Articles
Penerapan Algoritma Sattolo Shuffle Pada Memory Matching Game
Nasution, Surya Darma
KETIK : Jurnal Informatika Vol. 2 No. 03 (2025): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70404/ketik.v2i03.129
Permainan seperti Memory Matching Game telah menjadi salah satu media hiburan yang populer sekaligus alat untuk meningkatkan kemampuan kognitif, konsentrasi, dan daya ingat pemain. Salah satu tantangan dalam pengembangan permainan ini adalah menciptakan mekanisme pengacakan kartu yang optimal untuk memastikan pengalaman bermain yang dinamis dan tidak monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Sattolo Shuffle pada permainan Memory Matching Game sebagai metode pengacakan kartu, sekaligus mengevaluasi efektivitasnya. Algoritma Sattolo Shuffle menghasilkan permutasi siklis, memastikan setiap elemen berpindah posisi tanpa kembali ke tempat asalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma ini mampu menghasilkan urutan kartu yang benar-benar acak tanpa pola berulang, menjaga tingkat kesulitan permainan dan mengurangi kemungkinan pemain menghafal pola tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma ini sederhana, efisien, dan mampu meningkatkan tantangan serta daya tarik permainan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan algoritma Sattolo Shuffle dalam konteks Memory Matching Game, yang belum banyak dikaji sebelumnya. Dengan hasil yang diperoleh, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan permainan digital berbasis algoritma pengacakan, sekaligus membuka peluang eksplorasi lebih lanjut untuk aplikasi lain yang memerlukan pengacakan data secara optimal.
Perbandingan Algortima Boldi-Vigna Codes Dan Algoritma Taboo Codes Dalam Kompresi File Audio (WAV)
Joshua Feliex D. Sirait;
Surya Darma Nasution;
Saidi Ramadan Siregar
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 11, No 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/jurikom.v11i5.8472
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua algoritma kompresi, yaitu Boldi-Vigna Codes dan Taboo Codes, dalam konteks pengompresan file audio format WAV. Masalah yang dihadapi adalah kebutuhan akan teknik kompresi yang mampu mengurangi ukuran file audio tanpa mengorbankan kualitas suara, mengingat file audio berformat WAV cenderung memiliki ukuran besar dan membutuhkan ruang penyimpanan yang signifikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi audio dan meningkatnya permintaan akan kualitas suara yang tinggi, penting untuk menemukan solusi kompresi yang tidak hanya efektif dalam mengurangi ukuran file tetapi juga mampu mempertahankan integritas dan kualitas audio secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengimplementasikan dan menguji kinerja kedua algoritma kompresi pada sejumlah file audio WAV. Evaluasi performa dilakukan dengan mengukur tingkat kompresi yang dihasilkan serta kualitas audio yang dipertahankan setelah proses kompresi. Metode eksperimen ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai efisiensi dan efektivitas masing-masing algoritma dalam konteks kompresi file audio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik boldi-vigna codes maupun taboo codes mampu mengompresi file audio WAV dengan efektif. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kompresi dan kualitas audio yang dihasilkan oleh masing-masing algoritma. Hasil ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang keefektifan dan stabilitas kedua algoritma dalam kompresi file audio, serta potensinya dalam meningkatkan efisiensi penggunaan penyimpanan dan pengiriman file audio.
Peningkatan Kapasitas Lulusan Perguruan Tinggi dalam Menggunakan AI untuk Mewujudkan Inovasi Sosial di Lingkungan Kerja dan Masyarakat
Nasution, Surya Darma
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Juli
Publisher : Faatuatua Media Karya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70404/orahua.v3i01.164
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lulusan perguruan tinggi dalam memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana inovasi sosial. Pelatihan dilaksanakan secara daring dan mencakup materi pengantar AI, praktik penggunaan alat bantu seperti ChatGPT, Gemini, dan Deep Seek, serta perancangan solusi berbasis AI terhadap permasalahan sosial di lingkungan kerja dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta setelah pelatihan, yang ditunjukkan melalui hasil post-test dan prototipe solusi yang dikembangkan. Para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mengusulkan keberlanjutan program. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam membentuk lulusan yang inovatif, kritis, dan berdaya guna dalam transformasi sosial berbasis teknologi. Program ini direkomendasikan untuk diperluas dan diintegrasikan ke dalam program pengembangan karier dan pengabdian masyarakat.
Modifikasi Algoritma Sattolo Shuffle Untuk Mengacak Soal Pada Aplikasi Ujian Online
Nasution, Surya Darma;
Mesran, Mesran
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 7 No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47065/bits.v7i1.7580
The use of Computer-Based Testing (CBT) systems has become a popular evaluation method due to its efficiency and ability to accelerate the assessment process. However, challenges such as cheating and the similarity of question sequences among participants still frequently occur. This study aims to design and implement a modified Sattolo Shuffle algorithm with the addition of a Linear Congruential Generator (LCG) as a source of random numbers in the exam question randomization process. The Sattolo Shuffle algorithm was chosen because it produces a single cyclic permutation that ensures each question element is repositioned, reducing the potential for recurring patterns. The LCG is used to generate random indices deterministically but variably, based on specific parameters and an initial value (seed) derived from the participant’s serial number. The implementation was carried out in a web-based CBT system consisting of 50 questions in each exam session. Testing on three participants showed that the generated question sequences were completely different, with no identical orders found. Each participant received a unique combination of questions with an even distribution of question positions. Initial results demonstrate the algorithm's effectiveness in increasing question variation and preventing duplication, making it a potential solution to enhance security and fairness in CBT administration. This research is expected to contribute significantly to the development of more randomized, fair, and cheat-resistant online exam systems.
Peningkatan Rasio Kompresi Algoritma RLE Untuk Kompresi Teks Dengan Menggunakan Algoritma BWT Dan Sequitur
Syahputra, Rian;
Nasution, Surya Darma;
Fau, Alwin
JURNAL TEKNISI Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/teknisi.v3i2.1388
To reduce the size can be done with compression techniques. Some of the compression techniques that are often used are Run Length Encoding. The RLE algorithm allows a significant size reduction by reducing the number of symbols in a row to a number of the number of symbols in a row. But for text compression the RLE algorithm still cannot be used because there are no symbols or letters that line up. To improve the results of text compression from the RLE algorithm, data changes can be used first, such as using the Burrows-Wheeler Transform algorithm and the Sequitur algorithm. The RLE algorithm cannot compress text because a row of text words is arranged randomly so that the word has a meaning, BWT and Sequitur managed to make changes to the sample text, but RLE still cannot execute it properly, so the RLE algorithm is not suitable for text compression. Keywords: compression; RLE; BWT; Sequitur; ComparisonAbstrak: Untuk melakukan pengurangan ukuran bisa dilakukan dengan teknik kompresi. Beberapa teknik kompresi yang sering digunakan adalah Run Length Encoding. Algoritma RLE memungkinkan pengurangan ukuran yang signifikan dengan mempersingkat jumlah dari simbol yang berderet dengan angka dari jumlah simbol yang berderet tersebut. Namun untuk kompresi teks algoritma RLE masih belum bisa digunakan karena tidak ada simbol atau huruf yang berderet. Untuk meningkatkan hasil kompresi teks dari algoritma RLE dapat digunakan perubahan data terlebih dahulu, seperti menggunakan algoritma Burrows-Wheeler Transform dan algoritma Sequitur. Algoritma RLE tidak bisa untuk kompresi teks karena deretan dari suatu kata teks disusun secara acak sehingga kata tersebut memiliki suatu arti, BWT dan Sequitur berhasil melakukan perubahan pada teks sampel, namun RLE tetap tidak bisa mengeksekusinya dengan baik, sehingga algoritma RLE tidak cocok untuk kompresi teks.Kata kunci: kompresi; RLE; BWT; Sequitur; Perbandinga Kinerja
Perbandingan Algortima Boldi-Vigna Codes Dan Algoritma Taboo Codes Dalam Kompresi File Audio (WAV)
Sirait, Joshua Feliex D.;
Nasution, Surya Darma;
Siregar, Saidi Ramadan
JURNAL RISET KOMPUTER (JURIKOM) Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/jurikom.v11i5.8472
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua algoritma kompresi, yaitu Boldi-Vigna Codes dan Taboo Codes, dalam konteks pengompresan file audio format WAV. Masalah yang dihadapi adalah kebutuhan akan teknik kompresi yang mampu mengurangi ukuran file audio tanpa mengorbankan kualitas suara, mengingat file audio berformat WAV cenderung memiliki ukuran besar dan membutuhkan ruang penyimpanan yang signifikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi audio dan meningkatnya permintaan akan kualitas suara yang tinggi, penting untuk menemukan solusi kompresi yang tidak hanya efektif dalam mengurangi ukuran file tetapi juga mampu mempertahankan integritas dan kualitas audio secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengimplementasikan dan menguji kinerja kedua algoritma kompresi pada sejumlah file audio WAV. Evaluasi performa dilakukan dengan mengukur tingkat kompresi yang dihasilkan serta kualitas audio yang dipertahankan setelah proses kompresi. Metode eksperimen ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai efisiensi dan efektivitas masing-masing algoritma dalam konteks kompresi file audio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik boldi-vigna codes maupun taboo codes mampu mengompresi file audio WAV dengan efektif. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kompresi dan kualitas audio yang dihasilkan oleh masing-masing algoritma. Hasil ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang keefektifan dan stabilitas kedua algoritma dalam kompresi file audio, serta potensinya dalam meningkatkan efisiensi penggunaan penyimpanan dan pengiriman file audio.
Pelatihan Optimalisasi AI Dalam Penerbitan Artikel Pada Jurnal Bereputasi
Nasution, Surya Darma
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70404/orahua.v3i02.625
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk optimalisasi proses penulisan dan penerbitan artikel pada jurnal bereputasi. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode praktik langsung menggunakan teknik prompt yang mudah dipahami. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta dari berbagai perguruan tinggi. Materi pelatihan mencakup pengenalan AI untuk riset, teknik penulisan prompt yang efektif, serta praktik langsung penggunaan AI dalam pencarian literatur, penulisan artikel, parafrase, dan penyempurnaan bahasa akademik menggunakan tools seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, dengan nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Peserta juga berhasil menghasilkan draf artikel yang siap dikembangkan untuk publikasi. Pelatihan ini efektif dalam membekali akademisi dengan keterampilan praktis pemanfaatan AI secara etis dan bertanggung jawab dalam publikasi ilmiah.
Implementasi Algoritma Sattolo Shuffle Untuk Optimasi Pengacakan Pada Game Solitaire
Nasution, Surya Darma;
Ginting, Guidio Leonarde
Bulletin of Artificial Intelligence Vol 3 No 2 (2024): October 2024
Publisher : Graha Mitra Edukasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62866/buai.v3i2.200
Solitaire is one of the most popular digital card games across various platforms. A critical aspect in the development of solitaire games is the card shuffling mechanism that determines the quality of gameplay experience. Suboptimal shuffling can produce predictable patterns, thereby reducing the challenge and appeal of the game. This study aims to implement the Sattolo Shuffle algorithm as a card shuffling method in solitaire games while evaluating its effectiveness in producing optimal cyclic permutations. The Sattolo Shuffle algorithm is a modification of the Fisher-Yates Shuffle algorithm specifically designed to generate cyclic permutations, where each element is guaranteed to move from its original position. Test results demonstrate that the Sattolo Shuffle algorithm can produce truly random card distributions without repeating patterns across 52 solitaire cards, consistently maintaining game difficulty levels, and providing a more dynamic playing experience compared to conventional shuffling methods. This research contributes to the development of digital card games, particularly in optimizing shuffling mechanisms to enhance gameplay quality
Penerapan Algoritma Sattolo Shuffle Dalam Sistem Distribusi Kupon Undian Digital Pada Platform E-Commerce
Nasution, Surya Darma;
Ginting, Guidio Leonarde
Bulletin of Artificial Intelligence Vol 4 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Graha Mitra Edukasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62866/buai.v4i1.221
The distribution of digital lottery coupons on e-commerce platforms requires a fair and efficient randomization mechanism. This study implements the Sattolo Shuffle algorithm as a digital coupon distribution mechanism with a case study of 20 coupons to 20 users. The Sattolo Shuffle algorithm is a modification of the Fisher-Yates Shuffle that produces cyclic permutations, where every element is guaranteed to move from its original position. The shuffling process was carried out through 19 iterations (n-1) and verified through fixed point analysis, permutation cycle tracking, and coupon distribution to users. Test results show 0 fixed points (100% elements moved), a single cycle covering all elements, and even coupon category distribution. Comparison with standard Fisher-Yates and Naive Shuffle confirms Sattolo Shuffle superiority in derangement guarantee, distribution fairness, and O(n) computational efficiency