, visual, and kinesthetic learning styles on concept understanding ability; (3) There is an interaction between learning models and learning styles on the mathematical concept understanding ability. It is concluded that the PjBL learning model has a significant effect on the mathematical concept understanding ability of vocational high school students when viewed from their learning styles.          Keywords: conceptual understanding; learning styles; PjBL; vocational high school students Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan dari siswa SMK mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Pemahaman konsep matematika merupakan aktivitas dalam memahami dan menafsirkan suatu konsep untuk menyelesaikan persoalan matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan model Problem-Based Learning (PBL) yang ditinjau dari gaya belajar. Untuk keperluan tersebut, digunakan metode eksperimen dengan design yang digunakan adalah quasi experimental design berjenis posttest only control design. Data diperoleh menggunakan intrumen tes dan angket, dan teknik analisis data yang digunakan adalah Anava dua jalur. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model PjBL menghasilkan kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik daripada model PBL pada materi Statistika; (2) Terdapat perbedaan efek antara gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik terhadap kemampuan pemahaman konsep; (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika yang ditinjau dari gaya belajar siswa SMK.  Kata kunci: gaya belajar; pemahaman konsep; PjBL; siswa SMK
Penyuluhan Pencegahan Stunting Sejak Dini Bersama Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta Azizah, Dewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i2.6294

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems as well as a serious threat to children in Indonesia. Currently, the stunting rate in Indonesia is 37.2% or equivalent to 8 million children with suboptimal growth[3]. This is behind our need to hold a stunting counseling program, especially in pringgading hamlet, Guwosari district, Pajangan District, Bantul Regency. The form of counseling is in the form of providing information services by collaborating with local posyandu cadres to convey information to the community to invite the community to carry out public health movements. The hope is that the holding of stunting counseling activities in pringgading hamlet can increase public awareness regarding the importance of child growth and development so that increasingly noticed and increasing, so as to prevent stunting and reduce the percentage of stunting in Indonesia, especially in pringgading hamlet, Guwosari District, Pajangan District, Bantul Regency Keywords: Student, Counseling, Stunting
Etnomatematika pada proses pewarnaan Batik Pekalongan Azizah, Dewi; Fitri, Amalia; Restu Aulia, Hanindya; Ilmi, M. Aroqil
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7649

Abstract

Salah satu produk unggulan di Pekalongan adalah batik. Untuk mengenalkan kembali batik beserta nilai filosofinya kepada generasi muda dapat disisipkan pula dalam proses pembelajaran di sekolah. Namun dalam pembelajaran di sekolah tidak memuat mata pelajaran Batik secara khusus. Dengan demikian, muatan materi ini dapat pula disisipkan pada mata pelajaran lain sebagai contohnya dalam proses pembelajaran matematika. Sebenarnya matematika dan budaya memiliki hubungan yang erat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas-aktivitas matematika yang terdapat pada pewarnaan Batik Pekalongan. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif  dengan pendekatan  etnografi.  Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi,  dan observasi. Aktivitas-aktivitas matematika dalam pewarnaan Batik Pekalongan meliputi berhitung dan mengukur. Konsep matematis yang terdapat pada aktivitas tersebut yaitu perbandingan, membilang, kelipatan dan pembagian.
Application of the RME Approach on Concept Understanding Ability and Students’ Mathematics Problem Solving Septianisha, Nurul Indah; Azizah, Dewi; Asamoah, Daniel B
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/f_m.v6i2.1394

Abstract

Tujuan pembelajaran dapat dicapai apabila proses belajar mengajar efektif. Pembelajaran matematika di SMK Gondang telah menggunakan pendekatan saintifik. Namun, ketika pelaksanaannya masih kurang maksimal. Kesulitan ketika memahami konsep dan memecahkan masalah siswa banyak yang belum mampu. Dengan demikian, pendekatan RME menjadi salah satu solusinya. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui apakah kemampuan matematika yang dihasilkan oleh pendekatan RME sama atau tidak dengan kemampuan matematika yang dihasilkan oleh pendekatan saintifik; (2) mengetahui apakah pendekatan RME memberikan kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan pendekatan saintifik; dan (3) mengetahui apakah pendekatan RME memberikan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dibandingkan dengan pendekatan saintifik. Quasi experimental digunakan sebagai metode penelitian dengan rancangan Posttest – only control design with nonequivalent groups. Lembar tes yang mengukur kemampuan siswa untuk memahami konsep dan memecahkan masalah berfungsi sebagai instrumennya. Adapun uji multivariat beda rerata digunakan untuk analisis data. Hasilnya yaitu tolak karena nilai Sig. . Artinya, kemampuan matematika yang dihasilkan oleh pendekatan RME sama atau tidak dengan kemampuan matematika yang dihasilkan oleh pendekatan saintifik. Hasil uji univariat diperoleh bahwa (1) pendekatan RME memberikan kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan pendekatan saintifik dan (2) pendekatan RME memberikan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dibandingkan dengan pendekatan saintifik. Penerapan pendekatan RME dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran PjBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif: Peran Rasa Ingin Tahu Rini, Henny Martha; Azizah, Dewi
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the differences between two models (PjBL and PBL) in terms of curiosity towards creative thinking abilities, as well as to observe the interaction between the learning models in relation to curiosity towards creative thinking abilities. This experimental study used a Posttest Only Control design in a quasi-experiment. The population consisted of 10th grade students at MAN 1 Kota Pekalongan, with a research sample covering class X6 (experimental class) and X7 (control class), which were selected through a simple random sampling technique. Test instruments and questionnaires were used as data collection techniques. The data analysis technique employed was two way ANOVA. Based on the data analysis results, it is shown that , , 3,85) thus rejecting . The conclusion drawn from the analysis is that there are differences in the effects between the PjBL and PBL models in terms of curiosity towards students' creative thinking abilities, and it can be inferred that there is an interaction between the learning models in terms of curiosity towards creative thinking abilities.
PENGUATAN LITERASI SASTRA ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN APRESIASI SASTRA DI SDN PODOSUGIH 01 KOTA PEKALONGAN Nurmalisa, Dina; Setyarum, Ariesma; Puspita Dewi, Desyarini; Pramitasari, Afrinar; Arifianti, Ika; Azizah, Dewi; Aditya, Agung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5458

Abstract

Abstract: This community service activity aimed to strengthen children’s literary literacy among elementary school students through reading children’s stories, storytelling, and story discussion activities. The program was conducted at SDN Podosugih 01 Pekalongan and involved 30 third-grade students. The activities were carried out in two meetings on October 17 and 21, 2025, by a community service team consisting of lecturers and students. The implementation method was designed to be participatory and interactive, positioning students as active subjects in children’s literary literacy activities. Data were collected through observation, documentation, and reflective notes during the activities. The results showed that students demonstrated high enthusiasm in listening to stories, actively participated in discussions, and were able to retell the main ideas of the stories using their own words. In addition, the classroom teacher responded positively and stated that the activities helped foster students’ interest in children’s literary works. Overall, the program had a positive impact on improving students’ focus while listening to stories and increasing their enthusiasm for reading, indicating that children’s literary literacy activities can serve as an effective and enjoyable strategy to strengthen literacy in elementary schools. Keyword: children’s literature; community service; elementary school; literary literacy Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi sastra anak pada siswa sekolah dasar melalui kegiatan membaca cerita anak, mendongeng, dan diskusi isi cerita. Kegiatan dilaksanakan di SDN Podosugih 01 Kota Pekalongan dengan sasaran siswa kelas III yang berjumlah 30 orang dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, yaitu pada tanggal 17 dan 21 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara partisipatif dan interaktif dengan menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam kegiatan literasi sastra anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan reflektif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi dalam menyimak cerita, aktif dalam sesi diskusi, serta mampu mengungkapkan kembali inti cerita menggunakan bahasa mereka sendiri. Selain itu, guru kelas memberikan respons positif dan menilai bahwa kegiatan ini membantu menumbuhkan minat literasi siswa terhadap karya sastra anak. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif berupa peningkatan fokus siswa dalam mendengarkan cerita serta meningkatnya antusiasme siswa terhadap kegiatan membaca, sehingga kegiatan literasi sastra anak melalui membaca cerita, mendongeng, dan diskusi dapat menjadi alternatif strategi penguatan literasi yang efektif dan menyenangkan di sekolah dasar. Kata kunci: literasi sastra; pengabdian masyarakat; sastra anak; sekolah dasar
Pelatihan Dalam Menulis Artikel Dan Memahami Proses Editorial Seminar Nasional Sandika Dewi Mardhiyana; Amalia Fitri; Nur Baiti Nasution; Sayyidatul Karimah; Rini Utami; Nurina Hidayah; Muhamad Najibufahmi; Dewi Azizah
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Publikasi karya ilmiah telah menjadi salah satu tuntutan bagi mahasiswa jenjang Sarjana. Beberapa tantangan dalam melakukan publikasi karya ilmiah adalah kurangnya kemampuan dalam menulis artikel dan kurangnya pemahaman terhadap proses editorial dari jurnal maupun seminar. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian berupa pendampingan bagi mahasiswa PMTK Unikal ini dilaksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melalui tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi menggunakan angket menunjukkan bahwa sebanyak 88% mahasiswa menjadi terampil dalam menulis artikel, dan sebanyak 85% mahasiswa menjadi paham mengenai sistem kerja OJS 3.0 yang umum digunakan oleh pengelola jurnal maupun seminar. Diperoleh pula informasi mengenai kendala yang dialami oleh mahasiswa selama mengikuti Sandika ke-6, yang sebagian besar terjadi pada tahap submitting artikel.