Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Warehouse Slotting Dengan Pendekatan Analisis Abc Untuk Mengurangi Waktu Delay Di Gudang Pt Xyz Irfandi Juliansyah; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri retail yang menyediakan berbagai barang FMCG (Fast Moving Consumer Goods). PT XYZ menggunakan gudang sebagai fasilitas penyimpanan persedian produk yang dimilikinya sebelum produk tersebut dijual kepada konsumen. Adanya delay pada aktivitas gudang, terutama dalam aktivitas storing dan picking menyebabkan tidak optimalnya pemenuhan order dan menghambat aktivitas inbound dan outbound. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan seluruh aliran informasi dan aktivitas yang ada pada gudang dry food PT XYZ dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) sehingga didapatkan waktu proses dan value untuk masing-masing aktivitas. Kemudian didapatkan aktivitas storing dan picking memiliki waktu non value added paling besar. Untuk itu dilakukan alokasi penempatan produk agar dapat mengurangi delay terutama pada aktivitas storing dan picking dengan melakukan pengklasifikasian produk berdasarkan karakteristik produk dengan menggunakan Analisis ABC, kemudian dilakukan slotting dan zonafikasi untuk menentukan area penempatan untuk masing- masing SKU’s berdasarkan klasifikasinya. Berdasarkan hasil future state map perancangan usulan, waktu delay menurun 41% dari total keseluruhan proses yaitu 1294,35 detik atau 21,57 menit, sedangkan nilai value added pada kondisi future state meningkat sebesar 40 %. Kata kunci : Alokasi Penyimpanan, Gudang, Analisis ABC, Warehouse Slotting
Optimasi Model Racking System Menggunakan Algoritma Dynamic Programming Untuk Meningkatkan Kapasitas Penyimpanan Central Distribution Center Pt Xyz M Rifky Vidiarta; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur FMCG (Fast Moving Consumer Goods) yang memproduksi makanan ringan jenis wafer, biscuit, snack, dan confectionary. PT XYZ memiliki gudang sendiri dalam melakukan proses penyimpanan produk jadinya dengan menggunakan sistem rotasi pergerakan gudang jenis First Expired First out (FEFO). Namun, akibat dari produksi yang melakukan push system dan keadaan gudang yang belum menggunakan Storage Racking System, gudang mengalami over capacity. Dengan permasalahan tersebut, maka dilakukan perhitungan dari model matematika yang menggunakan metode Dynamic Programming Algorithm dengan pendekatan Knapsack Problem. Tujuan yang dicapai ialah kombinasi jumlah lanes antara selective racks dengan non-selective “Drive-thru” racks agar memenuhi kapasitas kebutuhan sesuai jumlah stock setiap bulannya dengan memperhatikan demand rate, production rate, cycle time, dan production time dari setiap SKU. Setelah itu, perhitungan model matematika dilakukan menggunakan software Matlab. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diperoleh hasil peningkatan kapasitas gudang sebesar 93% yaitu dari 2.520 pallet posisi menjadi 4.864 pallet posisi dengan tingkat utilitas masing-masing racks sebesar 67,8 % untuk non-selective racks dan 20,5 % untuk selective racks. Kata Kunci : racking system, storage capacity, warehousing, dynamic programming
Pengembangan Strategi Purchasing Komoditi Raw Material Non Metal Untuk Menentukan Tipe Kerjasama Dengan Menggunakan Metode Supply Positioning Model Pada Program Mkii Di Pt Dirgantara Indonesia (persero) Ilham Maulana Hakim; Dida Diah Damayanti; Meldi Rendra
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Dirgantara Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pesawat terbang. Salah satu divisi yang berperan penting terkait dengan pengadaan material. Pengadaan material merupakan aktivitas yang memiliki kontribusi besar karena tanpa ada aktivitas ini maka aktivitas produksi tidak bisa berjalan. Tugas divisi pengadaan adalah menyediakan inputan yang dibutuhkan oleh bagian produksi atau bagian lainnya, tetapi bagian pengadaan dalam hal ini memiliki masalah dalam menyediakan input tersebut dengan tepat waktu dan dengan jumlah yang tepat. Hal tersebut dikarenakan bagian pengadaan tidak memiliki strategi yang berorientasi pada karakteristik masing - masing material. Supply positioning model (SPM) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memetakan tingkat kepentingan relative suatu item. Dengan menggunakan metode SPM, penulis mengklasifikasikan material non-metal yang digunakan untuk produksi ekor pesawat. Hasil penelitian ini adalah, 2 material terklasifikasikan ke dalam kuadran laverage, 6 material terklasifikasi ke dalam kuadran strategic dan 2 material lainnya terklasifikan ke dalam kuadran bottleneck. Maka dengan adanya klasifikasi material tersebut, tipe kerjasama yang tepat untuk kuadran laverage adalah call-of contract, kemudian untuk bottleneck dan strategic adalah partnership. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menghitung jumlah material yang akan dipesan, sehingga jika dilakukan kerjasama dapat diketahui besar kuantitinya.
Rancangan Usulan Alokasi Penyimpanan Dan Proses Replenishment Menggunakan Metode Fsn Analysis Dan Kanban Card Pada Bin Dan Pigeonhole Di Rak Apotek Rumah Sakit Xyz Maya Putri Arumsari; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit xyz memiliki sebuah tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Rumah sakit xyz memiliki dua tempat untuk menyimpan obat yaitu gudang obat dan apotek. Kondisi gudang obat mengalami overstock tetapi kondisi apotek masih mengalami kekurangan obat dalam pemenuhan permintaan pasien. Metode yang digunakan untuk penelitin ini adalah FSN Analysis dan Kanban Card. FSN Analysis digunakan untuk mengetahui aliran dari suatu produk dilihat berdasarkan consumption rate dan average stay. Kanban card digunakan untuk membantu dalam memberikan informasi sebagai media dalam proses replenishment. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyimpanan obat di rak apotek dibuat sesuai dengan kategori dari masing masing obat sehingga tidak ada obat yang akan tercampur dalam satu pigeonhole/bin di rak apotek dan dapat menurunkan lost sales dan meningkatkan penjualan. Kata kunci : Alokasi Penyimpanan, Replenishment, FSN Analysis, Kanban Card
Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Kebijakan Class Based Storage Untuk Mengurangi Waktu Delay Pada Gudang Bm Pt Xyz Bandung Muhammad Hilman Kusnawan; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang farmasi yang berlokasi di Bandung. BM PT XYZ memiliki gudang pusat untuk mendistribusikan produk-produk ke wilayah Bandung dan sekitarnya. Gudang BM PT XYZ memiliki gap antara Purchase Order dan Distribution Order dengan rata-rata gap sebesar 3,47% atau 53.201 barang. Hal tersebut dikarenakan penempatan produk yang tidak sesuai sehingga adanya aktivitas delay yang menyebabkan tidak terpenuhinya permintaan dari apotek-apotek yang ada di Bandung dan sekitarnya. Aktivitas delay yang terjadi pada gudang BM PT XYZ berada pada aktivitas mencari pada aktivitas storing dan order picking. Agar waktu delay pada aktivitas gudang dapat diminimalisi, maka diperlukan pengalokasian produk yang berada pada gudang BM PT XYZ sehingga operator dapat menjalankan aktivitas lebih cepat yang menyebabkan pemenuhan kepada apotek akan lebih banyak.Aktivitas yang akan diperbaiki adalah pada aktivitas order picking dan storing. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah slotting dan ABC Analysis. ABC Analysis digunakan untuk mengklasifikasi produk berdasarkan kelas A, B dan C berdasarkan prinsip Pareto. Metode warehouse slotting digunakan untuk menyusun atau menata inventory pada slot dan bin pada rak yang sebelumnya telah diklasifikasikan menggunakan analisis ABC. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyimpanan obat pada rak dalam gudang dibuat sesuai dengan kelas masing-masing dan consumption rate setiap produk sehingga waktu pengambilan dan menyimpan produk pada rak akan lebih cepat. Kata kunci : ABC Analysis, Warehouse Slotting, Value Stream Mapping.
Perancangan Perbaikan Area Permesinan Komponenisolating Cock Di Pt Pindad (persero) Untuk Meminimasiwaste Menggunakan Metode 5s Dengan Pendekatan Leanmanufacturing Angela Merici Dinda; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Pindad (Persero) merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam bidang Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan produk komersial seperti sistem pengereman kereta api (Air Brake System). Salah satu part dari Air Brake Sytem adalah Isolating Cock. Komponen Isolating Cock sendiri terdiri atas beberapa part yaitu Baut Ventilasi, Penutup, Rumah Isolating Cock dan Flens. Dalam proses produksinya, masih terjadi aktivitas-aktivitas pemborosan di area produksi yaitu waste motion, waste inventory dan waste transportation. Hal tersebut menyebabkan permasalahan dalam penyeleseaian order sehingga order mengalami keterlambatan. Untuk menghilangkan waste tersebut, digunakan pendekatan lean manufacture. Tahap penelitian diawali dengan mengumpulkan dan menganalisis data waktu primer. Tahap selanjutnya yaitu mencari akar penyebab waste menggunakan tools berupa Checklist, fishbone diagram dan 5Why. Berdasarkan analisis dengan tools tersebut, diketahui waste yang terjadi dapat dihilangkan dengan adanya perbaikan area kerja. Oleh karena itu, dilakukan tahap perancangan usulan perbaikan dengan menggunakan tools lean manufacture yaitu 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) untuk mengeliminasi waste motion, waste inventory, waste transportation sehingga dapat menghilangkan aktivitas yang tidak bernilai tambah. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste, 5S
Usulan Perbaikan Waktu Setup Dalam Meminimasi Keterlambatan Penyelesaian Order Pada Komponen Isolating Cock Dengan Metode Smed Di Pt Pindad (persero) Rahayu Novita Tanzil; Dida Diah Damayanti; Pratya Poeri Suryadhini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Pindad (Persero) merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam produksi seperti sistem pengereman kereta api (Air Brake System). Salah satu komponen Air Brake System yang diproduksi adalah Isolating Cock yang terdiri atas komponen Baut Ventilasi, Penutup, Rumah Isolating Cock dan Flens. Perusahaan mengalami suatu kendala dalam waktu penyelesaian order yaitu keterlambatan dalam penyelesaian order. Faktor penyebab keterlambatan dalam memproduksi komponen Isolating Cock adalah lamanya waktu setup. Data menunjukkan bahwa 35% dari total waktu pengerjaan komponen Isolating Cock dihabiskan untuk melakukan setup. Permasalahan tersebut akan diselesaikan dengan metode Lean Manufacture dengan tool Single Minutes Exchange Of Die (SMED). Tahap penelitian dimulai dengan menganalisis tahapan proses setup dalam produksi komponen Isolating Cock. Proses setup yang terjadi adalah setup fixture, setup benda kerja dan setup tools. Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah waktu setup keadaan awal adalah 146,65 menit. Oleh karena itu dibutuhkan perbaikan untuk dapat meminimasi waktu setup. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengkonversi aktivitas internal setup menjadi eksternal setup, penyederhanaan penggantian peralatan, penyesuaian tools, dan menerapkan operasi paralel yaitu dengan menggunakan 2 operator. Sehingga total waktu setup yang dapat direduksi adalah 84,2 menit atau 57,42%. Kata Kunci : Lean manufacture, SMED, Waktu setup, Komponen Isolating Cock
Usulan Perencanaan Kebijakan Persediaan Kategori Obat Keras Dan Obat Bebas Menggunakan Metode Continuous Review (s,s) Dan Continuous Review (s,q) Untuk Mengurangi Total Biaya Persediaan Di Bm Pt Xyz Bandung Dinnurillah Febryanti; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang farmasi. PT XYZ memiliki Bussiness Manager (BM) yang berfungsi sebagai dedicated supplier untuk apotek PT XYZ disekitarnya. BM PT XYZ Bandung merupakan dedicated supplier untuk 37 apotek PT XYZ yang tersebar diseluruh Kota Bandung dan sekitarnya. Berdasarkan jenis produk yang dijual oleh BM PT XYZ terbagi mejadi 5 kategori, yaitu obat keras, obat bebas terbatas, obat bebas, alat kesehatan dan produk sehari-hari. Dalam menentukan kebijakan persediaan, BM PT. XYZ belum menggunakan perhitungan yang baku. Kebijakan persediaan diambil dengan memperkirakan jumlah yang tepat untuk setiap pembelian. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya overstock yang menyebabkan total biaya persediaan menjadi sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kebijakan persediaan untuk obat keras dan obat bebas dengan tools matriks analisis ABC-VED yang akan menghasilkan 3 kategori yang akan dibagi menjadi 2 prioritas, dalam prioritas 1 (AV+BV+CV+AE+AD) terdapat 629 obat dan prioritas II (BE+CE+BD+CD) terdapat 1390 obat. Kebijakan persediaan untuk prioritas I menggunakan metode Continuous review (s,S) dan untuk prioritas II menggunakan metode Continuous review (s,Q). Hasil perhitungan kebijakan persediaan untuk prioritas I memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar 41,47% atau sebesar Rp 22.889.164,63 sedangkan untuk prioritas II memberikan penghematan total biaya sebesar 18,11% atau sebesar Rp12.353.482,71. Kata Kunci : Inventori, Probabilistik, Overstock, Continuous review (s,Q), Continuous review (s,S)
Inventory Policy Of Medicines And Medical Equipment In Central Operation Theatre Depot Of Xyz General Hospital Bandung Using Periodic Review (r,s,s) And Joint Replenishment Valdy Septyano; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract XYZ General Hospital is an A class teaching hospital which is a referral hospital that serves primary healthcare in West Java province. To serve patients, XYZ General Hospital has pharmacy warehouse which provide fifteen depots in particular ward. This research is being carried in Central Operation Theatre (COT) depot that serves central surgery ward. Central surgery ward serve major and minor operation which needs both medicine and medical equipment. To minimize cost, it is necessary to optimize inventory policy of medicines and medical equipment. ABC-VED classification was performed to determine classification of medicines and medical equipment which results are I priority and II priority category. Periodic review and joint replenishment were performed to determine R (periodic interval), s (reorder point), and S (maximum inventory) and T (periodic interval) and Q (lot size). Using proposed model, XYZ General Hospital optimize cost up to 77.75% for I priority and 79.09% for II priority. Keywords: ABC analysis, VED analysis, Hadley-Within, Periodic review (R,s,S), Joint replenishment.
Usulan Perbaikan Alokasi Penyimpanan Material Gudang Bahan Baku Di Pt Arka Footwear Indonesia Untuk Mengurangi Waktu Delay Dengan Menggunakan Correlated Storage Policy M. Taufiq Herdikatama; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Arka Footwear Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi sepatu hanya untuk pengiriman luar negeri. PT Arka Footwear Indonesia memiliki beberapa gudang salah satunya adalah gudang bahan baku yang menyimpan berbagai bahan baku untuk memproduksi produk sepatu sneaker. Adanya delay pada aktivitas gudang disebabkan oleh lamanya aktivitas picking, hal ini disebabkan kareana adanya proses searching. Penempatan produk secara random oleh operator, menyebabkan misplaced pada penyimpanan material di rak. Langkah awal adalah memetakan seluruh proses bisnis dan aktivitas yang terdapat pada gudang bahan baku PT Arka Footwear Indonesia dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) sehingga didapatkan waktu proses dan value dari masing-masing aktivitas, kemudian didapatkan aktivitas order picking yang memiliki waktu non value added paling besar. Untuk itu dilakukan alokasi penyimpanan produk agar mengurangi waktu non value added terutama pada proses picking dengan melakukan pengklasifikasian dengan analisis correlated coefficient, kemudian dilakukan slotting dan zonafikasi untk menentukan area penempatan barang untuk masing masing SKU berdasarkan klasifikasinya. Setelah dilakukan proses pengklasifikasian, slotting dan zonafikasi, maka langkah selanjutnya adalah merancang future State Map usulan, sehingga didapatkan waktu order picking menurun 23,78% dari sebelumnya. Kata kunci: correlated storage, warehouse slotting, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping
Co-Authors Abu Bakar, Nur Azaliah Addini, Haya Anuaryska Adi Tri Juliansyah Agus Kusnayat Aldwyn Hazaghi Andika Prayoga Sujana Andika Prayoga Sujana, Andika Prayoga Angela Merici Dinda Anggun Kharisma Putri Anissa Wulandari Anissa Wulandari, Anissa Annisa Salma Hanifah Arfan, Zidnie Ayudita Oktafiani Bagja Satiaraharja Bagus Rahadian Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa David Simangunsong Decky Ridho Sahertian Delva Gestio Denny Darlis Denny Sukma Eka Atmaja Deraman, Zakaria Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty, Destaria Madya Dinnurillah Febryanti Dino Caesaron Efrata Denny Saputra Yunus Endang Budiasih Erlangga Bayu Setyawan Erlangga Bayu Setyawan Evita Rengganis Fadiah Shabrina Winarno Fania, Farell Fatia Mulyahati Yunus Fitra Hananto Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir Gilang Akbar Riyadi Giovanny, Tengku Khalida Zia Gusti Ayu Dwitya Sari Hadiyan Fathur Rahman Haris Rachmat Harly Mifta Nurfala Hasna Nurhasanah Husni Amani Ilham Maulana Hakim Inaya Izzati Inaya Izzati Irfandi Juliansyah Jeremy Ray Cristian Julian, Widia Kama, Nazri Kemas Muslim Lhaksmana Liliana Liliana M Rifky Vidiarta M. Taufiq Herdikatama Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari, Maya Putri Meldi Rendra Mira Rahayu Mohammad Deni Akbar Muflih Hafidz Danurhadi Muhammad Hilman Kusnawan Muhammad Naufal Amanullah Murman Dwi Praseti Murni Dwi Astuti Nadhifah Aqilah Nugraha Nadya Nadya Nasution, Shafira Tasyani Nia Novitasari Nopendri Nopendri Nurul Farhana Nurul Hidayati Ony Azwida Sari Prafajar Suksessanno Muttaqin Prakasa, Syahidan Fauzan Pratya Poeri Suryadhini Putu Ayu Anggrasari Wirawardani Rahadian, Bagus Rahayu Novita Tanzil Rahma Sabrina Latifani Rahma Ulimanda Yulinasari Rahmatya Dwi Arini Rahadina Ratna Wulan Sari Ratna Wulan Sari Rd. Rohmat Saedudin Rifa Rizka Anisah Rino Andias Anugraha Sandhika, Preity Shinta Adriana Sari, Nilam Putri Saskia Puspa Kenaka Seto Sumargo Suksessanno Muttaqin, Prafajar Tarmiji, Mohamad Fadzli Thamara Thamara Tony Iqbal Rahmadika Tri Widarmanti Tyara Silva Sagita Umarella, Rafif Fadhlurrahman Valdy Septyano Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari, Vita Ardiana Wening Ayomi Dhara Setyani Widia Juliani Widia Juliani Widia Juliani Wirandy Fajar Saputra Yossy Meidy Wijaya Yossy Meidy Wijaya Yusoff, Rohani Yusuf Nugroho Doyo Yekti